Sabtu, 05 Oktober 2013

Resensi : Duri di Tengah Jalan


Judul : Duri di Tengah Jalan
Penulis : Lia Herliana
Ilustrator : Nonoy 
Penerbit : Tiga Ananda
Jenis Buku : Picture Book
Jumlah Halaman : 24 halaman
ISBN : 978-602-257-282-4
Harga : Rp. 15.000



Dunia anak-anak adalah dunia bermain. Mengenalkan adab dan akhlak yang Islami diperlukan metode yang menyenangkan, salah satunya lewat bacaan. Nah, buku ini mengenalkan akhlak anak muslim agar rajin bersedekah. Sulitkah? Tidak, buku ini dikemas dengan bahasa yang ringan dengan ilustrasi yang menarik.

Dikisahkan dua sahabat bernama Abdullah dan Ihsan yang ingin bermain bola ke lapangan. Di tengah jalan, mereka melihat seorang bapak yang sedang membersihkan halaman. Tanpa sengaja duri tajam terlembar ke tengah jalan. Abdullah segera menyingkirkan duri yang berserakan. Ia melakukannya agar tidak ada orang yang terluka dan ingin mengamalkan sedekah. Ya, seperti sebuah hadist yang diriwayatkan HR. Bukhari, Rasulullah SAW bersabda, “Menyingkirkan sesuatu yang menggangu dari jalanan itu sedekah.”
Abdulillah mengajak Ihsan untuk membantunya membuang duri-duri yang tersisa. Tapi, Ihsan menolak, Ia malah menendang duri-duri itu.

 Lalu apa yang terjadi? Apakah Abdullah berhasil menyikirkan duri-duri yang berserakan? Lalu, apakah Ihsan mau mengikuti saran Abdullah untuk bersedekah? 

Lengkapnya ada di buku ini. Selamat membaca! 

Penulis : Lia Herliana






Ketika Naqi Bertemu Oki Setiana Dewi (Bagian Dua)

Baik temans, saya akan melanjutkan kisah saya mengikuti bedah buku Oki Setiana Dewi, di kisah pertama saya ceritakan kalau saya menanyakan bagaimana Oki mengumpulkan kisah-kisah mengharukan untuk bukunya? Apakah mengandalkan buku diarynya saja atau hasil wawancara langsung saat ingin menulis buku, lalu tentang hubungan Oki dengan editor, apakah pengaruhnya public figure dengan bermunculan buku-bukunya :)

Baik inilah jawaban dari Oki Setiana Dewi ^_^


Oki Setiana Dewi dan Buku Dosa-dosa Istri Kepada Suami Yang Diremehkan Wanita
Dua buku bagus :)
Oki Setiana Dewi dan Diary


Menulis di Bagi Oki di buku harian (dairy) rutin dilakukan Oki. Sejak kecil Ia menulis apa saja. Jika bertemu orang, Ia tulis dan mengambil hikmah kisahnya. Berlembar-lembar ditulisnya. Mungkin kita akan bilang, "Ah, itukan Mbk Oki, kalo kisah saya mana mungkin laku," 

Oh, nanti dulu! Walau sebagai public figure yang dilakoninya saat ini, Oki berjuang keras menerbitkan buku. Memang sebagai artis muslimah berprestasi, sangat membantu diawal promo buku-bukunya, tapi selanjutnya orang akan menilai isi bukunya. Bagus atau tidak bukunya? Inilah yang ditunggu-tunggu pembaca setia buku Oki.