Jumat, 22 Januari 2016

Belajar Mencuci

Faris belajar mencuci kaos kaki sejak usia TK

[Parenting] Punya anak yang mandiri sejak dini pasti senang ya Mom? Apalagi bisa membantu orang tua dalam merapikan mainan,  menjaga adik atau mengerjakan tugas rumah tangga lain yang pas untuk usia anak-anak.

Saat Faris TK, dari sekolahnya diajarkan kemandirian. Tugas itu mencuci kaos kaki sendiri. Faris antusias sekali. Pulang dari sekolah segera ke dapur mencari sabun cuci dan ember. Lalu, Faris bermain busa deh eh mencuci kaos kaki deh. Aku sih membiarkan saja, melihat dari jauh, apakah airnya tidak ke mana-mana (biar tidak kepleset) dan mengecek ditergen yang digunakan, jangan sampai dituang semua hahahaha...


Pernah kejadian, ditergen sekilo habis separuh lebih. Gara-gara ya itu, sudah mencuci kaos kaki, Faris menumpahkan air di embernya ke lantai dapur. Kebayang dong ya, dapur kayak kebanjiran. Faris bilang mau mengepel, hadeeh. Pinter sih ya niatnya, tapi jadi bikin Umminya ngepel berulang-ulang karena busanya banyak banget, hiks...

Nah, sejak itulah kalau mau mencuci, Farisnya dikontrol. Mencuci harus telah disiapkan ember, air dan ditergen. Tidak boleh mengambil ditergen sendiri. Lalu, yang akan dicuci juga disiapkan. Pernah juga Faris mencuci pakaian dan barang-barang yang belum perlu dicuci. Jadinya, aku harus mencuci ulang. Ini juga bikin repot :(

Anak-anak diajarkan mencuci sejak dini sangat berguna loh. Apalagi anak laki-laki hihihi... ntar besarnya bisa bantu istrinya kalau saat tak punya ART, tertutama saat sudah melahirkan. Yup, aku pengennya anak laki-lakiku mampulah mengerjakan tugas rumah tangga sedikit-sedikit, sehingga tidak terlalu tergantung dengan ART. 

Tapi, menjadikan Faris mandiri membantu pekerjaan itu juga enggak mudah. Sejak Faris lahir aku selalu punya ART menginap. Itu artinya, Faris sering dilayani. Apalagi aku dulu bekerja. Berangkat pagi pulang sudah sore banget. Belum kalau weekend ada saja acara, Faris sering dengan ART deh :(

Namun, sejak TK, alhamdulillah pelan-pelan Faris sudah mau diajak membantu seperti menjaga adik, menaruh gelas atau piring setelah makan ke dapur, merapikan mainan, menjaga adik dan lainnya. Aku juga sering memotivasi kalau membantu orang tua itu akan dapat pahala, disayang Allah, guru, teman dan orang tua. Anak rajin membantu pekerjaan rumah tangga akan menjadi nilai lebih kelak dimata mertuanya, hahaha.... (sttt... ini kan list kalau Faris besar nanti). Tapi kan ya Mom, disiapkan sejak sekarang. Anak laki-laki harus menguasai kemandirian dan tanggungjawab :)

Buat daftar target kemandirian anak
Oiya, selain belajar mencuci, memang sebaiknya anak-anak dikenalkan kebiasaan baik sejak dini seperti menyikat gigi sebelum tidur, mencuci tangan, banyak minum air putih dan suka makan sayuran.

Selain itu Mom, anak usia TK sudah bisa dibangun berprilaku baik lainnya, seperti mandiri (sudah diceritakan di atas, salah satunya belajar mencuci), bertanggungjawab, memiliki empati, mau berbagi dan menjaga lingkungan.

Mom, juga bisa membuat list kemandirian anak disebuah karton besar dan memberikan tanda centang atau tanda bintang jika anak sudah selesai mengerjakan. Pasti serukan? Anak-anak akan senang melihat bintang kemandiriannya semakin banyak. Apalagi jika semakin banyak, misal sudah terkumpul 20 bintang kemandirian, anak dapat menukar dengan hadiah yang mereka inginkan. Tak usah mahal, bisa berupa buku cerita, alat tulis atau ice cream.

Selamat mencoba, Sahabat Smart Mom, semoga anaknya semakin mandiri. Yuk, ajarkan anak belajar mencuci :)




11 komentar:

  1. Bisa dicoba ini ke keponakan :)

    Terima kasih udah sharing mbak

    BalasHapus
  2. pakai deterjen hampir sebungkus? ndak bisa bayangin berapa kali harus ngepel biar busanya ilang :)

    Anak saya juga belajar sejak kecil Mbak. mencuci Baju, cuci sepeda/mobil2an, nyapu, tapi yang sering sich bantuin nata barang dagangan di Toko. eh tepatnya ngrecokin.

    BalasHapus
  3. Wah, Faris keren belajar mencuci. Anak2 sebenarnya penasaran mencoba hal2 yg baru ya, Mbak :-)

    BalasHapus
  4. Enak ya mba kalau sudah punya anak mandiri
    kalau Lintang sudah mandiri, Pijar nih yang manja habisssss

    BalasHapus
  5. tinggal mencucui kaos kaki sendiri nih belum aku ajarkan. mumpung hari libur belajar ah. makasih ya jadi diingatkan

    BalasHapus
  6. harus dibiasakan untuk melakukan hal dengan sendiri sejak kecil yah mba :)

    BalasHapus
  7. Aku biasanya ngajak Asma tiap aktivitas rumah. Jadi dia sudah bisa membantu. :)

    BalasHapus
  8. Raissa jg pernah cuci sepatu sndr tp sambil main gitu dan gak diseleaaikan jd ttp aja sy yg selesaikan

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...