Selasa, 05 April 2011

Hebohnya Kisah Jumpalitan Menjadi Ibu



Membaca buku seperti kita bercermin! Ya, itulah yang kurasakan ketika membaca buku Jumpalitan Menjadi Ibu. Itukan aku banget! Setiap lembar seakan melihat hari-hari hebohku. Terutama kisah bagimana mempersiapkan anak sekolah. Setiap hari anakku, Faris, mengahadapi fase itu. Dari bangun tidur, ritual mandi yang lama, ganti baju yang berkejaran, sarapan yang diemut, atau jumpalitan mempersiapkan bekal berangkat sekolah. Olala, itulah ritual pagiku! Kok, sama sih? Mendadak tersenyum lebar,"Ada yang sama, ya?"

Belum lagi gonta-ganti asisten. Inginnya sih asisten setia karena kita sudah dekat. Eh, kadang ada aja, tiba-tiba pamit pulang mau nikahlah, mau bantu panenlah, sakitlah dan lainnya. Mencari pengganti asisten juga tidak mudah. Maunya ideal langsung bisa kerja. Namun, tak jarang harus melatih dari nol. Kesalnya kalo asisten sibuk sms dan nelpon aja dibanding ngurus anak kita, aiiih....makan hati! Tapi butuuuuh!

Di sisi lain, buku Jumpalitan Menjadi Ibu ini membawaku harus tegar! Ya, sebagai istri weekend, yang kumpul ama suami hanya Sabtu dan Minggu, membuat aku harus mengelola rumah tangga sendiri.Seperti Kisah Mbak Triani Retno dengan lagu Doraemonnya, "...bayar ini...bayar itu banyak sekali...semua...semua...semua harus dibayarkan, dibayarkan tanpa kantong ajaib...Aku ingin terbang bebas...di angkas...Haiii baling-baling Bambuuu!"

Duu kebayangkan ribetnya harus membayar listrik sendiri, membeli gas sendiri, membayar kridit motor sendiri, ribet deh! Pernah lho, aku nekad beli gas sendiri diikat di atas motor, belum jauh dari rumah, jatuh di tengah jalan. Langsung aja aku nangis di TKP! Untunglah sekarang sudah ada langganan gas yang bisa ngantar ke rumah. Lumayan, nggak lagi bawa tabung gas yang gede itu:)

Aku kembali seolah bercermin dengan kisah Saat Hana Mogok Makan. Aduh, mirip banget dengan kasus Faris saat kecil dulu. Faris sebelum TK suka banget mogok makan! Padahal saat bayi 6 bulan masih montok banget badannya. Semua tips pernah kucoba, makan bersama anak-anak, makan bersama keluarga, sampai gonta-ganti variasi makanan telah kucoba. Faris kecil lebih sering mogok makan. Alhamdulillah sekarang sudah berangsur hilang. Walau belum suka makan sayur dan menunya tak ganti dari ayam goreng, telur, dan sup. Tapi bukan sup apel atau sup kulkas,lho! Hehehe...

Buku ini membuat aku tersenyum bahagia. Ternyata bukan aku saja menjadi ibu yang super duper pusing mengelola rumah tangga. Tapi ada banyak ibu-ibu di sana yang juga jumpalitan mencoba belajar menjadi ibu hebat untuk anak dan suaminya. Aku semakin merenung profesi sebagai ibu itu memang perlu skill. Aku juga bahagia, ternyata menjadi seorang ibu itu sangat membahagiakan, walau repotnya segudang akan hilang jika melihat anak kita tidur pulas dan tumbuh sehat. Sungguh, buku Jumpalitan Menjadi Ibu sangat direkomendasikan!

SEPUCUK SURAT UNTUK RASULULLAH






SEPUCUK SURAT UNTUK RASULULLAH
Harga : 39.900
Penulis : Ady Azzumar, Endang SSN, Hylla Shane Gerhana, Naqiyyah Syam, dkk
Kata Pengantar : Sinta Yudisia
Editor : Emzy Azzam
Desain Sampul : Akhi Dirman Al-Amin
Pemeriksa Aksara : Dudy Art
Cetakan 1 : April 2011

Sungguh Surat Cinta untuk Rasulullah, kumpulan tulisan teman-teman FLP- Forum Lingkar Pena, menyegarkan ingatan. Membangkitkan mimpi terpendam. Menghalau kabut keimanan. Suatu masa dahulu, saat kecilku, aku pernah begitu mencintai Muhammad Saw. Lalu seiring kemampuan menaklukan dunia dengan kepongahan, aku lupa, siapa dia sesungguhnya. Buku ini kembali menyapa bagian tersembunyi dari keimanan kita, menarik tali simpul jaring-jaring kesadaran : wahai diri, tidakkah kau iri kepada mereka yang mencintai sang Nabi dengan sangat? Tidakkah iri kepada mereka yang kelak mendapatkan syafaat? Tidakkah iri dengan mereka yang telah memesan bilik di surga, berdampingan dengan tempat tinggal sang Nabi?

Surat Cinta untuk Rasulullah.
Sudah lama sekali tidak mengenang, sungguh terlupa, bahwa di tengah cinta palsu; hanya Allah SWT yang tulus mengasihi. Dan, hanya sang Nabi yang mencintaiku, hingga dalam lisannya menjelang hayat, hanya namaku yang disebutnya. Ummati, ummati...

Surat Cinta untuk Rasulullah adalah goresan keindahan. Membacanya, kita tengah membasuh muka kering ini, dengan embun surgawi yang menitik di daun-daun kehidupan yang bertunas. (Sinta Yudisia, dalam kata pengantar)

Judul + Nama :

1. MUNAJAT SETANGKAI RINDU oleh Endang Ssn
2. SEBERKAS RINDU oleh Nurlaili BrSembiring
3. SURAT CINTA UNTUK RASULULLAH oleh Syaque Hikaritokusaikizoku Elsheeraknightvanrijkdom
4. SURAT CINTA UNTUK SANG NABI oleh Ragil Papa Aira
5. SURAT CINTA UNTUK RASULULLAH oleh Imam Apriansyah
6. Sketsa Rindu ;Untuk Rasul oleh Rafif Amir Ahnaf
7. RINDUKU PADAMU YA RASUL oleh Hylla Shane Gerhana
8. Hanya Untukmu Muhammad oleh Niken Prawesthi
9. SEJUMPUT KERINDUAN YANG MELANGLA BUANA oleh Asni A Sueb Aan
10. SEKERAT RINDU UNTUKMU, YAA RASUL oleh Fitri Bundanya Elfad
11. SASTRA CINTA MAULID NABI oleh Inggar Ash
12. MAAFKAN KAMI. JIKA PRILAKU KAMI TELAH MENYAKITIMU oleh Anas Nasrudin
13. “SURAT CINTA UNTUK RASULULLAH” oleh Revika Rachmaniar
14. Sepucuk Surat Merah Jambu untuk Kekasih oleh Lisfatul Fatinah Munir
15. Surat Untuk Kekasihku, Muhammad saw oleh Rofi' Maryam
16. Andai Kau di Sini oleh Rahman Hanifan Semakin Dahsyat
17. Surat Cinta Untuk Kekasih Robbku oleh Tri Lego Indah
18. Syair Cintaku Untukmu Ya Rasul oleh Akhwatul Chomsiyah Firdausa
19. MENGUKIR PERUBAHAN DALAM DIRI oleh Rosella Asy-syams
20. Kepada Purnama Yang Tak Pernah Padam oleh Yandigsa Saja
21. Rindu Ini oleh Suden Basayev
22. SURAT PINK UNTUK RASULULLAH oleh Rurin Kurniati
23. BISIK SEKERAT HATIKU oleh TeLaga Mega Cynthia
24. SURAT CINTA UNTUK RASULULLAH oleh Aisyah Al Farisi
25. Aduan sepucuk rinduboleh Yully Riswati
26. Cinta dalam Sepucuk Surat ::.oleh IsLami Dina 'Poe'
27. Surat untukmu Guru Peradaban oleh Muhammad Irfan Abdul Aziz
28. Tentang Rindu Ini oleh Artineke A Muhir
29. Sepucuk rindu untuk Baginda Rosul oleh Maryam Zakaria
30. SURAT CINTA UNTUK RASULULLAH oleh Nur Hidayati
31. Belajar Menjadi Wanita Didikan Rasulullah oleh Naqiyyah Syam Full
32. Teruntuk yang Tercinta Penyuluh Rinduku ya Rasulullah SAW oleh Milda Solihin
33. Surat Cinta untuk Rasulullah oleh Huriyah Riza Almusyarofah
34. Curhat Si Fulana oleh Fiani Gee
35. SURAT CINTA UNTUK RASULULLAH oleh Puput Ariatna
36. Semalam Bersama Rasulullah oleh Faiz Ezra
37. RINDU YANG TAK KUNJUNG PADAM. oleh Mata Pena
38. Ijinkan Aku Mengadu Oleh : Mieny Angel
39. AJARI AKU MENCINTAIMU! oleh Syari VaQoth
40. SURAT CINTA UNTUK RASULLULLAH oleh
41. menuju melodi cinta khayalan oleh Fagaz Zhi
42. Surat Cinta Untuk Rosulullah oleh Kurotul 'Aeni
43. ungkapan perasaan rindu akan suatu perjumpaan,membuatku takut untuk mengusik altarmu) oleh Nur Imamatul Choir
44. Kerinduan Kepada Kekasihnoleh Rosintan Hasibuan
45. Tiada Ada Dua Muhammad Sallahu Alaihi Wassalam di Dunia Ini oleh El Kinanti
46. Surat Cinta Untuk Rasulullah oleh Sofi Bramasta
47. Surat Cinta untuk Rasulullah oleh Isti Subandini
48. Kepadamu Kualamatkan Cintaoleh Hamliati Musta
49. Shalawat Atasmu, Wahai Nabi! oleh Akh Mul
50. Surat Cinta untuk Rasul s.a.w. oleh Mas Adi III
51. SENANDUNG RINDU UNTUK ROSULULLAH oleh Alfi Anafidah
52. Surat Cinta Untuk Rasulullah saw oleh LiNa Astuti
53. SURAT CINTA UNTUK RASULULLAH” oleh Khairus Syifa
54. Surat Cinta untuk Rasulullah. oleh Cak Ndor
55. Ady Azzumar "_"

Lomba Diary Menggenggam Impian (deadline 30 april 2011)

Lomba Diary Menggenggam Impian (deadline 30 april 2011)

oleh Ratna Dwi Kumala Sari pada 05 April 2011 jam 12:18


oleh Komunitas Diva-Press Kedua pada 01 April 2011 jam 9:03Pernah punya impian dan sudah terwujud?Pernah punya impianyang belum bisa terwujud?Daripada cuma disimpan dalam hati atau ditulis di diary kamu, mendingan ikutan lomba ini yuk! Cara ikutan:Siapa aja boleh ikutan lomba ini, karena siapa aja pasti pernah punya impian kan? Nah, tuliskan salah satu dari impian yang penah ada di pikiran kamu, entah itu sudahterwujud atau masih gagal kamu raih. Kegagalan bukan sebuah hal memalukan yang harus disimpan rapat-rapat dalam hati lho.


Apa pun itu, kamu bebas untuk mengungkapkannya, dengan bahasa kamu sendiri, dengan gayamu sendiri, seperti halnya bercerita pada diary kamu. Page setup:Panjang tulisan minimal 2 hlm. dan maksimal 4 hlm (biodata tidak dihitung), spasi 2, margin 3cm, times new roman, font 12, kertas A4.


Teknis naskah:Kirimkan tulisan kamu dalam file attachment ke: komunitasdivapress@yahoo.co.id. pada subject tulis:[aku berhasil/gagal* menggenggam impian-nama lengkap-judul tulisan]. *pilih salah satu.Sertakan biodata narasi di bawah tulisan beserta alamat lengkap dan no.HP. kriteria penilaian:- keunikan dalam menulis kisah- menaati aturan page setup- pesan moral dari pengalaman yang kamu tulis (misal: bahwa siapa pun pernah mengalami kegagalan, tapi bukan berarti berhenti mencoba) Dari semua tulisan yang masuk akan dipilih 10 yang terbaik dan berhak mendapatkan 10 novel keren dari DIVA Press. Lomba ini berlaku selama bulan April 2011, jadi manfaatin kesempatan ini untuk menceritakan impian kamu semua orang!!!



Leutika Menjawab Gelisah Para Penulis Pemula



-->
Awal aku mengenal Leutika ketika seorang teman meng-tag profil buku Emak2 Fesbuker Mencari Cinta. Aku langsung tertarik dan meng-add Penerbit Leutika yang sangat asing kudengar. Wah, ternyata Leutika sangat agresif mengejar penulis, sangat jarang dilakukan oleh penerbit lainnya. Bagai pucuk dicinta, ulam-pun tiba. Aku semakin mendekat dengan Leutika.

Menariknya, Leutika sering mengadakan event-event yang sangat menarik, sehingga penulis pemula terpacu untuk mengikutinya. Salah satu yang tergiur dengan jemput penulis ala Leutika adalah aku ini. Ya, aku terus mencoba mengikuti perkembangan Leutika. Baik dari event audisi menulis, ganti PP, Leutika Reading Society, Smile (Sekolah Menulis Leutika) dan lain-lainnya. Event yang sangat cerdas membidik pangsa pasar. Terutama penulis pemula yang selama ini masih takut-takut berhubungan dengan penerbit. Tapi berbeda dengan Leutika!

Ya, Leutika dengan keunikannya telah menjawab kegelisahan penulis pemula. Leutika banyak menjaring penulis pemula alias belum pernah menerbitkan buku.Beberapa audisi menulis Leutika, membangun kepercayaan diri penulis pemula untuk terus eksis menulis! Tak cuma penulis di Indonesia, penulis-penulis dari Hongkong, Singapura,dan negara lainnya ikut tergabung dalam antologi yang diadakan Leutika. Sungguh, Leutika sangat berjasa telah membidani penulis-penulis pemula untuk ‘melahirkan’ buku-buku mereka.

Semakin lama aku mengenal Leutika, aku semakin senang meng-share kegiatan Leutika. Dari audisi antologi Leutika, lomba WN, dan lainnya. Catatan di facebook-ku penuh dengan info audisi dari Leutika. Semakin hari aku dikenal dengan Master of Antologi oleh teman-teman facebook-ku. Mereka memanggil begitu karena aku sangat banyak meng-share audisi menulis. Semua berkat Leutika yang pertama kali mengenalkan audisi menulis. Alhamdulillah karyaku telah bergabung di Penerbit Leutika, yaitu antologi Cinta Monyet Never Forget dan Skripsi Kripsi.

Ada hal yang sulit kulupakan saat buku Cinta Monyet Never Forget telah terbit. Sungguh bersyukur, para penulisnya mendapat diskon besar, yaitu 50%. Aku langsung memesan buku Cinta Monyet Never Forget sebanyak 10 buku. Subhanallah, sambutan teman-temanku antuasias sekali. Mereka menawarkanku untuk menjadi pemateri bedah buku dalam rangka tolak Valentine’s Day.

Ketika Bedah buku Cinta Monyet Never Forget, pihak Leutika memberi sponsor sebagai door prize, yaitu 5 buku Cinta Monyet Never Forget dan 5 buku lainnya. Bahkan gara-gara bedah buku yang menarik itu, aku mendapat pesanan 102 buku Cinta Monyet Never Forget lagi! Wow, betapa bahagianya hatiku. Bukuku dilirik remaja di Lampung Timur ini. Dua kali aku mengadakan bedah buku Cinta Monyet Never Forget antusias pesertapun sangat ramai. Kini, akupun dikenal sebagai penulis cinta remaja! Konsultasi tentang cinta remajapun kini menghiasi layar hp-ku. Sungguh berkah menulis bersama Leutika! Menulis oke, dakwah di dunia remaja lancar! Selaras dengan cita-citaku.

Kini Leutika semakin melebarkan sayapnya. Kembali menjawab kegelisahan penulis pemula untuk menerbitkan bukunya dengan lini self publishing, Leutika Prio. Sebuah sistem penerbitan yang sangat membantu penulis pemula. Bayangkan, dengan harga yang sangat murah, cukup Rp. 500.000,- saja, penulis telah mendapatkan bukti buku terbit, ISBN, promo diblog Leutika dan royalti. Apalagi cover buku yang diterbitkan Leutika sangat bagus sekali. Sangat menunjang untuk promo si penulis.

Tak cuma soal penerbitan buku. Layanan Leutika yang ramah sangat menunjang untuk semakin cinta dengan Leutika. Layanan itu seperti SMS membelikan buku dengan harga 90 ribu bebas ongkos kirim seluruh Indonesia. Aku telah mencoba memesan buku Leutika via SMS ini dan sungguh pelayanan yang sangat ramah.

Tak berlebihan, jika aku merekomendasikan teman-teman untuk bergabung dengan Leutika. Terbitkan karya terbaikmu dengan fasilitas Leutika. Pelayanan yang terbaik akan kamu dapatkan. So, tunggu apalagi? Leutika telah menunggumu!
-->
Lampung Timur, 5 April 2011
*tulisan ini diikut sertakan lomba Leutika*