Minggu, 31 Juli 2016

Jiah Al Jafara si Blogger Jomblo Dari Jepara yang Kaya Prestasi

Jiah Al Jafara si Blogger Jomblo Dari Jepara yang Kaya Prestasi. Assalamualaikum sahabat Smart Mom, selamat weekend ya.  Aku mau mengenalkan seorang teman bloggerku bernama Jiah Al Jafara. Widiw... namanya keren euy. Tapi, teman bloggerku ini ternyata pakai nama pena, nama aslinya Puji Astuti masih jomblo loh hihi... (sapa tahu yang baca mau nyari mantu). Jiah suda ngeblog sejak tahun 2010. Ia mengisi blognya tahun 2011 karena iseng buat curhat saja. " Kayanya seru kalau tulisan bisa dibaca orang banyak. Soalnya tiap kirim ke koran nggak pernah masuk." ujar Jiah saat aku wawancara via inbox facebook.

Jiah Al Jafara si Blogger Jomblo Dari Jepara yang Kaya Prestasi

Jumat, 29 Juli 2016

Golf Time in Bali

Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

Golf Time in Bali. Ada yang mempunyai hobi bermain golf? Bali adalah tempatnya. Selain menyajikan panorama alam yang indah, Bali menyedialan fasilitas untuk bermain golf dengan lapangan yang luas. Saat ini, lapangan golf yang dipunyai berjumlah 5 buah. Bagi yang menyukai hobi ini, aku mau ngasih infonya. Bagaimana kenyamanan dan keseruan bermain golf di New Kuta Golf. Saatnya Anda miliki Golf Time di tengah-tengah kegiatan yang padat. 

Lapangan golf ini sangat mengagumkan. Hamparan hijau rerumputan yang menghiasi bukan saja menyejukkan udara sekitar tapi menyejukkan mata. Selain itu, letaknya yang berada di atas bukit ini berbatasan langsung dengan lautan luas dari Pantai Dreamland yang terbatasi oleh dinding-dinding bukit. 

Ternyata, lapangan New Kuta Golf ini adalah lapangan golf terbaik se-Asia. Waw! Pantas saja lapangan terlihat sangat menakjubkan. Recommended buat kamu Moms Traveler

Sumber: newkutagolf.com

Selasa, 26 Juli 2016

Kisah Inai Pengantin

Kisah Inai Pengantin. Assalamualaikum sahabat Smart Mom, aku mau cerita  tentang 24 jam menjelang pernikahan. Kalau ingat itu jadi  senyum-senyum sendiri deh.  Tapi karena banyak banget kisahnya, dari rasa kikuk, mikirin baju yang belum pakai puring, dan lainnya. Tapi, kali ini aku mau fokus cerita tentang malam berinai aja. 

Ada yang taukan berinai? Inai  atau pacar yang sering digunakan di kuku calon pengantin. Nah, karena  aku dari sumatera, jadi aku pengen banget pakai inai. Dua hari sebelum akad nikah, malamnya aku berinai. Tidak ada acara  khusus sih seperti adat Bengkulu sebenarnya. Malam berinaiku bersama keluarga saja. Saat aku menikah, kedua orang tuaku telah wafat, jadi enggak merasakan deh wejangan Ayah dan Ibu. Namun, aku cukup bahagia malam  berinaiku ada Eyang panggilan mertua kakakku dari Jakarta. Eyanglah yang memakaikan inai di tangan dan kakiku sembari memberikan wejangan. Nasehatnya ya kalau jadi istri yang penurut, yang rajin, bla...bla...deh hihihi... 

Sabtu, 23 Juli 2016

Selamat Hari Anak Nasional

Assalamualaikum sahabat Smart Mom, hari ini adalah Hari Anak Nasional. Di hari ini bertepatan dengan ulang tahun dua keponakanku, yakni Aris dan Tia. Aku berdoa semoga keduanya menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan berani. Mengapa? Tantangan di masa depan semakin sulit, ngeri jika salah arah. Apalagi ya membaca berita remaja selebgram yang ngehits tapi dari sisi negatifnya, duuuh kemana ortunya?

Okelah ya anak-anak berulah belum tentu salah ortunya. Tapi, semua bisa diantisipasi dari rumah. Jika saja ortu peduli dengan keberadaan anaknya, Insya Allah kelakuan anak yang menerjang norma dapat dicegah.

Percaya atau tidak, kejahatan yang dialami anak-anak  ini menjadi momok bagi ibu muda sepertiku. Anakku mau sekolah, mau main, mau ke rumah teman menjadi PR agar anak-anak tidak keluar jalur.

Beberapa bulan ini aku membaca kasus kejahatan seksual yang dialami anak-anak. Pelaku yang melakukan kejahatan adalah orang terdekat. Orang yang dipercayai orang tuanya itulah yang kadang memang tega melakukan kejahatan.

Sedih mendengar kematian Neysa Nur Azyla bocah yang meninggal di Kalimantan Timur karena diculik dan dibunuh oleh tetangganya sendiri. Orangtua Neysa bahkan sangat mempercayai pelaku yang telah tega menculik, menodai, membakar hingga membunuh Neysa. 

Ya Robb, terbuat dari apakah hati si pelaku sehingga tega menyakiti bocah tak berdosa itu? Pertama membaca berita ini aku menangis. Pilu rasanya. Mengingat aku juga punya anak balita seusia Neysa. 

Saat pelaku tertangkap aku sedikit lega, semoga keadilan bisa ditegakkan. Semoga pelaku mendapat ganjaran setimpal. Sebagai orang tua kita dapat mengambil hikmahnya untuk tidak terlalu percaya dengan orang terdekat menjaga anak-anak kita. Selalu cek perubahan anak-anak, tingkah laku yang berbeda dan jadilah sahabat yang mau mendengar keluh kesahnya.

Semoga Neysa menjadi bidadari surga sebagai tabungan amal kedua orang tuanya. Semoga keluarga dari Bapak Fathurahman (Ketua DPC PKS Kec. Sangkulirang Kutai Timur, Kalimantan Timur).

Aamiin...

Senin, 18 Juli 2016

Catatan Cinta Milad Fatih ke-5

Fatih saat bayi


Assalamualaikum sahabat Smart Mom, apakabar semua? Masih suasana lebaran, jadi efeknya aku masih males ngetik hihihi... walau rasanya rindu menulis dan BW, tapi kok masih aja pengen santai. Nah, hari ini aku mencoba melawan rasa malas itu dengan mencatat perkembangan Fatih, anak keduaku selama lima tahun ini. 

Ya, salah satu cara melawan malas ngeblog itu adalah menulis tema anak-anakku. Betul deh, inilah sumber kebahagian dan semangat aku ngeblog. Menulis tentang perkembangan anak-anakku dan menjadikannya dokumentasi untuk anak-anak ke depan.

Jumat, 15 Juli 2016

Cantik Dari Hati : Bahagiakan Diri dan Orang Lain


Suatu hari diawal Juni 2016. Aku dan keluarga melakukan perjalanan dari dari Padang ke Lampung. Saat itu aku mengirimkan fotoku sedang memangku Aisyah di bis. Kukirim kesebuah group kepenulisan yang aku ikuti lebih dari dua tahun. Fotoku sedikit close up. Tak menyangka, selain untaian doa agar perjalanan kami lancar, sehat dan selamat sampai tujuan, salah satu teman penulis memperhatikan wajahku.

Rabu, 06 Juli 2016

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H

Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

Alhamdulillah setelah berpuasa selama sebulan di bulan ramadhan, akhirnya kita bertemu di Hari Raya Idul Fitri 1437 H. Ada rasa sedih berpisah dengan Bulan Ramadhan yang penuh ampunan dan limpahan pahala dan ada kegembiraan karena berhasil puasa penuh di Bulan Ramadhan ini. Sungguh rasa yang bercampur menjadi satu, sehingga ketika takbir bergema, aku menangis. Ya Robb, begitu cepatnya waktu berlalu sehingga Ramadhan pun berganti dengan Syawal.

Hari yang fitri ini aku terbangun oleh suami. Ya, aku tertidur sudah larut malam karena berberes rumah dan mengejar deadline lomba hihihi... awalnya sudah enggak diizinkan suami ngetik, "Besok lebaran loh, jangan kecapekan!" pesan suami. Tapi, aku ngetik juga saat suami sibuk keluar karena tetangga samping rumahku kena musibah, ibunya meninggal dunia. Innalillahi wa innailahi rojiun. 

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H, Taqabbalallahu Minna wa Minkum.

Baca jugaMembangun Komunikasi Keluarga Harmonis

Selasa, 05 Juli 2016

Membangun Komunikasi Keluarga Harmonis

Ketika memutuskan resign setelah mengajar selama 6 tahun, otomatis kegiatanku banyak di rumah. Bermain bersama anak, beberes rumah, hingga menjalankan hobiku menulis. Kadang, timbul rasa jenuh. Pengen merasakan keluar rumah, kumpul dengan teman, ngobrol sesuai dengan minatku, me time deh! Namun, sejak punya anak tiga dan tanpa ART, aku harus jauh-jauh hari meminta izin dengan suami. Kalau tidak pandai-pandai menyampaikan yang dimaksud, suamiku menolak, bahkan tidak mengizinkan.


Contohnya, saat di Bulan Ramadhan, kami baru saja pindah dari Padang ke Lampung. Teman-teman FLP Bandar Lampung akan mengadakan buka puasa bersama di salah satu panti asuhan. Saat itu ketuanya menghubungiku via BBM. Mereka meminta kesediaanku mengisi diskusi kepenulisan menjelang berbuka puasa. Sayangnya, mereka meminta dalam waktu yang sangat mepet, 4 hari sebelum acara. Bahkan malam itu minta jawaban langsung. Tentu saja aku kesulitan menjawab. Aku butuh waktu berdiskusi dengan suamiku. Ketika didesak terus kesediaanku. Aku pun bertanya dengan suami. Seperti yang aku duga, suamiku menolak.

Minggu, 03 Juli 2016

Sri Rahayu : Cinta Dunia Kuliner dan Menulis Sejak SD hingga Menerbitkan 21 Buku

Assalamualaikum sahabat Smart Mom, apakabar? Sudah siap mau mudik ya? Atau sudah di kampung halaman? Sembari mempersiapkan hari Idul Fitri yang dinanti, aku mau mengenalkan kembaranku, eits... kembaran nama maksudku, hihi... namanya Mbk Sri Rahayu atau Mbk Yayuk. Jiaaah, namanya sama persis hihihi... ( Baca Juga : Kenapa Naqiyyah Syam? ).

Mbk Sri begitu aku memanggilnya di group arisan kami, lahir di Jakarta,15 September 1976. Beliau lulusan Ekonomi Pertanian Universitas Brawijaya tahun 2002. Saat ini, ibu dengan dua putra bernama M. Farhan Raditya Putra dan Favian Attar Firdaus tinggal di Bali.

Sri Rahayu : Cinta Dunia Kuliner dan Menulis Sejak SD hingga Menerbitkan 21 Buku