Kamis, 02 Februari 2012

Sayuran Untuk MPASI

Oleh Amanda Pingkan Wulandari Pratama di Homemade Healthy Baby Food


Berawal dr tlp from my Dad yg cerita klo di koran lokal Banjarmasin ada artikel yang ngebahas tentang sayuran tuk MPASI (saya sendiri belum baca artikelnya, mungkin teman2 di Bjm bisa ikut share ttg isi artikel tsb). Pada artikel itu disebutkan bahwa BROKOLI dan KEMBANG KOL TIDAK BOLEH DIBERIKAN UNTUK BAYI & IBU MENYUSUI. Papah yang lagi ada di Banjarmasin heboh nlp ke Bandung. Pada waktu itu, saya tenang aja dan gk lgsg ikut "GAK BOLEH" , soalnya baca buku nya P' Wied Harry dan P'Ali Khomsan dkk yg merekomendasikan resep MPASI dengan bahan2 sayuran tsb. Biar gk penasaran, saya ttp nyari info ke milis mpasi rumahan dan milis gizi bayi_balita (milis gizi bayi_balita ini langsung diasuh oleh P'Wied Harry Apriadji, pengarang best seller

"VARIASI MAKANAN SEHAT BAYI"). Berikut resume diskusi para moms di milis mpasi rumahan dan tanggapan P'Wied Harry :


Bayam, wortel, kol, brokoli, bit, buncis sebaiknya diberikan bayi di atas usia 8 bulan. Bayam dan teman-temannya itu mengandung zat Nitrat (NO3). Saat teroksidasi, NO3 akan menjadi NO2 (nitrit). Nitrit adalah senyawa yang tidak berwarna, tidak berbau, dan bersifat racun bagi tubuh manusia. Leafy vegetables (bayam, kol, buncis) lebih banyak kandungan nitratnya dibandingkan dengan root vegetables (wortel, brokoli, bit). Nitrat ini menghalangi transportasi oksigen ke sel darah merah dan menyebabkan apa yang dinamakan dengan "Blue Baby Syndrome". Gejala syndrome ini adalah membirunya kulit bayi terutama di sekitar mata dan mulut. Di usia 8+ asam lambung bayi telah bisa melawan bakteri yang membantu konversi nitrat dan mencegah keracunan.


Karena kandungan nitratnya ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan soal bayam:Jangan mengkonsumsi bayam yang sudah dimasak > 5 jam.Jangan memanaskan sayuran bayam, karena memicu timbulnya toxic.Jangan terlalu lama menyimpan bayam dalam lemari es, langsung olah setelah membeli bayam segar.Hindari memasak bayam dengan menggunakan panci aluminium. Zat besinya akan bereaksi dengan aluminium dan menjadi racun.Sebaiknya menggunakan sayuran organik karena kandungan nitratnya lebih rendah.
Bayam juga mengandung asam oksalat yang di satu sisi bermanfaat dan di sisi lain merugikan. Kandungan asam oksalat ini menyebabkan penurunan penyerapan zat-zat yang bermanfaat pada bayam saat kita konsumsi, antara lain zat besi dan kalsium. Adanya asam oksalat menyebabkan zat besi hanya bisa diserap sekitar 53%, sedangkan kalsium hanya bisa diserap sekitar 5 %. Oleh karena itu, mengkonsumsi bayam tidak boleh lebih dari 5 jam dan juga tidak boleh dihangatkan agar kandungan asam oksalat tidak semakin banyak yang keluar dan larut. Semakin banyak asam oksalat yang keluar, akan semakin sedikit kadar zat yang bermanfaat pada bayam yang dapat diserap.

Selain itu, kandungan zat besi (Fe) yang sangat tinggi pada bayam tidak boleh terlalu lama berinteraksi dengan udara. Karena ketika zat besi (Fe2+) yang bermanfaat tersebut berinteraksi dengan udara, akan berubah menjadi zat besi yang bersifat racun bagi tubuh (Fe3+). Selain itu, kandungan zat besi (Fe) yang sangat tinggi pada bayam tidak boleh terlalu lama berinteraksi dengan udara. Karena ketika zat besi (Fe2+) yang bermanfaat tersebut berinteraksi dengan udara, akan berubah menjadi zat besi yang bersifat racun bagi tubuh (Fe3+)

Apakah dengan demikian harus menghindari bayam (dan teman2nya)? Tentu tidak, karena sayuran ini memiliki kandungan yang bermanfaat antara lain :Carotenoid melawan kanker prostatFlavonoid melawan kanker rahimVit K, kasium dan magnesium bagus untuk pembentukan tulangSumber Vit A dan C yang mengandung beta-karoten, merupakan anti oksidan penting yang dapat mengurangi jumlah radikal bebas dalam tubuh.Mengandung folat yang berguna untuk menghindari serangan jantung dan stroke.Mengandung nutrisi anti-inflammatory yang bagus untuk penderita asma, osteophorosis, reumatik.Mengandung lutein  
yang bagus untuk kesehatan mata.Mengandung zat besi untuk menambah energi.

Jadi, perkenalkan sayur2an bernitrat ini sesuai dengan usia bayi (>8 bulan untuk amannya). Berdasarkan info dari milis gizi bayi_balita asuhan P'Wied, sebenarnya bukan TIDAK BOLEH....kandungan nitrat nitrit ini akan membentuk gas, sehingga mungkin dapat menyebabkan kembung pada bayi (kolik). Namun selama tidak ada reaksi kolik ataupun kembung, kembang kol dan brokoli aman diberikan bagi bayi. Ketika bayi usia 6 bulan hingga 6 bulan 2 minggu, diberikan buah (jus maupun pure). Setelah itu, bisa ditambahkan karbo kompleks tunggal, misalnya kentang kukus/labu kuning kukus/ubi jalar warna kukus + ASI. Kalau mau diberikan juga sayuran, sebaiknya pilih yg rendah serat, terutama sayuran buah dan sayuran umbi, a.l. labu siang, jagung manis (disaring), wortel. Perkenalkan sayuran rendah serat ini mulai 7 bulan, memasuki usia 8 bulan, variasi sayuran banyak serat bisa mulai diberikan, tetapi tetap amati reaksi pemberian makanan baru pada bayi.
Terkait aturan pengamatan reaksi pemberian jenis makanan baru, menurut aturan milis mpasi rumahan, pengamatan dilakukan selama 4 hari tuk mengamati ada tidaknya reaksi alergi. Namun, menurut milis gizi bayi_balita, sebenarnya cukup 2 hari. Reaksi alergi umumnya akan timbul dalam waktu 24 jam, selain itu 2 hari cukup untuk menjaga suasana hati dan lidah bayi agar tidak bosan dengan satu jenis makanan, dan biar 
bayi kenal lebih banyak rasa.

Begitu jg tuk busui, it's safe, moms:)
Jadi, terserah para moms mau ikut "aliran" yang mana .... berhubung saya rada bandel dan seneng campur ini itu coba ini itu, saya siy cenderung ikut aliran gizi bayi_balita, selama bayi tidak kolik, tidak ada reaksi alergi, tidak diare, dianya suka, tetep dalam jalur aturan ..... just be a smart and creative mom :) Mudah2an bermanfaat ya.

Sumber: milis mpasi rumahan, milis gizi bayi_balita, buku Variasi Makanan Sehat Bayi (Wied Harry 
Apriadji), buku 60 Variasi Bubur Lembut/Saring Bayi (Ali Khomsan dkk)


Mengapa Masih Tidak Pede Tanpa Garam untuk MPASI Buah Hati Tercinta ?

Oleh Amanda Pingkan Wulandari Pratama, Upera Damayati, dan 6 lainnya di Homemade Healthy Baby Food


Ibu-ibu yang masih ragu-ragu untuk tidak memberi garam pada MPASI dengan alasan takut bayinya kurang Yodium, berikut ini sebab ilmiahnya. Bubu Mia dapatkan dari jawaban Pak Wied Harry (ahli gizi dan food therapist), dalam milis gizi balita. :)

Semoga membantu :)

======================

Ada pemahaman yg harus diluruskan seputar pemberian gula-garam. Anjuran saya tidak memberikan gula-garam, dhi. garam (karena topik bahasannya tentang garam), karena untuk membentuk dasar citarasa anak agar tidak suka pada rasa asin berlebihan (banyak garam). Alasan lain, garam tidak perlu ditambahkan ke dalam MP-ASI, karena organ cernanya -terutama ginjal- belum bekerja baik mencerna garam/natrium berlebihan. Selain itu, asupan natrium sudah cukup didapatkan bayi dari ASI dan MP-ASI.

Setelah si kecil melewati 1 tahun, hingga ia berusia 2 tahun, kebiasaan tanpa garam tetap bisa dijalankan. Tetapi tidak perlu menjadi aturan kaku. Yang penting, Anda tidak dengan sengaja menambahkan garam ke dalam makanan anak - apalagi dalam jumlah berlebihan (batas asinnya mengikuti ambang citarasa ortu).

Tentang garam vs yodium, *tidak benar* bahwa hanya garam yang menjadi sumber yodium. Bahwa garam memang kaya yodium, itu betul. Tapi itu garam laut/garam murni/garam krosok yang dipanen langsung dari tambak garam. Jika Anda mengonsumsi garam olahan pabrik, apalagi yang sudah putih mawur, dijamin kandungan yodiumnya sudah hilang - kecuali jika diperkaya dengan tambahan garam sintetis. [Nah, masalahnya yodium sintetis yg ditambahkan umumnya kurang stabil dan mudah rusak pada suhu pemasakan. Belum lagi nutrisi sintetis daya serapnya tidak setinggi nutrisi alami.

Semua bahan makanan berasal dari laut, kaya dengan yodium. Contohnya: ikan, rumput laut (bukan manisan rumput laut ya!). Bawang merah juga sangat kaya yodium.

Jadi, mengapa mesti terus-menerus memelihara kefanatikan terhadap garam sebagai satu-satunya sumber yodium?

Makanan yg Salah, Cikal Bakal Anak Agresif

Oleh Mia Ilmiawaty Saadah, Upera Damayati, dan 4 lainnya di Homemade Healthy Baby Food

by: Bubu Athar

Malam ini, Bubu baca jawaban pak Wied di milis gizi bayi balita tentang balita yang agresif (suka mukul-mukulin anak orang, nangisin anak orang, dll). Tinjauannya dari sisi nutrisi *ya eyalah..secara milis gizi, bukan milis psikologi anak, hehe..*. berikut penjelasannya (yg bubu copy bagian-bagian yg diperlukan saja). Semoga bermanfaat.

====================

Dari sejumlah kesimpulan hasil riset ditemukan hubungan erat antara agresivitas anak dengan tingginya konsumsi gula. Makanya, snack sekolah anak-anak a.l. di Singapura dipilih cermat agar tidak tinggi gula. Gula dalam penelitian ini adalah gula pasir dan turunannya seperti gula batu, gula karamel (brown sugar), permen, gulali, dan semua makanan menggunakan banyak gula - termasuk cake, kue kering, softdrink, kue lapis dll. Untuk memuaskan si kecil terhadap rasa manis, Anda bisa memanfaatkan sumber pemanis alami non-gula. Contohnya: buah kering, jus buah, pekatan sari buah, dll.

Pemicu lain agresivitas adalah semua food additives sintetis, termasuk pewarna sintetis, pemanis sintetis, pemuai/ pengembang sintetis, pengental/ emulsifier/ stabilizer sintetis, pengawet sintetis, dll. Karena itu, hati-hati dengan makanan beli jadi maupun makanan buatan Anda sendiri yg Anda kutip dari sumber (majalah/tabloud/ koran/tv/ pakar) yang hanya mementingkan faktor kuliner (enak saja!) tapi tidak memperhatikan faktor sehat-alaminya.

Bahan lain yang memicu agresivitas anak adalah gluten, jenis protein sulit cerna yang banyak terdapat pada terigu. Semua bahan makanan dari terigu (roti, mi, cake, dll) sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah dan frekuensi sedikit. Ganti makanan mengandung terigu dengan bahan makanan sejenis dari bahan non-terigu. Tepung lokal kita tidak mengandung gluten, seperti tepung hunkue, tepung sagu, tepung maizena, dll.

Untuk meredam agresivitas, jangan lupa selalu sisipkan polong-polongan dalam menu harian si kecil. Vitamin B-kompleks dalam kacang hijau, kacang merah, kacang tolo, kedelai kulit (edamame), tempe, tepung kedelai/susu kedelai murni alami buatan sendiri, dll membantu merangsang produksi hormon relaksasi, sehingga anak lebih kalem.

====================

Alhamdulillah di milis ada ibu-ibu yg nanya tentang persoalan anaknya, hehe.. jadi infonya bisa berguna juga buat Bubu. Paling ngga info ini menjadi penguat bagi Bubu untuk "ayooo...semangat bikinin Athar makanan-makanan sehat, buuu"...hehe. Bagi Bubu sih, ngga kebayang deh..ternyata makanan juga turut andil segitunya dalam pembentukan perilaku anak. Bubu kira dominan masalah psikis aja, baik itu disorder, atau meniru orang-orang di sekelilingnya yang kerap kali melakukan perilaku tertentu. Ternyata oh ternyata... bisa juga dari makanan.

Oleh karena itu, bagi para orang tua, mari kita dukung anak-anak untuk makan makanan sehaaaat...hehe... dan bagi semua pembaca, mari dukung orang tua si anak untuk makan makanan sehat dan tidak memberi makanan yang seharusnya dihindari. Yuk ah saling mengingatkan dan menguatkan biar anak-anak ngga makan makanan yang aneh-aneh dan berbahaya... serem juga kan kalau bayi atau balita yang harusnya lucu jadi balita agresif gitu...ihiks.

Kumpulan Resep Kaldu

Oleh Mia Ilmiawaty Saadah, Desy Anggraini, dan 5 lainnya di Homemade Healthy Baby Food

oleh bu Indah Kamelia, dari http://www.menubayisehat.com/2011/04/18/aneka-resep-kaldu/?utm_source=feedburner&utm_medium=email&utm_campaign=Feed%3A+MenuBayiSehat+%28Menu+Bayi+Sehat%29&utm_content=Yahoo%21+Mail

Kaldu Ayam

Bahan:

  • 500 gram daging ayam iris kecil kecil, atau bisa menggunakan kaki ayam kampong.
  • 2 liter air.
  • 1 siung bawang putih, geprek.
  • 2 batang seledri, simpulkan.
  • 1 buah wortel utuh, bersihkan kulitnya.
  • 1 batang daun bawang iris halus.
  • 1 buah tomat, iris halus.
  • 2 lembar daun salam.

Cara Membuat:

  • Didihkan air.
  • Masukkan bawang putih dan daging ayam atau kaki ayam.
  • Rebus dengan api kecil sampai air menjadi 3/4-nya.
  • Masukkan bahan bahan lainnya.
  • Rebus kembali sekitar 15-20 menit.
  • Angkat, buang lemak yang mengambang.
  • Dinginkan.
  • Saring kaldu.
  • Masukkan kaldu ke dalam wadah tertutup untuk 1 kali masak. Simpan di freezer.
  • Jika menggunakan daging ayam, dagingnya bisa disisihkan untuk diolah menu makanan lainnya.

================

Kaldu Sapi

Bahan:

  • 1kg daging sapi has dalam, atau iga, atau tulang sapi.
  • 1 liter air.
  • 2 siung bawang putih, geprek.
  • 2 siung bawang merah, geprek.
  • 2 batang seledri, simpulkan.
  • 1 buah wortel utuh, bersihkan kulitnya.
  • 1 batang daun bawang iris halus.
  • 1 buah tomat, iris halus.
  • 2 lembar daun salam.
  • 1 cm jahe, keprek.

Cara Membuat:

  • Didihkan air.
  • Masukkan bawang merah, bawang putih, jahe, dan daging sapi.
  • Rebus dengan api kecil sampai air menjadi 3/4-nya.
  • Masukkan bahan bahan lainnya.
  • Rebus kembali sekitar 15-20 menit.
  • Angkat, buang lemak yang mengambang.
  • Dinginkan.
  • Saring kaldu.
  • Masukkan kaldu ke dalam wadah tertutup untuk 1 kali masak. Simpan di freezer.
  • Jika menggunakan daging sapi, dagingnya bisa disisihkan untuk diolah menu makanan lainnya.

==================

Kaldu Ikan

Bahan:

  • 1kg daging Ikan atau tulang ikan.
  • 1 liter air.
  • 1 siung bawang putih, geprek.
  • 1 siung bawang merah, geprek.
  • 1/2 buah bawang bombai, iris kasar.
  • 1 batang seledri, simpulkan.
  • 1 buah wortel utuh, bersihkan kulitnya.
  • 1 batang daun bawang iris halus.
  • 1 buah tomat, iris halus.
  • 2 lembar daun salam.
  • 1 cm jahe, keprek.

Cara Membuat:

  • Didihkan air.
  • Masukkan bawang merah, bawang putih, jahe, dan daging/tulang ikan.
  • Rebus dengan api kecil sampai air menjadi 3/4-nya.
  • Masukkan bahan bahan lainnya.
  • Rebus kembali sekitar 15-20 menit.
  • Angkat.
  • Dinginkan.
  • Saring kaldu.
  • Masukkan kaldu ke dalam wadah tertutup untuk 1 kali masak. Simpan di freezer.

Mengapa Perlu Bubur Saring untuk 8 Bulan Setelah Pemberian Bubur Lembut 7 Bulan ?


Oleh Amanda Pingkan Wulandari Pratama, Endang Anindya Maulana, dan 2 lainnya di Homemade Healthy Baby Food

Menginjak usia 8 bulan, perkembangan fungsi organ pencernaan bayi semakin sempurna. Oleh karena itu bayi mulai dikenalkan pada makanan dengan gizi seimbang. Berikut adalah komposisi zat gizi bubur saring:

  • Makanan sumber karbohidrat kompleks, seperti beras, kentang, makaroni, singkong dan jagung. Diolah sudah tidak lagi dalam bentuk tepung-tepungan seperti dalam bubur lembut, tetapi utuh.
  • Makanan sumber protein. Selain protein nabati (kacang-kacangan dan olahannya: kacang merah, tolo, hijau, kedelai, polong, tahu, tempe), si kecil dapat dilatih mencerna protein hewani: ikan (tawar maupun laut), daging , ayam, hati (ayam dan sapi), kuning telur (ayam ras, buras, puyuh).
  • Makanan sumber lemak, seperti minyak (zaitun ekstra virgin, jagung, kelapa sawit), santan, margarine (butter). Makanan ini menyumbangkan energi terbesar untuk aktivitasnya.
  • Makanan sumber vitamin dan mineral sebagai pelengkap: buah dan sayur
  • Bisa juga ditambah rempah yang tidak merangsang pencernaan bayi, seperti: kayu manis, daun salam, seledri, daun jeruk, bawang daun untuk meminimalkan bau dan aroma bahan makanan sumber protein hewani.

Tambahan:

Makroni dan pasta lainnya mengandung gluten yang cukup tinggi, baru dapat dicerna dalam 3 hari 3 malam. Oleh sebab itu sebaiknya pasta tidak sering diberikan.

Sumber:

Khomsan, Ali dkk. 2008. 60 Variasi Bubur Saring Sehat untuk Bayi Usia 8 Bulan ke atas. Jakarta: Pustaka Bunda, hal. 3

Perbedaan Bubur Lembut dan Bubur Saring

Jaman dulu, orang bikin mpasi masih pake saringan buat menghaluskan bubur bayi, blm ada blender, makanya dikasih nama bubur saring :)

Klo sekarang, cara sama, pake blender, bedanya : Bubur lembut untuk 7 bln, diblender selembut mungkin krn bayi blm terampil makan, bayi baru bisa menelan, bahan makanannya pun msh terbatas sumber karbohidrat dan sayuran, tanpa kaldu hewani. Jadi, bubur lembut itu campuran dari sumber karbohidrat+sayuran, dan tanpa kaldu atau bahan hewani.

Bubur saring untuk 8 bln + diblender agak kasar sampai kasar sehingga bertekstur untuk merangsang bayi belajar mengunyah, bahan makananannya sudah bisa plus protein hewani, keju, butter, yoghurt, selain karbo dan sayuran :)

Buah Sayur Aneka Warna

ibu-ibu...sering banget kita kehilangan ide ngasi sayur atau buah apa buat anak. wortel lagi..wortel lagi. alpukat lagi...alpukat lagi.. hehe..

padahal sumber makanan alami kaya enzim seperti sayur dan buah itu jenisnya banyak kan ya.. yuk share macam-macam warna sayur dan buah yg terlintas di pikiran para bunda, biar saling menginspirasi, sebab kadang-kadang suka ga kepikiran.

Merah,

Kandungan pigmen: likopen,kapsaisin.

Manfaat sehatnya: antioksidan, pelindung pembuluh darah, tulang rawan, serabut otot, sumber vit. A dan E.

  • bayam merah
  • tomat merah
  • bit
  • stroberi
  • semangka merah
  • buah naga merah
  • delima
  • anggur merah
  • paprika merah
  • terung belanda

Ungu

kandungan pigmen: Antosianin

Manfaat sehatnya: antioksidan,mencegah peradangan, melindungi sel otak dan pembuluh darah, meningkatkan kemampuan penglihatan malam hari

  • ubi ungu
  • kol ungu
  • blueberry
  • terung ungu
  • anggur ungu
  • jagung ungu
  • kembang kol ungu

Kuning

Kandungan pigmen: xantofil,lutein,beta kriptoxanthin,zeaxanthin

Manfaat sehatnya: antioksidan, sumber vit. A menjaga kesehatan mata, meningkatkan pigmen retina

  • semangka kuning
  • peach
  • nectarine
  • kurma fresh
  • kiwi gold
  • paprika kuning
  • pisang
  • lemon
  • nanas
  • nangka
  • belimbing
  • jagung putren

Hijau

kandungan pigmen khlorofil, glukosinat

Manfaat sehatnya: penguat sel tubuh, melepaskan zat racun dari hati dan aliran darah, penguat sel otak, penenang, membantu produksi sel darah merah, penguat sistem imun

  • asparagus
  • zuccini
  • bayam hijau
  • kangkung
  • sawi
  • horenzo
  • pokcoy
  • kacang polong
  • kacang hijau
  • daun bwg
  • buncis
  • brokoli
  • labu siam
  • katuk
  • daun singkong
  • daun pepaya
  • daun salam
  • daun jeruk
  • daun pandan
  • selada air
  • oyong
  • kemitir
  • cuwiwis
  • seledri
  • edamame
  • kapri
  • lidah buaya
  • terung hijau
  • kubis
  • buncis
  • kacang panjang
  • apel malang hijau
  • anggur hijau
  • pir packham
  • pir xiang li
  • alpukat
  • jeruk baby
  • kiwi
  • melon

Orange/ Jingga

kandungan pigmen: alfa n beta karoten, falkarinol

Manfaat sehatnya: anti oksidan, meningkatkan produksi sel darah putih, pendongkrak sistem imun, menjaga kesehatan mata dan kulit

  • jeruk
  • pepaya
  • mangga
  • kabocha
  • butternut pumpkin
  • labu parang
  • wortel
  • cantaloupe/ melon jingga
  • kesemek
  • markisa

Putih

kandungan pigmen: tak berpigmen

Manfaat sehatnya: sumber serat, sumber vit.c meningkatkan imun, sumber kalsium

  • jamur shimeji
  • jamur tiram
  • jamur champignon
  • bengkuang
  • water chestnut
  • toge
  • sirsak
  • srikaya
  • manggis
  • kembang kol
  • jambu air
  • lobak
  • sawi putih
  • singkong
  • ubi
  • leci
  • rambutan
  • salak
  • kelengkeng

Biru atau Coklat

kandungan pigmen: fikosianin,antosianin

Manfaat sehatnya: memicu produksi sel drah putih n merah, meningkatkan sistem imun,antioksidan,anti radang, pelindung sel otak,sumber selenium,zat besi

  • blueberry
  • jamur shitake
  • sawo
  • kacang merah

Pink

  • jambu biji

Hitam

  • blackberry
  • jamur kuping
  • plum hitam
  • anggur bali
  • manggis: hitam : kulit manggis jg ky manfaat bs dibikin puding kerok bagian yg lunaknya.

Naaaah... banyak kaaaan? mudah-mudahan ga bingung lagi cari variasi menu warna warni buat keluarga di rumah. untuk MPASI 6 - 12 bulan, buah dan sayurnya disesuaikan dengan usia ya mom yaa... ;)

Terima kasih kepada seluruh member yg turut berpartisipasi dalam mencari ide warna warni sayur buah ini.

cheers,

Trio Admin

Kandungan 'obat' dalam buah dan sayur

Fitokimia, zat alamiah yang hanya bisa didapatkan dari sayur-sayuran dan buah-buahan, begitu bermanfaat sebagai antioksidan dan mencegah kanker juga penyakit jantung.

Sayuran, padi-padian dan buah-buahan merupakan sumber utama zat fitokimia. Sebabnya, dalam satu jenis tumbuhan, bisa terdapat puluhan bahkan ratusan zat fitokimia yang berguna bagi kesehatan tubuh ini. Ada beberapa fitokimia yang sudah diketahui terdapat di dalam sayuran dan buah-buahan, antara lain sebagai berikut.

Karotenoid

Karotenoid adalah pigmen pemberi warna pada buah dan sayuran. Karotenoid ini bermanfaat mencegah serangan jantung, stroke, kebutaan, beberapa jenis kanker dan memperlambat penuaan.

Beta Karoten

Fungsi dari beta karoten ini hampir sama dengan karotenoid. Beta karoten terdapat pada buah dan sayur berwarna kuning seperti mangga, pepaya, wortel, labu dan juga pada sayuran hijau.

Lutein

Lutein ini sangat berguna untuk kesehatan mata. Bayam adalah jenis sayuran yang paling banyak mengandung lutein. Sumber lutein lainnya adalah selada, kiwi dan brokoli.

Likopen

Likopen adalah antioksidan yang mampu memerangi radikal bebas yang mengganggu aktivitas dan pertumbuhan normal sel tubuh. Radikal bebas ini berpotensial membawa penyakit kanker, penyakit hatu dan penuaan dini.

Likopen berfungsi mencegah serangan jantung dan kanker prostat. Likopen terdapat pada buah dan sayuran berwarna merah seperti tomat, paprika merah, semangka dan wortel.

Zeaxanthin

Zeaxanthin ini mencegah degenerasi molecular dan kanker. Zeaxanthin terdapat pada jagung dan bayam.

Flavonoid

Flavonoid merupakan anti oksidan yang menetralisir radikal bebas yang menyerang sel-sel tubuh kita. Radikal bebas dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung dan penuaan dini. Flavonoid dapat ditemukan pada jeruk, kiwi, apel, anggur merah, brokoli dan teh hijau.

Resveratrol

Resveratrol mencegah penyakit jantung, kanker, penyumbatan darah dan stroke. Resveratrol terdapat pada anggur merah dan jus anggur merah.

Quersetin

Quersetin mengurangi peradangan akibat alergi, menghambat pertumbuhan kanker di kepala, leher dan melindungi paru-paru dari efek polutan. Quersetin terdapat pada apel, pear, anggur, selada, brokoli, teh hijau dan anggur merah.

Hesperidin

Hesperidin dapat melindungi tubuh dari serangan jantung. Hesperidin bisa dijumpai pada kelompok buah jeruk.

Tangeritin

Tangeritin dapat mencegah kanker di kepala dan di leher. Tangeritin terdapat pada buah jeruk dan jusnya.

Antosianin

Antosianin mencegah penggumpalan darah, bahkan stroke. Antosianin terdapat pada buah strawberry, kiwi dan plum.

Sulforafen

Sulforafen berfungsi mencegah resiko kanker usus besar. Sulforafen terdapat pada sayuran crucifera seperti kembang kol, brokoli, kubis dan pakchoy.

Limonen

Limonen ada fitokimia yang ditemukan pada bagian kulit dan selaput putih buah dalam kelompok jeruk seperti jeruk orange, mandarin, limau, lemon, jeruk nipis. Limonen melindungi paru-paru dan menurunkan resiko beberapa jenis kanker.

Asam ellagat

Asam ellagat adalah senyawa fenolat yang bisa menurunkan resiko beberapa jenis kanker dan menurunkan kadar kolesterol. Asam ellagat dijumpai pada anggur merah, kiwi dan strawberry.

Kandungan Obat pada Buah-Buahan

Penelitian menunjukan bahwa makanan (buah-buahan, sayuran) ternyata mengandung zat yang bisa melawan berbagai penyakit seperti : jantung, hati, infeksi bahkan kanker. Daripada minum obat ada efek sampingnya mendingan makan makanan yang menyehatkan.

Anggur

Anggur dapat menyesuaikan keseimbangan cairan dalam tubuh, melenyapkan materi berbahaya, mencegah kurang napsu makan, menghilangkan ketegangan dan insomnia, serta mencegah penyakit anemia defisiensi.

Apel

Apel mengandung vitamin A, B dan C. Kandungan zat pektin dalam apel dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan triglycerides yang mengganggu fungsi jantung. Buah apel mengandung quercitrin dan anti oksidasi flavonoid dalam jumlah besar, dapat melindungi paru-paru dari serangan polusi dan asap, mengekang pertumbuhan sel kanker. Selain itu, apel juga dapat melawan penyakit hati, tumor dan bisa mengurangi nafsu makan yang terlalu besar. Cocok untuk yang sedang diet. Ditambah lagi apel dapat berfungsi membantu pencernaan, menyembuhkan mencret dan memperlancar pembuangan air besar, serta memutihkan dan menghaluskan kulit.

Alpukat

Kandungan kalori, lemak dan minyak yang tinggi menjadi sumber energi yang melimpah dan juga mengurangi kadar kolesterol dan menjaga kelenturan otot-otot sendi.

Bawang Putih

Allylic sulfides, dapat menjaga tubuh dari kerusakan DNA dan detoksifikasi ‘carcinogen’. Selain itu, bawang putih bisa menekan pertumbuhan tumor, dan menurunkan tekanan darah.

Blewah

Kandungan beta-karoten, pro-vitamin A, magnesium, mangan, seng dan krom pada belewah dapat mengurangi peradangan dan memulihkan luka peradangan jaringan usus. Gula alami dan enzim yang dikandung belewah mempunyai fungsi absorpsi atau penyerapan pada usus akibat makan tergesa-gesa sehingga makanan tak terkunyah dengan baik, terlalu banyak makan makanan yang berbumbu, endapan obat-obatan, atau rasa mual karena rasa kuatir yang berlebihan.

Belimbing

Meminum atau memakan buah belimbing dan menelannya secara perlahan dapat mencegah dan mengatasi infeksi mulut dan tenggorokan. Campuran belimbing dan madu juga dapat membantu mencegah dan mengatasi kencing batu.

Cerry

Buah ceri dapat melindungi kesehatan jantung Anda.

Delima

Di Irak dan Iran, jus delima yang dibuat kumur terlebih dahulu sebelum diminum membantu membersihkan mulut dan gigi, serta mencegah infeksi sehingga membantu menghilangkan bau mulut yang tidak sedap. Memakan dengan perlahan-lahan buah delima dan mengeluarkan bijinya dapat menjernihkan suara yang serak dan menghindari kekeringan tenggorokan. Manfaat lainnya, kandungan zat tanin dalam buah delima dapat membius cacing gelang, cacing kremi dan cacing pita dalam usus sehingga mereka dapat dikeluarkan melalui buang air besar. Cara ini sudah biasa digunakan oleh penduduk Mesir dan Vietnam.

Jeruk

Jeruk mengandung vitamin A, B1, B2 dan C. Jeruk mengandung anti kanker bagi tubuh, mencegah dan mengobati sariawan, menurunkan resiko terkena kardiovaskuler, kanker, dan katarak.

Sari buah jeruk yang banyak mengandung vitamin C sangat baik karena selain menstimulasi sistem kekebalan tubuh, juga menghilangkan sumbatan lendir di tenggorokan, rongga hidung, paru-paru dan perut. Berguna pula untuk membersihkan liver dan menghilangkan rasa sakit di tubuh akibat influenza.

Jeruk lemon mempunyai khasiat menghasilkan cairan tubuh dan menghilangkan haus, dan menghilangkan panas secara pasif. Campuran sari jeruk lemon dan madu sangat berkhasiat menyembuhkan radang tenggorokan dan amandel. Bagi mereka yang memiliki gangguan lambung, tentu pilih buah jeruk yang tidak terlalu asam.

Kurma

Kandungan gula kurma yang tinggi membuat kurma menjadi buah yang menghasilkan energi tinggi. Bahkan ada legenda bahwa Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam berbuka puasa hanya dengan 3 butir kurma, tentunya kurma yang berkualitas tinggi. Kandungan gula kurma sangat membantu menyembuhkan luka. Hati-hati bagi mereka yang memiliki penyakit diabetes, jangan terlalu banyak mengkonsumsi buah ini.

Leci

Selain kandungan protein, lemak, vitamin C, fosfor, dan zat besi, buah leci mengandung sukrosa dan glukosa yang melimpah. Mengkonsumsi buah leci pada malam hari dapat menambah cadangan energi untuk keesokan harinya.

Nanas

Enzim bromealin dalam nanas melarutkan lendir yang sangat kental dalam sistem pencernaan sehingga juga dapat menghancurkan bisul bila ada. Masakan yang dibuat dengan 250 gram nanas yang diiris-iris, 60 gram cincangan daging ayam dan lada secukupnya yang kemudian digoreng dapat mengatasi penyakit darah rendah dengan gejala lemasnya kaki dan tangan.

Pisang

Pisang mengandung vitamin A, B1, B2 dan C. Pisang dapat membantu mengurangi asam lambung, menjaga keseimbangan air dalam tubuhsehingga dapat menghilangkan haus dan membasahi limpa. Pisang juga dapat menanggulangi atau mengobati : gangguan pada lambung, meredam panas dalam, membuang racun, memperlancar pembuangan kemih,menghilangkan bengkak, penyakit jantung dan stroke, stress, dan menurunkan kadar koleterol dalam darah, serta menurunkan tekanan darah Daging buah pisang yang lembut melapisi dinding-dinding lambung dan usus sehingga dapat menjadi lapisan anti radang. Pisang sangat membantu bagi mereka yang mengalami masalah peradangan lambung atau usus. Karena daging buah pisang sangat lembut, dianjurkan untuk tidak dijadikan jus.

Pepaya dan Mangga

Pepaya mengandung vitamin C dan provitamin A. Pepaya dapat membantu memecah serat makanan dalam sistem pencernaan, membuat lancar saluran pencernaan makanan, sangat baik bagi penderita sembelit. Selain bagus untuk pencernaan, pepaya juga dapat menyembuhkan luka, menghilangkan infeksi dan alergi.

Sedangkan mangga mengandung vitamin A, E dan C. Mangga dapat bertindak sebagai disinfektan, membersihkan darah, menanggulangi bau badan / bb / bau tubuh yang tidak enak, serta menurunkan panas tubuh saat demam. Selain itu, mangga sangat kaya akan antioksidan dan betakaroten sehingga dapat melindungi tubuh kita dari kanker.

Jus campuran pepaya dan mangga memiliki kandungan karbohidrat dan enzim yang tinggi. Jus segar ini bermanfaat dalam menanggulangi pembengkakan dan peradangan, gangguan pencernaan dan demam. Jus mangga sendiri dapat mengurangi dehidrasi dan memperlancar sirkulasi darah.

Pear

Mengkonsumsi buah Pear membantu mengatasi rasa tidak enak di perut akibat kadar asam yang berlebihan yang berasal dari makanan berkalori tinggi, berminyak dan pedas. Buah per tidak saja dapat menghentikan batuk, tapi juga berkhasiat menonjol dalam menghasilkan cairan tubuh, menghilangkan haus dan panas demam. Dapat menghilangkan rasa haus dan gelisah yang diakibatkan demam, penyakit kencing manis atau penyakit lainnya. Jus pear juga dapat dicampur dengan apel dan sedikit jeruk nipis.

Semangka

Terlalu banyak mengkonsumsi daging-dagingan, manis-manisan, goreng-gorengan, kopi dan minuman ringan sering membuat darah terlalu banyak kandungan asamnya dan mengakibatkan bintik-bintik merah di kulit. Jus semangka akan merontokkan asam tersebut dan memperbaiki kandungan darah. Bagi penderita diabetes, mengkonsumsi secara teratur jus semangka dapat menjaga meningkatnya gula darah. Kelebihan kandungan asam urik dalam tubuh yang menyebabkan arthritis, encok dan keracunan urea dapat dihilangkan dengan meminum jus semangka secara teratur dua kali sehari. Semangka dapat menghilangkan haus di hari panas, sumpek dada, memperlancar pembuangan air kemih, juga dapat mengobati radang hati, radang empedu dan radang batu empedu.

Strawberry

Stoberi mengandung provitamin A, vitamin B1, B dan C. Stobery mengandung antioksidan untuk melawan zat radikal bebas. Strawbery juga dapat mengobati gangguan kesehatan pada kandung kemih, menjadi anti virus dan anti kanker.

Tomat

Tomat mengandung vitamin A, B1 dan C. Tomat dapat membantu membersihkan hati dan darah kita, mencegah : gusi berdarah, rabun senja / kotok ayam, usus buntu, kanker prostat dan kanker payudara.

Jus tomat segar sangat membantu pembentukan glycogen dalam liver. Menurut penelitian ditemukan bahwa jus tomat menyeimbangkan fungsi liver dengan cepat dan dengan demikian berarti menjaga stamina tubuh dan menyehatkan badan. Garam mineral yang kaya dalam tomat meningkatkan nafsu makan dan merangsang aliran air liur sehingga memungkinkan makanan dicerna dengan baik. Konsumsi tomat yang teratur membantu mengobati penyakit anoreksia (kehilangan nafsu makan).

Kelengkeng

Buah ini banyak mengandung sukrosa, glukosa, protein, lemak, asam tartaric, vitamin A dan B. Sebagai salah satu sumber energi, buah yang sangat manis ini berguna untuk meningkatkan stamina sehabis sakit. Kelengkeng sangat baik untuk memenuhi kebutuhan energi bagi wanita hamil yang lemah atau setelah melahirkan. Memakan buah ini secukupnya secara teratur dapat menambah nafsu makan, mencegah anemia dan pemutihan rambut dini. Selain itu akan mempercepat kesembuhan luka luar. Awas, konsumsi secukupnya saja, kalau kelebihan, akan membuat tubuh menjadi panas akibat kelebihan energi.

Kelapa

Air kelapa mengandung sukrosa, fruktosa, dan glukosa, sedangkan dagingnya selain tiga hal di atas juga mengandung protein, lemak, vitamin dan tentunya minyak kelapa. Meminum air kelapa muda dan memakan dagingnya dapat mengurangi kegerahan, mulut kering, demam dengan kehausan serta diabetes. Selain itu, minum air kelapa muda dipercaya membuang racun dalam darah. Perhatian, terlalu banyak minum air kelapa muda menyebabkan sedikit rasa lemas sementara. Bagi yang memiliki gangguan tulang jangan mengkonsumsi banyak air kelapa.

Wortel

Beta-carotene bisa mencegah kanker prostat . Sulforaphanes yang membuat tubuh memiliki kemampuan untuk detoksifikasi carcinogen.

==========================

Sumber dari : http://resep.web.id/, dipost di grup ini oleh Mia, yg dicopas dari Bu Ingkan, bu Ingkannya dapet copas juga dari Umi Aira, hehehe.. tapi insyaallah infonya valiiiiid.. ^.^