Entri yang Diunggulkan

Meraih Mimpi di #UsiaCantik

Senin, 22 Agustus 2016

Lampung The Treasure of Sumatera : Mengajarkan Anak Mencintai Lampung Sejak Dini



"Dek, nanti Insya Allah Idul Adha kami mau ke Lampung. Kita jalan-jalan, ya!" 

Lampung-The Treasure of Sumatera. Kakak keempatku kemarin mengirimkan BBM. Wah, senang banget dong kalau kakak mau datang. Sepertinya kakakku dan keluarganya yang tinggal di Jakarta ini terpesona dengan keindahan pantai di Lampung. Tahun 2012, kakakku dan keluarganya pernah ke Lampung dan kami jalan-jalan ke Pantai Kelapa Rapat (Klara). 

Indahnya Pantai Klara Lampung, Kami ke sini Tahun 2012


Saat itu aku bersama kedua anakku ikut serta ke Pantai Klara. Kami di sana mandi  dengan menyewa ban bisa sepuasnya mandi. Ombaknya kecil lebih bersahabat untuk anak-anak mandi. Pasirnya putih bersih. Membuat anakku betah bermain pasir.

Bermain pasir di Pantai Klara

Untuk sampai ke Pantai ini, kami membawa mobil. Namun, sekarang pergi ke sini sudah ada ojek loh. Pernah temanku datang dari Jakarta dan ingin sekali jalan-jalan ke pantai yang ada di Lampung. Dia menyewa sebuah ojek dan akhirnya sampailah ke pantai nan cantik ini.

Bersama Kakkku di Pantai Klara Lampung, Tahun 2012
Nah, setelah lama tidak ke sini lagi. Rasanya rindu untuk ke Pantai Klara lagi. Maklum kami sempat pindah ke Sumatera Barat dan tahun ini baru pindah lagi ke Lampung. Sebenarnya, sejak menikah aku sudah tinggal di Lampung. Tapi bukan di kotanya, melainkan tinggal di Lampung Timur. Kebetulan suamiku Ayahnya dulu dari Sukadana, Lampung Timur. Tapi, Ayah meninggal sejak suamiku usia 2 tahun dan ibunya menikah lagi dengan Bapak yang berasal dari Jawa, sehingga Lampungnya mulai hilang. 

Namun, suamiku tetap mengenalkan Seni dan Budaya Lampung pada anak-anakku. Contohnya saja saat anakku di TK ditanya gurunya, "Faris suku apa? Mau pakai baju adat apa?" anakku langsung menjawab dari suku Lampung, mau pakai baju adat Lampung. Wah, aku ikut bangga dengan pilihan Faris. Jadilah, anakku sebagai pengantin cilik hihi...

Sejak kecil mengenalkan pakaian adat Lampung
Saat masih tinggal di Lampung Timur, kami juga pernah berkunjung ke Taman Nasional Way Kambas. Biaya masuk ke sana cukup terjangkau loh. Kalau sekarang sudah Rp. 10 ribu. Faris kecil sangat menyukai melihat gajah mandi, gajah bermain bola bahkan boleh mengelus anak gajah. Faris kecil juga pernah naik gajah yang dilatih khusus di Way  Kambas.

Berkunjung ke Way Kambas dan melihat gajah dari dekat.

Sejak menetap di Bandar Lampung, aku semakin banyak mengenal keindahan Lampung. Ketika dulu aku mengajar menjadi guru di sebuah SD Swasta, aku juga mengajarkan anak-anak aksara lampung dengan cara yang menyenangkan. Maklum, sekarang Bahasa Lampung mulai jarang digunakan oleh anak-anak muda. Maka, mengenalkan dan mengajarkan ke pada anak sejak dini menjadi jalan terbaik. 

Aksara Lampung dipengaruhi oleh dua unsur, yakni Aksara Pallawa dan Huruf Arab. Had Lampung memmiliki kekerabatan mirip dengan aksara Rencong, Aksara Rejan Lebong dan Aksara Bugis. Aksara Lampung terdiri dari huruf induk, anak huruf, anak huruf ganda dan gugusan  konsonan.  Selain itu terdapat juga lambang, angka dan tanda baca. Had lampung dikenal juga sebagai KaGaNga bila ditulis dan dibaca dari kiri ke kanan dan memiliki 20 buah huruf induk.

Untuk belajar aksara Lampung. diperlukan kreativitas guru agar Bahasa Lampung tidak menyeramkan. Contohnya dengan mengajak anak-anak mewarnai dan menghapalkan dengan lagu. Alhamdulillah dengan cara ini anak-anak lebih mudah hapal.

belajar Aksara Lampung dengan cara menyenangkan :)
Lampung Semakin Indah

Lampung kini sudah banyak perubahan, beda saat aku datang dulu. Sejak menikah di tahun 2005, aku diboyong suami ke Lampung. Namun, aku memang belum banyak berkeliling Lampung. Soalnya, tempat wisata di Lampung jauh dari kota. Diperlukan perjalanan yang lumayan lama. Selain waktu, diperlukan juga budget khusus untuk berkeliling Lampung.  Tapi, bagi yang ingin mengenal Lampung dengan waktu yang singkat, mudah saja, datang saja ke Museum Lampung. Ada banyak cerita Lampung di sana.

Namun, ada banyak potensi wisata Lampung yang masih belum banyak terpublikasi. Padahal jika orang mengetahui, maka akan banyak wisatawan yang datang ke Lampung. Berikut potensi wisata yang perlu diketahui banyak orang :

1. Pulau Pahawang


Di Pulau Pahawang memiliki taman laut yang sangat indah. Tak hanya turis lokal yang datang, tapi juga wisatawan mancanegara. Pulau Pahawang memiliki luas 1.084 hektar dan terbagi dari 2 pulau, yakni Pulau Pahawang Kecil dan Pulau Pahawang Besar. Untuk datang ke sini, diperlukan waktu selama 1,5 jam kemudian naik perahu sampai akhirnya ke Pulau Pahawang besar. 


2.  Teluk Kiluan



Di Teluk Kiluan, Anda akan menemukan kumpulan ikan lumba-lumba yanng lucu sebagai habitatnya. Jika pernah ke Pantai Lovina di Pulau Dewata, maka, tempat populer di Lampung ini dapat kamu temui seperti di Pulau Dwata. Tempatnya sangat indah. Jika ingin menyaksikan lumba-lumba, disarankan datang di Bulan April sampai dengan September yang sedang musim kemarau.


3. Pantai Gigi Hiu



Pantai ini sangat indah loh. Nama gigi hiu karena banyak karang terjal yang berjejer dan mirip deretan gigi ikan hiu. Pemandangan batu-batu tajam dan tinggi ini menjadi daya tarik tersendiri. Terjangan bebatuan menimbulkan suara yang khas

4. Menara Siger Lampung




Menara Siger Lampung adalah icon dari Kota Lampung. Banguanya berwarna kuning terang yang berdiri di atas bukit. Titik nol dari Jalan Lintas Sumatera adalah Menara Siger. Di dalam menara terdapat banyak info tentang Kota Lampung. Menara ini menjadi kebanggan masyarakat Lampung. Jika mau Anda ke sana hanya membayar tiket yang tidak mahal dan parkir.
5. Taman Purbakala Pungung Rahajo


Taman Pugung Raharjoo terdapat di Kompleks peninggalan kebudayaan masa lalu. Terletak sekitar 52 KM dari Kota Bandar Lampung. Di Taman ini terdapat koleksi peninggalan purbakala berupa kuburan batu, meja batu, altar batu, batu mayat dan lainnya. Wisata ini sangat diminati oleh anak muda.

6. Desa Muncak



Tempat wisata ini mulai ngehits di kalangan muda di Lampung. Perjalanan ke Desa Muncak Tirtayasa Kabupaten Pesawaran diperlukan sekitar 40 menit dari Kota Bandar Lampung.. Pemandangannya sangat menarik. Anda hanya membayar Rp. 5 ribu perorang bahkan kadang hanya Rp 2 ribu saja. 

7. Seruit Lampung




Seruit ini menjadi makanan khas dari Lampung. Makanan ini dari ikan yang digoreng atau dibakar. Makan ikan dicampur dengan terasi atau tempoyak. Semakin enak jika makan dengan nasi panas-panas. Wah, bakal nambah lagi deh :)


Lampung-The Treasure of Sumatera

Nah, melihat 7 potensi wisata Lampung di atas, Provinsi Lampung sudah mulai berbenah untuk mengaet wisatawan semakin banyak. Salah satunya mengadakan Lampung Krakatau Festival. Kegiatan ini menjadi sebuah batu loncatan untuk mengenalkan potensi Lampung, sehingga semakin banyak orang mengenal pariwisata di Lampung dan bisa sejajar dengan Pariwisata Indonesia lainnya. Kegiatan Lampung Krakatau Festival terdiri dari berbagai kegiatan berikut kegiatannya :


Festival Krakatau merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Lampung yang bertujuan untuk mempromosikan Lampung sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Indonesia yang memiliki beragam potensi baik seni, budaya dan alam. Festival Krakatau tahun 2016 berlangsung pada tanggal 22 - 28 Agustus 2016 di beberapa tempat di Provinsi Lampung. Adapun rangkaian kegiatan dari Festival Krakatau Tahun 2016 antara lain : 1. Jelajah Sejarah 22 - 23 Agustus 2016 Lokasi : Lampung Selatan dan Lampung Timur. 2. Jelajah Pasar Seni 24 - 28 Agustus 2016 Lokasi : Mall Boemi Kedaton, Bandar Lampung 3. Jelajah Layang-Layang 24 - 25 Agustus 2016 Lokasi : PKOR Way Halim, Bandar Lampung 4. Jelajah Rasa (Festival Kuliner) 26 - 28 Agustus 2016 Lokasi : Lapangan Korem, Enggal, Bandar Lampung 5. Jelajah Krakatau 27 Agustus 2016 Lokasi : Kalianda, Lampung Selatan 6. Jelajah Semarak Budaya (Lampung Culture & Tapis Carnival) 28 Agustus 2016 Tema Kegiatan : Topeng Lampung LoLampung. Tugu Adipura, Bandar Lampung #festivalkrakataulampung2016 #pariwisatalampung #eventlampung Cc: @lampungevent @izzahannisaa @flpbalam
A photo posted by naqiyyah syam (@naqiyyahsyam) on



Bagi yang berminat datang, yuk ajak keluarganya ke acara ini. Mari mulai dari sekarang mengenalkan kepada anak mengenai indahnya Lampung. Ajak anak mengenal Lampung lebih dekat, sehingga anak akan mencintai budaya lampung dan wisata Lampung. Kalau aku sudah menyiapkan rencana untuk festival ini. Bagaimana denganmu? Share dong! Yuk, sukseskan Lampung-The Treasure of Sumatera!


Mari bersama majukan wisata Lampung!



Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis Blog, Lampung Krakatau Festival 2016.



Sumber :

http://yopiefranz.com/2016/07/40-tempat-wisata-menarik-di-lampung/

http://tukangngetrip.blogspot.co.id/2016/07/desa-muncak-tirtayasa-pesawaran-lampung.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Lampung



33 komentar:

  1. Kereeennn...eh iya btw itu kakaknya muiriiiippp banget ya. Kembar kah? Sama2 ayu dan awet muda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbk. Itu kakak keempatk . 11 tahun jarak usia kami heheh

      Hapus
  2. Pengen banget juga bisa keliling sumatera mba. Apalagi Lampung, pengen kesana. Selamaa ini baru bisa datang ke Medan dan pekan baru saja :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga tercapai ya, Mbk. Indah sekali alamnya Mbk😊

      Hapus
  3. Yeaaay....udah ikutan aja. Duh saya suka bingung nulis cerita suatu tempat kalau belum pernah ke sana. Semoga bisa ke Lampung dan ketemuan sama Mbak Naqi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Iya Mbk semoga bisa ke Lampung ya bisa ketemuan. Aku mau banyak belajar.

      Hapus
  4. Waaah... Cakep2 ya wisata di Lampung. Yang bikin ngiler kulinernya. Hehehe... Doyan makan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha Yanfi. Kulinernya enak banget deh

      Hapus
  5. Kereeen mb
    Byk yg aku ga tahu ttg Lampung jadi tahu
    Pengen bgt ke way kambas
    Itu jg aksaranya aku baru tahu

    BalasHapus
  6. Semoga menang ya mak, waktu ke lampung belom jaman digital kyk gini sih, jd apa yg bisa dipotret T_T

    BalasHapus
  7. ini termasuk wishlist destinasi liburanku nih untuk liburan di dalam negeri. naksir sama pantainya, karnea sodaraku beberapa kali liburan ke sana

    BalasHapus
  8. Aaaakkk pengen banget lah ikutan lomba ni tp perur udah gede gini ga memungkinkan jalan2.
    Pede aja yah kaya yg pasti menang

    BalasHapus
  9. Belum pernah ke Lampung, jadi pengen lihat gajah secara langsung juga. Ituuu jadi lapar lihat seruit ituuuhh :D

    Ohyaaa, aksara dan huruf Lampung sama dgn Sulawesi Selatan yah Mbak, Kagana juga itu klo di Makassar. Pallawa jg. Berarti bahasanya mirip2 Bugis yah Mbak?

    BalasHapus
  10. semalem aku mo post lomba ini, eladalah baru keingetan laptopku dipinjam adikku buat bantuin ngerjain orderanku

    aku pernah ke pantai klara, hampir 2 jam gitu dari tempat mertuaku

    semoga menang mak naqi, ini bisa jadi referensi klo aku pulkam ke lampung

    BalasHapus
  11. waah, naik gajah seru ya..hihi suami saya yg orang dewasa aja ketar ketir naik gajah di bonbin

    BalasHapus
  12. wahhhh...saya sendiri sudah 3 tahun di lampung belum pernah ke tempat-tempat menarik kaya gini...

    BalasHapus
  13. Asyik yaaaa, main di pantai. Jadi pingin ke pantai lagi ^_^

    BalasHapus
  14. waaah ternyata di lampung banyak tempat wisata yang super keren ya..
    bertambah kagi destinasi wisata lampung niy..
    aku mau ke sana donk maak!!

    BalasHapus
  15. Kerren..bsok aku mau ke lampung juga mba..tp cuma singgah di pantai mutun

    BalasHapus
  16. Pemerintah lampung keren ya. Serius mengembangkan destinasi wisatanya. Makin ke sini makin banyak aja event wisata. Bener sih lampung cocok banget buat jadi targwt destinasi wisatwan domestik dari jakarta..

    Sukses mba Naqi..

    BalasHapus
  17. Banyak juga yang destinasi wisata-nya. Di kepalaku, masih ada Pantai Kalianda saja.... ^_^

    BalasHapus
  18. Kalau Way Kambas, saya sudah sering dengar, Mbak. Tapi kalo Pulau Pahawang, saya baru tau. Dan saya jadi pengen ke sana nih he he he... bagus banget ya..

    BalasHapus
  19. Wuaaaah ,pernah ke sini tahun 2009. Nyebrang dari Jakarta, akhirnya menginjakkan kaki di salah satu kota dk Sumatera hihihi. Dan ternyata pariwisatanya nggak cuman Pulau Condong dan Pantai Mutun doang ya :)

    BalasHapus
  20. Inget Lampung inget ada satu tmn kuliah yg asal sana hehehe
    Moga aku jg bisa ke Lampung
    sukses lombanya ya mbak :)

    BalasHapus
  21. Tahun 2009 saya kembali ke Lampung setelah sekian lama pindah2 tempat kerja. Sejak itu sampai sekarang ga bosan keliling Lampung, puaskan rasa penasaran yang tertahan bertahun2 lalu :)
    Kapan kita jalan2 bareng nih mbak? :)

    BalasHapus
  22. Aku masih penasaran pengen ke Kiluan karena belum juga kesampaian buat kesana. Cerita teman yang pernah kesana katanya bagus banget cuma masih sepi. Semoga suatu saat ada kesempatan buat main ke Lampung dan pulau-pulau cantik di sekitarnya.

    BalasHapus
  23. Woaaa tempatnya bikin mupengggg

    Ternyata ada juga ya aksara lampung. Sama brarti kaya jawa

    BalasHapus
  24. Wih, sekarang wisata Lampung lagi dikembangkan ya mbak, potensial banget dan cakep2 euy :)

    BalasHapus
  25. Pantai Klara, Way Kambas, Siger, Kiluan itumah tempat main jaman sekolah dulu. Inget deh pas waktu pulang sekolah langsung ke Pantai Klara masih pakai seragam, enggak bawa ganti, main air, pulang basah sampai kering di jalan pulang.
    Lampung memang selalu bikin rindu, kalau aku lagi pulang ke Lampung pasti enggak lupa main-main sambil explore Lampung. Potensi wisatanya masih banyak banget

    BalasHapus
  26. Jadi kangen klara trus nyebrang ke pahawang atau kelagian

    BalasHapus
  27. Good idea Mbak. Good luck ya.... :)

    BalasHapus
  28. ulasannya mantap, kalau aku ke Lampung bakal nyari ini, ada rencana inshaallah mbak^^ TFS yakk. sukses lombanya, dan salut juga ttg ngajarin aksara Lampung *melongo baru tau*

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...