Rabu, 09 Oktober 2013

FLP Lampung di Workshop Tulis Nusantara Bersama Ollie CTO Nulis Buku

Senin pagi saat aku di RS mengantar Fatih ke dokter THT, Mas Ali Muakhir ngetweet kalo Selasa ada workshop menulis nusantara oleh Nulis Buku. Wah, aku baru ngeh, ada workshopnya ya? Hari Selasa? Kok enggak ada woro-woro? Langsung aku tanya panitia, cara daftarnya, minta CPnya. Olala, ternyata gratis. Gerak cepat aku menghubungi teman-teman FLP Lampung untuk daftar jadi peserta. Pas cek di group BAW, Shabrinaw share info ada lomba menulis warna-warni nusantara, kubaca sampai habis, aduuh ternyata info workshopnya gabung dengan berita lomba, pantas enggak kelihatan.

poster lomba



Panitiapun menelponku, mengajak kerjasama untuk menjaring peserta. Ah, tenang deh kalo anak FLP Lampung mah pasti "lapar" workshop menulis, pasti senang deh dapat info beginian. Aku dan Jarwo (Ketua FLP Bandar Lampung) bekerjasama mencari anggota. Mulai woro-woro di twitter, facebook, jarkom SMS, dan lainnya. Sampai tengah malam SMS masuk untuk mendaftar. Bolak-balik aku kirim email ke panitia.

Pagi menjelang, aku sudah siap untuk berangkat workshop. Sudah kusiapkan apa saja sih yang ingin kutahui soal lokalitas? Ehem... Terbayang indahnya, soalnya aku memang pecinta cerpen dan novel bersetting lokalitas.

Tapi, pukul 7 aku ditelpon kalau saudaraku ada yang meninggal di depan SMA 3 Palapa Bandar Lampung. Keluarga Palembang minta tolong pesankan karangan bunga duka cita. Aiih, akupun pontang-panting mencari. Ada yang bilang pesan di La Dian, Dian Flores, ada yang bla...bala... Akhirnya aku pilih yang terdekat, sukses jam 9 aku baru sampai rumah dan mempersiapkan Fatih untuk acara workshop.

Tepat pukul 10, aku tiba di lokasi. Tampak ramai peserta, aku dipanggi Mbk Maya Upasari. Beliau sudah mempersiapkan aku duduk,makasiih ya, Mbk. Di depan sudah ada tim FLP Balam dikomandoi Jarwo. Aiih, mengapa tidak siapkan bangku untukku? Hikss sesalku pada Jarwo? Penuh... Banget, tapi alhamdulillah aku duduk di belakang, anakku bebas bermain  ˆ⌣ˆ


Banner 


Acara dimulai dengan pembukaan oleh perwakilan departemen ekonomi kreatif lalu session yang ditunggu-tunggu tiba.                   

 Ollie CTO Nulis Buku

Ada yang belum kenal Ollie? Beliau seorang CTO Nulis Buku dan penulis 27 buku. Ollien menceritakan alasan mengapa Ia menulis. Pada tahun 2004 Ia mengikuti launching buku sahabatnya Raditya yang ramai kehadiran wartawan,  artis, dll. Ia jadi termotivasi untuk menjadi penulis. Yap, motivasi pertama : menjadi terkenal. Asik ya jadi penulis, diajak foto-foto, jadi pembicara, dan lainnya.

Motivasi itu terus bergeser, bahkan di buku terakhirnya, Ia menulus Girls dan Teknologi, Ia ingin wanita pintar teknologi.


Ollie