Minggu, 31 Agustus 2014

Syaamil Al Qur'an Idamanku


Rasulullah SAW bersabda :
 "Siapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah (Alquran ), ia akan mendapatkan satu kebaikan yang nilainya sama dengan 10 kali ganjaran (pahala). Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf." 
(HR Tirmidzi). Hadis dari Ibnu Mas'ud ini diperkuat dengan hadis serupa dari Abi Sa'id.


Asik ya baca Al Qur'an, pahalanya banyak!  Apalagi kalo punya Al Qur'an menarik, penampilannya asik, pasti lebih semangat ya baca  Al Qur'an :) Di rumah saya mempunyai beraneka ragam bentuk  Al Qur'an, pernah juga hilang :) saya lebih menyukai  Al Qur'an dengan ukuran tulisan lebih besar, soalnya mata saya sulit baca  Al Qur'an saku yang tulisannya kecil-kecil, termasuk aplikasi  Al Qur'an yang ada di Вlackberry (BB) tidak saya gunakan. Huruf kecil bikin mata saya cepat capek. Beda dengan suami yang memilih  Al Qur'an perkata, alasannya sekalian mengerti arti dan ada tafsirnya. 

Al Qur’an di rumah kami

Sabtu, 30 Agustus 2014

Keluargaku Cinta Buku

Profil Keluarga Kami di Lampung Post

Keluargaku Cinta Buku. Sejak sebelum menikah, saya sudah mengumpulkan buku-buku untuk perpustakaan pribadi saya kelak. Saya membeli buku bertema agama, parenting, buku anak-anak, dan lainnya. Wow, benar-benar kupersiapkan deh. Nah, ketika seorang pangeran dari Lampung meminang, cie-cie... Juga memberikan saya buku, triiing... Asik bangetkan seide sama-sama cinta buku? :)

Saya dan suami sama-sama suka baca dan buku. Bedanya, saya lebih cendrung membeli buku bertema parenting, non fiksi, anak dan novel. Sedangkan suami lebih memiliki buku sejarah, pertanian dan politik. Perbedaan ini tidak menjadikan kami saling berselisih kok, kami memiliki rak buku masing-masing, soalnya kalo campur bingung mencarinya, kecuali buku agama dan tema keluarga kami satukan.

IKAPI Apaan Sih?

Teman-teman tahu apa itu IKAPI? Wah, kalo seorang penulis kudu tahu dong apa itu IKAPI. Ini bukan saudaranya kuaci, kecapi atau pun kereta api loh ya, ini adalah  IKAPI singkatan dari  Ikatan Penerbit Indonesia.


Nah, pernah dengar? Belum? Sudah? Yuup, rasanya jarang terdengar ya IKAPI di ranah media. Memang sih isunya tidak seseksi isu kenaikan BBM yang lagi langka saat ini. Tapi mengenal IKAPI akan jauh asik loh, tak kenal maka tak sayang, tak sayang, maka yuuk kenalan :) 






Pengen taukan bagiamana kiprah IKAPI membangun organisasinya? 


Jumat, 29 Agustus 2014

Bijak Memilih Gadget Seperti Memilih Pasangan

Di zaman era digital ini, kayaknya nggk gaul kalo kamu belum punya gadget. Dari orang dewasa hingga anak kecil sekarang memiliki gadget. Model dan harga pun beraneka ragam. Dari yang jadul hingga super canggih.

Ketika lebaran kemarin, sempat takjub juga melihat gadget keponakan saya. Dari yang SD hingga yang sudah kuliah semua punya. Uhuy, modelnya pun kalah jauh dengan punya saya hahahhahah...ngarep entar bisa beli dari royalty buku deh :)

Nah, orang tua sekarang kayaknya nggk sayang-sayang membelikan gadget buat anaknya. Bahkan untuk usia dini sekali pun. Ada juga menjadikan gadget sebagai iming-iming hadiah berpuasa sebulan penuh untuk anaknya yang masih kecil. Waaah, anak-anak sudah "mata gadgetan" bukan "mata duitan" lagi heheheh...

Memang memiliki gadget itu penting nggak penting tergantung kebutuhan. Buat saya yang memilih jadi ibu rumah tangga yang penulis, gadget menjadi andalan. Dulu saya hanya memiliki komputer, karena hidup di desa suka mati listrik, komputer saya mogok dan akhirnya tidak bisa digunakan sama sekali. Alhamdulillah tahun 2008 saya dapat membeli laptop dari uang sertifikasi guru. Waktu itu harga masih mahal banget 7 juta-an.

Dengan laptop saya bisa melaksanakan tugas sebagai guru dan menulis beberapa buku antologi dan cerpen.

Lalu saya kenal facebook dan blog, kebutuhan saya terhadap gadget kian meningkat. Saya memerlukan informasi yang banyak tentang penerbit, relasi penulis dan info buku terbaru. Belum lagi untuk urusan rumah tangga, saya belajar banyak dari group tertutup di facebook. Dari mengasuh anak, memberikan ASI yang tepat, mengatur menu sehat, hingga group kepenulisan.


Menyenangkan sekali ya jika punya gadget yang canggih :) saya saat ini memiliki blacberry dan tablet. Kalo BB, sering saya gunakan untuk mencicil tulisan saya karena bisa dibawa kemana-mana. Untuk tablet jarang saya gunakan, selain karena mengetiknya susah (saya katrok pake touch screen ) alias layar sentuh, jadi saya memilih mengetik di BB saja, setelah diketik dikirim ke email dan tulisan bisa terkejar sesuai dengan target. 

alat tempur menulis saya :)
Tapi, siapa sih Nggak pengen punya gadget yang mendukung lebih dari yang dimiliki sekarang. Apalagi sudah mencangkupi konten yang dibutuhkan, seperti yang dimiliki Syamil Tabz. Wow, melihat penampilan luarnya saja, saya tergoda. Cakep abis! Gimana nggak, gadget ini sudah terisi konten yang dibutuhkan umat muslim tanpa harus sibuk mengunduh lagi. Apa itu?

brosur syamil tabz

 
bentuk syamil tabz
Ini konten yang terdapat dalam Syamil Tabz  apa saja ya? Apa sih keunggulannya dibanding tablet lainnya? Penasarankan ya? Samaaaaa... Nah ini dia keunggulan Syamil Tabz :

1. Sangat Lengkap, berisikan referensi-referensi shahih yang bisa menjadi rujukan Anda dalam beribadah secara kaffah. 

2. Praktis, memandu Anda dalam melaksanakan ibadah maupun mengimplementasikan nilai-nilai Islam secara mudah. Asik banget :)

3. Memiliki Aplikasi-aplikasi yang ada didesain secara khusus sesuai dengan kebutuhan dan karakter umat Islam di Indonesia.

4. Terdapat panduan ibadah-ibadah harian seperti: Tilawah dan menghafal Al Quran, Sholat, Zakat, Shaum, Dzikir, Tholabul ‘ilmi dan ibadah lainnya.

Nah, buat kamu yang mobile dan ingin terus menjaga ibadah, Syamil Tabz dapat menjadikan pilihanmu untuk memperlancar ibadahmu. Pilihlah gadget sesuai kebutuhan bukan sebagai keinginan. Seperti jika kamu punya dana lebih, boleh dong beli Syamil Tabz ^_^ Semoga  saya juga bisa beli, amin ^_^

#Lomba Blog
#UpdateTemaHariKeempat


Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog #PameranBukuBdg2014 bersama IKAPI Jabar danSyaamil Quran




Kamis, 28 Agustus 2014

Makin Asik Mengaji Setiap Hari dengan Al Qur’an Syamil

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.” 
(HR.Buhari Muslim)


Suatu hari aku mengikuti arisan di lingkungan sekitar rumahku. Datangnya sih agak telat karena kesibukan rumah tangga, aku lupa. Eh, dapat SMS dari teman ditunggu arisan. Sampai di tempat arisan, tumben belum selesai acaranya? Padahal sudah sore sekitar pukul 17.00 WIB. Ternyata ada demo model Al Qur’an terbaru. Wah, seru juga tuh.  Al Qur’an cantik, menggunakan pena dan menggeluarkan suara. Bahkan tajwidnya juga pas banget. Sangat terpesona deh!

miracle e-pen
Wah, ternyata ini inovasi terbaru yang dari Syamil. Memang sih sekarang di Indonesia banyak penerbitan yang mulai melirik dengan menerbitkan Al Qur’an. Bagus-bagus pula bentuknya atau kemasannya. seiiring dengan maraknya ajakan Indonesia Mengaji atau dikenal dengan One Day One Juz (ODOJ) saat ini. Orang tidak "aneh" lagi membawa Al Qur’an di mana saja. Baik langsung memegang mushaf Al Qur’an hingga membuka hp yang beraplikasikan Al Qur’an.

Zaman saya kecil, saat belajar mengaji. Tampilan Al Qur’an masih berwarna hitam saja, besar dan ada gambar Ka'bahnya. Ini tampilan Al Qur’an saat saya masih kecil.


Sumber : http://quran-nusantara.blogspot.com/2013/03/qaidah-bagdadiyah.html

Sumber : http://quran-nusantara.blogspot.com/2013/03/qaidah-bagdadiyah.html

Nah, melihat perkembangan bentuk kemasan Al Qur’an saat ini sungguh mengembirakan. Anak-anak juga senang  membaca Al Qur’an karena warna dan kemasannya unik dan menarik. Sepengetahuan saya, hanya penerbit Syamil yang konsisten terus mengembangkan kemasan dalam menerbitkan Al Qur’an. Penasarankan ya apa saja?

1. Miracle Family Smile 



Produk ini cocok untuk keluarga karena terdiri dari Al Qur’an 2-Pen 2 in 1 untuk Paket Family (e-Pen Simle). 2 in 1 yang terdiri dari 2 mushaf Al Qur’an.  yang luar biasa yakni Al Qur’an.  Syamil For Kids My First Al Qur’an.  dan Symail Miracle 22 in 1. Keduanya memiliki kelebihan dibanding dengan mushaf Al Qur’an.  lainnya. Terutama dapat dibaca dan berbunyi dengan e-Pen. Jadi, kalo teman-teman pencet saja penanya akan keluar suara orang mengaji loh! Selain belajar membaca Al Qur’an, alat ini membantu kita memperbaiki tajwid. Oh ya, ada anak tetangga saya, menggunakan produk ini semakin memudahkannya untuk menghapal Al Qur’an. Aduuh, ngiler deh punya paket ini.

2. Al Qur’an Hijaz

Al Qur’an Hijaz

Produk ini dilengkapi dengan literasi latin, tajwid, dan terjemahan perkata. Selain itu keistimewaannya terdapat Khat Tajwid Vector Rasm Usmani, Standar Kementerian Agama RI, Ayat Pojok, transliterasi dan fadilah ayat. Wow, makin asiklah mengaji ya dengan kelengkapan ini.

3. Al Qur’an Bukhara
Ingin belajar atau membaca Al Qur’an dengan ukuran yang besar. Nah, ini dia. Ukurannya A5 sangat sehat untuk mata hehhehhe.... sering digunakan oleh orang tua yang merassa lebih nyaman membaca Al Qur’an  dengan ukuran besar. Keistimewaan produk ini memiliki kelengkapan tajwid, asbabun nuzul, intisari ayat, indeks tematik dan lainnya. Nah, buat  kamu yang matanya udah minus kesulitan baca Al Qur’an  saku, pakai ini aja :) 

4.  Al Qur’an Hisna
Al Qur’an Hisna
Si cantik Al Qur’an Hisna ini memang  dikhususkan untuk wanita. Kemasannya yang menarik dan khas wanita dengan beraneka warna pilihan. Sangat pas di bawa kemana saja. Dilengkapi dengan hadist wanita dan keluarga dan materi MTG For Women. Duuh...kesem-semkan ya? Aik juga kalo dijadikan kalo ulang tahun? Hehehhe.... maukan?

5. Al Qur’an Hijaz Perkata A4

Hijaz A4

Produk ini membantu untuk belajar Al Qur’an per kata. Ada ayat doa dan ayat tasbih. Sangat mempermudah kita belajar dan membaca Al Qur’an lebih bermakna karena dilengkapi oleh berbagai konten. 

6. Al Qur’an Syamil New Miracle the Reference 66 in 1
 New Miracle the Reference 66 in 1
Baca Al Qur’an nggak akan malas lagi deh kalo punya produk ini. Sudah terbukti, best seller di Indonesia, Malaysia dan Singapura. Dikemas dengan format buku, DVD dan CD Audiobook, sangat membantu agar kita selalu dekat dengan Al Qur’an di mana pun dan kapan pun. Oh ya, produk ini harus digunakan dengan pena elektronik atau e-pen. Wah, sangat menarik ya? :) Cocok juga nih buat mahar, ayoo yang belum menikah bisa jadi ide nih hahhahha....


7. Al Qur’an Syamil Tabz

Syamil Tabz

Buat kamu yang memiliki mobilitas yang tinggi, jangan kuatir untuk tetap konsiten membaca Al Qur’an  setiap hari bahkan disela istirahat Anda bekerja. Sekarang ada Syamil Tabz, sebuah produk Al Qur’an Syamil dengan aplikasi senilai 10 juta. harganya juga cukup terjangkau loh. Trendi abiz deng produk terbaru ini. Suka? Saya juga hehhehe...


Nah, produk di atas adalah sebagian contoh kalo penerbit di Indonesia sudah jauh berkembang menerbitkan Al Qur’an dengan kemasan yang menarik. Menurut saya, Ummat muslim di Indonesia membutuhkan Al Qur’an  yang memiliki tajwid, ukuran beraneka ragam (dari ukuran saku hingga besar) bahkan aplikasi di android. Hal ini sudah terpenuhi oleh produk Syamil. Hanya saja untuk di kalangan bawah, memiliki Al Qur’an kadang masih kesulitan. Harga Al Qur’an menjadikan kendala. Nah, buat  kamu yang memiliki kelebihan rezeki boleh tuh infaq  Al Qur’an kepada yang membutuhkan. Insya Allah kian berkah.

Mari, kita rajin membaca Al Qur’an walau Al Qur’an yang dimiliki tidak secantik kemasan di atas ^_* 



Rabu, 27 Agustus 2014

Peduli Buku Anak, Peduli Masa Depan Anak Indonesia

Saya termasuk yang telat membaca. Ketika kecil, saya belum tertarik dengan membaca hingga kelas 4 SD baru lancar membaca. Saya ingat sekali saat itu, Ayah saya membelikan majalah Bobo, Ananda, Donal Bebek dan lainnya untuk merangsang minat baca saya. Awalnya saya tertarik dengan gambar-gambarnya, lama-lama tertarik untuk mengetahui ceritanya, begitulah akhirnya saya lahap membaca.

Masuk SMP, saya mulai gila membaca. Ada sebuah tempat penyewaan buku menjadi langganan saya. Di sana saya berkenalan dengan buku Lima Sekawan karya Enid Blyton dan komik lainnya. Saya mulai berkelana dengan imajinasi saya. Ingin seperti tokoh yang ada. Rasanya indah sekali menjelajahi negri lain lewat bacaan. Begitulah saya kecil, membaca dan membaca hingga tanpa saya sadari menjadi bekal ketika saya dewasa ini (bisa jadi penulis hehehehe...).

Setelah menikah, saya membawa semua buku koleksi saya untuk dijadikan perpustakaan pribadi. Lalu, sejak hamil, saya mulai memperkenalkan buku kepada janin saya, mengajak janin membaca dan mengenalkan bacaan bermutu. Tentu saja bacaan utama yang saya kenalkan adalah Al Qur'an.

Ketikak anak saya masih bayi, saya juga mengenalkan buku bantal. Buku yang bisa diremas dan tahan rusak, cocok untuk bayi usia 3 bulan. Meningkat ketika sudah bisa didongeng, setiap malam menjelang tidur, saya akan membaca buku dan mendongeng untuk anak-anak saya dengan intonasi dan gaya cerita yang selalu saya siapkan, termasuk boneka tangan.


buku bantal dikenalkan sejak dini
Anak pertama saya, Faris (8 tahun) awalnya lebih tertarik menggambar dibanding membaca buku. Tapi, saya tidak patah semangt untuk mencarikan bacaan yang pas. Faris cendrung menyukai bacaan yang bergambar seperti komik dan kartun. Biasanya, tokoh  yang dibacanya pasti akan digambarnya.

Komik karya Faris
Fatih (3 tahun), sudah menunjukkan suka buku. Belajar dari pengalaman Faris dulu, saya lebih mempersiapkan Fatih mengenal buku sejak dini. Alhamdulillah Fatih terlihat lebih tertarik membolak-balik buku, tapi yang banyak gambar mobilan atau hewan-hewan  heheheheh....

Fatih dan buku-buku anak
Buku-buku anak sekarang sudah jauh berkembang dibanding dengan zaman saya kecil. Penampilan buku anak sekarang lebih menarik. Seperti apa menariknya?

1. Untuk usia di bawah 3 tahun, anak-anak lebih tertarik dengan gambar dan kertas yang tebal menjadi pilihan, agar tidak mudah robek. Orang tua juga mudah untuk membacakan, apalagi bacanya lebih sedikit, porsi ilustrasi lebih banyak. 

2. Buku-buku yang bertema pembentukan karakter hendaknya dimiliki setiap perpustakaan sekolah. Guru-guru membacakan  atau orang tua murid lebih mudah mengenalkan karakter baik lewat bacaan. Baik mengenalkan ibadah hingga pola kebiasaan baik. Contoh : saat mengenalkan cara berwudhu, guru membacakan cerita dan memperlihatkan gambar (ilustrasi) selain mempraktikkan cara berwudhu yang benar.

3. Buku yang berpenampilan unik, tentu saja menarik anak-anak untuk membaca. Seperti buku yang dapat disatukan seperti kolam berenang ini. Anak saya suka sekali. Selain bentuknya unik, gambar dan bacaannya menarik perhatian. Ada tokoh-tokoh kartun yang lagi tren sehingga anak-anak makin jatuh hati.


Fatih dan buku  anak yang seperti kolam renang
 Nah, menarik ya buku-buku anak di Indonesia? ^_^

Menurut saya, kondisi buku anak saat ini sudah berkembang dan semakin baik kualitasnya makin meningkat. Ada beberapa catatan saya mengenai buku-buku di Indonesia :

1. Khusus untuk buku-buku yang diedarkan ke perpustakaan sekolah, tolong pihak sekolah mengecek terlebih dahulu, apakah sudah pas? Terkadang buku-buku yang masuk cover dan isinya tidak sesuai dengan usia pembacanya. Termasuk buku pelajaran, masih ada teks yang tidak pas dengan usia anak-anak.

2. Minat baca anak-anak Indonesia perlu ditingkatkan. Dengan menjamurnya games dan gadget saat ini, hendaknya orang tua bijak memberi batasan waktu agar anak tidak ketagihan gadget (buat kesepakatan bersama)Selain itu, dapat dilakukan pihak sekolah membangun kebiasaan membaca ini dengan memberikan tugas untuk membaca buku dan meresensinya (khusus untuk anak kelas 4 ke atas).

3. Kepada semua pihak, mari sebarkan virus membaca di lingkungan sekitarnya seperti membuka taman baca atau taman baca keliling. Tidak semua anak memiliki kesempatan membaca buku yang berkualitas. Jangan pelit berbagi. Bawalah buku-buku kemana hendak pergi. Ketika menunggu antrian atau lainnya, bukalah bacaanmu, lama-lama orang akan tertarik membacanya.

4. Ayo peduli penulis bacaan anak. Merekalah penyambung lidah orang tua untuk mengenalkan kebiasaan baik kepada anak. Untuk itu, ayo membeli buku-buku yang berkualitas, tidak hanya meminjamnya dari taman baca atau perpustakaan. Semakin banyak membeli, royalti untuk penulis anak tentu akan meningkat :)

Taman Baca keliling FLP Lampung ramai diminati anak-anak SD Permata Bunda


Nah, yuk kita tingkatkan minta baca anak-anak kita. Kepedulian kita terhadap bacaan anak-anak menentukan masa depan anak-anak kita kelak, Nah,  orang tua juga jangan ketinggalan juga loh tingkatkan minat bacanya :) Coba cek minggu ini sudah baca berapa buku? Yuk, berbenah!

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog #PameranBukuBdg2014 bersama IKAPI Jabar danSyaamil Quran


#LombaBlog
#UpdateTemahariKedua

Selasa, 26 Agustus 2014

Asiknya Datang ke Pameran Buku

Ada pameran? Wih, suka deh datang ke pameran. Mengapa? Di pameran banyak ilmu yang akan didapat. Dari melihat stand yang unik-unik, ada kuis hingga diskon besar-besaran ada di pameran. Belum lagi acara yang diadakan seru!

Nah, pameran apa aja yang pernah saya kunjungi? Di Lampung pernah diadakan Lampung Fair, di sana diadakan pameran berbagai stand. Kami sekeluarga melihat-lihat stand yang ada. Anak saya, Faris senang banget mengunjungi setiap stand yang ada. Dari setiap stand, kami akan mengajarkan Faris ilmu yang berbeda-beda. Faris menyukai sekali apa yang dilihatnya.


Lampung Fair 2013
Sayang, di Lampung tidak ada pameran buku. Padahal, ingin sekali saya mengenalkan Faris lebih dekat dengan buku. Namun, cukup terobati sih dengan adanya bazar buku yang diadakan Gramedia. Buku-buku yang banyak dapat dipilih dengan harga diskon.

Bazar buku Gramedia Lampung, 12 Juni 2013

Selama mengunjungi pameran, paling berkesan adalah mengunjungi pameran buku, Jakarta Book Fair. Terakhir ke sana, tahun 2005 sebelum menikah. Waaah, udah lama bangeet? :))

Di Jakarta Book Fair saya menemui banyak hal yang menarik. Nah, apa sih asiknya datang ke pameran buku? Ini beberapa caratan saya :

1. Penampilan Menarik dan Unik
Stand buku dengan cara penampilan yang unik-unik. Biasanya, saya akan mengumpulkan brosur-brosur yang dibagikan gratis, termasuk katalog buku. Sapa tau dari sana ketemu ide menulis. Melihat judul dan cover buku yang ada, Cling...ide berdatangan :)

2. Jumpa penulis dan penerbit
Nah, biasanya di pameran buku ada panggung untuk diskusi bertemu penulis. Ini dapat dimanfaatkan untuk sharing tentang kepenulisan dan penerbitan buku.

3. Menjaring Ide
Banyak buku yang bertebaran di pameran buku membuat ide semakin banyak. Jangan lupa bawa catatan kecil untuk menulis ide yang didapat, jangan sampai idenya hilang lagi :)

4. Membangun jaringan
Jika sudah bertemu penulis lain dan penerbit, tentu saya akan membangun jaringan yang ada. Pengalaman di Jakarta Book Fair 2005 lalu, saya bertemu dengan teman-teman FLP. Di sana kami mengadakan pertemuan dan sharing, indah sekali moment itu. Info kepenulisan dan penerbitan juga dibahas. Lebih penting adalah menambah teman dan jaringan.

5.Diskon
Ini yang ditunggu-tunggu. Jika datang di pameran buku, biasanya saya sudah menyiapkan budget khusus untuk membeli buku. Pernah saat Jakarta Book Fair 2005, saya kalap deh beli buku hingga 800 ribu :)) hahahha... Buku-buku itu saya jadikan modal untuk koleksi perpustakaan pribadi saya hingga dapat dimanfaatkan menjadi taman baca gratis bersama teman-teman FLP Lampung kami mengadakan taman baca keliling.

Saya berharap pameran buku semakin menyebar diberbagai daerah tidak hanya di kota besar saja. Untuk pameran buku yang sedang berlangsung di Bandung, saya berharap semoga tempat yang diadakan lebih strategis, sehingga pengunjung yang hadir banyak dan kegiatan yang diadakan semenarik mungkin.

Oh, pameran buku kapan ya ada di dekatku? Atau saya yang mendekat ya? Lokasinya jauh sih :)
Nabung dulu ah :)