Jumat, 21 Desember 2012

Milkuat Botol Tiger Bukan Susu Biasa


“Ummi, Faris minta uang  dong!”
“Buat apa?”
“Ada ajaaa,”
“Bukan es atau permenkan?” tanyaku.
“Bukan, boleh ya, Mi,” Faris sulungku memohon.

Jadilah pagi minggu itu Faris jajan ke warung. Tak lama Faris dengan gembira membawa susu Milkuat. Dengan gembira langsung  membuka bungkusnya. Olala, ternyata yang dicari stikernya! Tapi, bukan sekedar stiker yang dicarinya, susu Milkuat rasa coklat dan strobery menjadi kesukaannya.

Tak lama, Faris minta uang lagi. Kali ini susu Milkuat yang dibelinya langsung 2 botol. Stikernya langsung ditempel di pintu kulkas. Betulah berulang-ulang, hingga stiker berabjad nama Negara itu semakin banyak.

Faris dengan Milkuat
Waktu itu, kami belum ngeh , apa maksud Faris mengumpulkan stiker itu. Katanya sih, karena teman-temannya di sekolah mengumpulkan juga. Ekpresi Faris sangat bahagia sekali menemukan huruf yang dincarnya. Hingga suatu hari suami saya belanja ke Indomaret.. Pulangnya suamiku membawa peta susu Milkuat tempat menempelkan stikel-stikel nama negara. Nah, kamipun mulai berburu stiker-stiker di balik susu Milkuat.

Peta Milkuat









Sayang, karena info ini telat kami terima, perburuan kami belum ada hasilnya. Walau hamper setiap hari membeli 10 botol susu Milkuat, meminumnya dan mencari stikernya, kami belum berhasil mengumpulkan semua stiker nama negara.

Oh ya, suami saya ikut mendukung kegiatan membeli susu Milkuat. Pertama, karena susu Milkuat ada tanda halalnya. Ini wajib bagi kami membeli makanan dan minuman. Kedua,  gizinya cocok sekali untuk anak kami Faris yang suah makan. Kami tertolong sekali dengan milkuat. Apalagi, sekarang ada milkuat plus. Wow, bentuk botolnya juga makin keren karena berberbentuk Tiger. Susu Milkuat Tiger plus mengandung Kalsium, Fosfor, Vitamin B1, Vitamin A, Vitamin D, dan ekstra zat besi dan Zink. 

Nah, kandungan zat besi ini penting karena zat besi merupakan komponen hemoglobin dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Kandungan ini sangat bagi bagi perkembangan anakku yang cukup aktif. Faris senang berlari-lari dan tentu itu menguras energinya.


Membuka susu Milkuat










Hore dapat bonus Tim Bolamu
Bentuk Milkuat Tiger yang lucu membuat Adiknya Fatih juga suka. Fatih yang kini usianya 1 tahun 5 bulan ikut mencoba susu Milkuat. Rasa haru dan bangga melihat kedua anakku akur dan mau berbagi.














Sejak itu aku sangat mendukung Faris dan Fatih minum susu Milkuat. Bahkan aku mengajak mereka langsung berbelanja.


Berbagi Susu Milkuat
Alasan ketiga, karena dengan adanya susu Milkuat, Faris dan Fatih semakin akrab dan senang berbagi. Terima kasih susu Milkuat, kamu memang bukan susu biasa. I Love Milkuat!







Minggu, 09 Desember 2012

PENGUMUMAN KISAH GURU 2012

PENGUMUMAN KISAH GURU 2012

Alhamdulillahi Robbil Alamin. Akhirnya, juri Lomba Kisah Guru 2012 yang diadakan atas kerja sama Penerbit PUSTAKA NURUL HAQQY, ikatan guru Indonesia (IGI), dan grup Klub Guru Menulis IGI tentang PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN sampai juga pada akhir lomba yaitu penentuan para juara. 

Adapun dewan juri lomba ini adalah: 
1. Istiqomah, M.Pd/ Faradina izdhihary (cerpenis dan novelis)
2. Eko Prasetya (Editor Jawa Pos)
3. Naqiyah Syam (Guru, penulis, dan pengurus FLP Lampung)

Sesuai dengan pengumuman lomba ini bahwa para pemenang akan mendapatkan hadiah sebagai berikut. 
1. Pemenang 1 Rp 1.000.000
2. Pemenang 2 Rp 750.000
3. Pemenang 3 Rp 500.000d. 
4. Pemenang urutan 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10 masing-masing Rp 250.000
5. Pemenang urutan 10 sampai 20 masing-masing mendapat Rp 100.000.(hadiah bisa bertambah)

Berdasarkan hasil penilaian dan diskusi dewan juri, maka ditetapkan pemenangnya adalah sebagai berikut. 
No Nama Judul Nilai Asal Sekolah
1 Ria fariana Belajar bahasa Inggris, Have Fun 266.5 SMP Islam Al kamal Surabaya
2 Ameliasari Ada yang salah 263 MAN Kota Salatiga
3 Astuti Parengkuh Cita-Cita Sholeh 260 lembaga parenting(KPPA Benih, Solo) 
4 Heriyanto Read and Run Game 256 SMA N Glenmore Banyuwangi
5 Susilo Rahayu Pembelajaranku yang Menyenangkan 255 SMA Negeri Taliabu Selatan Kab. Kepulauan Sula
6 Lidiawati Harahap Please, Guess Where am I? 254.5 MTS Yaqubiyah kec. Padang Bolak Kab. Padang Lawas Utara Sum Ut.
7 Iden Wildensyah Bertualang ke Masa lalu 246 Rumah Belajar Semi Palar
8 Irmayanti Dituduh Guru favorit 241 SMA An-Nurmaniyah, Tangerang, Banten.
9 Kusnandar Putra Gelas Pendidik 240 SMP Islam Tanwirusunnah Kab. Gowa
10 NurKholis Ainunnajib Mendobrak jeruji Besi 235 
11 Nurwahyudi Agustiawan Menunjukkan Jalan dengan Murder 
11 Erma Ied Fitriyah Kenangan Kabel Mouse 
12 Arifudien Dzulzadani Tak Selamanya Prasangka Baik Itu Baik 
13 Yayuk Sri Lestari Power teaching 
14 Cantika Diptra Aku Belajar dari Muridku 
15 Larasatu Dwi Kiat Pandai membaca 
16 Mirawati Motivasi dan triple - E 
17 Yersita Tukang Insinyur 
18 Hening Wulandari Kumpulkan Bintang-bintangmu 
19 Mia damayanti Menyeimbangkan Logika dan Imajinasi 
20 Mutaqwiati Kulempar Kau ke Taman Imajinasi 

Hal-hal yang harus diperhatikan oleh para pemenang.
A. Dimohon untuk segera mengirimkan email ke istiqomahalmaky@yahoo.co.id untuk mengonfirmasikan identitas diri untuk penulisan piagam penghargaan yang mencakup. 
1. Nama
2. Tempat, tanggal lahir
3. NIP atau NIG 
4. NUPTK
5. Nama instansi
B. Selain itu juga mohon menyertakan nomor rekening diutamakan Bank Mandiri/BCA, atau BRI.
C. Kepada para pemenang, terutama nomor urut 11-20 diberi kesempatan untuk memperbaiki lagi naskahnya; bila perlu bisa berkonsultasi via FB Faradina Izdhihary/Faradina Izdhihary Dua (via inboks). Harapannya, naskah tersebut akan menjadi lebih bagus ketika diterbitkan nanti. 
D. Naskah sepenuhnya menjadi milik panitia penyelenggara. 
E. Bila naskah diterbitkan, pemenang tidak berhak memperoleh royalty; tetapi berhak mendapatkan rabat/potongan harga hingga 30% dan berhak untuk ikut mempromosikan dan menjualkan dengan keuntungan dari rabat yang diberikan tersebut.
F. Setiap pemenang akan mendapatkan 1 eksemplar bukti terbit. 
G. Bila di kemudian hari ditemukan bukti bahwa pemenang telah melakukan tindakan plagiasi atau memalsukan identitasnya, tidak memenuhi persyaratan lomba, maka haknya sebagai pemenang akan dicabut.
H. Hal-hal lain yang belum diumumkan akan diatur kemudian.
I. Keputusan dewan juri bersifat mengikat dan tidak dapat diganggu gugat. 
J. Bila ada kesalahan, akan dilakukan perbaikan di kemudian hari.

Selamat buat Para Pemenang!

Malang, 1 Desember 2012 

Sekjen IGI Koordinator Juri Direktur Pustaka Nurul Haqqy

Drs. Mohammad Ihsan Istiqomah, M.Pd M. Azharul Iman

Info Agen Naskah

Peluang Untuk Naskahmu
oleh Adrian 'Rezky' Ramdani  
 

Mau naskahmu bisa terbit di penerbit mayor dan tersebar di seluruh toko buku se Indonesia seperti buku ini, ayo kirim pengajuan naskahmu berbagai tema.
  • Anak dan Remaja
  • Desain Interior
  • Biografi dan Otobiografi
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Fotografi
  • Keluarga dan Kekerabatan
  • Kesehatan dan Kebugaran
  • Komik dan Novel Grafis
  • Komputer
  • Matematika
  • Nonfiksi Anak dan Remaja
  • Panduan Belajar
  • Pelajaran Bahasa Asing
  • Pelajaran dan Seni Berbahasa
  • Pendidikan
  • Psikologi
  • Referensi
  • Sains
  • Sejarah
  • Self-Help
  • Keterampilan
Kirim pengajuan lengkap berupa outline, sinopsis, dan biodata ke sini ads.std07@gmail.com. Naskah yang berkualitas insya Allah bisa diterbitkan oleh penerbit-penerbit besar. Terbuka untuk penulis pemula.

Senin, 12 November 2012

Mengapai Cita Menjadi Guru SMART

Menjadi guru adalah cita-citaku sejak kelas 2 SMA. Ya, dulu aku membayangkan asiknya jadi guru bahasa Indonesia dan ingin sekali masuk jurusan bahasa. Sayang orang tua dan kakak-kakakku tidak menyetujui cita-citaku. Aku dipaksa masuk jurusan IPA dan kuliah di jurusan Kehutanan. Jauh dari mimpiku untuk menjadi guru.
Menjadi Guru PAUD
Tahun 2005 aku menikah. Setelah menikah, aku tinggal di Way Bungur, Lampung Timur. Di sinilah aku mulai kembali memupuk mimpiku menjadi seorang guru dengan merintis mendirikan PAUD bersama SALIMAH PD Lampung Timur yang bernama PAUD Permata. PAUD ini berdiri di rumah kami yang kecil. Ruang tamu kami menjadi ruang belajar anak-anak. Perjuangan mencari murid untuk mendaftar juga tidak mudah. Aku harus keliling desa dari rumah ke rumah untuk mengenalkan PAUD yang kami dirikan. Suami bahkan mengusulkan untuk tidak menarik iuran pendaftaran sebagai daya tarik. Setelah berkeliling, aku baru mendapatkan 6 murid di hari pertama pembukaan PAUD Permata. Sedih, haru bercampur menjadi satu. Saat anak-anak itu bernyanyi dan menghapal hadist yang kusiapkan.
Selang berapa hari muridpun bertambah menjadi 10 orang, lalu meningkat menjadi 30 murid. Akupun terpaksa menutup pendaftaran setelah dua minggu berjalan. Maklum ruangan di rumah kecil dan gurunya cuma 2 orang. Jangan ditanya soal gaji, waktu aku yang menjadi kepala sekolah merangkap guru tidak ada gaji. Dua bulan pertama PAUD Permata berjalan berdasarkan keikhlasan gurunya. Jadilah pagii-pagi aku dan suami berbagi tugas. Suami merapikan ruangan dan menyiapkan cuci tangan saat anak-anak makan snack, aku masak dan memandikann bayi kami yang saat itu berusia 1 tahun. Pukul 07.30 WIB aku mengajar hingga pukul 11.00 WIB. Anakku Faris diasuh suamiku. Begitulah rutinas kami kala itu. Sampai Allah mentakdirkan suamiku menjadi penyuluh pertanian dan harus pindah ke Way Jepara. PAUD Permata kami teruskan dengan teman perjuangan lainnya. Kini PAUD Permata telah berkembang dan mendapat bantuan dana. Muridpun sudah memakai baju seragam . belajar di kelas hasil wakaf penduduk setempat.
Menjadi guru SD
Tahun 2007 aku pindah ke Way Jepara, Lampung Timur. Di sinilah aku merintis karirku menjadi guru SDIT Baitul Muslim. Awal mengajar aku langsung menangani kelas khusus, di mana banyak sekali anak-anak yang harus diperlakukan secara khusus. Mulai dari tidak mau menulis, mencuri uang temannya, tidak mau masuk kelas dan lainnya. Namun, aku berusaha terus belajar menjadi guru yang SMART, kuajak anak-anak bermain sambil belajar, bernyanyi dan belajar menulis. Kenangan terindah adalah saat aku mendapat tugas dari kepala sekolah mendampingi anak kelas 6 persiapan Ujian nasional (UN) untuk pelajaran Bahasa Indonesia. Sungguh, aku merasa cita-citaku menjadi guru Bahasa Indonesia telah tercapai. Murid-muridku berhasil mengerjakan soal UN dengan baik, walau tak ada yang bernilai 10, karena setelah dicek soal UN ada yang salah. Lega sekali melihat anak-anak mampu mengerjakan dengan enjoy. Padahal sebelumnya aku deg-dengan sekali.
“Ah, Bu gampang, Bahasa Indonesia tidak usah belajar!” “Males, Bu, belajar Bahasa Indonesia, kecil deh!” Aduh, tantangan sekali! Mueudku menyepelekan pelajaran Bahasa Indonesia. Padahal banyak sekali yang terjebak saat mengerjakan try out. Tak pantang menyerah, aku memberikan les gratis setiap malam Minggu di rumahku untuk murid yang nilainya belum mencapai standar kelulusan. Alhamdulillah aku bisa melakukannya. Kisah perjuangan aku membimbing muridku sukses UN ada di buku ini
Tahun 2010 aku pindah ke Bandar Lampung. Aku mengajar di SDIT Permata Bunda 3. Di sini aku semakin banyak ilmu dalam mengajar. Pola mengajar yang berbeda membuat aku banyak melakukan penyesuaian. Tantangan yang datang silih berganti, kasus-kasus yang kutemui semakin banyak. Pernah aku menemukan muridku yang tidak mau masuk kelas. Lebih banyak melamun dan berfantasi. Setiap hari harus diberi motivasi untuk belajar. Tak jarang tiba-tiba menghilang dari kelas. Duduk di luar kelas bahkan ke luar pagar sekolah. Pernah terpaksa aku menjanjikan membelikan file (kertas bergambar) agar dia mau belajar. Tapi, karena kesibukanku, esoknya aku lupa membawa file. Dia menangis dan mogok belajar. Berkali-kali aku membujuk tapi tidakk berhasil. Lama Dia hanya diam, tanpa mau bersuara. Lama-lama baru mau mengangguk saja, ternyata Dia menagih janjiku membelikan file. Jadilah hari itu aku ke Indomaret dekat sekolah membelikan file.
Kasus selanjutnya yang kutemui, ada murid yang ‘sangat aktif’. Sebentar sekali Dia diam dan duduk tenang di kelas. Selebihnya berteriak, bermain ketika belajar, hingga memukul teman. Suatu hari aku mengingatkan Dia untuk tidak bermain ketika belajar, setelah diingatkan berkali-kali, Dia tetap bermain dan terpaksa kusita mainannya. Tak disangka Dia langsung menendangku. Telak, tepat pada bagian vitalku. Tak kuasa kutahan tangis, rasa sakit di hati, rasa nyerih membuat aku bertanya, “Ya Allah, susahnya jadi guru, kenapa muridku tidak mau mendengarkanku?” hari-hari kulalui dengan berintropeksi mengapa Dia sulit kujangkau? Kucari tahu latar belakang keluarganya aku mulai memahami mengapa Dia berprilaku aktif seperti itu.
Kini jelang 5 tahun aku menjadi guru, ada beberapa tips yang ingin kubagikan agar menjadi guru yang dirindukan:
1. Yel-yel kelas
Buatlah yel-yel kelas sesuai dengan nama kelas dan dinyanyikan sebelum masuk kelas atau pada kegiatan lainnya.
Contoh: Yel-yel kelas 2 Ali Bin Abu Thalib
Nada : Kalau kau Suka Hati

Kalau kau rendah hati mirip Ali
Kalau kau rajin belajar mirip Ali
Masih mudah dan pintar
Sholeh juga penyabar
Ali Bin Abu Thalib pasti oke
Kelas yang paling cerdas pasti Ali
Kelas yang paling taqwa pasti Ali
Kelas yang paling oke anaknya kece-kece
Kelas yang paling keren pasti Ali
Ali bin Abu Thalib? Allahu Akbar!

2. Buat kesepakatan kelas
Sebelum belajar buatlah kesepakatan point kebaikan . Contoh :
10 Kesepakatan Kelas Ali Bin abu Thalib
1. Sholat 5 waktu
2. Datang tepat waktu
3. Seragam
4. Bersalaman lebih dari 20 orang
5. Sholat dhuha tertib
6. Doa khusu’ dan tertib
7. Makan duduk, tangan kanan dan membaca doa’a
8. Makan siang tertib
9. Sholat dzuhur tertib
10. Tertib belajar.
Berilah reward untuk anak yang telah melakukan 10 poin kebaikan. Jika telah menjawab jumlah yang ditentukan, maka berilah hadiah.

3. Menghias Kelas. Tempellah display pelajaran yang mendukung bersama anak-anak. Mereka akan suka dan cepat mengingat pelajaran. Tempel di pojok ruangan atau tempat-tempat yang mudah dibaca anak-anak.
4. Kirim SMS Semangat Ingin lebih dekat kepada anak-anak? Tentu lebih mudah jika dekat dengan orang tuanya. Sampaikan salam atau ucapan selamat pada momen tertentu, misalnya hari raya, ulang tahun, atau ketika murid kita sakit. Beri nomer telpon kepada wali murid dan katakana guru adalah mitra orang tua dalam mendidik anak.
5. Belajar sambil bernyanyi.

contoh: Bahasa Inggris
Animal In The Farm
Tune : Anak Gembala
Bird itu burung
Cow itu sapi
Sheep itu domba
Goat itu kambing
Firsh itu ikan
Duck itu bebek
Cock ayam jantan
Hen ayam betina
Rabbit itu kelinci
Buffalo, buffalo kerbau

Bahasa Arab
Abun ayah
Ummun ibu
Jaddun kakek
Jaddah itu nenek
Walladun anak laki-laki
Bintun anak perempuan
Nada : Sholawat Wali


6. Mendoakan murid di dalam do’amu.
Kita hanya berusaha, Allah tempat bersandar dan mudah membolak-balikkan hati. Jika ada murid yang keras, sulit diatur dan bertepramen tinggi, bawalah nama dan wajahnya dalam do’a. mohon pertolongan Allah, sesungguhnya anak akan mudah dipahami jika hati kita tenang.


Nah, dizaman digital ini menjadi guru dipermudahkan dengan mengases internet. Dari RPP, Silabus, soal-soal, group di facebook sangat membantu guru untuk meng-upgrade ilmunya. Guru dapat memilih jejaring sosial sebagai sahabat meningkatkan mutu belajar mengajarnya.
Aku sangat mendukung dengan adanya Gerakan Indonesia Berkibar. Aku berharap kerjasama yang baik, antar pemerintah, orang tua, sektor industri dan filantropi serta kemitraan pemerintah-swasta, menjadikan guru-guru di Indonesia semakin berkualitas, profesional , sehingga melahirkan generasi yang berkualitas.

Rabu, 07 November 2012

Kondangan Oh Kondangan




Kemarin diajak Shinja untuk ke walimahannya bos AGP (  Ahmed Ghosen Al Qohtany dengan Lentera AL Jaziran). Janjiannya sih Pukul 13.00 WIB. Nah, menjelang pukul 13.00 WIB, Lampung mulain mendung, gelap seakan mau hujan deras. Tak lama SMS Shinja masuk membatalkan datang ke walimahan dan mengajukan satu nama Beti untuk menemaniku.

Jiaaaaah, jadilah aku janjian dengan Betty yang sudah dalam perjalanan dari Metro. Usai sholat dzuhur aku berangkat bersama jagoanku, Faris sesuai janjian kami ketemuan di depan Toko Surya yang tak jauh dari rumahku.

Bertemu dengan Betty mendadak hatiku ciut, "Aih, aku enggak tau alamat jelasnya, ini bakal nyasar-nyasar deh," tapi ingat lagi ledekan Shinja, "Enggak apa-apa, mbak sekalian back packer," hahaha masa back packer kotaan gini pake cari alamat kondangan pula ^__^

Tiba-tiba telp masuk dari Yandiagsa yang ternyata lebih parah saudara-saudara. Dia sudah 1 jam muter-muter Way Kandis tidak menemukan alamat si pengantin. Jiah, kasihan amat ya:(( usut punya usut ternyata Yandi, janjian dengan Tri Lego, tapi sms enggak dibalas, telpnya enggak diangkat...jadilah si Yandi "bule" kesasar, wkwkwk...*duuu aku ketawa dengar ekpresi paniknya:D*

Akhirnya kami janjian mau ngobrol panjang x lebar nanti dikondangan.

Nah, mulailah kami bertualangan.

Lewat Way Kandis, nanya-nanya perkali-kali dimana alamat si empuhnya hajat. Ada yang bilang luruuuuuuuus aja mendekati pom bensin, pasar tempel lurus aja. aiiih...masih panjang perjalanan euy sedangkan udah bingung nyari2 jalannya:D

Nah, tak lama ketemu alamat pengantin. Di sana sudah menunggu Yandiyagsa. Barengan kita makan dan duduk bersebelahan ngobrol tentang dunia kepenulisan. Point yang penting adalah:

1. Pihak penerbitan lebih menyukai penulis yang ikut mempromosikan karyanya. Nah, jadi penulis enggak apa narsis di wallnya, jangan malu en takut dicap penulis pemula yang tebar pil narsis, karena dengan promo itu penerbit mulai melirik si penulis yang aktif.

2. Mengaktifkan lagi dunia care antarr penulis dearah. Yap, setelah sibuk di dunia maya, kadang terlupakan untuk say hello dengan sesama penulis 1 daerah. Jujur, aku cukup terkejut ketika Yandi bilang, "Mbak kok enggak pernah tag aku sekarang?" duuuuuuuuuuu maaf, aku sekarang 'sok' sibuk ya, hiks....akan kuperbaiki deh, ternyata ada yang meriindukan tag-tagku di dunia maya soal kepenulisan.

3. Memperbesar jaringan. Ini perlu dong, kalo Yandi punya pengalaman seabrek2 yang dari ke Bali, Padang hingga Malaysia. Dari penulis puisi hingga penulis  lirik nasyid Lampung yang pernah tenar. Kudu ekspos profil kita hehehe....aku jadi ingat dulu pertemuan dengan Mbak Helvy Tiana Rosa dan Mbak Muthi Masfuah yang mengajarkan untuk lebih dekat dengan media lokal.

4. Bersinergi untuk daerah. Daam pertemuan tersebut kami berjanji untuk saling menguatkan, bersinergi membangun Lampung. Lebih banyak silaturahmi dengan penulis-penulis senior lainnya. Duuuu........FLP Wilayah Lampung masih kecil, belum banyak dikenal dilingkupan sastrawan di Lampung. Pengennya sih FLP Wilayah Lampung bisa siaran di TV Lampung, pegang rubrik di Korang Lampung dan punya sekolah menulis, doakan tahun depan ya!

Oh ya, yang lebih mengembirakan dari obrolan kemarin adalah FLP Wilayah Lampung dapat diskon 50 % untuk penerbitan di AGP tema Travel Writing, asiiik....setelah DL tanggal 7 November ini, siap-siap cetak deh!

 Nah, usai foto dengan pengantin dan sholat asar dekat rumah pengantin, kami mampir di bakso solo dekat lokasi hajat dan jpret! Foto lagiiiiiiiiii





Selasa, 02 Oktober 2012

Sholat di Kelas 2 Ali Bin Abu Thalib

Hari-hari di kelas Ali Bin Abu Thalib semakin beraneka ragam. Ada yang sudah tertib sholatnya, ada yang masih goyang-goyang, bahkan godain temannya. 

Di kelas, kami membuat kesepakatan. Jika tertib sholat dhuha dan belajar, maka diperbolehkan sholat berjama'ah di masjid. Awalnya dulu semua anak boleh ke masjid, tapi lama-lama anak-anak enggak bisa tertib di masjid, makanya sekarang dipilih aja yang tertib untuk sholat di masjid.


Nah, kini anak-anak mulai tertib sholatnya. Kalo pas baca surat kenceng dan tidak terburu-buru. Bagi tertib selain boleh sholat di masjid, anak-anak akan dapat poin. Poin yang banyak (50 poin) akan ditukar dengan hadiah setiap Hari Sabtu.


Kalo kelasmu, apa tipsnya agar anak-anak tertib sholat? ^__^

Sabtu, 08 September 2012

Audisi Menulis Majikan vs Pembantu

Syarat-syarat:

- Naskah berupa FTS 3-4 halaman A4, TNR 12,margin 3333, dan spasi 1,5.

- Kirim ke futicha.turisqoh@gmail.com

- Judul e-mail: MAJIKAN VS PEMBANTU-Judul naskah-Nama penulis

- Sertakan tips-tips menjaga hubungan baik antara pembantu dengan majikan plus biodata narasi di bagian akhir naskah.

- Naskah boleh pengalaman sendiri atau menceritakan orang lain.

*Deadline: 30 Oktober 2012

Reward:

*Akan dipilih 20 naskah terbaik yang berhak mendapatkan masing-masing buku terbit dari Puput Happy Publishing
plus e-sertifikat

* 3 naskah terbaik akan mendapatkan hadiah pulsa atau uang

Yap! Pokoknya ditunggu naskahmu sebelum 30 oktober 2012.


Salam,
Puput Happy

NB:
Juri: Nenny Makmun

Mau jadi PENGUSAHA ATAU KARYAWAN...?


Suatu hari ada seorang teman yg mengikuti acara seminar Menjadi Pengusaha Sukses.

Pembicara utamanya adalah seorang Pengusaha Sukses di bidang Bimbingan Belajar, Sebuah lembaga yg konon telah berhasil membantu anak-anak menjadi PINTAR dan Juara di sekolahnya.

Di pembukaan ceritanya beliau berkata...

" Hari ini Saya benar2 terkejut dan sedang stress karena sy dapat berita anak saya jadi juara 3 di kelasnya...?

Tentu saja seluruh peserta seminar bisa segera menduga dan bisa memahaminya, karena beliau adalah seorang pengusaha sukses di bidang BIMBINGAN BELAJAR gitu lho.... jadi mungkin malu dan stress jika anaknya tidak bisa mencapai Rangking PERTAMA di sekolahnya.

Tapi rupanya ada salah satu peserta yg penasaran ingin kejelasan apa gerangan yg telah membuat sang pembicara terkejut dan stress memikirkan anaknya yg juara 3 di kelas, dan terpancing untuk bertanya;

"Memangya kenapa kok sampe Stress segala pak....? lumayan hebat kan bisa mencapai rangking urutan 3 di kelas, zaman sekarang pelajarannya anak sekolah kan makin susah2?"

Lalu sambil tersenyum sang pembicara berkata..

"Oh bukan itu masalahnya mas...."
"Saya itu stress jika anak saya masuk rangking di sekolahnya, saya justru lebih senang jika dia biasa2 saja dan dapat urutan belakang di kelas..."

Wah si penanya jadi bingung dan makin penasaran dengan jawaban sang pembicara;

"Lho kok bisa begitu pak...?" katanya menimpali.

"Iya memang begitu" jawab sang pengusaha yg sekaligus pembicara di acara itu dengan tenang dan nada datar;

Lalu sang pembicara tadi melanjutkan;

"Iya karena Biasanya anak-anak yg rangking dan pinter di sekolah sangat amat jarang yg berani jadi pengusaha melainkan kebanyakan hanya menjadi orang suruhan atau karyawan di kantor, sedangkan saya ingin anak saya jadi pengusaha seperti bapaknya.

Sepertinya semua peserta Speech less...!!! mendengar jawaban itu....

Kontan saja ruangan seminar yg di penuhi para peserta itu jadi terasa hening dan sepi....
Rupanya otak para peserta seminar JADI PENGUSAHA SUKSES saat itu sedang berkecamuk pikirannya berusaha mencerna ucapan sang pembicara tadi.

Lalu kehening ini di pecah dengan ucapan sang Pembicara yg berkata;

"Jadi mulai besok sepertinya saya harus lebih banyak mengajak anak saya bermain... persis seperti Bapaknya dulu yang waktu kecil puas banget bermain hingga pada saat dewasa tidak pernah lagi menggunakan waktu bekerjanya untuk bermain seperti kebanyakan para pekerja di kantor ha...ha..."

Katanya sambil tertawa lepas........

Kemudian seminar di lanjutkan dengan cerita pengalaman hidup sang Pengusaha dalam meniti karirnya mulai dari nol hingga sukses....



*copas dari sebuah group*

Kamis, 06 September 2012

Sayembara Resensi Buku


Lomba Penulisan Novel Amore


Amore: Let's Fall in Love!
Ingin menjadi penulis Gramedia Pustaka Utama? Ini kesempatan karyamu diterbitkan dengan mengikuti Lomba Penulisan Novel AMORE. Amore adalah novel dewasa yang menampilkan kisah roman dalam negeri. Ditulis oleh pengarang Indonesia, menampilkan kisah cinta yang menggugah hati.

Ketentuan Lomba:
1. Lomba terbuka untuk semua warga negara Indonesia berusia 17 tahun ke atas.
2. Tema cerita bebas, harus berkaitan dengan kisah cinta, tidak mengandung SARA dan pornografi.
3. Naskah merupakan karya asli, bukan terjemahan atau saduran.
4. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak maupun elektronik dan tidak sedang diikutsertakan dalam sayembara lain.
5. Panjang Naskah 150-250 halaman A4, 1,5 spasi, 12 pt, font Times New Roman. Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik.
6. Kirimkan naskah (print out), sinopsis cerita, biodata berikut nomor kontak yang bisa dihubungi & foto berwarna, serta fotokopi tanda pengenal peserta (KTP/identitas lain)

ke:

Panitia AMORE!

Redaksi Fiksi PT Gramedia Pustaka Utama
Jln. Palmerah Barat 29-37 Lt. 5, Jakarta 10270
Telp. (021) 53650110 ext. 3511, 3512

-- Cantumkan "Lomba Novel Amore" di pojok kiri atas amplop --
7. Seluruh naskah yang masuk menjadi milik panitia lomba
8. Naskah kami tunggu selambat-lambatnya 1 Desember 2012


MENANGKAN HADIAH SEBAGAI BERIKUT:
Juara I      Rp 7.500.000,00 + Trofi + sertifikat + paket hadiah dari sponsor
Juara II     Rp 5.000.000,00 + Trofi + sertifikat + paket hadiah dari sponsor
Juara III    Rp 3.000.000,00 + Trofi + sertifikat + paket hadiah dari sponsor
Pemenang Berbakat (3 orang)  Rp1.500.000,00 + Trofi + sertifikat + paket hadiah dari sponsor

Bagi Juara dan Pemenang Berbakat, novelmu juga akan diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama.

*) Hadiah belum termasuk royalti jika diterbitkan.

UNDANGAN MENULIS UNTUK GURU




Undangan Menulis untuk Guru 
Salam Pendidikan. 
Dalam rangka menyambut Hari Guru pada November 2012, Klub Guru Menulis Ikatan Guru Indonesia (IGI) yang bekerja sama dengan sebuah penerbitan mayor mengadakan lomba menulis dengan tema “Pembelajaranku yang Menyenangkan”.Pembelajaran yang menyenangkan bertitik tolak pada pemahaman pelaksanaan proses pembelajaran yang dirancang dan dilaksanakan oleh guru sehingga menghasilkan proses pembelajaran yang “fun” bagi siswa. Pembelajaran ini bisa jadi dirancang dari berbagai pendekatan, metode, teknik, atau model pembelajaran yang sudah ada yang tentu saja dikembangkan dengan kreativitas guru; atau bisa jadi benar-benar merupakan kreativitas orisinal guru. 
Syarat dan Ketentuan:
1. Peserta adalah guru (PAUD, TK, SD, SMP, atau SMA dan yang sederajat) yang dibuktikan dengan fotokopi SK terakhir atau surat keterangan dari kepala sekolah, di-scan, dan dilampirkan dalam attachment.
2. Cerita bebas asalkan sesuai dengan tema lomba.
3. Cerita harus berdasar kisah nyata (pengalaman Anda). Bila memungkinkan, disertai foto kegiatan, cukup satu.
5. Cerita dikemas dalam bentuk kisah inspiratif yang enak dibaca dan menyentuh pembaca. Sebagai panduan, Bapak/Ibu Guru bisa mengacu pada model tulisan “Chicken Soup”.
6. Panjang tulisan 5–10 hlm, diketik dengan Times New Roman 12, spasi 1,5. Di bagian akhir disertakan biodata singkat peserta dalam bentuk narasi, maksimal 10 kalimat; dilengkapi dengan pasfoto
.7. Peserta boleh mengirim lebih dari satu cerita.
8. Cerita dikirim dalam bentuk attachment ke: istiqomahalmaky@yahoo.co.id cc naqiyyah_syam@yahoo.co.id; subjek Kisah Guru 2012 dan dilengkapi riwayat singkat penulis, paling lambat 30 September 2012.9. Cerita-cerita yang terpilih menjadi hak penyelenggara dan akan diterbitkan secara mayor. Kepada para pemenang yang naskahnya terpilih diberi diskon khusus dengan syarat dan ketentuan berlaku. 
10. Hadiah: a. Pemenang 1 Rp 1.000.000b. Pemenang 2 Rp 750.000c. Pemenang 3 Rp 500.000d. Pemenang urutan 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10 masing-masing Rp 250.000e. Pemenang urutan 10 sampai 20 masing-masing mendapat Rp 100.000.(hadiah bisa bertambah) 10. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat-menyurat.
11. Penyelenggara memiliki hak penuh untuk bekerja sama dengan pihak mana pun selama tidak bertentangan dengan visi utama lomba ini, yaitu berbagi pengalaman mengajar sesuai dengan tema lomba.
12. Pengumuman cerita terpilih 15 Oktober 2012. 
Selamat berlomba.Faradina Izdhihary dan Naqqiyah Syam 



x