Minggu, 28 Agustus 2011

Tips Mengoptimalkan Perkembangan Gerak/Motorik Bayi 0-12 Bulan

dari 5 artikel,dirangkum jadi satu biar enak bacanya yaaa...

Diambil dari booklet bonus ayahbunda

Usia 0-3 bulan

Sampai kurang lebih usia 3 bulan, gerakan refleks yg memang sudah

terjadi pada saat ia masiha da dalam kandungan masih dominan. Ini adalah

gerakan di luar kesadaran si bayi, tidak terkoordinasi dan meriupakan

gerak primitif. Gerak motor kasar ini muncul jika gerak refkleks si

kecil telah hilang. Gerakan refleks yg muncul pada bayi adalah :

Refleks hisap

Perhatikan bila Anda menyentuh putting susu ke ujung mulut bayi, maka

otomatis ia akan melakukan gerakan menghisap.

Refleks genggam

Bila Anda menyodorkan jari telunjuk kepadanya, si kecil otomatis akan

menggenggam jari Anda

Refleks leher (tonic neck refklex)

Pada posisi terlentang, jika kepala bayi menoleh ke satu sisi maka

terjadi ekstensi atau peningkatan tonus (kekuatan otot) pada lengan dan

tungkai sisi tersebut

Rooting reflex

Jika pipi bayi disentuh, kepala akan menoleh ke arah stimulus dan mulut

terbuka

Refleks Moro

Ada satu refleks lain yg diperlihatkan bayi pada minggu-minggu pertama

kehidupannya, yaitu refleks moro. Berebda dengan refleks lainnya yg

termasuk kategori gerakan motor, refleks moro ini menurut para ahli

sebetulnya termasuk reaksi emosional yg timbul dari kemauan atau

kesadaran si bayi.

Refleks moro ini timbul kalau bayi dikagetkan secara tiba-tiba atau

mendengar suara keras, bayi melakukan gerakan refleks, yaitu

melengkungkan badan (bagian punggung) dan mendongakkan kepalanya ke arah

belakang. Bersamaan dengan gerakan tersebut, kaki dan tangan bayi

digerakkan ke depan. Reaksi sesaat ini biasanya diiringi dengan tangisan

yg keras. Tetapi Anda tidak usah khawatir dengan kondisi ini, karena

refleks moro akan hilang dengan sendirinya dalam waktu yg singkat.

Pada bulan ke-2 dan 3 gerakan refleks bayi akan mulai menghilang. Kini

mulai muncul gerak motor kasar. Gerak ini tentu saja lebih terarah,

seperti dapat dilihat pada gerakan otot lehernya. Ia kini dapat

mengangkat kepalanya karena otot lehernya semakin kuat. Bila tengkurap,

si kecil akan mengangkat kepalanya. Bukan itu saja, bila didudukkan,

bayi usia inipun sudah dapat menegakkan kepalanya

Perkembangan Gerakan:

Tangan dan kaki bergerak aktif

Mengangkat kepala dalam posisi tengkurap

Untuk melatihnya, baringkan bayi dalam posisi tengkurap

Dalam posisi tengkurap dapat mengangkat dada (masuk usia 3 bulan)

Untuk melatihnya, Panggil namanya atau bertepuk tangan sambil tersenyum padanya

Kepala tegak ketika didudukkan

Untuk melatihnya, coba sekali-sekali bayi didudukan

Usia 4-6 bulan

Setelah gerak reflek menghilang dan gerak motorik mulai muncul, maka

aktivitas si kecil makin bermacam-macam. Pada usia 4 bulan, misalnya, si

kecil sudah dapat tengkurap dan terlentang, menumpu badan pada kaki,

serta dada terangkat menumpu pada lengan.

Di bulan ke-5 usianya, gerakan beyi semakin bervariasi. Otot leher dan

otot tangan bayi, misalnya, semakin menguat. Ia kini sudah pandai

berputar dengan menggunakan tangannya. Ketika diletakkan terlentang, ia

menggunakan tangannya untuk mendorong dan berguling membalikkan

badannya.

Bukan hanya berguling. Kini kaki si kecilpun semakin lincah

beraktivitas. Ia akan sering menendang, menggeserkan kaki atau

mendorong-dorongkan kakinya. Seiring dengan makin lincahnya gerakan kaki

si kecil, otot leher dan punggungnya pun menjadi lebih kuat. Mulai usia

6 bulan bayi kini mulai belajar duduk tanpa pegangan, walapun untuk ini

ia masih harus dibantu. Dengan bantuan Anda ia dapat duduk selama

beberapa saat.

Pada bulan ke-6 timbul suatu kepandaian lain dari si kecil yg dapat

membuat orang tua merasa “frustasi”. Di bulan ke-6 ini ia mulai senang

melempar dan menjatuhkan mainan atau benda-benda yg ada di sekitarnya.

Terkadang, bayi menangis karena tidak dapat menemukan benda yg dapat

dijatuhkan atau dilemparnya. Kesenangan baru si kecil ini mungkin

membuat anda merasa jengkel karena setiap kali anda memungut benda yg

dibuangnya, seletika itu pula ia melemparkannya kembali. Tetapi

ingatlah, kegiatan ini merupakan cara si kecil untuk mengembangkan

persepsinya terhadap ruang.

Perkembangan Gerakan:

Tengkurap dan terlentang sendiri, Membalikkan badan.

Untuk melatihnya, sering letakan posisi dalam posisi tengkurap.

Bila si kecil sedang tengkurap, balikkan tubuhnya. Atau sebaliknya, bila

ia telentang balikkan badannya hingga ia tengkurap.

Menumpu badan pada kaki bila dipegang pada ketiak (diberdirikan).

Melempar atau menjatuhkan benda-benda yg dapat digenggamnya.

Untuk melatihnya, beri mainan dari plastik yg

dapat digenggam, dilempar dan dijatuhkan, seperti mainan berbunyi yg

tidak mudah pecah, kubus-kubus kayu, cangkir plastik atau bola

Bisa duduk sendiri tanpa pegangan.

Untuk melatihnya, Dudukkan anak di pangkuan dengan

menghadap keluar dan bersandar pada perut Anda. Lalu, pegang mainan

(kerincingan) pada jarak penglihatannya. Usahakan agar si kecil tertarik

sehingga ia berusaha meraihnya. Bila ia tertarik dan ingin meraih

kerincingan tersebut, jauhkan si kecil sedikit demi sedikit sampai si

kecil tidak bersandar lagi.

Usia 7-9 bulan

Di bulan ke-7 ini bayi mulai senang mengangkat dan menurunkan bokong

serta punggungnya. Ketrampilan kakinya juga ditunjukkan olehnya,

misalnya saat ia diberdirikan di pangkuan kita si kecil pasti akan

meloncat-loncat gembira menggoyang-goyangkan kedua kakinya.

Merangkak merupakan aktivitas menonjol yg banyak mendapat sorotan dari

orang tua. Di usia ke-8 bulan bayi mulai merangkak dan mengesot

sepanjang lantai. Kepandaiannya merangkak membuat si kecil senang

“berjalan” kesana kemari.

Selain itu otot punggung dan bahu si kecil sudah semakin terkontrol.

Oleh karena itu ia kini bisa duduk sendiri tanpa bantuan dari kedua

orangtuanya. Selain duduk tanpa dibantu anak usia 8 bulan juga mulai

dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi berdiri. Dengan latihan berdiri

ini si kecil sebetulnya melatih perkembangan otot kakinya. Ia jadi

senang menggoyang-goyangkan tubuhnya ke depan dan ke belakang. Kekuatan

otonya ini akan membantunya merangkak dengan cepat.

Tahap selanjutnya, bayi akan berlatih berdiri dengan kedua tangannya

bertumpu pada kursi, meja atau perabot rumah tangga lainnya yg dapat

menahan berat badannya. Lihatlah ketika ia tengkurap atau merangkak,

kedua tangannya akan berusaha memegang meja atau kursi kecil. Lalu

sambil berpegangan, secara perlahan ia akan mengangkat tubuhnya untuk

berdiri. Dari berdiri ia pun kini dapat duduk sendiri tanpa bantuan.

Tahap selanjutnya adalah merambat. Jika ia sudha pandai berdiri sambil

berpegangan, kedua tangan yg bertumpu akan bergeser ke samping, diikuti

oleh kakinya. Tetapi di usia ke-8 bulan ini si kecil belum mampu untuk

duduk kembali tanpa bantuan. Karena itu jangan membiarkan si kecil tanpa

pengawasan.

Di usia 9 bulan kepandaian si kecil dalam belajar berjalan sudah semakin

pintar. Jika anda memegang kedua tangannya ia akan berlatih menapakkan

serta melangkahkan kedua kakinya. Pada saat ini si kecil semakin giat

melatih oto-otot kakinya sehingga dapat cepat berjalan. Seiring dengan

latihan jalannya bayi juga semakin “aksi” memperlihatkan kepandaian

merangkak yg sudah ditunjukkan di usianya yg ke-8.

Perkembangan Gerakan:

Bila digendong dan diberdirikan dipangkuan anda, bayi akan

meloncat-loncat.

Senang mengakat dan menurunkan bokong serta punggungnya Sering-seringlah ia diberdirikan di pangkuan anda. Jangan takut tungkainya akan bengkok

atau patah karena sebetulnya ia sedang melatih kekuatan kakinya untuk menahan berat badannya

Bayi sudah dapat berdiri dengan kedua tangannya berpegangan pada meja atau kursi, lalu menggeser kakinya satu persatu ke arah samping

Pegang kedua pinggang bayi dan gerakkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri

untuk melatihnya berdiri

Merangkak.

Latihlah merangkak dengan meletakkan bayi di ruangan yg luas (dan

bersih) yg memungkinkan si kecil berjalan merangkak kesana kemari.

Letakkan mainan, misalnya bola, dan mainkan bola tersebut agar si kecil

tertarik untuk mengambilnya. Si kecil akan berusaha mendapatkan bola

tersebut dengan cara merangkak. Jika ia sudah mendapatkannya beri pujian

dan katakan bahwa ia pintar. Tetapi tetap awasi, mungkin di sekitar

rurangan ada benda-benda yg berbahaya, seperti stop kontak.

Bisa duduk sendiri tanpa bantuan dari orang tuanya.

Dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi berdiri

Selain duduk tanpa dibantu, anak usia 8 bulan dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi

berdiri Beri meja atau bangku yang rendah

Si kecil mulai belajar berjalan

Sering-seringlah melatih si kecil jalan dengan cara memegang kedua tangannya lalu biarkan ia melangkahkan kakinya selangkah demi selangkah dan bimbing ke suatu tempat. Beri ciuman pada pipi si kecil bila ia berhasil sampai di “tempat tujuan” agar lebih bersemangat lagi berlatih jalan

Usia 10-12 bulan

Menjelang usianya satu tahun, kepandaian serta ketrampilan bayi makin

berkembang. Tonggak kepandaian motor kasarnya yg paling menonjol pada

usia ini adalah semakin mahirnya ia melangkahkan kakinya. Kini si kecil

semakin rajin melangkahkan kakinya ke samping sambil berpegangan pada

perabot rumah tangga. :Jatuh bangun” adalah hal yg biasa yg akan dialami

bayi dalam mengoptimalkan kemampuan jalannya. Oleh karena itu, sekali

lagi, keamanan di sekitar anak harus terjaga.

Di usia 10 bulan bayi sudah dapat duduk tanpa bantuan. Dengan

menggunakan kekuatan otot lengan dan bahunya si kecil juga mulai mampu

membangkitkan tubuhnya ke posisi berdiri. Semua ketrampilan ini bisa

dilakukan bayi karena ia semakin pandai mengontrol otot punggung dan

bahu. Selain membangkitkan tubuhnya ke posisi berdiri si kecil juga

senang melakukan aktivitas bangkit dari duduk untuk kemudian duduk

kembali.

Mulai usianya yg ke-11 bulan, yg paling menonjoldalam kemampuan motor

kasar si kecil adalah dapar berdiri sendiri dalam waktu kurang lebih 2

detik. Pada saat ini tampaknya si kecil suka berdiri tanpa bantuan

apapun. Hal ini terjadi karena kontrol dirinya akan keseimbangan semakin

berkembang, sehingga membuat si kecil terbiasa berdiri di atas kedua

kakinya.

Dalam melakukan aktivitas berlatih berdri tanpa bantuan ini, si kecil

akan meluruskan tungkainya dari posisi tengkurap atau duduk. Lalu ia

akan mengangkat tubuhnya dengan bertumpu pada kedua telapak tangannya.

Kesenangan barunya ini membuat bayi “malas” untuk duduk kembali.

Kalaupun ingin kembali ke posisi duduk, ia akan berpegangan apda meja.

Lagipula si kecil kini sudah dapat berdiri tegak 900 secara gagah dan

dilanjutkannya denganberjalan dua tiga langkah yg akan dicobanya lagi

terus menerus untuk meyakinkan dirinya, bahwa ia sekarang dapat menapak

dunia tanpa bantuan siapapun.

Selain sudah dapat berdiri sendiri, si kecil kini akan menjadi tukang

panjat. Sekarang ia akan mencoba memanjat barang-barang yg tampaknya

menarik untuk didaki seperti meja, kursi dan tangga. Jika menemukan

barang yg dapat dipanjat dengan lincah si kecil akan memanjatnya. Oleh

karena itu jangan tinggalkan si kecil memanjat tanpa pengawasan.

Memasuki usia 12 bulan sebagian besar bayi telah siap untuk jalan walau

kelihatan masih limbung. Berjalan merupakan pengalaman baru yg amat

mengasyikkan. Namun kadang-kadang si kecil memilih merangkak ketika

bermain, mungkin karena aktivitas ini dapat membuatnya bergerak lebih

cepat.

Berjalan merupakan aktivitas yg memukau dan dianggap oleh banyak orang

sebagai satu tonggak bersejarah dalam perkembangan fisik anak. Dapat

berjalan merupakan pencapaian puncak dari aktivitas motor kasar.

Perkembangan Gerakan:

Bangkit untuk berdiri dan bangkit lalu duduk kembali.

Untuk melatihnya, dudukkan bayi di permukaan seperti lantai atau

kasur, dan biarkan ia mencoba sendiri untuk berdiri atau bangkit untuk

kemudian duduk sendiri.

Mulai mampu memanjat ketinggian 15-30 cm

Dudukkan bayi di lantai dan beri mainan yg disukainya. Ambil mainan

tersebut dan letakkan di tempat yg lebih tinggi. Usahakan ia melihat

mainan tersebut dipindahkan dan katakan “Ambil nak”, sambil

menepuk-nepuk tempat tersebut. Anak akan berusaha meraih mainan tersebut

dengan merambat, lalu memanjat tempat tinggi tersebut. Dampingi anak

dari belakangsambil beri dorongan. Jika ia menemukan kesulitan bantu

dengan mendorong pantatnya.

Mulai dapat berjalan walau masih 2-3 langkah dan kemudian jatuh terdudu karena keseimbangannya belum sempurna.

Ketika sudah mulai berjalan, langkah si kecil masih limbung.

Sudah dapat berjalan.

Kadang-kadang walaupun sudah dapat berjalan si kecil masih suka merangkak, karena aktivitas ini berlangsung lebih cepat, apalagi jika ia menginginkan sesuatu benda yg jauh untuk dijangkaunya.

Ajaklah si kecil berjalan di luar ruangan, misalnya di halaman rumah atau taman. Ia membutuhkan ruang yg luas untuk mencoba kaki-kakinya bergerak lincah.

Biarkan ia menjelajah ruangan dengan kakinya tanpa dipegang, yg penting awasi agar ia tidak membentur benda keras seperti ujung meja.

Perkembangan berbicara bayi dan anak

  • Sekitar umur 7-8 bln bayi mulai bisa bersuara satu suku kata, misalnya:ma/pa atau ta, atau da
  • Sekitar umur 8 – 10 bulan bisa bersuara bersambung, misalnya : ma-ma-ma-ma,pa-pa-pa-pa, da-da-da-da- , ta-ta-ta-ta
  • Sekitar umur 11 – 13 bulan mulai bisa memanggil : mama !, papa !
  • Sekitar umur 13 – 15 bulan mulai bisa mengucapkan 1 kata, misal : mimik,minum, pipis
  • Sekitar umur 15 – 17 bulan mulai bisa mengucapkan 2 kata
  • Sekirtar umur 16 – 18 bulan mulai bisa mengucapkan 3 kata
  • Sekitar umur 19 – 22 bulan mulai bisa mengucapkan 6 kata
  • Sekitar umur 23 – 26 bulan mulai bisa menggabungkan beberapa kata : mimik cucu
  • Sekitar umur 24 – 28 bulan mulai bisa menyebutkan nama benda, gambar
  • Sekitar umur 26 – 35 bulan, bicaranya 50 % dapat dimengerti orang lain

(Sumber : Denver II, Frankenburg WK dkk, 1990)

Didapat dari milis balita anda

sumber

http://bayidananak.com/2008/11/19/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-0-3-bulan/

http://bayidananak.com/2008/11/19/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-4-6-bulan/

http://bayidananak.com/2008/11/19/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-7-9-bulan/

http://bayidananak.com/2008/11/19/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-10-12-bulan/

http://bayidananak.com/2007/11/02/tahapah-perkembangan-berbicara-bayi/

ANTOLOGI PENULIS "MENANTI BUAH HATI"

Assalamu`alaikum Wr.Wb.

Menanti, biasanya dianggap sesuatu yang membosankan, tidak produktif, tak nyaman dan sebagainya. Bagaimana kalau yang dinanti tersebut adalah kehadiran seorang anak bagi pasangan suami istri? Bertahun-tahun menanti kehadiran anak meramaikan rumah, namun Allah belum berkenan mengabulkan. Duh, terbayang betapa penantian itu menguras begitu banyak emosi, tenaga, pikiran. Bahkan mungkin air mata.

Pernah mengalaminya? Kenapa tidak Anda bagi cerita penantian tersebut kepada yang lain?

Tentu saja tujuannya untuk membagikan manfaat, saling menguatkan, berbagi pengalaman. Silakan disimak persyaratannya ya:

1. Peserta terbuka untuk Umum (WNI) di seluruh nusantara maupun seluruh penjuru dunia.

2. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 naskah terbaiknya.

3. Naskah merupakan karya orisinal, belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan pada ajang menulis yang lain.

4. Persyaratan teknis:

a. Naskah diketik dengan huruf Time New Roman size 12pt, Spasi 1,5

b. Jumlah 4-5 halaman A4.

c. Naskah ditulis menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

d. Menuliskan biografi singkat dalam bentuk deskriptif maksimal 100 kata di akhir naskah.

5. Naskah dikirim ke menulis.kebaikan@gmail.com dengan subyek: Menanti Buah Hati_Judul Naskah_Nama Penulis.

6. Naskah paling lambat dikirim tanggal 1 September 2011 pukul 24.00 WIB.

7. Kisah yang dituliskan merupakan kisah yang menginspirasi, sedih, mengharukan dan memotivasi. Bentuk tulisan seperti kisah dalam buku chicken soup atau sejenisnya.

8. Kisah diangkat berdasarkan kisah nyata yang dialami oleh penulis sendiri. Jika merupakan pengalaman orang lain, penulis harus menggunakan sudut pandang orang pertama, dan menuliskan nama nara sumber di akhir naskah.

9. 18 naskah yang lolos seleksi (ditambah 2 naskah dari PJ) akan diajukan ke penerbit. Untuk kontributor buku ini nantinya akan diberikan imbalan sesuai dengan kesepakatan bersama penerbit.

10. Pengumuman Insya Allah tanggal 25 September 2011.

11. Peserta wajib mempublikasikan info audisi ini tag fb Nurul Asmayani dan Noviana Wahyu Widayanti (add dulu yang belum berteman, tulis di inbox “peserta audisi antologi Menanti Buah Hati”) dan tag 20 teman lainnya.

12. Kami tidak menerima pertanyaan seputar audisi ini.

13. Bagi yang tidak mengikuti aturan di atas, maka naskahnya akan dinyatakan gugur.

Ditunggu ya tulisan inspiratifmu.

Selamat menulis.

Terima kasih

Wasalam,

Nurul Asmayani & Noviana Wahyu Widayanti

ANTOLOGI PENULIS "MENANTI BUAH HATI"

Assalamu`alaikum Wr.Wb.

Menanti, biasanya dianggap sesuatu yang membosankan, tidak produktif, tak nyaman dan sebagainya. Bagaimana kalau yang dinanti tersebut adalah kehadiran seorang anak bagi pasangan suami istri? Bertahun-tahun menanti kehadiran anak meramaikan rumah, namun Allah belum berkenan mengabulkan. Duh, terbayang betapa penantian itu menguras begitu banyak emosi, tenaga, pikiran. Bahkan mungkin air mata.

Pernah mengalaminya? Kenapa tidak Anda bagi cerita penantian tersebut kepada yang lain?

Tentu saja tujuannya untuk membagikan manfaat, saling menguatkan, berbagi pengalaman. Silakan disimak persyaratannya ya:

1. Peserta terbuka untuk Umum (WNI) di seluruh nusantara maupun seluruh penjuru dunia.

2. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 naskah terbaiknya.

3. Naskah merupakan karya orisinal, belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan pada ajang menulis yang lain.

4. Persyaratan teknis:

a. Naskah diketik dengan huruf Time New Roman size 12pt, Spasi 1,5

b. Jumlah 4-5 halaman A4.

c. Naskah ditulis menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

d. Menuliskan biografi singkat dalam bentuk deskriptif maksimal 100 kata di akhir naskah.

5. Naskah dikirim ke menulis.kebaikan@gmail.com dengan subyek: Menanti Buah Hati_Judul Naskah_Nama Penulis.

6. Naskah paling lambat dikirim tanggal 1 September 2011 pukul 24.00 WIB.

7. Kisah yang dituliskan merupakan kisah yang menginspirasi, sedih, mengharukan dan memotivasi. Bentuk tulisan seperti kisah dalam buku chicken soup atau sejenisnya.

8. Kisah diangkat berdasarkan kisah nyata yang dialami oleh penulis sendiri. Jika merupakan pengalaman orang lain, penulis harus menggunakan sudut pandang orang pertama, dan menuliskan nama nara sumber di akhir naskah.

9. 18 naskah yang lolos seleksi (ditambah 2 naskah dari PJ) akan diajukan ke penerbit. Untuk kontributor buku ini nantinya akan diberikan imbalan sesuai dengan kesepakatan bersama penerbit.

10. Pengumuman Insya Allah tanggal 25 September 2011.

11. Peserta wajib mempublikasikan info audisi ini tag fb Nurul Asmayani dan Noviana Wahyu Widayanti (add dulu yang belum berteman, tulis di inbox “peserta audisi antologi Menanti Buah Hati”) dan tag 20 teman lainnya.

12. Kami tidak menerima pertanyaan seputar audisi ini.

13. Bagi yang tidak mengikuti aturan di atas, maka naskahnya akan dinyatakan gugur.

Ditunggu ya tulisan inspiratifmu.

Selamat menulis.

Terima kasih

Wasalam,

Nurul Asmayani & Noviana Wahyu Widayanti

ASI SEDIKIT? BENARKAH????

Kelahiran bayi pastilah mendatangkan berjuta kebahagiaan, namun bagi orang tua baru juga akan mendatangkan berbagai kebingungan (namanya jg msh baru pertama kali, pastilah msh bingung hrs gmn heehehe), lalu jika orang tua tidak membekali dirinya dg informasi yg tepat maka mgkn org tua akan mendapatkan pengarahan yg kurang tepat atau hanya berdasarkan mitos belaka, terutama mengenai ASI, menyusui dan perawatan bayi, krn ini grup TAMBAH ASI, TAMBAH CINTA jd qt bahas soal ASI dulu hehehehehhehehe :p



THE NEWBORN BABY……. ASI SEDIKIT? BENARKAH?????

Banyak ibu yg mengeluh ‘ASI ku sedikit/seret’ atau ‘ASI ku gak lancar’, bahkan di awal masa menyusui, lalu benarkah ASI ibu tsb benar-benar sedikit atau tdk lancar? Jika Anda memang termasuk 1% ibu dg kelainan kelenjar, shg tdk memproduksi ASI, maka Anda memang tdk mampu menyusui, jika Anda termasuk ibu dg kelenjar mamae yg sedikit maka mungkin pernyataan ASI sedikit bisa jd benar, namun kalaupun kelenjar mamae sedikit, ibu msh mampu menyusui koq, krn prinsip ASI adl ‘Supply by Demand’, jd semakin sering ibu mengosongkan payudara dg cara menyusui langsung maupun perah/pompa ASI, maka produksi ASI akan semakin banyak.

Lalu jika ibu berpikir ‘ASI sedikit/seret’ krn saat perah ASI hasilnya hanya sedikit, jgn berkecil hati dulu, tetaplah bersyukur, krn setiap tetes ASI adalah anugerah terindah bagi bayi. Sebenarnya saat kita memerah/memompa ASI itu adalah hal yg berbeda dg menyusui bayi secara langsung, memerah/memompas ASI hanya menunjukkan seberapa banyak ibu mampu mengeluarkan ASI, tp jika kita menyusui bayi secara langsung, yakinlah bahwa ASI gak ada habisnya, krn hisapan bayi akan terus merangsang produksi ASI lagi, lagi, dan lagi ;)



Lagipula jika ibu memerah/memompa ASI saat bayi msh newborn, memang itulah kebutuhan bayi (ingat supply ASI mengikuti kebutuhan bayi), krn ukuran lambung bayi yg msh sangat kecil, dlm http://www.menyusui.net/diet-ibu-anak/ukuran-lambung-bayi/ dijelaskan bahwa kapasitas lambung bayi berusia 1hari adalah 5-7mL, atau sebesar kelereng. Menariknya, peneliti menemukan bahwa lambung bayi baru lahir tidak melar untuk dapat menampung lebih banyak. Karena dinding lambung bayi tetap, kelebihan susu seringkali dibuang (dimuntahkan kembali). Kolostrum merupakan makanan pertama bayi dalam jumlah yang tepat. Pada hari ke-3, ukuran lambung bayi berkembang menjadi 0,75-1oz (sekitar 20-30mL). Pemberian ASI dalam jumlah kecil dan sering menjamin bayi mendapatkan susu yang dibutuhkannya. Pada hari ke-7, ukuran lambung bayi sekitar 1,5-2oz (sekitar50-60mL), atau seukuran bola pingpong. Susui bayi sesering mungkin untuk memenuhi kebutuhannya. Dan produksi ASI akan meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan bayi.

Jika ibu berpikir ‘ASI sedikit/seret’ krn menyusu dg durasi yg amat sangat lama (bahkan mungkin bisa seharian nempel ke ibu, ini pengalaman pribadiku looh hehehehehehe), seperti kurang puas menyusu, jangan panik dulu apalagi berpikir bahwa ASI sedikit. Perlu ibu ketahui bahwa bayi (terutama si newborn) ngefans berat dg yg namanya ‘nenen’ :p bayangkan saja, selama 40minggu (mungkin kurang, mungkin lebih), bayi berada di ‘sarang’ yg sangat nyaman bernama rahim ibu, dia selalu merasa nyaman, aman, tentram, hangat, dan gak silau, lalu tiba-tiba dia lahir ke dunia asing yg bahkan mungkin tampak mengerikan bagi si bayi, krn dunia ini terasa dingin, begitu terang, dan silau. Namun saat bayi menyusu semua gundah gulana akan hilang dlm sekejap, dia merasa begitu aman dlm dekapan ibu, tenang, hangat, nyaman, dan dia jg bisa mendengar suara jantung ibunya, suara yg selama 40minggu menjadi lagu nina bobo baginya, jadi amat sangat wajar jika si newborn ini menyusu dengan durasi yg amat sangat lama, bkn krn ASI yg sedikit melainkan mungkin krn dia ingin selalu dekat dg ibunya, dan dia sedang beradaptasi dg ‘dunia baru’ ini. Kalau berdasarkan pengalaman pribadiku, sktr umur 2bln, pola menyusunya akan berubah sendiri.

Jika ibu mendapatkan bayi yg seringkali menangis, maka kenalilah arti tangisan bayi, krn menangis adalah satu2nya cara bayi berkomunikasi (terutama 12bln pertama kehidupannya), jd menangis bukan hanya krn lapar dan ingin menyusu, ada banyak sebab lainnya, seperti takut, sakit, kedinginan, kepanasan, bosan, popok kotor, ingin digendong/dipeluk, dsb.

Berikut adalah beberapa arti tangisan bayi :

* Dalam http://mari-syukur.blogspot.com/2010/03/makna-tangisan-bayi.html dijelaskan sbb :

5 Macam tangisan bayi. Apa sajakah lima macam tangisan tersebut? Inilah dia macamnya :

1. Macam tangisan bayi " OWH" = makna tangisan bayi ini adalah menandakan jika bayi tersebut mengantuk.
2. Macam tangisan bayi " Neh" = makna tangisan bayi ini adalah menandakan jika bayi tersebut lapar.
3. Macam tangisan bayi " Heh" = makna tangisan bayi ini adalah menandakan jika bayi tersebut dalam posisi yang tidak enak.
4. Macam tangisan bayi " Eir" = makna tangisan bayi ini adalah menandakan jika bayi tersebut mau buang hajat.
5. Macam tangisan bayi " Eh" = makna tangisan bayi ini adalah menandakan jika bayi tersebut mau bersendawa.

Nah itu tadi 5 macam dari tangisan bayi. Tapi, selain dari suaranya, kita juga bisa melihat dari ciri-ciri atau body language sang bayi ketika menangis. Setiap bahasa tangis bayi memiliki makna tersendiri. Di bawah ini adalah beberapa macam tangisan bayi dan cara mengatasinya.



1. Tangisan bayi lapar dan ingin menyusu

Bayi akan menangis jika ia lapar. Tangisan haus terdengar dalam nada berulang-ulang. Pertama, ia menangis lalu berhenti untuk mengambil napas, kemudian menangis lagi, aktivitas ini terjadi berulang-ulang.



2. Tangisan bayi mengotori popok

Popok yang basah karena ompol membuat bayi merasa tidak nyaman sehingga ia akan menangis. Tangisan popokku kotor ibaratkan sebuah pengumuman. Suara bayi pada awalnya terdengar pelan, kemudian makin keras. Bayi terlihat menggeliat di tempat tidurnya.



3. Tangisan bayi sakit

Kondisi tidak mengenakkan karena merasa sakit akan membuat bayi terus menangis. Tangisan sakit diawali dengan nada tinggi, hampir seperti jeritan, kemudian bayi terengah-engah pada saat menarik nafas, lalu menjerit lagi. Segera temukan penyebab rasa sakitnya. Periksa perutnya, goyangkan tangan, kaki, leher dan kepalanya. Jika ia menjerit lebih keras ketika Anda menggoyang bagian tertentu, mungkin ada yang sakit karena terjatuh tanpa sepengetahuan Anda. Kompreslah bagian yang sakit dengan air hangat.



4. Tangisan bayi bosan

Bayi cenderung bosan jika ia terlalu lama berbaring. Tangisan yang menandakan anak bosan terdengar mirip teriakan. Bayi tak akan berhenti menangis selama ia merasa bosan.



5. Tangisan bayi minta gendong

Bayi Anda akan menjadi cengeng jika lelah, walaupun ia mungkin tidak ingin tidur. Ia akan merengek dengan menjengkelkan. Kepalanya mungkin terangguk-angguk untuk beberapa detik, dan mungkin Anda melihat bahwa ia menggosok-gosokkan tangannya pada mata serta wajahnya. Mengatasinya, ayunlah ia perlahan-lahan sampai akhirnya ia jatuh tertidur.



6. Tangisan bayi Kesepian

Bayi senang jika orang tua berada di dekatnya. Jika ia merasa kesepian, tangisannya akan terdengar bernada sedih, bukan marah.



* Dalam http://www.enformasi.com/2009/02/arti-tangisan-bayi.html dijelaskan sbb :

ARTI TANGISAN BAYI 0-3 BULAN
Pada umumnya, para ibu mengartikan tangis bayi sebagai tanda lapar. Ingatlah, menangis tak selalu berarti lapar. Arti tangis berbeda-beda, masing-masing merupakan tanda komunikasi yang jelas sebagai ungkapan pesan kepada Anda tentang apa yang ia butuhkan. Gerakan tubuh yang menyertai tangis dapat membantu Anda lebih memahaminya. Makin keras dan makin lama tangis, makin kuat kebutuhannya.



* "Saya lapar."

Tangis lapar biasanya berpola. Ia menangis, lalu stop untuk bernafas, menangis lagi, lalu stop untuk bernafas. Biasanya diselingi gerakan mengisap. Jika sangat lapar, tangisnya lebih keras dan terus-menerus.

Jika ia masih menangis saat disusui ASI, coba lihat hidungnya. Ada kemungkinan bibir atasnya menutupi hidung dan ia sulit bernafas, sehingga menangis.



* "Saya bosan."

Tangis bosan biasanya pendek, diikuti keheningan, lalu tangis pendek lagi. Tangisnya akan berlanjut jika Anda tak segera mendekatinya dan mengajaknya bermain.



* "Saya lelah."

Tangis lelah berupa rengekan. Ia mungkin akan menggosok-gosok wajahnya dan memutar kepalanya dari satu sisi ke sisi lain. Sebuah usapan atau gerakan berirama cukup menenangkan ia dan bisa membuatnya tidur.



* "Saya kesepian."

Beberapa bayi butuh perhatian lebih dibanding bayi lainnya dan mulai merasa kesepian ketika ia ditinggalkan sendiri untuk waktu lama. Tangis kesepian berupa rengekan setiap menit dan kadang diikuti air mata. Emongan yang lama membuatnya senang.



* "Saya tak nyaman."

Biasanya suara tangis melengking dan jelas, nafas agak tersendat, tapi lalu nafasnya menjadi cepat diikuti tangis lain. Mungkin lengannya terjepit, pantatnya kotor, tertusuk peniti, atau mungkin ia kedinginan/kepanasan.



* "Saya kolik."

Bayi sering menangis karena kolik atau kejang/kram usus. Hingga kini belum diketahui penyebab kolik. Ada dugaan, sistem pencernaan bayi belum sempurna sehingga timbul gangguan pencernaan. Kolik dialami pada 3 bulan pertama kehidupan dan biasanya terjadi sore hari menjelang malam.

Tangis kolik sangat keras disertai jeritan dan episodik: suatu saat timbul, suatu saat hilang, tapi hanya satu atau dua menit, lalu menangis lagi. Biasanya diikuti gerakan tangan ke arah perut, badan mengencang, dan kadang disertai buang angin. Menggosok perutnya dengan minyak telon dapat membantu menenangkannya.



* "Saya sakit."

Rasa sakit diungkapkan dengan tangis melengking, keras, diselingi rintihan serta rengekan. Tangis bayi yang perutnya mulas, lebih melengking dan lebih ribut. Hubungi dokter anak Anda jika ia menunjukkan gejala-gejala sakit tertentu.



ARTI TANGISAN BAYI 4-12 BULAN Mulai usia 3-4 bulan, Anda akan melihat perubahan nyata pada si kecil. Tangisnya mulai berkurang karena ia sekarang mulai tahu apa yang ada di sekelilingnya. Ia mau mendengarkan dan tertarik terhadap segala sesuatu di sekelilingnya.



* "Saya lapar."

Rasa lapar masih nyata menyebabkan ia menangis. Ia mulai mengkonsumsi makanan padat. Ia pun lebih aktif dibanding sebelumnya dan karenanya cepat lelah. Bayi yang aktif, kebutuhan makannya lebih banyak. Makanan kecil dan minuman dapat memulihkan energinya.



* "Saya tumbuh gigi.

Biasanya bayi mulai tumbuh gigi usia 6 bulan ke atas. Biasanya tangisnya muncul di sore hari, kuat seperti tangis sakit karena ada rasa nyeri.



* "Saya cemas."

Mulai usia 7 atau 8 bulan, kebanyakan bayi menangis karena cemas, terutama saat ia "kehilangan" Anda. Baginya, Anda adalah dasar dari rasa amannya. Ia akan tenang "menjelajahi dunia" selama Anda berada dalam pandangannya. Jika Anda meninggalkannya atau ia tak melihat Anda, meski Anda ada di dekatnya, ia akan menangis.



* "Saya ingin diperhatikan."

Lewat usia 6 bulan, ia mulai mempelajari, menangis ialah suatu alat untuk memperoleh perhatian. Bayi usia 7 atau 8 bulan cukup menyadari, dengan menangis, Anda akan segera berlari mendekatinya. Lebih baik Anda tak buru-buru menggendongnya, tapi hiburlah atau ajak main.



* "Saya sakit."

Rasa sakit yang ia alami lebih karena benturan-benturan pada fisiknya saat ia bergerak aktif. Meski tidak luka, tetap memungkinkan ia menangis. Mungkin lebih karena rasa kaget. Mengalihkan perhatiannya dapat menolong ia melupakan sakitnya dengan cepat.



*"Saya sangat lelah."

Lelah berlebihan ditunjukkan oleh rengekan, lekas marah, dan akhirnya menangis. Menjelang akhir tahun pertamanya, ia mempunyai kehidupan yang penuh dengan pengalaman baru, yang membuatnya kehabisan energi sebelum ia kehilangan semangat. Ia butuh pertolongan Anda untuk membuatnya cukup rileks seperti tidur.



*"Saya marah."



Mulai usia 9 bulan, dalam dirinya mulai berkembang konsep, "Saya ingin." dan kemarahan merupakan caranya untuk menunjukkan rasa frustrasinya ketika sesuatu tak diperoleh sesuai keinginannya. Seolah ia dibuat jengkel oleh batasan-batasan, beberapa di antaranya merupakan rintangan fisik seperti kursi tinggi dan kursi dorong, yang terasa menghalanginya saat ia ingin berkembang lebih leluasa.

Ia juga terhalang oleh kemampuan komunikasinya yang masih baru. Karena tak bisa mengungkapkan keinginannya dengan kata-kata, ia akan menggenggam erat kepalan tangannya dan pipinya memerah, untuk menunjukkan pada Anda bahwa ia tak puas dengan situasi yang ada.



Jadi jelas kan bahwa menangis bukan berarti bayi pasti lapar, dan jg bukan berarti ASI sedikit, melainkan krn banyak sebab ;)



Kalau bayi nampak sering lapar, sebentar-sebentar minta nyusu, ini jg bukan tanda ASI sedikit. ASI adalah makanan alami bayi, jadi tentulah ASI sangat mudah dicerna dan diserap tubuh bayi, nah hal inilah yg menyebabkan bayi ASI terlihat lbh cepat lapar. Hal ini sangat berbeda dg susu formula (sufor), yg membuat bayi terlihat kenyang, ‘awet’ kenyangnya, dan tenang. Tapi taukah ibu? Di balik ketenangan dan nyenyaknya tidur si bayi yg minum sufor itu, pencernaannya sedang bekerja ekstra keras, bahkan mungkin lagi kerja rodi untuk mencerna dan menyerap nutrisi dlm sufor (nutrisi dlm sufor hanya sedikit sekali yg dapat diserap tubuh bayi), hal inilah yg menimbulkan efek kenyang pd bayi.



Sooo…. Apalagi sih yg membuat ibu meragukan kecukupan ASI bagi si kecil? ;p



SEBERAPA SERING IBU SEBAIKNYA MENYUSUI?



Pasti pertanyaan ini sering muncul di benak ibu, apalagi kl ibu baru (pengalaman pribadi lagi nih hehehehehe). Konsep besar menyusui adalah, menyusui semau bayi, tidak dijadwal atau dibatasi, saat bayi mau menyusu sesegera mungkin kita menyusuinya

Kita tahu bahwa menyusui adalah memberi makan (meski memang tidak mutlak memberi makan, karena menyusui tidak sekedar memberi makan, tapi nurturing) sehingga, sangat penting untuk mengenal tanda bayi lapar. Saat bayi menunjukan tanda lapar, masa itu merupakan saat yang tepat untuk menyusui.



Diantara tanda lapar yang bayi tunjukan secara fisik adalah:

- Aktifnya gerakan bola mata, baik saat matanya tertutup atau terbuka

- Mulut membuka dan lidahnya menjulur ketika kepalanya diarahkan payudara.

- Membuat suara rengekan halus.

- Mengisap atau mengigit tangan, jari-jari, selimut atau sprei, atau benda lain yang ada di dekat mulutnya



Itulah masa ideal untuk menyusui, bayi akan lebih mudah menyusu dan melekat pada payudara dan sebaliknya apabila kita menunggu sampai bayi menangis, bahkan sampai menangis dengan keras, tubuhnya melengkung (lordosis) dan meronta-ronta, kondisi ini membuat mulut bayi sulit untuk ditempelkan ke payudara. situasi tersebut menandakan ia sudah sangat lapar dan bisa kita katakan bahwa saat ini kita sudah terlambat memberi ASI. Sebaiknya, bayi kita tenangkan terlebih dahulu sebelum disusui.Sehingga artinya teori "ngek, sel" atau saat nangis kita susui tidak terlalu tepat.



Ada reaksi lain apabila tanda lapar itu terabaikan, beberapa bayi sangat pendiam dan hanya menunggu untuk diberi ASI atau kalau terabaikan malah kembali tidur. Kondisi ini lebih berbahaya, apalagi animo yg berkembang bayi yang sering tidur itu baik, bayinya tidak rewel dan lain-lain, satu ibu ada yg mengatakan "bayi saya ini gk rewel lho, dia jarang menangis, dia mengerti saya, dia diam dan tidur terus pekerjaan saya menjadi sangat terbantu". padahal kondisi ini bisa mengakibatkan kurang gizi, karena kebutuhan bayi untuk tumbuh kurang mencukupi. mungkin akan lebih mudah kita identifikasi lapar apabila bayi bangun dengan cepat bila lapar dan menjadi sangat rewel bila tidak segera diberi ASI segera.



Sehingga hal yang efektif adalah, membantu ibu untuk mengenali temperamen bayinya dan belajar cara terbaik memenuhi kebutuhan bayinya.



Lalu, saat ibu menyusui berlangsung, kapan waktu yang tepat kita menghentikannya? kita akan tetap kembali pada teori besarnya, yaitu menyusui semau bayi, sehingga saat bayi kenyang dia akan melepaskan sendiri payudara ibu.



Sekarang penting juga untuk mengenal tanda-tanda bayi telah kenyang, biasanya saat awal menyusui beberapa bayi seperti tegang dan seiring dengan rasa kenyangnya ia akan menjadi rileks. Sebagian besar bayi melepas puting susu saat merasa kenyang dan sebagian lagi tetap mengisap dengan lembut sampai ia tertidur. Sehingga akan lebih membantu bayi apabila kita membiarkan bayi mengisap sampai habis ASI dari satu payudara sebelum dialihkan ke payudara yang lain agar bayi mendapat ASI yang paling dalam dan produksi ASI akan meningkat.



Dasar teorinya kita sama-sama ketahui bahwa produksi dan pengeluaran ASI diatur oleh kerja hormon Prolaktin dan Oksitosin. kedua Hormon ini akan dihasilkan saat bayi menyusu. Sehingga kesimpulan kita adalah proses menyusui itu sendiri akan meningkatkan produksi dan pengeluaran ASI juga mempengaruhi tumbuh kembang anak, menyusui semau bayi dapat menjamin tercukupinya kebutuhan bayi.



BERAPA BANYAK KEBUTUHAN ASI BAYIKU?



Hal ini jg seringkali menjadi pertanyaan ibu, terutama bagi ibu bekerja, krn ibu tidak bisa 24jam terus bersama anaknya, dan harus tetap memberikan ASIP (ASI Perah) ;)

Kebutuhan setiap bayi berbeda, tetapi ada cara untuk memperkirakan kebutuhan ASI bagi bayi.

Penelitian membuktikan bahwa bayi usia 0-6 bulan rata-rata membutuhkan sekitar 25oz (750ml) per hari. Kebutuhannya akan berbeda masing-masing bayi, tapi umumnya rata-rata minum sekitar 19-30oz (570-900 ml) per hari (dalam http://www.kellymom.com/bf/pumping/milkcalc.html).



Dalam http://www.kellymom.com/bf/pumping/milkcalc.html juga menjelaskan baha kita bisa menggunakan cara berikut utk menghitung perkiraan kebutuhan ASIP pada bayi :

ü Perkiraan frekuensi bayi menyusu dalam 1hari (24jam).

ü Kemudian jumlah frekuensi menyusu tsb di bagi dengan 25oz (750ml).

ü Kemudian kita akan mendapatkan perkiraan kebutuhan ASIP per sekali minum

Contoh : Jika bayi biasa menyusu 8 kali per hari, maka ibu bisa memperkirakan kebutuhan bayi sktr 3oz (90ml) sekali minum saat ibu tidak berada dekat bayi. (25/8 = 3,1)



Jadi rumus berdasarkan http://www.kellymom.com/bf/pumping/milkcalc.html (dlm situs ini jg terdapat kakulator penghitungnya) adalah :

25 oz / frekuensi menyusu = kebutuhan ASIP



Ada juga dalam http://pippiminke.blogspot.com/2008/02/menghitung-kebutuhan-asi.html contoh sbb :

Senja beratnya 4.7 kilogram, berarti 10.3 pounds. Abis itu dikali 2,5 sampai 3, maka kita dapet angka 25,75 dan 30.9. Dalam sehari Senja kira-kira minum sebanyak 10-12 kali. Berarti setiap kali minum Senja butuh 2,14 sampai 2,5 oz alias 63-74 ml. Yah patokan amannya sekitar 70 ml deh.

Jadi rumusnya adalah :

ü BB bayi (dlm satuan pounds) x 2,5oz x perkiraan frekuensi menyusu = kebutuhan ASIP (minimal)

ü BB bayi (dlm satuan pounds) x 3oz x perkiraan frekuensi menyusu = kebutuhan ASIP (maksimal)

NOTE : 1kg = 2,2 pounds ; 1oz = 30ml (ini pembulatan looh) ;)



Nah.. Sekarang mommies gak bingung lagi kaan gmn caranya menghitung perkiraan kebutuhan ASIP utk si kecil, tinggal pilih salah 1 rumus di atas aj utk menghitungnya, tp itu bukan pakem looh, jd kebutuhannya bisa kurang bisa jg lbh, kan tiap bayi itu unik, apalagi kl bayi udah mulai MPASI (di usia 6bln), mungkin konsumsi ASIP akan berkurang seiring semakin banyaknya jml asupan makanan padatnya, atau ada jg yg tetep stabil (nyusu doyan, makan doyan), fleksibel aj mom hehehehehe ;p



TANDA KECUKUPAN ASI



Kita selalu bertanya-tanya ‘apakah ASI ku cukup utk bayiku?’, berikut adalah tanda-tanda kecukupan ASI:

* Beberapa tanda yang menunjukkan bahwa ASI cukup memadai. Diantaranya adalah waktu menyusui tidak terlalu lama atau tidak lebih dari 30 menit. Dalam waktu tersebut bayi sudah dapat mengisap foremilk dan hindmilk yang diproduksi. (kadang hal ini terjadi pengecualian pada baby newborn, spt yg telah dijelaskan di atas, jd jgn khawatir kl bayi menyusu lbh dr 30menit di bulan pertamanya, krn dia msh beradaptasi dan ingin selalu dekat dg ibunya)
* Bayi yang mendapatkan ASI memadai umumnya lebih tenang, tidak rewel dan dapat tidur pulas. Bayi yang mendapatkan ASI eksklusif dalam jumlah memadai biasanya tidak terlalu sering menyusui. (hal ini jg telah dijelaskan di atas)
* Umumnya jarak menyusui sekitar 2 – 3 jam, pada bayi tertentu yang mempunyai kemampuan minum yang tidak banyak biasanya interval tersebut menjadi lebih sering sekitar 1,5 – 2 jam.
* Bila kurang dalam waktu 11/2 jam sudah minta minum maka mungkin saja bayi bukan karena haus. Bila digendong dan diayun bayi bisa tampak tenang maka ASI sudah cukup.
* Tanda pasti bahwa ASI memadai dapat terlihat pada penambahan berat badan bayi yang baik. Dalam keadaan normal usia 0 – 5 hari biasanya berat badan bayi akan menurun. Setelah usia 10 hari bayi akan kembali seperti saat lahir. Setelah itu setiap 2 minggu dalam bulan pertama sebaiknya bayi ditimbang, dalam keadaan ASI cukup bila berat badan naik 500 gram dalam 2 minggu.
* Pada bayi tertentu yang mempunyai resiko gagal tumbuh (failure to thrive) biasanya pertambahan berat badan 400 gram dalam 2 minggu. Pada kasus ini belum berarti menunjukkan ASI kurang. Bayi beresiko gagal tumbuh biasanya terjadi pada bayi dengan gangguan saluran cerna (penyakit celiac dll), dan sebagian kecil disebabkan karena gangguan metabolisme, endokrin, hormonal dan sebagainya. Ciri khas bayi seperti ini adalah bila minum tidak lama dan lebih sering. Biasanya tampak gangguan saluran cerna seperti sulit BAB, berak hijau dan anak sangat aktif bergerak. (pada pengalaman pribadi dan hasil sharing dg beberapa teman, pd bln pertama terkadang pertambahan BB bayi tidak banyak, mungkin krn ibu dan bayi msh sama2 belajar menyusu dan menyusui, bukan berarti jg gagal tumbuh atau ASI kurang, sebaiknya perbaiki pola makan, dan perhatikan posisi menyusui apakah sudah benar atau blm, atau jika pertambahan BB seret terus ada baiknya periksakan bayi, siapa tau bayi ibu terkena Tounge Tie)

Rizqi Ahmad Al Fatih


Sumber :

* http://selasi.net/artikel/kliping-artikel/asi-dan-menyusui/229-seberapa-sering-ibu-sebaiknya-menyusui.html
* http://www.kellymom.com/bf/pumping/milkcalc.html
* http://supportbreastfeeding.wordpress.com/2009/01/09/benarkah-asi-ibu-kurang-waspadai-tanda-haus-palsu-pada-bayi/
* http://www.menyusui.net/diet-ibu-anak/ukuran-lambung-bayi/
* http://www.enformasi.com/2009/02/arti-tangisan-bayi.html
* http://mari-syukur.blogspot.com/2010/03/makna-tangisan-bayi.html
* http://pippiminke.blogspot.com/2008/02/menghitung-kebutuhan-asi.html