Senin, 09 Oktober 2017

Patelki Lampung : 35 Peserta Ikuti Pelatihan Flebotomi Dasar dan Uji Kompetensi


Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

Pernah enggak sih mengalami sakit demam panas sudah tiga hari terus diingati teman atau saudara, “Jangan lupa cek darah!” atau pernah enggak nemu orang keliling ke rumah ke rumah ingin cek kesehatan dengan alat-alat kesehatan? Nah, aku pernah banget Moms, itu ternyata ada aturannya loh! Kita tidak bisa sembarangan cek darah tanpa izin atau rekomendasi dokter. Tak boleh juga sembarang ahli lab yang ambil darah kita. Wah, bisa bahaya kalau sembarangan!

Selama ini aku juga mikir kok mudah banget orang buka praktik cek pakai alat tertentu langsung mengetahui berbagai jenis penyakit. Iya kalau pasiennya orangnya tabah dan sabar. Bertemu orang yang gampang panik? Bisa berdampak buruk. Orang tersebut bisa shock dan psikologisnya bisa drop. Nah, jangan main-main sembarang cek up ya, Mom!


Mewakili Tapis Blogger mengikuti pembukaan acara

Alhamdulillah aku dapat undangan dari Patelki Lampung menghadiri pembukaan acara Pelatihan Flebotomi Dasar dan Uji Kompetensi. Acara ini adakan 9-14 Oktober 2017 di Hotel Asoka Lexury Lampung. Aku dan Umi Neny Suswati mewakili Tapis Blogger. Saat sampai di Asoka, acara pembukaan baru saja dimulai. Tampak di depan Pak Sigit Mariyanto, S.ST, M. Si ketua DPW Patelki Lampung membuka acara.

Lebih Dekat Dengan Patelki Lampung

Patelki adalah singkatan dari Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia. Patelki adalah sebuah organisasi profesi bagi ahli teknologi laboratoriium medik yang dulunya bernama analis kesehatan. Organisasi ini resmi dan diakui oleh pemerintah. Berdasarkan UU No 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan, maka Analis Kesehatan menjadi Ahli Teknologi Laboratorium Medik. Patelki  organisasi profesi bagi Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia. Patelki ini telah menyebar dibagai daerah.

Pak Sigit Mariyanto, S.ST, M. Si ketua DPW Patelki Lampung membuka acara


Anggota Patelki

Anggota Patelki terdiri dari tamatan SMAK (Sekolah Menegah Analis Kesehatan), D3 dan D4 Analis Kesehatan dan profesi. Anggota Patelki adalah para pekerja yang selama ini bertugas di lab.

Kepengurusan Patelki

Patelki telah memiliki 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 405 Dewan Pimpinan Cabang seluruh Indonesia. Patelki berdiri pada tanggal 26 April 1986 dan Patelki Lampung terbentuk pada tanggal 28 Mei 1995.

Peserta dari berbagai daerah seperti Sumsel, Bangka Belitung, Muko-muko dan lainnya.

Pelatihan Flebotomi Dasar dan Uji Kompetensi

Usai berkenalan dengan Patelki, kami pun ingin lebih tahu apa sih tujuan Pelatihan Flebotomi Dasar dan Uji Kompetensi. Nah, pelatihan ini beawal dari ingin meningkatkan kompetensi dari para ahli lab. Termasuk dalam mengambil simpel darah. “Pelayanan kesehatan semakin dituntut kualitas dan profesional, maka diperlukan peningkatan kompetensi,” ujar Pak Sigit. Flebotomi adalah ilmu yang sangat penting dalam mengambil sampel darah. 

Flebotomi adalah proses pengambilan darah. Saat pengambilan darah banyak sekali hal-hal yang harus diperhatikan seperti bagaimana persiapan pasiennya, teknis pengambilannya, apa resikonya saat pengambilan darah, peralatan yang digunakan, dan apa saja yang akan dilakukan hal dikenalkan di pelatihan ini.
Flebotomi ini untuk kurikulum saat ini sudah diajarkan di bangku pendidikan tahun 2015. Namun, untuk  lulusan sebelumnya belum ada. Untuk itu diperlukan dilatih kembali dan di uji kompetensi. Flebotomi atau bahasa umumnya pengambilan sampel darah ini dilatih kembali dan agar di uji kompetensi.

Uji kompetensi ini sebenarnya belum menjadi kewajiban tapi akan menjadi nilai plus ketika ada akreditasi. Namun, semuanya perlu diuji kompetensikan untuk menunjukkan kemampuan atau peningkatan kompetensinya.

“Peserta yang mengikuti  pelatihan ini rata-rata bekerja di laboratorium  rumah sakit, klinik (berdiri sendiri) atau swasta yang lulusan analis kesehatan,” ujar Pak Sigit.

Salah satu tariner mengisi pelatihan 

Pelatihan  ini dilakukan selama 6 hari. Lima hari untuk pelatihan materi  dan 1 hari uji kompetensinya. Selama 6 hari akan mendapatkan 15 materi, di antaranya selayang pandang Flebotomi, aspek hukum atau legalitas dalam pengambilan sampel darah, fisiologi tubuh manusia, sistem peredaran darah,  teknis pengambilan darah, pengambilan darah dalam keadaan sulit, pada manula, anak bayi dan pengambilan sampel proses pembekuaan, jenis-jenis tabung dan alat yang digunakan. Semua akan diajarkan.


“Selain alat-alat, akan diajarkan juga ilmu fisiologi tubuh manusia yang berhubungan dengan sistem peredaran darah,” ujar Pak Sigit.

Peserta serius mengikuti pelatihan, semoga lulus ya!

Pelatihan ini akan dibimbing oleh 5 Trainer pusat dan dokter spesialis patologi. Peserta  pelatihan ini yang lulus uji kompetensi akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi dari  Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Patelki.

Oiya sahabat Smart Mom, pasien berhak tahu mengenai surat legalitas kemampuan  Flebotomist loh, biar enggak terjebak dengan praktik abal-abal. Kalau nanti akan cek darah, bisa tanya dulu apa saja yang perlu diperhatikan, kapan ceknya,puasa  atau tidak atau lainnya.

“Saat pengambilan sampel darah, biasanya dokter akan menyarankan puasa dulu atau tidak, karena akan lebih akurat hasilnya. Kalau pun dokter tidak mengatakan apa-apa, pasien boleh menanyakan kepada petugas lab saat pengambilan sampel darah. Namun, ada beberapa hal memang tak dapat disampaikan semua hasil kepada pasien langsung,” ujar ketua Panitia pelatihan dan uji kompetensi, Suyatno, S.ST. 

Semoga usai pelatihan dan uji kompetensi semakin baik pelayanan dibidang analis kesehatan terutama dibidang flebotomi. Untuk lebih kenal dengan Patelki, silakan cek di IG : patelki_lampung  FB : patelki lampung


Peserta  Pelatihan Flebotomi Dasar dan Uji Kompetensi dan panitia



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^