Minggu, 09 April 2017

Serunya Diskusi Literasi Bersama Aura Publishing

Serunya Dikkusi Literasi Bersama Aura Publishing


Assalamualaikum Sahabat Smart Mom,  

Serunya Diskusi Literasi Bersama Aura Publishing. Kemarin aku bersama Izzah Annisa bergerak ke arah kantor Aura Publishing 2 di Sukarame. Kami naik motor dari rumah sekitar pukul 10.45 WIB. Aku juga mengajak Aisyah dan alhamdulillah tanpa hambatan kami sampai di lokasi. Wah, ternyata pas banget jam makan siang hahaha...

"Mi, udah baca doa," ujar Izzah. Iya nih, rada telat datang ya? Soalnya paginya aku harus menghadiri acara Seminar bersama teman-teman KOPI di Darmajaya. Kami pun memilih tempat duduk. Tak jauh dari kami terlihat si Novelis Yoga Pratama, dia datang sendirian atau sama temannya enggak jelas soalnya temannya enggak mau ngaku datang bareng dia, hahaha....


ucapan selamat untuk Aura Publishing 2

Ujar doa, kami pun makan bersama. Aisyah yang sudah terbangun dari tidur ikut makan pempek. Para tamu juga dengan tertib mengambil makanan yang tersaji dengan rapi. Beberapa tamu bahkan melihat buku-buku yang dipajang di sebuah meja kecil. Buku-buku itu hasil cetakan Penerbit Aura Publishing.

Makan siang bersama

Beberapa hasil terbitan Aura

Sebelumnya aku ceritakan, kalau Penerbit Aura Publishing ini ada dua kantor. Satunya di dekat Unila dan saat ini peresmian kantor baru Aura Publishing 2 di Sukarame.

Flash back dikit ya, sebelum acara kemarin di Sukarame, sebelumnya aku dan Izzah juga mampir ke kantor Aura Publishing di dekat Unila. Tempatnya sangat strategis. Kami datang untuk berdiskusi rencana kerjasama membuat worshop kepenulisan. Kak Ikhsan juga menceritakan jatuh bangunnya Aura. "Jangan mikirin apa kata orang, jalan saja!" pesannya saat aku ceritakan galau mau buka kelas menulis hehe...
 
Berbagi inspiratif bersama  Kak Ihsan dan Izzah Annisa di kantor Aura Publishing 1


Kantor Aura Publishing memang terlihat kecil tapi buku yang telah dicetaknya sudah banyak banget. Izzah bahkan cerita saat dulu dia mencetak skripsinya dengan Kak Ihsan ini, "Iya saya maksa minta dijadikan satu malam, hehe...," kenang Izzah. Salut banget perjuangan Kak Ihsan, dari  1 mesin fotocopy hingga kini penerbitan bukunya sudah berkembang pesat.
 
Kantor Aura, Aisyah mau ikutan ngedit buku :)


Kak Ihsan juga cerita sedang mempersiapkan buku yang diterbitkannya secara mayor untuk penulis Lampung Neny Suswati. Umi Neny biasa kami memanggil beliau. Seorang daiyah yang suka menulis. Anak-anak beliau seorang hafidz loh. Masya Allah perjuangan membesarkan anak yang hafidz. Bukunya sedang diproses untuk cetak secara mayor oleh Aura. Ini cover yang lama.

Diskusi bersama Owner Aura Publishing untuk persiapan worshop kepenulisan

Buku Umi Neny mau dicetak mayor setelah berhasil terjual 1000 eks dalam 6 bulan

Serunya Diskusi Literasi Bersama Aura Publishing

Nah, saat peresmian kantor Aura 2 di Sukarame, banyak penggiat literasi yang hadir. Bahkan kami diberi waktu untuk mengenalkan diri dan berbagi inspiratif di depan peserta. Masya Allah, sangat terkesan dengan perjuangan mereka membangkitkan literasi di Lampung. Ternyata banyak ya penggiat literasi di Lampung!Selama ini kesannya jalan sendiri-sendiri, pemerintah juga tidak memberi ruang untuk kami bersinergi. Alhamdulillah Aura memberikan ruang ini. Bahkan yang hadir seperti Izzah Annisa penulis Buku Anak Best Seller 10 Pahlawan Islam, Yoga Pratama Penyair dan Novelis asal Lampung, Bang Agus Riyanto yang merintis Taman Baca Masyarakat (TBM) di Metro dengan gerakan 1000 buku, lalu perwakilan dari Jendela Lampung. Mereka terlihat sangat semangat dan tak kenal lelah untuk berbagi. Padahal ya mengajar anak di sana pasti berteman dengan bau sampah, hiiks...

Selain itu, dari pihak Dinas Kehutanan juga menanggapi positif pertemuan ini bahkan ada peluang loh nulis tema Kehutanan. Widiw, aku langsung berkeliaran ide, tapi digodain Izzah, “Nulisnya kapan?” haha...iya banyak banget kesibukan dan ide enggak kelar-kelak hiiks...  

Dinas Kehutanan
Hadir juga Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Ibu Herlina Warganegara. Saat Bu Herlina ini ke depan, aku sibuk ngejar Aisyah yang lari-lari melihat kucing. Kudu ekstra jaga Aisyah J Menurut Bu Herlina, banyak sekali peluang untuk penulis lokal. Apalagi Gubernur Lampung, Pak Ridho sudah acc untuk mencanangkan program 15 menit membaca sebelum pelajaran dimulai. Jika program dimulai dibutuhkan kerjasama penggiat literasi. Selain itu, buku-buku konten lokal juga sangat dibutuhkan loh! Nah, siap tangkap peluang kerjasama dengan Perpusda Lampung!


Agus Riyanto dari Metro
Aku juga mendapat kesempatan untuk bercerita mengenai Tapis Blogger dalam mendukung mengenalkan wisata Lampung. Menurutku, menulis di blog mengenai wisata Lampung sangat strategis. Orang sekarang zamannya apa-apa nanya dengan google. “Oke google, apa saja Kuliner Lampung?” street...kalau mampir ke blog kita orang akan mengenal kuliner Lampung dari tulisan kita. Sekarang wisata Lampung sudah mulai dikenal loh. Malu kan kalau blogger luar lebih aktif mempromosikan wisata Lampung dibandingkan orang di Lampung. Padahal setiap kita, setiap orang semua mampu menjadi duta wisata Lampung. Rajinlah share mengenai keindahan Lampung. Kalau pun ada kekurangannya, tetap berikan masukan positif. Jadi, jangan hanya mengkritik tanpa memberi solusi.
 
Mengenalkan Tapis Blogger dan FLP Lampung diacara Diskusi Literasi

Aku juga pernah membuka TBM Keliling bersama FLP Lampung, kami memulai dari gerakan membawa buku sendiri. Sekarang TBM Keliling FLP Lampung sudah berkembang, sudah banyak donatur dan sudah diberbagai FLP Cabang.

Selain diskusinya, kami juga menikmati suasana kantor Aura 2 yang juga bersatu dengan tempat tinggal Kak Ihsan. Kantor yang berlantai 3 ini memiliki design yang unik dan menyejukkan. Di lantai 1 terlihat ada rak buku dinding yang cantik. Kami pun berfoto untuk mengabadikan, sapa tahu nanti bisa bikin rak begini juga ya? Hehe...

Rak bukunya cantik  ya? Modelnya? xixiix...

Baca buku yuk!
Aisyah senang melihat  ikan :)

Di sudut ruangan lainnya ada kolam ikan yang berdampingan dengan ruang kerja Kak Ihsan. Aisyah senang sekali melihat ikan dan berkali-kali mainan airnya, huhu...jadi amis deh L

Aku dan Izzah Annisa

Semoga semakin banyak acara diksusi literasi di Lampung ya, selamat buat peresmian kantor Aura Pubshing 2 di Sukarame. Maju terus!

Foto peserta diskusi, aku dan Izzah sudah pulang duluan, foto milik Aura 
Itulah kisah Serunya Diskusi Literasi Bersama Aura Publishing, semoga bermanfaat. Majulah selalu Literasi Lampungku!

15 komentar:

  1. gak nyesel pastinya yaa mbak,.. banyak ilmu yang didapat di diskusi tersebut..

    aku suka rak bukunyaaaaaaaaaaa

    BalasHapus
  2. Wah, turut senang habis baca postingan mbak Naqiyyah kali ini. Semoga di Nganjuk segera ada diskusi serupa. Aamiin ^^

    BalasHapus
  3. Terimakasih ibu Ratu Antologi.
    Sepertinya perlu tambahan titel lain Bunda Acak2 kantor orang.kkwkwkkk tapi seru dan thanksberat dah dateng

    BalasHapus
  4. Duuh rak bukunya keren aja..jd pengen #salahfokus

    BalasHapus
  5. ah iya ya mbak, kalo selalu nurutin kata orang malah gak jadi nulis-nulis deh.. bagus diskusinya, thank sudah sharing

    BalasHapus
  6. kLau satu daratan sama mba naqy aku pengen ikutan deh mba, seru ya banyak kegiatan positifnya dan bermanfaat sekali

    BalasHapus
  7. Klo liat pnerbit buku trpacu bngt mau nulis n nerbitin buku... mdh2an bs y

    BalasHapus
  8. Seruuu ya
    Duh, Ai tambah pinter deh diaja umi terus nih

    BalasHapus
  9. Terima kasih catatannya Mbak. Jadi kangen Lampung. Aku di sini mau buat catatan ttg Taman Cerdas untuk anak anak, tapi nunggu arena permainannya fiks jadi biar rame yang ditulis hehehe

    BalasHapus
  10. Raknyaaa..kaya di drama Korea "Its Okay That's Love".

    Alhamdulillah.
    Semoga tingkat literasi anak-anak Indonesia semakin meningkat seiring terbiasanya membaca buku-buku yang bermanfaat.

    BalasHapus
  11. Seneng ya mbak bisa ketemu sama org2 yg satu kesukaan gtu, literasi. Apalagi ngajakin buat ningkatin nama daerah (Lampung)
    TFS Mbk Naqy :D

    BalasHapus
  12. Aah, Lampung semakin keren nih. Sbg anak kelahiran lampung aku bangga

    BalasHapus
  13. haru banget rasanya ada yang memperjuangkan dan sharing mengenai dunia literasi
    bunda semangat terus ya menebar kebermanfaat, aku slalu mendukungmu

    BalasHapus
  14. Seru, bisa jadi duta wisata daerah sendiri melalui literasi

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^