Entri yang Diunggulkan

Meraih Mimpi di #UsiaCantik

Minggu, 28 Juli 2013

Karakter Anak Usia 5-14 Tahun

Oleh Ika Maya Susanti di Komunitas Penulis-Bacaan-Anak 

Kemarin, saya memposting link http://hayaqu.wordpress.com/2009/08/31/x-manusia-terbaik/ yang isinya berupa karakter anak-anak di usia-usia tertentu. Sayangnya, saya dapat laporan kalau situs itu susah dilihat tampilannya jika menggunakan komputer. Mungkin karena saya membukanya dengan hp, jadi saya bisa membacanya dalam bentuk wordpress tampilan seluler.
            Isi situs tersebut berupa karakter-karakter anak bila dilihat dalam ilmu psikologi anak terutama dari sudut pandang Islam. Jadi, sekarang saya bagi saja deh bentuk teksnya di sini namun secara ringkas.
            Semoga meski tidak sedetail seperti yang ada di situs tersebut, catatan ini tetap bisa bermanfaat untuk teman-teman dalam menulis cerita anak.

Anak di usia 5 tahun:
-         Mempunyai keinginan untuk menguasai dan mengendalikan apapun yang ada di sekitarnya.
-         Egonya sangat tinggi
-         Sudah dapat bekerja sama dan bermain secara kelompok
-         Belum bisa berpikir secara logis
-         Sudah bisa menentukan pilihan walaupun berdasarkan perasaan tanpa pertimbangan lain
-         Sangat suka meniru tingkah laku berdasarkan apa yang dilihatnya
-         Jika melibatkan anak-anak di usia ini dalam sebuah perlombaan yang membuat mereka saling bersaing, ada baiknya tiap anak dijadikan pemenang dengan masing-masing pemenang berdasarkan kelebihan dari setiap anak yang ada. Ini akan sangat bagus membentuk kepercayaan diri pada anak.



Anak di usia 6 tahun:
-         Sudah bisa berlogika
-         Rasa ingin tahunya sangat kuat sehingga terkadang mengalahkan logikanya
-         Fase pembentukan identitas sehingga sangat tepat untuk diajarkan sopan santun
-         Anak semakin gesit, aktif, dan lincah sehingga tidak bisa tenang dan sibuk bermain bahkan apapun bisa mereka lupakan (misalnya makan dan mandi)
-         Suka bermain secara kelompok
-         Jika ia adalah anak baru di sebuah lingkungan yang seumur dengannya, ia akan kerap mengalami masalah. Karena, anak yang lebih lama sudah memiliki kelompok-kelompok sendiri. Sehingga, ia membutuhkan peran dari orang yang lebih dewasa untuk membantunya agar tidak terkucil.
-         Sudah bisa diajak berkomunikasi dengan lancar
-         Jika membaca sudah dikenalkan sejak dini dengan cara menarik, maka pada usia ini biasanya anak sudah bisa membaca
-         Masa yang tepat untuk menanamkan konsep benar-salah, mengungkapkan terima kasih, tolong, dan maaf, sehingga ia bisa mengakui dan meminta maaf jika melakukan kesalahan.
-         Masa yang tepat untuk menanamkan sopan santun

Anak di usia 7 tahun:
-         Punya kemampuan awal untuk membedakan baik dan buruk serta benar dan salah melalui penalarannya
-         Suka mengumpulkan sesuatu yang dianggap menarik
-         Sudah bisa berpikir logis terutama tentang sebab akibat. Tapi belum teliti dan masih sangat sederhana. Sehingga, hal-hal yang ada di tempat dan waktu yang sama sering dianggap berhubungan sebab akibat
-         Perasaan ingin diterima dan dihargai sangat kuat, terutama penerimaan dan penghargaan dari kelompoknya. Jika tidak diterima, ia akan sedih dan kecewa.

Anak di usia 8 tahun:
-         Sudah berusaha mandiri. Ia akan bangga jika bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.
-         Kebutuhan perlindungan dari orang tua sudah semakin berkurang.
-         Tidak ingin dikekang

Anak di usia 9 tahun:
-         Untuk anak perempuan merupakan umur yang memasuki tahap kedewasaan, bisa dikatakan lebih lebih awal dari anak laki-laki.
-         Pada umumnya anak usia ini sudah bisa dapat bekerja sama dengan lain jenis.
-         Punya teman akrab sebanyak-banyaknya terutama teman-teman dari jenisnya sendiri (baik jenis kelamin atau hobi)

Anak di usia 10 – 14 tahun
-         Masa transisi dan sering dijuluki masa ABG
-         Hubungan pertemanan, persahabatan semakin akrab
-         Adanya geng atau kelompok bermain mencapai tingkat kekompakan yang sangat tinggi sehingga mereka saling melindungi terutama dari kelompok yang lain
-         Bersama kelompoknya, anak biasanya ingin menunjukkan kehebatannya
-         Anak ingin diakui kehebatannya terutama oleh kelompoknya
-         Rasa ingin tahunya besar dan cenderung nekad
-         Mereka perlu kehadiran orang tua yang bisa memberikan pertimbangan akan konsekuensi sebuah keputusan namun biarkan mereka memutuskan sendiri
-         Dapat memelajari hal-hal yang abstrak tanpa bantuan objek yang konkret
-         Dapat memahami hal-hal yang sifatnya imajinatif, bermakna, tanpa bantuan objek yang visual
-         Mulai mengembangkan pola berpikir abstrak sekaligus hipotetik.
-         Sudah mampu menalar secara sistematis dan mampu menarik kesimpulan
-         Dapat menerima ketidakkonsistenan suatu pernyataan dan merefleksi serta menguji pendapat-pendapatnya.
-         Kemampuan melogikanya sudah sangat maju

Semoga ini bermanfaat terutama bagi teman-teman yang sedang menggarap FN-FS :)

2 komentar:

  1. mbak saya minta izin mengcopy artikel ini untuk saya pribadi.. boleh mbak?
    Artikelnya bagus mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. silakan Mbk, tulis juga dari siapa yang nulis ya, aku juga copas dari PBA:)

      Hapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...