Jumat, 06 November 2015

Cara Membuat Secangkir Kopi yang Nikmat

Secangkir Kopi yang Nikmat
Dulu, aku membuat secangkir kopi untuk pamanku. Katanya, kopi buatanku enak hihihi...lah di rumah hanya aku, sepupu dan pamanku sejak ibuku meninggal. Ya, ayah telah dahulu meninggal. Pamanku baru datang dan tinggal di rumah baru-baru saja sejak aku kuliah. 

Setelah menikah, suamiku awalnya enggak doyan kopi. Suka teh? Enggak juga. Suamiku ya sukanya air putih doang. Tapi kalo makan jangan ditanya. Semua suka hihihi.... nah, suatu hari... (duuuh kayak buat dongeng aja ya hihihi...), suamiku sibuk di kantornya. Katanya, setiap pagi temannya sibuk di kantin pesan kopi. jadi ikutan nyoba, eh ujungnya kecanduan hihihi... jadilah setiap hari membuat kopi. Lalu, setiap dinas ke luar kota membawa beragam merk kopi. Dari ke Padang, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Makassar, Malang dan lainnya. Nah, suka kopi yang mana? Ternyata suamiku suka kopi Bengkulu (yeee...asyik kan tempat asalku  hihihi...). 

Eh ini bukan karena tempat asalku doang ceritanya. Kan usai nikah kami langsung ke Lampung Timur. Terus lebaran pulang paling lama seminggu sekali. Nah, baru lebaran kemarin liburannya lama, 22 hari! Wih, puas dah kemana-mana.

Info Lomba Paling Kece

Ini Info lomba paling kece :)