Minggu, 28 Juli 2013

Trend Bacaan Anak

Oleh Indah Julianti Sibarani di Komunitas Penulis-Bacaan-Anak 

Trend Bacaan Anak 2011 oleh Benny Rhamdani


Dalam acara Gathering PBA di Salam Books House, Chief Editor Mizan, Benny Rhamdani menyampaikan ulasan tentang Trend Bacaan Anak 2011.
Penulis cerita anak yang akrab disapa Bhai ini tak segan berbagi kepada teman-teman penulis. Berikut sedikit catatan yang berhasil dikumpulkan.

Menurut Benny Rhamdani, di awal tahun 2011, ini 'Sudahkah Kita mengunjungi Toko Buku? Untuk apa ?
a.    Melihat-lihat buku lama yang masih menonjol displaynya
b.    Melihat buku bagus tapi kurang menonjol displaynya
c.    Melihat buku baru.
Ketiga hal tersebut diperlukan penulis untuk mengetahui keunggulan buku lama yang terpajang di display (best seller), kekurangan buku baru, atau dengan melihat buku baru, saat menawarkan konsep cerita ke editor, tidak sama dengan yang sudah ada.

Sebelum menulis, penulis juga diwajibkan
- Mengunjungi official website penerbit Lokal dan international.
Untuk mengetahui karakter buku yang diterbitkan. Hampir seluruh penerbit memiliki website.
Bhai juga menyebutkan beberapa website yang bisa dijadikan acuan para penulis seperti :
www.amazon.com (traffik penjualan online tinggi)
http://www.publishersweekly.com/pw/home/index.html (setiap tahun mengeluarkan trend bacaan anak)
Disney.com (gencar promosinya)



Selain itu, penulis juga 
- mencari tahu artikel-artikel  perbukuan untuk anak
-  Komunikasi dengan para editor-editor
Bhai menyarankan agar penulis memanfaatkan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti berkenalan dengan para editor atau penerbit, tentunya dengan memperkenalkan diri dulu, atau gunakan jaring sosial untuk berpromosi dengan sopan dan beretika.

Dalam era yang akan beralih ke digital, Benny Rhamdani menyarankan sebagai penulis, harus :
- tidak hanya sekedar menulis, tetapi juga konseptor dan promotor.

Prediksi Bhai Benny, buku-buku yang best seller adalah :
- Penulis yang mampu menampilkan tokoh berkarakter kuat, sehingga tokoh cerita bisa tampil di semua lini multimedia seperti game, tv, film (one stop marketing). 
Karakter tidak harus dari luar negeri, tetapi juga bisa tokoh dalam negeri/lokal.
- Penulis yang buku serinya sudah lama dibangun dengan serius (misalnya KKPK)  atau buku picbook Mio.
- Buku-buku berbasis pengetahuan dan agama populer.
- Fiksi Fantasi dan Humor, dengan kemasan berbeda. 

Di akhir materinya, Bhai menyampaikan kalau penulis harus mampu menciptakan nuansa baru, kreatif, dan konsisten menulis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...