Senin, 09 Januari 2017

Tips Mengatasi Nyeri Tumit Kaki

Tips Mengatasi Nyeri Tumit Kaki
(Sumber Foto : www.duniainformasikesehatan.com)

Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

Ada yang pernah merasakan tumit kakinya sakit? Sejak hamil anak ketiga, kakiku sering sakit. Dari pinggang hingga ke kaki. Awalnya aku pikir karena pengaruh kehamilan saja. Soalnya kalau hamil, kakiku sering nyeri dan kram. Hampir tiap alam berendam dengan air garam. Duuh, sebentar saja enakan, tengah malam nyeri lagi, hiiks


Nah, sejak melahirkan hingga sekarang Aisyah 2 tahun 4 bulan, aku masih merasakan nyeri di tumit kaki, betis hingga telapak kaki. Beberapa waktu lalu, aku bertemu keponakanku yang baru selesai jadi dokter. Eh, baru wisuda S. Ked gitu. Sekarang masih coas di sebuah RS di Jakarta. Nah, saat ketemu aku curhat soal kakiku. Ternyata keponakan juga pernah mengalami sakit pinggang hingga kaki bahkan sulit bergerak. Saat diperiksa dokter ternyata karena beban di punggung terlalu berat. Dulu, keponakan kalau kuliah bolak-balik bawa laptop naik motor. Tau kan gimana kalau Jakarta itu macet. Mana rumah kakakku itu di Bekasi.

Nah, saat ini aku mengatasi kakiku yang sakit dengan bekam. Ya, untuk sementara mengatasi nyeri tumit kaki dengan bekam sangat membantu. Saat dibekam memang kondisi harus fit dan dilakukan dengan orang terlatih ya, Moms.

Kalau aku, alhamdulillah pernah pelatihan dan memiliki alat-alat bekam. Jadi, aku bisa bekam sendiri. Oh ya, pengalaman teman-teman berikut Tips Mengatasi Nyeri Tumit Kaki :

1. Bekam
Aku sudah mencoba tips ini. Alhamdulillah kaki membaik. Tapi, bekam ini harus dilakukan dengan orang terlatih ya. Kebetulan aku sudah pernah pelatihan, jadi sudah ada alatnya. Buat yang belum pernah, bekam itu rasanya kaya apa? Hehe... ya gitu deh, enggak sakit kok, apalagi kalau orangnya udah terlatih, cetek-cetek pena yang ada jarum khusus untuk bekam itu cepat-cepat jadi enggak bakal kerasa sakit :)



2. Kaki direndam dengan air hangat dicampur garam. Ini juga sering aku lakukan, apalagi kalau sedang hamil atau usai perjalanan jauh.
3. Makan sawi hijau dengan nanas.
4. Makan minyak zaitun.
5. Rajin jalan kaki tanpa alas kaki.
6. Hindari makan gorengan.
7. Kurangi porsi nasi putih.
8. Perbanyak makan sayuran.
9. Banyak minum air putih.
10. Olahraga.
Saat ini yang aku lakukan adalah jalan pagi tanpa alas kaki. Sekitar Pukul 06.00 WIB aku berjalan di sekitar rumah. Kata seorang teman, dia juga pernah mengalami ini. Ia rajin jalan kaki tanpa alas kaki selama 1 bulan dan sekarang nyeri kakinya sembuh.


Penting juga dicek darahnya, hasil lab akan memudahkan pengobatan selanjutnya. Alhamdulillah kemarin aku cek up darah dan hasilnya menunggu 3-4 hari ke depan. Doakan ya hasil ya membantu langkah pengobatan selanjutnya.

Demikian sahabat Smart Moms, semoga tips mengatasi nyeri tumit kaki di atas bermanfaat.Selamat mencoba!

5 komentar:

  1. Mungkin bisa cek darah mmak, biar lebih afdol. Kolesterol, asam urat dll. Sekarang penyakit semakin canggih, kita kira sakit A, ternyata B.

    Cepat sembuh ya, mbak...

    BalasHapus
  2. saya pernah, tapi dikarenakan sepertinya salah memilih sepatu. sebelumnya tdk pernah sakit tumit kaki. tapi stlh pake sepatu yg baru saya beli, tumit kaki saya selalu sakit. padahal sepatunya, sepatu teplek, tanpa hak. Stlh saya tdk memakai sepatu itu lagi (padahal baru lho :D ), kaki saya lambat laun tdk pernah sakit lagi

    BalasHapus
  3. Aku seringnya kram. Waktu bangun tidur, nggak bisa digerakkan. :(

    BalasHapus
  4. Biasanya kalau pakai sepatu yang salah ukurannya. Apalagi yang high heels. :( Ampun nyerinya.

    BalasHapus
  5. Klo nyeri tumit kaki coba kakinya dikeatasin mak pas tiduran ke kasur,biar peredaran darah lancar

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^