Selasa, 05 Januari 2016

MPASI Saat Anak Demam : Agar Anak Makan Tanpa Paksaan



Ahad, 3 Januari 2016,  pukul  09.00 WIB aku sudah bersiap berangkat. Suamiku sudah memberi acc kalau aku bakal me time sejenak ikut kelas membuat MPASI saat anak demam di Klinik My Lovely Child.

Seperti ceritaku sebelumnya. Aku lagi belajar menjadi seorang ibu yang hebat. Uhuk, kesannya berat banget ya jadi ibu hebat :) Tapi, seorang teman mengingatkan. Kita menikah bukan buat sekedar status sudah menikah. Sudah jadi istri, sudah jadi ibu. Tapi, pernikahan itu untuk membangun peradapan.  Nah, apalagi kalau sudah bergelar ibu 3 anak. Jangan mau “asal” jadi ibu saja. Jadilah ibu yang membangun peradapan. Halaaah beratnya ya? Sttt...jangan dianggap beban. Ini kan cita-cita. Sekarang belajar dulu jadi ibu hebat, salah satunya buat MP ASI  Saat Anak Demam. (Baca Juga : Belajar Menjadi Ibu Hebat)


Aku berangkat dari rumah sendirian, Cihuuy serunya bawa motor agak kenceng dikit, soalnya dulu zaman gadis suka ngebalap (baca: ngebut).  Sampai di lokasi,  acara belum dimulai. Tapi, itu bikin aku kesempatan buat nyari objek tulisan. Aku langsung foto sana-sini xixixi... biasalah emak himagipo alias gila foto, tapi fotonya buat bahan tulisan loh :)

Usai foto sana-sini. Aku memilih kursi yang paling depan. Mumpung enggak bawa pasukan. Kalau bawa anak-anak selalu pilih tempat di belakang atau pinggir biar enak mobile. Kalau sendiri lebih asyik di depan aja. Biar konsen dapat materi hehehe...

MP ASI  Saat Anak Demam

Tak lama,  Mc membuka acara. Nah, aku sukanya di sini. Acara enggak pake lama. Enggak kata sambutan A,B atau C. Cukup pembukaan terus materi. Soalnya suka bete ada acara banyak banget kata sambutannya, materi yang didapat tinggal separuh waktu, jiaaah...

dr Zuhrah Taufiqo

Materi hari ini dibagi 3 sesi. Sesi pertama mengenai MP ASI Anak Saat Demam oleh dr Zuhrah Taufiqo. Dokter muda dan cantik ini menjelaskan sering orang tua galau jika anak demam. Kenapa? Saat demam, anak susah makan! Akibatnya BB anak menjadi turun. Contohnya saja bayi tumbuh gigi susah makan. Aku jadi teringat waktu Aisyah mau tumbuh gigi di usia 8 bulan.

Nah, sebenarnya demam itu apa sih?

Demam itu gejala tubuh di mana terjadi peningkatan suhu tubuh. Lalu, apa hubungannya demam dengan nafsu makan anak?

Saat anak demam, metabolisme tubuhnya mengalami peningkatan 7 % setiap kenaikan suhu 0,5 ÂșC. Saat demam, anak akan berkeringat. Itu artinya, akan keluar air dari dalam tubuhnya. Saat demam, selera makan anak menurun atau hilang. Padahal, anak butuh tambahan asupan makanan dan minuman. Nah, jika asupan kalori tidak cukup, tubuh tidak mampu melawan penyakit.  So, jangan sepelekanMP ASI saat anak demam ya Moms :)

Manfaat MP ASI Saat Anak Demam

Apa Itu MPASI?

MP ASI adalah Makanan Pendamping Asi (Bukan Makanan Pengganti ASI).  Banyak sekali manfaat MP ASI saat anak demam :

1. Sebagai pemenuhan kebutuhan nutrisi anak.
2. Meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan penyakit
3. Dapat mempercepat kesembuhan dan pemulihan kesehatan
4. Mencegah kambuhnya penyakit

Contoh kasus penderita penyakit tifus. Pasien baru sembuh tak lama akan kambuh lagi. Hal itu disebabkan karena asupannya tidak memenuhi kebutuhan tubuhnya. Untuk itu, saat anak demam, harus benar-benar memperhatikan dalam membuat MP ASI-nya.

Prinsip MP ASI Saat Anak Demam

Prinsip MP ASI Saat Anak Demam

Saat anak sakit, anak membutuhkan asupan yang meningkatkan daya tahan tubuh. Saat membuat MPASI saat anak demam harus memperhatikan hal sebagai berikut :

1. Tinggi Kalori
semua karbohidrat bagus buat tubuh saat anak demam, kecuali roti karena berserat. Jagung juga dibatasi karena mengandung serat.

2. Tinggi Protein
Dianjurkan makanan yang mengandung protein, baik protein hewani maupun protein nabati. Protein mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, untuk protein hewani, lebih dianjurkan makan daging unggas dibandingkan daging sapi atau kerbau. Makan telur juga baik untuk tubuh anak saat demam. Apalagi telur mengandung gizi yang lengkap, kecuali vitamin C. Untuk protein nabati (tahu dan tempe). Dianjurkan untuk tidak terlalu banyak makan tahu dan tempe. Khusus tempe, harus dibatasi karena jika terlalu banyak BB anak menjadi "terlalu" lancar karena tempe mengandung banyak serta.

3. Rendah Lemak
Untuk MP ASI tidak hanya langsung diserap tubuh tapi juga rendah lemak. Sebaiknya makanan yang dikukus atau direbus.

4. Tinggi Cairan
Kasus penderita DBD tidak ada obat yang banyak membantu. Sebenarnya yang membantu adalah asupan cairannya. Obatnya hanya minum yang banyak. Cara mengecek kebutuhan cairan anak yang cukup adalah cek popok atau diapernya. Apakah sering buang air kecil atau tidak. Saat anak demam, diperlukan cairan yang banyak. Bisa ditambah dengan minum air putih yang dimasak sendiri atau air kemasan. Tidak disarankan minum air galon. Untuk anak di atas 6 bulan, dapat diberi minum jus semangga atau air kelapa muda.

5. Rendah Serat
Untuk itu hindari makanan yang mengandung serat. Saat anak demam, tekstur MPASI mundur ke belakang. Jika biasanya sudah bisa makan nasi seperti orang dewasa, saat demam, anak akan sulit menelan, maka pilih nasi yang lembut atau bahkan yang disaring. 

6. Hindari Makanan Berempah Kuat
Sebaiknya makanan anak demam tidak menggunakan rempah yang kuat agar tidak merangsang muntah. Hindari menggunakan merica atau ketumbar.


Anak demam, perlukan diberi suplemen?


Perlukan Suplemen Saat Anak Demam?

Suplemen adalah tambahan. Saat anak demam, orang tua sering kuatir makanan tidak akan mencukupi kebutuhan gizi anak. Sebenarnya, vitamin dapat diperoleh dari variasi menu seimbang sehari-hari. Suplemen tidak bisa menggantikan makanan utama. Pemberian suplemen harus sesuai anjuran dokter, tidak boleh sembarangan, apalagi berlebihan. Dan tidak boleh diberikan dalam jangka waktu yang lama atau terus menerus.

Nah, Sahabat Smart Mom, beri suplemen sesuai kebutuhan aja ya! :)

Kriteria MP ASI yang Baik (WHO-IDAI)

Buat yang masih bingung. Sebenarnya MP ASI yang baik itu apa saja syaratnya?


Kriteria MP ASI yang Baik (WHO-IDAI)
`1. Tepat, pemberian MP ASI harus tepat waktunya. Saat yang baik adalah saat bayi berusia 6 bulan. Hal ini karena sesuai penelitian, Bayi berusia 6 bulan lambungnya sudah siap menerima makanan. 

2. Gizi seimbang. Menurut WHO, pemberian MP ASI bertahap. Cek apakah anak alergi. Tak harus memberi makan langsung 1 mangkuk. 

3. Cara Pemberian. Cukup setengah sendok dulu bertahap saja. Jangan paksakan anak menghabiskan makanannya. Ingat, ini tahap awal, jadi kenalkan MP ASI dengan cara yang menyenangkan.

4. Aman dan Higenis. Cek peralatan MP ASI. Gunakan alat makan yang bersih. Jika anak sudah 8 bulan, ajarkan makan sendiri. Biasakan anak punya piring sendiri. Biarkan anak belajar makan sendiri. Tak apa belepotan, berantakan, berceceran. Kenalkan makan yang menyenangkan.  


Jadwal MP ASI

Nah, ini yang aku kurang disiplin, hiks. Aku kadang buat jadwal, kadang ya melanggar. Jadi, sebaiknya, anak diajarkan makan sesuai waktunya. Misal pagi makannya pukul 08.00 WIb dan Cemilan Pukul 10.00 WIB, laksanakan sesuai jadwal. Jika suatu hari anak bangun kesiangan, misal bangun jam 10, ajak anak makan sesuai jadwal, yakni cemilan, jangan nasi karena itu akan menjadikan kebiasaan anak. Terkadang orang tua tanpa sadar suka "longgar" dengan jam makan anak. Contohnya jika lagi belanja ke Mall. Pas makan siang, jam makan diundur-undur. Akibatnya, anak jadi malas makan. Esoknya anak akan mengulur waktu makan, sehingga anak makan tak sesuai jam makannya. Nah, loh aku kena banget deh hiks... *siap-siap buat jadwal makan anak*

Prinsip Pengolahan dan Penyajian MP ASI Saat Anak Demam

Saat anak demam, dianjurkan dikukus atau direbus, tidak kekentalan dan penyajiannya saat hangat. Jika masak telur, pastikan telurnya matang bukan setengah matang. Jika masak daging, pastikan dagingnya sudah empuk. Jika terlalu kental, encerkan lagi, bisa ditambah dengan ASI. Tekstur menyesuaikan. Jika anak sakit, boleh tekstur mundur.

Prinsip Cara Pemberian MP ASI :

1. Jadwal, saat anak demam, perubahan jadwal makan. Contoh makan tak mengapa tidak langsung habis. Minimal 2 jam sekali beri anak makan beberapa sendok.

2. Lingkungan, ciptakan suasana yang menyenangkan, hindari pengalihan perhatian (contoh nonton TV) dan hindari pemberian makanan sebagai hadiah.

3. Prodesur, tawarkan anak makan tanpa paksaan, tawarkan secara variasi, bila anak tetap menolak makan akhiri makan 10-15 menit.

Sesi kedua materinya Manajemen Awal Demam dan Kejang Pada Anak disampaikan oleh dr Rahmahsari Aprilliana. Tapi, aku skip dulu ya (nantikan postingan berikutnya :) langsung ke materi ketiga saja karena masih sesuai tema MP ASI :)


Serius banget atau kelaperan? Hahaha...
Makan dulu ah, biar enggak ngantuk hihihi....



Materi ketiga disampaikan oleh Dr Yesi Elsandra mengenai Demo Masak MP ASI Saat Anak Demam.


Demo Masak MP ASI Saat Anak Demam

Dr Yesi mengingatkan bahwa memberikan MP ASI harus sesuai jadwal yakni saat 6 bulan. Mengapa? Karena saat itu lambung anak sudah siap. Untuk meningkatkan tekstur MP ASI dilihat oleh kesiapan anak. Bertahap mengajarkan tingkat tekstur MP ASI.

Biasanya anak yang sedang tumbuh gigi akan demam dan akan malas makan. Untuk itu Moms, diperlukan siasat agar anak mau makan :)

Cara mensiasatinya anak demam mau tumbuh gigi agar mau makan adalah  :

1. Tekstur mundur (Jika anak sudah bisa makan nasi lembek, bisa mundur makan nasi saring).
2. Beri makanan yang bisa digigit-gigit. Potong buah simpan di kulkas, ini membantu anak melewati fase tumbuh gigi.
3. Jika anak masih susah makan, variasikan semua cara. Misal, nasi dicampurkan buah apel atau buah lainnya yang terasa lebih manis. Bisa juga diberi jus buah.

Emak-emak narsis dulu hahahha...


Saat demo, diajarkan cara mengenal tekstur MP ASI sesuai dengan usia bayi.



Sup Untuk Anak Demam

MP ASI saring, untuk anak usia 6 bulan, kalau kurang cair tambahkan ASI


MP ASI untuk anak usia 1 tahun ke atas sudah seperti orang dewasa

Kami juga diajarkan cara membuat cemilan yang sehat, yakni Tahu Kukus. Bahannya sederhana sekali, yakni tahu, telur dan daun bawang. Bahan dicampur dan dikukus dengan panci.  Jadi deh. Mudahkan?

Foto bersama peserta, salut deh bu dokter pada bawa anaknya buat belajar MP ASI :)

Oiya, untuk menaikan Berat Badan bayi ada tips nih :) buat MP ASI dengan santan. Contohnya : telur  rebus ditambah pati santan, tambahkan juga sayuran yang sudah dikukus/rebus (contoh brokoli, wortel, dll) lalu diaduk-aduk. Bisa juga ditambah 1 sendok minyak kelapa. Siap dihidangkan :)

Sambil melihat demo masak, para ibu-ibu konsultasi mengenai perkembangan anak masing-masing. Aku pun menanyakan mengenai MP ASI untuk Aisyah. Aduh, ternyata aku juga harus banyak belajar nih.  Sering kedodoran cemilan sehatnya. Padahal, cemilan murah meriah bisa dimuat dari bayam yang diberi tepung dan digoreng. Lalu ada juga membuat kerupuk homemade. Tuh, kan, aku harus banyak belajar lagi :)

Tak terasa telah siang. Azan Dzhuhur mulai berkumandang. Kami mengakhiri acara dengan doa dan foto bersama. Rasanya masih kurang menambah ilmu membuat MP ASI sehat dan bergizi. Aku juga dapat tips keren cara memijat bayi dan cara agar anak mau makan protein di 10 suapan pertama.

Dr. Yesi Elsandra, aku dan dr. Finny Fitry Yani.
Ini resep dari dr Finny Fitry Yani. Menurut beliau, biar kebutuhan protein anak tercukupi. Siasati dengan memberi protein dulu dalam 10 suapan pertama. Nasi bisa belakangan karena setelah 10 suapan, biasanya anak mulai rewel hehehehe... Boleh juga tuh dicoba tipsnya. Semoga kalau ada kelas MP ASI lagi aku bisa ikutan ya. Doakan dong :)

Demikian sharing mengenai kelas MP ASI, semoga bermanfaatnya. Selamat mencoba!




14 komentar:

  1. Wah, acaranya super keren. Bisa dapat banyak ilmu. Makasih udah share materinya. ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama, sennag jika bermanfaat :)

      Hapus
  2. Balasan
    1. semoga bermanfaat, selamat mencoba :)

      Hapus
  3. Wah lengkap nih ulasannya, thanks Mak Naqy

    BalasHapus
  4. Mantap nih mba..ini informasi yang memang lagi saya cari-cari,,krn baby ku sdh mulai masuk usia tumbuh gigi,,mesti siap sedia menghadapi demam waktu tumbuh gigi

    BalasHapus
  5. Mba naqy keren abis ulasannya.Makasi ya mba naqy, sangat-sangat bermanfaat.Apalagi tentang suplement memang yang alami lebih baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Erna, ini juga banyak belajar biar makin pintar jadi ibu hihihi, senang jika berguna ya. met mencoba :)

      Hapus
  6. Say baru tahu tentang mpasi masalahan mbak, terima kasih ya sangat bermanfaat sekali artikelnya.

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...