Tips Mengoptimalkan Perkembangan Gerak/Motorik Bayi 0-12 Bulan

dari 5 artikel,dirangkum jadi satu biar enak bacanya yaaa...

Diambil dari booklet bonus ayahbunda

Usia 0-3 bulan

Sampai kurang lebih usia 3 bulan, gerakan refleks yg memang sudah

terjadi pada saat ia masiha da dalam kandungan masih dominan. Ini adalah

gerakan di luar kesadaran si bayi, tidak terkoordinasi dan meriupakan

gerak primitif. Gerak motor kasar ini muncul jika gerak refkleks si

kecil telah hilang. Gerakan refleks yg muncul pada bayi adalah :

Refleks hisap

Perhatikan bila Anda menyentuh putting susu ke ujung mulut bayi, maka

otomatis ia akan melakukan gerakan menghisap.

Refleks genggam

Bila Anda menyodorkan jari telunjuk kepadanya, si kecil otomatis akan

menggenggam jari Anda

Refleks leher (tonic neck refklex)

Pada posisi terlentang, jika kepala bayi menoleh ke satu sisi maka

terjadi ekstensi atau peningkatan tonus (kekuatan otot) pada lengan dan

tungkai sisi tersebut

Rooting reflex

Jika pipi bayi disentuh, kepala akan menoleh ke arah stimulus dan mulut

terbuka

Refleks Moro

Ada satu refleks lain yg diperlihatkan bayi pada minggu-minggu pertama

kehidupannya, yaitu refleks moro. Berebda dengan refleks lainnya yg

termasuk kategori gerakan motor, refleks moro ini menurut para ahli

sebetulnya termasuk reaksi emosional yg timbul dari kemauan atau

kesadaran si bayi.

Refleks moro ini timbul kalau bayi dikagetkan secara tiba-tiba atau

mendengar suara keras, bayi melakukan gerakan refleks, yaitu

melengkungkan badan (bagian punggung) dan mendongakkan kepalanya ke arah

belakang. Bersamaan dengan gerakan tersebut, kaki dan tangan bayi

digerakkan ke depan. Reaksi sesaat ini biasanya diiringi dengan tangisan

yg keras. Tetapi Anda tidak usah khawatir dengan kondisi ini, karena

refleks moro akan hilang dengan sendirinya dalam waktu yg singkat.

Pada bulan ke-2 dan 3 gerakan refleks bayi akan mulai menghilang. Kini

mulai muncul gerak motor kasar. Gerak ini tentu saja lebih terarah,

seperti dapat dilihat pada gerakan otot lehernya. Ia kini dapat

mengangkat kepalanya karena otot lehernya semakin kuat. Bila tengkurap,

si kecil akan mengangkat kepalanya. Bukan itu saja, bila didudukkan,

bayi usia inipun sudah dapat menegakkan kepalanya

Perkembangan Gerakan:

Tangan dan kaki bergerak aktif

Mengangkat kepala dalam posisi tengkurap

Untuk melatihnya, baringkan bayi dalam posisi tengkurap

Dalam posisi tengkurap dapat mengangkat dada (masuk usia 3 bulan)

Untuk melatihnya, Panggil namanya atau bertepuk tangan sambil tersenyum padanya

Kepala tegak ketika didudukkan

Untuk melatihnya, coba sekali-sekali bayi didudukan

Usia 4-6 bulan

Setelah gerak reflek menghilang dan gerak motorik mulai muncul, maka

aktivitas si kecil makin bermacam-macam. Pada usia 4 bulan, misalnya, si

kecil sudah dapat tengkurap dan terlentang, menumpu badan pada kaki,

serta dada terangkat menumpu pada lengan.

Di bulan ke-5 usianya, gerakan beyi semakin bervariasi. Otot leher dan

otot tangan bayi, misalnya, semakin menguat. Ia kini sudah pandai

berputar dengan menggunakan tangannya. Ketika diletakkan terlentang, ia

menggunakan tangannya untuk mendorong dan berguling membalikkan

badannya.

Bukan hanya berguling. Kini kaki si kecilpun semakin lincah

beraktivitas. Ia akan sering menendang, menggeserkan kaki atau

mendorong-dorongkan kakinya. Seiring dengan makin lincahnya gerakan kaki

si kecil, otot leher dan punggungnya pun menjadi lebih kuat. Mulai usia

6 bulan bayi kini mulai belajar duduk tanpa pegangan, walapun untuk ini

ia masih harus dibantu. Dengan bantuan Anda ia dapat duduk selama

beberapa saat.

Pada bulan ke-6 timbul suatu kepandaian lain dari si kecil yg dapat

membuat orang tua merasa “frustasi”. Di bulan ke-6 ini ia mulai senang

melempar dan menjatuhkan mainan atau benda-benda yg ada di sekitarnya.

Terkadang, bayi menangis karena tidak dapat menemukan benda yg dapat

dijatuhkan atau dilemparnya. Kesenangan baru si kecil ini mungkin

membuat anda merasa jengkel karena setiap kali anda memungut benda yg

dibuangnya, seletika itu pula ia melemparkannya kembali. Tetapi

ingatlah, kegiatan ini merupakan cara si kecil untuk mengembangkan

persepsinya terhadap ruang.

Perkembangan Gerakan:

Tengkurap dan terlentang sendiri, Membalikkan badan.

Untuk melatihnya, sering letakan posisi dalam posisi tengkurap.

Bila si kecil sedang tengkurap, balikkan tubuhnya. Atau sebaliknya, bila

ia telentang balikkan badannya hingga ia tengkurap.

Menumpu badan pada kaki bila dipegang pada ketiak (diberdirikan).

Melempar atau menjatuhkan benda-benda yg dapat digenggamnya.

Untuk melatihnya, beri mainan dari plastik yg

dapat digenggam, dilempar dan dijatuhkan, seperti mainan berbunyi yg

tidak mudah pecah, kubus-kubus kayu, cangkir plastik atau bola

Bisa duduk sendiri tanpa pegangan.

Untuk melatihnya, Dudukkan anak di pangkuan dengan

menghadap keluar dan bersandar pada perut Anda. Lalu, pegang mainan

(kerincingan) pada jarak penglihatannya. Usahakan agar si kecil tertarik

sehingga ia berusaha meraihnya. Bila ia tertarik dan ingin meraih

kerincingan tersebut, jauhkan si kecil sedikit demi sedikit sampai si

kecil tidak bersandar lagi.

Usia 7-9 bulan

Di bulan ke-7 ini bayi mulai senang mengangkat dan menurunkan bokong

serta punggungnya. Ketrampilan kakinya juga ditunjukkan olehnya,

misalnya saat ia diberdirikan di pangkuan kita si kecil pasti akan

meloncat-loncat gembira menggoyang-goyangkan kedua kakinya.

Merangkak merupakan aktivitas menonjol yg banyak mendapat sorotan dari

orang tua. Di usia ke-8 bulan bayi mulai merangkak dan mengesot

sepanjang lantai. Kepandaiannya merangkak membuat si kecil senang

“berjalan” kesana kemari.

Selain itu otot punggung dan bahu si kecil sudah semakin terkontrol.

Oleh karena itu ia kini bisa duduk sendiri tanpa bantuan dari kedua

orangtuanya. Selain duduk tanpa dibantu anak usia 8 bulan juga mulai

dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi berdiri. Dengan latihan berdiri

ini si kecil sebetulnya melatih perkembangan otot kakinya. Ia jadi

senang menggoyang-goyangkan tubuhnya ke depan dan ke belakang. Kekuatan

otonya ini akan membantunya merangkak dengan cepat.

Tahap selanjutnya, bayi akan berlatih berdiri dengan kedua tangannya

bertumpu pada kursi, meja atau perabot rumah tangga lainnya yg dapat

menahan berat badannya. Lihatlah ketika ia tengkurap atau merangkak,

kedua tangannya akan berusaha memegang meja atau kursi kecil. Lalu

sambil berpegangan, secara perlahan ia akan mengangkat tubuhnya untuk

berdiri. Dari berdiri ia pun kini dapat duduk sendiri tanpa bantuan.

Tahap selanjutnya adalah merambat. Jika ia sudha pandai berdiri sambil

berpegangan, kedua tangan yg bertumpu akan bergeser ke samping, diikuti

oleh kakinya. Tetapi di usia ke-8 bulan ini si kecil belum mampu untuk

duduk kembali tanpa bantuan. Karena itu jangan membiarkan si kecil tanpa

pengawasan.

Di usia 9 bulan kepandaian si kecil dalam belajar berjalan sudah semakin

pintar. Jika anda memegang kedua tangannya ia akan berlatih menapakkan

serta melangkahkan kedua kakinya. Pada saat ini si kecil semakin giat

melatih oto-otot kakinya sehingga dapat cepat berjalan. Seiring dengan

latihan jalannya bayi juga semakin “aksi” memperlihatkan kepandaian

merangkak yg sudah ditunjukkan di usianya yg ke-8.

Perkembangan Gerakan:

Bila digendong dan diberdirikan dipangkuan anda, bayi akan

meloncat-loncat.

Senang mengakat dan menurunkan bokong serta punggungnya Sering-seringlah ia diberdirikan di pangkuan anda. Jangan takut tungkainya akan bengkok

atau patah karena sebetulnya ia sedang melatih kekuatan kakinya untuk menahan berat badannya

Bayi sudah dapat berdiri dengan kedua tangannya berpegangan pada meja atau kursi, lalu menggeser kakinya satu persatu ke arah samping

Pegang kedua pinggang bayi dan gerakkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri

untuk melatihnya berdiri

Merangkak.

Latihlah merangkak dengan meletakkan bayi di ruangan yg luas (dan

bersih) yg memungkinkan si kecil berjalan merangkak kesana kemari.

Letakkan mainan, misalnya bola, dan mainkan bola tersebut agar si kecil

tertarik untuk mengambilnya. Si kecil akan berusaha mendapatkan bola

tersebut dengan cara merangkak. Jika ia sudah mendapatkannya beri pujian

dan katakan bahwa ia pintar. Tetapi tetap awasi, mungkin di sekitar

rurangan ada benda-benda yg berbahaya, seperti stop kontak.

Bisa duduk sendiri tanpa bantuan dari orang tuanya.

Dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi berdiri

Selain duduk tanpa dibantu, anak usia 8 bulan dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi

berdiri Beri meja atau bangku yang rendah

Si kecil mulai belajar berjalan

Sering-seringlah melatih si kecil jalan dengan cara memegang kedua tangannya lalu biarkan ia melangkahkan kakinya selangkah demi selangkah dan bimbing ke suatu tempat. Beri ciuman pada pipi si kecil bila ia berhasil sampai di “tempat tujuan” agar lebih bersemangat lagi berlatih jalan

Usia 10-12 bulan

Menjelang usianya satu tahun, kepandaian serta ketrampilan bayi makin

berkembang. Tonggak kepandaian motor kasarnya yg paling menonjol pada

usia ini adalah semakin mahirnya ia melangkahkan kakinya. Kini si kecil

semakin rajin melangkahkan kakinya ke samping sambil berpegangan pada

perabot rumah tangga. :Jatuh bangun” adalah hal yg biasa yg akan dialami

bayi dalam mengoptimalkan kemampuan jalannya. Oleh karena itu, sekali

lagi, keamanan di sekitar anak harus terjaga.

Di usia 10 bulan bayi sudah dapat duduk tanpa bantuan. Dengan

menggunakan kekuatan otot lengan dan bahunya si kecil juga mulai mampu

membangkitkan tubuhnya ke posisi berdiri. Semua ketrampilan ini bisa

dilakukan bayi karena ia semakin pandai mengontrol otot punggung dan

bahu. Selain membangkitkan tubuhnya ke posisi berdiri si kecil juga

senang melakukan aktivitas bangkit dari duduk untuk kemudian duduk

kembali.

Mulai usianya yg ke-11 bulan, yg paling menonjoldalam kemampuan motor

kasar si kecil adalah dapar berdiri sendiri dalam waktu kurang lebih 2

detik. Pada saat ini tampaknya si kecil suka berdiri tanpa bantuan

apapun. Hal ini terjadi karena kontrol dirinya akan keseimbangan semakin

berkembang, sehingga membuat si kecil terbiasa berdiri di atas kedua

kakinya.

Dalam melakukan aktivitas berlatih berdri tanpa bantuan ini, si kecil

akan meluruskan tungkainya dari posisi tengkurap atau duduk. Lalu ia

akan mengangkat tubuhnya dengan bertumpu pada kedua telapak tangannya.

Kesenangan barunya ini membuat bayi “malas” untuk duduk kembali.

Kalaupun ingin kembali ke posisi duduk, ia akan berpegangan apda meja.

Lagipula si kecil kini sudah dapat berdiri tegak 900 secara gagah dan

dilanjutkannya denganberjalan dua tiga langkah yg akan dicobanya lagi

terus menerus untuk meyakinkan dirinya, bahwa ia sekarang dapat menapak

dunia tanpa bantuan siapapun.

Selain sudah dapat berdiri sendiri, si kecil kini akan menjadi tukang

panjat. Sekarang ia akan mencoba memanjat barang-barang yg tampaknya

menarik untuk didaki seperti meja, kursi dan tangga. Jika menemukan

barang yg dapat dipanjat dengan lincah si kecil akan memanjatnya. Oleh

karena itu jangan tinggalkan si kecil memanjat tanpa pengawasan.

Memasuki usia 12 bulan sebagian besar bayi telah siap untuk jalan walau

kelihatan masih limbung. Berjalan merupakan pengalaman baru yg amat

mengasyikkan. Namun kadang-kadang si kecil memilih merangkak ketika

bermain, mungkin karena aktivitas ini dapat membuatnya bergerak lebih

cepat.

Berjalan merupakan aktivitas yg memukau dan dianggap oleh banyak orang

sebagai satu tonggak bersejarah dalam perkembangan fisik anak. Dapat

berjalan merupakan pencapaian puncak dari aktivitas motor kasar.

Perkembangan Gerakan:

Bangkit untuk berdiri dan bangkit lalu duduk kembali.

Untuk melatihnya, dudukkan bayi di permukaan seperti lantai atau

kasur, dan biarkan ia mencoba sendiri untuk berdiri atau bangkit untuk

kemudian duduk sendiri.

Mulai mampu memanjat ketinggian 15-30 cm

Dudukkan bayi di lantai dan beri mainan yg disukainya. Ambil mainan

tersebut dan letakkan di tempat yg lebih tinggi. Usahakan ia melihat

mainan tersebut dipindahkan dan katakan “Ambil nak”, sambil

menepuk-nepuk tempat tersebut. Anak akan berusaha meraih mainan tersebut

dengan merambat, lalu memanjat tempat tinggi tersebut. Dampingi anak

dari belakangsambil beri dorongan. Jika ia menemukan kesulitan bantu

dengan mendorong pantatnya.

Mulai dapat berjalan walau masih 2-3 langkah dan kemudian jatuh terdudu karena keseimbangannya belum sempurna.

Ketika sudah mulai berjalan, langkah si kecil masih limbung.

Sudah dapat berjalan.

Kadang-kadang walaupun sudah dapat berjalan si kecil masih suka merangkak, karena aktivitas ini berlangsung lebih cepat, apalagi jika ia menginginkan sesuatu benda yg jauh untuk dijangkaunya.

Ajaklah si kecil berjalan di luar ruangan, misalnya di halaman rumah atau taman. Ia membutuhkan ruang yg luas untuk mencoba kaki-kakinya bergerak lincah.

Biarkan ia menjelajah ruangan dengan kakinya tanpa dipegang, yg penting awasi agar ia tidak membentur benda keras seperti ujung meja.

Perkembangan berbicara bayi dan anak

  • Sekitar umur 7-8 bln bayi mulai bisa bersuara satu suku kata, misalnya:ma/pa atau ta, atau da
  • Sekitar umur 8 – 10 bulan bisa bersuara bersambung, misalnya : ma-ma-ma-ma,pa-pa-pa-pa, da-da-da-da- , ta-ta-ta-ta
  • Sekitar umur 11 – 13 bulan mulai bisa memanggil : mama !, papa !
  • Sekitar umur 13 – 15 bulan mulai bisa mengucapkan 1 kata, misal : mimik,minum, pipis
  • Sekitar umur 15 – 17 bulan mulai bisa mengucapkan 2 kata
  • Sekirtar umur 16 – 18 bulan mulai bisa mengucapkan 3 kata
  • Sekitar umur 19 – 22 bulan mulai bisa mengucapkan 6 kata
  • Sekitar umur 23 – 26 bulan mulai bisa menggabungkan beberapa kata : mimik cucu
  • Sekitar umur 24 – 28 bulan mulai bisa menyebutkan nama benda, gambar
  • Sekitar umur 26 – 35 bulan, bicaranya 50 % dapat dimengerti orang lain

(Sumber : Denver II, Frankenburg WK dkk, 1990)

Didapat dari milis balita anda

sumber

http://bayidananak.com/2008/11/19/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-0-3-bulan/

http://bayidananak.com/2008/11/19/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-4-6-bulan/

http://bayidananak.com/2008/11/19/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-7-9-bulan/

http://bayidananak.com/2008/11/19/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-10-12-bulan/

http://bayidananak.com/2007/11/02/tahapah-perkembangan-berbicara-bayi/

Posting Komentar untuk "Tips Mengoptimalkan Perkembangan Gerak/Motorik Bayi 0-12 Bulan"