Minggu, 23 April 2017

Reuni, Hindari 5 Hal Ini



Assalamualaikum Sahabat Smart Mom, 

Reuni, Hindari 5 Hal Ini. Apa kabar sahabat Smart Mom, selamat weekend ya.  Biasanya akhir pekan ini senang berkumpul dengan keluarga. Nah, saat ini aku mau cerita mengenai reuni. Ada yang punya group reuni di WhatsApp (WA)-nya? Oke, sudah tahukan apa itu reuni? Yup, kumpul bareng dengan mantan teman sekolah. Ya, bisa jadi teman sekelas, teman satu SD, SMP, SMA atau universitas.

Aku sendiri mempunyai group reuni di WA lumayan banyak. Ada group reuni S1 Kehutanan Unib, ada group reuni Kehutanan 98 Unib. Beberapa hari kemarin ada juga group SMA. Paling banyak itu group mantan teman job review, xixixi....  seorang teman mengajak ke sebuah group, “Ayo, reunian yuk!” ajaknya. Awalnya senang sih bisa kumpul lagi group reunian sekolah. Silaturahmi, mengenang masa SMA yang kata orang masa yang paling indah, uhuk! Aku bisa bertemu teman mantan nge-dance dulu, teman patner belajar nulis cerpen yang kami tulis secara bersambung. Teman belajar kelompok, hingga teman yang gokil sekali pun.


Tapi, dari reunian ini ada yang tak bisa terhindari, yaitu bertemu mantan! Uhuk (keselek lagi). Ya, beberapa teman-teman saling sindirian, belum lagi saling upload foto jadul. Iya, kalau fotonya yang asyik-asyik aja, lah kalau fotonya bikin muka jadi kepiting rebus? Misalnya, dulukan jadi gadis lucu nan lugu, sekarang sudah menjadi ibu yang rapi dan berhijab, coba kalau fotonya kelihatan anak-anaknya? “Ummi ini ada foto Ummi tanpa jilbab lho! Hapus ya?” biasanya Faris yang protes lihat foto Umminya di hp tanpa jilbab.

Belum lagi, group reunian biasanya brisik banget. Biasa aja sih suara pemberitahuan group dibisukan alias gak bersuara. Tapi olala.... itu baterai hp sangat mudah drop karena pembicaraan ngalur ngidur enggak ada berhentinya. Nah, sebenarnya jika begini, apa tujuan reunian akan tercapai?

“Matikan aja kalau sudah malam,” ujar seorang teman.

Eh, kerjaanku kan sering di hp, jadi hp on dengan baterai on itu “wajib” hihi... sebelkan kalau ada info job sebuah group, pas mau daftar hp lowbatt sedangkan power bank lupa dicas? Xixii... (agak lebay). Nah, jika kamu admin atau anggota sebuah group coba  lakukan reuni, hindari 5 hal ini :

1. Hindari Ngobrol Tanpa Aturan
Apa tujuan group reunian? Apa program reunian? Apa manfaat grup reunian? Idealnya, sebuah group akan menjadi kondusif jika ada aturan jelas. Jika Anda sebagai admin, jelaskan syarat dan ketentuan jelas dalam mengelola sebuah group. Ajak anggota menjalankan ketentuan yang diinginkan. Jika anggota baru bertambah, ingatkan kembali aturan yang telah disepakati. Jangan segan jika ada yang melanggar berikan peringatan. Contoh aturan group WA reunian : Peserta tidak berbicara yang kotor, menyakiti orang lain, atau group ini ada jam malam. Batasi ngobrol di group di atas pukul 21.00 WIB misalnya atau setiap Hari Ahad no  diskusi, waktunya berkumpul keluarga. Kan asyik ya group punya aturan.


2. Hindari Berkata Kasar dan Jorok
Tak bisa dipungkiri gaya komunikasi setiap orang akan berbeda-beda. Ada yang dari sekolah dulu senang sekali berbicara “mesum” bahkan setelah menikah ceritanya seputar itu saja. Di dalam group tak henti-hentinya mengobrol sesuatu yang ujung-ujungnya berpikir kotor. “So alim lo!” eits, jangan salah lebih bagus mana, mantan orang alim atau mantan anak jahiliyyah? Setiap orang boleh dong berproses menjadi lebih baik. Hargai teman-teman yang tidak ingin “dibully” dengan kata-kata kasar dan jorok.

3. Hindari Meng-upload Foto Tanpa Hijab
Mungkin ya sangking semangatnya bertemu dengan teman lama, Anda ingin sekali mengeluarkan album kenangan dan memberikan foto lama. Kalau di group mungkin saja masih bisa direm. Ketawa-ketiwi sebentar melihat perubahan wajah setelah 19 tahun tak bertemu. Dulunya kecil dan kurus, kini berganti melar dan berotot. Dulunya langsing dan cantik, kini sudah berhijab dan timbangan menjadi naik. Nah, tahan meng-upload foto sahabat Anda ke media sosial. Tolong hargai mereka dengan tidak meng-upload foto tanpa hijab. Mereka sudah bermetamorfosis menjadi muslimah yang menutup aurat. Jika mau memberikan foto lama, silakan japri saja. Bagi yang sudah berhijab, rasanya akan sedih sekali jika foto tanpa hijab tersebar di media sosial, apalagi tersebar di facebook. Nah, apakah kamu sudah mengerem meng-upload foto sahabatmu?




4. Hindari CLBK



Cinta Lama Bersemi Kembali (CLBK) saat reunian ini bisa saja terjadi. Apalagi kondisi mendukung untuk lebih banyak berinteriaksi. Berawal dari rasa ingin tahu perkembangan saat ini, hingga curhat pribadi. Stop lakukan ini, masa lalu tinggalkan, hadapi masa ini dan menatap masa depan. Jika masa lalu ada ganjalan, berdamailah dengan keadaan. Saling memaafkan dan perbaiki komunikasi. Hargai pasangan Anda saat ini. Rem saat berkomentar, “Cie-cie yang kangen!” ungkapan yang Anda anggap sekedarnya menggoda lelaki masa lalu. Sebaiknya, bersikaplah elegan. Ingat sekarang Anda telah berkeluarga dan menjadi istri orang.



5. Hindari Berdebat
Dalam sebuah group sebaiknya moderator dan ada aturan. Jika dalam sebuah group tidak diperbolehkan berdiskusi mengenai politik atau SARA, ayo lakukan dan hindari berdebat yang tidak berkesudahan. Sebaiknya dewasakan diri dan jika tidak lagi cocok dengan group reunian, sebaiknya Anda izin keluar. Sampaikan keberatan Anda dengan admin. Silaturahmi tak hanya dalam sebuah group reuni bukan? Anda dapat simpan nomer teman-teman di group dan bisa japri jika diperlukan. Lebih seru lagi jika minta saling follow di IG dan twitter, kan seru bisa nambah followers heheh...



Nah, sahabat Smart Mom, apakah punya pengalaman dalam group reuni sekolah atau universitasnya? Semoga info  Reuni, Hindari 5 Hal Ini di atas bermanfaat. Apa cerita group reunimu, share dong!

Sumber foto : freepik

10 komentar:

  1. Aku cuma dua grup alumni dan cewek semua. Gak aktif pula grupnya.

    BalasHapus
  2. huahhahaa...nomor 4,iya jg ya.

    Tp emg kuncinya grup reuni adl saling pengertian

    BalasHapus
  3. poin 4 gimana gitu ya Bu 😂😂😂

    BalasHapus
  4. Kadang emang adanya reunian karena kontak nomor hp didapatkan kembali. Akhirnya yang lama2 jadi komunikasi.lagi

    BalasHapus
  5. hahaha nomor 4 itu kadang buat gak suka buat ganbung reuni. mengindari mantan

    salam kenal mba

    BalasHapus
  6. Aku udah nggak punya grup sekolah di WA. Berisik. Yang diobrolkan nggak jelas pula. Kebanyakan Out of topic. Aku setuju dengan saran mbak Naqiyyah. Mending japri aja hehe.

    BalasHapus
  7. aku cuma punya..4 grup reuni sekolah/kuliah dan asyik2 semua sih... pas ketemu mantan juga asyik2 aja sih krn masing2 dah punya kehidupan sendiri juga.. clbk gak pernah alhamdulillah

    BalasHapus
  8. Punya sekitar 5 grup alumni, tapi jarang diskusi juga... Sudah pada menerima masa lalu kali, ya. Jadi peluang CLBK dapat diminimalisir

    BalasHapus
  9. CLBK memang bahaya yaaa mba..dan banyak kejadian setelah reuni :)

    BalasHapus
  10. Wah, jadi kangen temen-temen. Harus cepet reuni dan praktikin tips ini

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^