Senin, 09 Mei 2016

Curhat : Mesin Cuci Rusak, Air Keran Kecil, Tetap Semangat Mom!

Ini murni curhat enggak jelas. Soalnya udah berapa kali demo enggak dibalas😄 alasannya bentar lagi kan mau pindah, tapi ini soal air yang urgen banget.

Jadi, kami kan ngontrak ya selama 2 tahun ini di Padang, awal masuk rumah ini, airnya kuning dan bikin gatal-gatal. Bahkan kakakku yang pernah ramai-ramai ke sini aja mau mandi ke sungai karena air di rumahku ini aneh. Kalau masak nasi aku pakai air galon dan repotnya pernah kelamaan merendam pakaian sekolah Faris, hasilnya bajunya jadi kuning belang-belang😭

Tak lama, pemilik rumah berniat menambah galian sumur bor. Jadilah dibenari oleh tukang siang ampe sore selama 3 hari baru kelar. Baru deh lega merasakan air bersih dan jernih.

Tak cuma selesai disitu, parit kami pernah tidak lancar. Air cucian dari belakang meluap ke lantai kamar mandi terus berulang hingga ada 6 bulan. Aku hampir saja memaksa suami untuk pindah rumah saja, tapi keuangan tidak memadai saat itu.

Suatu hari suamiku sudah membeli kawat kecil yang bisa dimasukkan ke dalam parit dan nyambung hingga ke lantai kamar mandi. Tetap saja airnya tidak lancar. Aduuh ke bayangkan sudah mencuci lalu menciduk air yang ada di lantai. Kerjaan makin menumpuk.

Lalu, aku penasaran kenapa parit itu macet, aku rogoh dengan yang aku memasukkan ke dalam parit hingga full tangan kananku dan ya Robb... Aku menemukan celengan plastik. Celengan berbentuk agar pipih dan menyumbat semua pipa. Ukurannya besar dan dalam sepertinya bukan oleh anak-anak atau karena terbawa air hujan, kemungkinan ada unsur kesengajaan.

Balik ke air tadi, sebenarnya sudah berusaha memanggil tetangga yang pernah memperbaiki mesin cuci itu. Sudah 3 kali mesin cuci itu macet. Cuma bolak-balik dia janji mau datang enggak juga datang, alasannya capek karena banyak kerjaan. Datang pagi, katanya sore aja, datang sore katanya besok aja. Nyebelin enggak tuh? Mau bawa ke pasar perlu panggil becak bermotor, dan... Cukup repot. Akhirnya aku berdamai dengan keadaan deh. Air kecil, mesin cuci rusak mungkin membuat aku banyak bersitighfar. Capek pasti tapi hati tak boleh mengeluh. Hidup adalah perjuangan. Maka, hargailah keringat istri yang telah mencoba memberikan yang terbaik.

Udah ah, curhat malam-malamnya, met istirahat ya 😊

3 komentar:

  1. Peluuuk mbak Naqiy... Semoga kuat.. Semoga kuat...

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih ya Ynati, love u deh mau ngertiin :)

      Hapus
  2. Duuh urusan kayak gini tuh remeh tapi krusial ya buat ibu rumah tangga. Malesin karena kepikiran bgt.

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...