Jumat, 06 Mei 2016

Resume Kulwapp Ibu-ibu Profesional Lampung Belajar Menulis Untuk Pemula

Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

Hari Kartini sudah berlalu, tapi aku mau berbagi cerita nih. Tepat di Hari Kartini lalu, 21 April, aku bersama Ibu-ibu Profesional Lampung mengadakan Kulwapp Belajar Menulis Untuk Pemula. 

Ini bermula dari ajakan Bunda Evi Wiliyanti untuk mengisi materi Kulwapp, okelah akhirnya dengan tempo yang singkat mempersiapkan diri mengisi Kulwapp. Ini pengalaman perdana mengisi Kulwapp. Soalnya diskusinya dengan media Whatsapp. Beda dengan kelas online atau pun tatap muka. Memang sih enggak ada kelihatan groginya, tapi bagi waktunya itu loh, acaranya malam dan itu acara nemani anak belajar, hehehe....

Oiya, gimana ceritanya aku gabung Ibu-ibu Profesional Lampung? Ini awalnya aku emang mencari forum untuk gabung di sini. Kalau di websitenya aku udah daftar. Udah tahukan apa itu IIP yang founder-nya Ibu Septi Wulandari? Jika masih penasaran silakan cek website ibu presional aja ya :)

Oke balik ke IIP Lampung, aku gabung setelah melihat logo ini dishare oleh Mbk Heni Puspita lalu akhirnya gabung di group WA. Seru deh diskusi juga ngak emak-emak banget



Nah, sahabat Smart Mom, yang belum gabung, silakan gabung ya, daftar ke Bunda Evi. Bagi penasaran hasil Kulwapp IIP Lampung tema Belajar Menulis Untuk Pemula. Inilah Resume Kulwapp Ibu-ibu Profesional Lampung Belajar Menulis Untuk Pemula :

Tema: Belajar Menulis Untuk Pemula
Pemateri: Naqiyyah Syam
Hari, tgl: Kamis, 21 April 2016
Waktu: 20.00 – 21.00
Host : Dewi Rohmawati
Notulen : Mia

A. Pengantar dari Pemateri
Perkenalkan nama penaku Naqiyyah Syam. Untuk kegiatan kepenulisan aku memakai nama ini. Sebelumnya, aku memakai nama pena Naqiyyah Syam Fiisabilillah, lalu karena kepanjangan, aku memakai nama Naqiyyah Syam saja. 

Aku menikah tanggal 24 April 2005 dengan pangeran biru dari Lampung bernama Ahmad Suryanto. Alhamdulillah kami dikarunia tiga orang anak bernama Faris, Fatih dan Aisyah.

Aku lulusan S1 Kehutanan Universitas Bengkulu (UNIB). Aku suka menulis sejak SD. Dulu, aku suka menulis puisi dan korespondensi. Aku baru berani mempublikasi karyaku sejak kuliah. Saat itu aku bergabung menjadi wartawan kampus di Media UNIB atau Warta UNIB yang setiap bulan bekerjasama dengan koran Rakyat Bengkulu (RB).

Usai menikah, aku ikut suami ke Lampung dan pernah bekerja menjadi guru SDIT Baitul Muslim Lampung Timur selama 4 tahun dan guru SDIT Permata Bunda 3 selama 2 tahun. Tahun 2013 aku memilih resign dan full jadi ibu rumah tangga penulis.

Aku suka membaca, menulis dan berorganisasi. Modal itu aku gunakan menyalurkan hobi yang berganti profesi saat ini yakni menjadi penulis. 


Jika teman-teman ingin menjadi penulis, inilah tips untuk penulis pemula :

1. Banyak baca. Modal jadi penulis adalah banyak baca. Jika ingin menulis cerita anak, belilah minimal 5 Majalah Bobo, pelajari karakter tulisan di sana. Jika ingin menulis resensi buku, bacalah resensi buku. Aku sendiri suka membeli koran minggu minimal 1 koran nasional dan 1 koran lokal untuk mempelajari karya. Tapi,  tak harus beli buku atau majalah, di internet bertebaran blog penulis yang mempublikasikan karyanya. Pelajari saja secara otodidak.

2. Banyak latihan. Menulis seperti belajar naik sepeda. Semakin banyak latihan akan semakin lihat menulis. Siapkan waktu menulis. Usahakan sama dalam setipa hari, Ciptakan kebiasaan menulis selama 21 hari dalam jam yang sama, maka akan lancar.

3. Ikut kelas menulis. Jika mentok bagaimana memulai menulis. Dekati teman yang suka menulis. Berteman dnegan penulis minta motivasinya dan sarannya. Jika ingin mudah, ikuti kelas menulis berbayar dengan mentor yang profesional.

4. Catat ide. Jika ada ide segera dicatat. Bawalah buku dan pena kemana pun pergi atau catat di hp. Jika memungkinkan difoto agar lebih merekam memori. Bisa juga dengan wawancara. Jika bingung memilih ide, catat 20 ide yang ada, pilih ide selain 20, maka akan menemukan ide yang unik dan tidak biasa.

5. Berani mengirimkan karya. Jika sudah menulis dan yakin sudah sesuai dengan media yang dituju, maka kirimkan karya dan teruslah menulis
Untuk diskusi lebih lanjut dapat dihubungi di Akun Facebook : Naqiyyah Syam, Twitter : @Naqiyyah_Syam. Instagram : naqiyyahsyam . Blog : http://www.naqiyyahsyam.com.

B. Sesi Tanya Jawab

1. Bunda Evi Wiliyanti
­čĆ╗Sebenarnya apasih definisi "menulis" itu?
Termasuk menulis jugakah untuk status di Facebook? 
Kadang memberanikan diri menulis yg agak panjang di fb walaupun terkadang harus berapa kali ganti, hapus lagi, tulis lagi, baru dishare. Sebenarnya tujuannya melatih otot menulis dan lebih ke menuangkan isi kepala.

Menulis menurutku adalah kegiatan merangkai kata menjadi kalimat dan akhirnya menjadi sebuah tulisan yang mencerahkan. Kalau Bunda Evi nyaman menulis di facebook sebagai ajang latihan silakan saja. Tulislah dengan hastag misal #diarybundaevi jika suatu hari kelak akan dipindahkan menjadi sebuah artikel akan mudah ditulis ulang. Nah, ditanyakan lagi tujuan Bunda menulis untuk apa? Sekedar hobi atau ingin jadi profesi? Maka bertahap saja latihan menulisnya.

2. Mbak Rohmah
Saya suka banget membaca, tapi untuk menulis saya merasa susah sekali memulainya.  Bunda bisa tolong beri pencerahanya, bagaimana mengembangkan ide hingga bisa jadi banyak paragraf?

Dimulai dengan menulis apa yang dikuasai, yang dekat dengan keseharian dan bahasa yang digunakan. Contohnya, Gado-gado tulisan saya di Majalah Femina Edisi Maret  2016 lalu, saya menceritakan kesulitan saya makan beras solok atau beras di Padang, kami sekeluarga terbiasa makan beras pulen. Nah, ide itu dikembangkan saja. Tinggal sesuaikan kalimat kita dengan media yang akan kita tuju. Bahasa Majalah Femina berbeda dengan Koran Lampung Post. Jadi, harus banyak mempelajari media.

3. Bunda Islah Wardani
Tema dan jenis tulisan apa yang cocok dipilih untuk seorang ibu yang baru mulai belajar menulis.?
Diary parenting. Tulislah perkembangan anak Bunda. Pasti banyak kan pengalaman saat hamil, saat menyusui, saat MPASI, belajar membaca dan lainnya. Tulis dengan gaya keseharian bunda. Latih sesuai jam yang sama setiap hari karena setiap orang punya jam yang berbeda-beda. Bunda bisa menulis di bukubtulis, di catatan facebook atau di blog.

4. Bunda Evi
Apakah untuk awal dari belajar menulis,  kita dapat menulis resume saja dulu dr sebuah buku...atau bagaimana? Soalnya saya suka membaca,  tapi terkadang bingung mau menulis apa..

Sesuaikan dengan passion Bunda, sukanya apa? Kalau suka memasak, bunda bisa menulis tentang kuliner atau resep. Kalau suka traveling, tulis kisah perjalanan bunda atau suka meresensi buku silakan buat review buku yang dibaca. Jika membuat resensi buku, baca dengan menuliskan poin yang penting buku tersebut. Diberi catatan kaki, distabilo atau buat buku khusus untuk mengkomentari isi buku yang dibaca.

5. Bunda Dewi
Saya waktu kecil suka menulis. Tapi tidak benar2 terasah. Dan setelah dewasa malah hampir tidak pernah menulis lagi. Kadang2 banyak sekali ide di kepala. Tapi begitu mau dituliskan, malah blank,  tak tahu harus memulai dari mana. Bagaimana cara mengatasinya?

Siapkan bahan dulu Bunda jika blank artinya kurang bahan untuk menulis. Bunda punya ide apa? Misal ke pasar ketemu pedagang yang takarannya kurang. Sampai rumah, bunda mau masak kue, akibat takaran terigu yang kurang, maka kue bunda enggam sukses. Nah, ide itu diolah bagaimana akhirnya pedagangnya mau minta maaf.

6. Bunda Umi Pertiwi
Saya sering punya banyak ide melintas, mau nulis ini itu, tp seringya lupa, bahkan utk mencatat aja lupa Bagaimana memperbaiki komitmennya
saya lebih suka menulis dgn gaya saya, tanpa teori2, makanya gak antusias utk ikut training menulis, karena bagi saya menulis itu ungkapan jiwa...benarkah pendapat saya?

Tanamkan tekad nulis untuk ibadah, untuk berbagi, untuk ekspresi jiwa dan apa saja yang dirasakan. Nah, agar jadi kebiasaan , tentukan waktu khusus setiap hari jam apa yang paling bisa, dilatih selama 21 hari nanti akan jadi kebiasaan. Menulis bisa jadi ungkapan jiwa benar sekali, karena apa yang kita tulis adalah buah pikiran kita. Jika nulis masih tak sesuai media atau aturan berarti masih sekedar hobi atau untuk curhatan saja.

(Berdasarkan penelitian habit tercipta setelah 21 hari)

7. Bunda Nelvi
Saya suka menulis..diary..tp terkadang setelah dibaca ulang bahasanya seperti melompat2..Apa yg perlu diperbaiki?
Saya suka nulis cerita..tp suka bingung menentukn judul nya..

Buat dulu outline atau seperti kerangka karangan. Cerita awalnya apa, di tengah dan akhir. Jika sudah menemukan inti cerita kita, maka akan mengalir dengan mudah. Judul dapat diakhir cerita atau diawal, judul adalah cerminan isi cerita.

8. Bunda Islah
Untuk mengirim cerita anak ke media cetak seperti lampost, apa saja ketentuannya? (jenis, paragraf, jumlah karakter dll)

Font 12 spasi 1, 5 min 3-4 hal kuarto



9. Mbak Mia
bagaimana awal mulanya mengkomersilkan tulisan yang kita buat? Apakah dijual ke redaksi koran, atau jual ke penerbit. Bagaimana prosesnya? nanti setelah dinyatakan diterima, apakah ada revisi redaksional lg spy sesuai dg standar penerbit?

✅Untuk ke koran kirim via email, kalau buku juga email kirim naskah hadi, kalau blog tentub diblog biar dapat job review. Prosesnya kirim saja naskah jadi, email ada di cover buku. kalo penerbit masa tunggu 3 bulan diterima atau tidak, ada juga yang 6 bulan, nanti ada revisi.
Tapi kalau lewat 6 bulan, maka bisa di tanyakan ke penerbit.

10. Bunda Dewi
Klo misalkan kita latihan menulis selama 21 hari, terus bagaimana kita mengevaluasinya tulisan2 yg kita buat itu?

kita akan terbiasa menulis, tulisan akan mudah mengalir, badan jadi ' nagih' di jam itu


11. Bunda Evi
Mbk Naqi sudah berapa buku yg ditulis oleh Mbak Naqi?

35 buku antologi, 1 buku duet, 1 buku solo, lainnya tersebar diberbagai media berupa cerpen, cerita anak, resensi buku dan blog

12. Bunda Evi
Bagaimana mencari penerbit yg bisa menerbitkan tulisan kita mbak?

Lihat contoh penerbit itu menerbitkan buku apa saja jika sesuai dengan yang kita tulis, kita kirim. Jalan aja ke toko buku akan banyak penerbit buku yang sesuai tema yang kita kuasai.

Info dari bunda Islah:
Di lampung sudah ada penerbit  yang siap menerbitkan buku dengan ISBN semisal buku antologi. di sektaran unila yaitu:
CV Anugrah Utama Raharja (AURA Publishing ) nama pemiliknya Ikhsan. tempatnya ada di deretan fotokopi yang sederet dengan bank BNI

➡link terkait:
http://www.naqiyyahsyam.com/2013/12/behind-scene-buku-dosa-dosa-istri.html?m=1
http://www.naqiyyahsyam.com/2015/12/alhamdulillah-berkah-ngeblog.html?m=1
http://www.naqiyyahsyam.com/2015/02/terlengkap-media-yang-menerima-kiriman.html?m=1 (alamat media)



Itulah Resume Kulwapp Ibu-ibu Profesional Lampung Belajar Menulis Untuk Pemula semoga dapat bermanfaat.

3 komentar:

  1. Makasih sharing resumenya Mba Naqi.. Saya jadi bisa belajar menulis dari pengalaman Mba.

    BalasHapus
  2. wah hasil proseddingnya bagus mbak. kayaknya mbak ndak perlu ikutan menulis, sudah keren tulisanny. moga bisa menginspirasi ibu-ibu yang lain

    BalasHapus
  3. Keren, Mbak Naqiy. Semoga ilmunya berkah.

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...