Selasa, 28 Maret 2017

Bebas Tikus Dengan EXTRO Electronic Pest Repeller



Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

Saat aku pindahan rumah dari Padang ke Lampung, barang yang kami tinggalkan di gudang sudah berubah. Sepertinya penyewa rumah kami telah menata ulang, sehingga lemari yang dulunya di depan ditaruh di dalam gudang. Lalu, aku pun memindahkan barang-barang yang akan dipakai lagi. Betapa kagetnya ketika membuka lemari terlihat bayi-bayi tikus yang menggelikan. Langsung saja aku tutup dan tak kuat untuk membuka lemari itu. Geli, takut, jijik bercampur jadi satu.


Ternyata bukan aku saja yang mempunyai perasaan yang sama. Suamiku juga geli menangkap tikus di dalam lemari itu. Sampai beberapa hari kami biarkan saja tikus dalam lemari. Namun, lemari itu menjadi andalan untuk menutup antar ruangan. Jadi mau enggak mau kami harus mengusir tikus itu. Wow, butuh perjuangan karena kami berdua sangat geli. Awalnya harus memindahkan tikus itu dan membersihkan lemari dengan susah payah. Pyuuh, baunya nauzubillah deh! Beberapa hari baru hilang, hiiks...


Sejak itu, suami wanti-wanti untuk membersihkan sisa makanan sebelum tidur. Piring kotor harus segera dibersihkan, sayuran harus dimasukkan ke dalam kulkas. Sampah harus dikeluarkan agar subuh diambil petugas sampah. Kemudian, rutinitas pun berjalan dengan baik. Aku mulai merapikan sampah dan sisa makanan. Sayang, kondisi capek saat LDR tanpa ART, membuat aku kadang lalai. Piring kotor menumpuk dan sisa makanan lupa dibuang ke luar rumah. Alhasil, tikus yang sudah tak ada kini datang lagi.


Awalnya aku cuekin aja, soalnya mau menangkap pakai perangkap tikus, kalau dapat mau diapakan? Dibunuh aku takut! Direndam dengan air aku takut! Dikasih kucing, eh kucingnya malah takut, haha.... ujungnya si tikut beranak pinak dan suaranya menyeramkan sekali *lebay.com*

Suami mulai waspada, tikus kan bikin bahaya ya! Tahu enggak Moms, penyakit yang ditimbulkan penyakit adalah  :
1. Leptosprirosis (penyakit akibat kencing tikus), penyakit pes, demam digigit tikus, kutu tikus dan lainnya.
2. Barang elektronik jadi rusak karena digigit tikus.
3. Kebakaran akibat konsleting listrik.
4. Kotor dan bau akbiat kotoran tikus

Nah, berkat semangat hidup sehat, akhirnya aku cari tahu bagaimana mengusir tikut tanpa harus melihat darah tikus. Saat cerita ke teman, ia merekomendasikan alat bernama EXTRO Electronic Pest Repeller.

Apa itu EXTRO Electronic Pest Repeller?


1.EXTRO Electronic Pest Repeller  alat yang aman untuk mengusir tikus.
2. Tidak mengandung zat kimia dan bahan lain yang dapat membahayakan manusia.
3. Menggunakan dua sistem sebagai tenaga yang terbukti sangat efektif yaitu : Teknologi Suara Ultasonik dan gelombang Elektomagnetik.
4. Alat ini mampu mengusir tikus tanpa harus repot membuang bangkai tikus.
5. Hemat energi, hanya menggunakan 4 W.
6. Bebas perawatan dan mudah digunakan.
7. Dapat digunakan dalam waktu yang lama.

Uji Coba Pakai EXTRO Electronic Pest Repeller



Lalu, aku mencoba menggunakan EXTRO Electronic Pest Repeller ini di tempat yang memungkinkan ada tikus, seperti di gudang, di dapur dan tempat sanyo air. Di tempat itulah ada tikus di rumahku.
Cara pakai :
1. Minggu pertama, aku memasangkan EXTRO Electronic Pest Repeller di stop kontak. Pemasangannya mudah sekali, tanpa kabel.  Awalnya aku pasang di gudang karena di sana banyak buku-bukuku, hiks. Di mingu pertama menggunakan suara ultrasonic dan gelombang. Tikus akan merasakan gelisah dan tidak nyaman loh karena adanya perubahan suara dan gelombang medan magnet.
Pencet aja tombol PITCH à F (FIXED) dan OUTPUT àC (COUNTINOUS).

2. Minggu kedua, aku mengubah suara ultrasonik pada level bervariasi dan suara yang dihasilkan akan terdengar lebih keras dan berubah-ubah. Tikus akan terlihat berkeliaran di sekitar rumah mencari tempat yang aman untuk berlindung. Tikus membuat lubang agar dapat keluar. Kalau di rumahku, tikusnya membuat lubang di dekat saluran air dan keluar di depan dekat pembuangan sampah. Tanahnya seperti kerikil-kerikil tanda sebagai temapt tikus sembunyi.
Tombol yang digunakan adalah PITCH à V (VARIABLE)
OUTPOUTà C (COUNTINOUS).

3. Minggu ketiga ubah gelombang electromagnetik pada level bervariasi sehingga suara ultrasonik yang lebih keras dan berubah-ubah. Tikus akan lebih cepat mencari celah dan membuat lubang menjauh. Widiw, tikus makin terdengar suara gluduk-gluduk keluar dari persembunyiannya, haha....
Tekan tombol : PITCH à V (VARIABLE)
OUTPOUTà R (RANDOM).

4. Minggu keempat tikus sudah mulai tidak kelihatan di rumah
5. Minggu kelima rumah sudah bebas dari tikus.


Yes, akhirnya rumahku bebas dari tikus. Aduh, kalau saja dari dulu tahu, enggak akan terjadi barang electronik rusak, buku rusak, baju rusak hingga bertebaran kotoran tikus. Alat ini jadi bikin emak-emak berani melawan tikus! Cukup rajin menggunakan produk EXTRO Electronic Pest Repeller saja. Jangan takut,alat ini aman dan teruji. Mau coba? Bebas tikus? 

Minggu, 26 Maret 2017

IHGMA Chapter Lampung Ajak Demo Chef on The Road dan Masyarakat Makan Gratis

 IHGMA Chapter Lampung 

 Assalamualaikum sahabat Smart Mom, 

Met weekend ya. Bagi yang mau liburan, bisa dong memilih Lampung sebagai tempat liburannya. Apalagi sekarang banyak hotel dengan harga menginap murah loh bahkan 70%! Aiih, kece kan nginap di hotel dengan harga murah? Aku tahu info ini saat menghadiri acara  IHGMA di Novotel, 16 Maret 2017 yang lalu.

Pagi itu aku bersama Mbk Fitri sudah janjian untuk ke berangkat bareng ke Novotel. Wah, enggak nyangka juga Mbk Fifi emang bisa ngebut juga. Biasanya takut loh kalau aku bawa motor kecepaan, hihi... sampai di Novotel sudah ada Bang Rangga (@infobdl)  Bang Adian (Jejamo.com) dan Bang Yopie (kelilinglampung_).

Jumat, 24 Maret 2017

Baper


[Curhat] Assalamualaikum sahabat Smart Mom,  hari ini aku mau curhat deh maklumlah emak-emak yang di rumah aja butuh teman curhat hehe... Aku itu orangnya sensitif, jadi mudah banget tersinggung, mudah banget tuh tersentuh, nggak biasa kalau dapat omongan orang yang tajam, tapi aku kalau nggak suka juga sulit untuk menyimpan. Ekpresiku pasti kelihatan. Repot kan ya kenal orang kayak aku ini? Aku harus belajar menata hati, kata orang itu namanya Baper alias bawa perasaan.

Istilah Baper ini sering kami pakai waktu aku masih aktif di grup Be a Writer. Di grup BaW yang WA itu kami sering Baper kalau ada teman yang tulisannya dimuat. Biasanya ada aja temen yang komentar begini, "Baper deh, tulisanku belum dimuat-muat,"  tak lama dari itu biasanya karyanya ada yang dimuat.  Jadi, kami sering godain kalau itu Baper membawa berkah.

Nah sekarang ini adalah istilah baper yang lain, seperti Mbak Fitri Restiana menggunakan hastag Baper Proporsional apa sih Baper Proporsional itu? Apa cuma guru aja yang tersertifikasi jadi guru profesional ada juga Ibu-ibu Profesional, eits, jangan salah.... Baper profesional dan proporsional bukan profesional jadi harus di bedakan Baper  itu proporsional, heheh , ya Baper boleh kan sifat manusiawi ya, tapi jangan terlalu dibawa perasaan, xixiix...susah juga ya menjelaskannya. Pokoknya jangan ampe depresi lah yak!

Apakah aku pernah Baper? Pernah loh. Contohnya, ada seorang teman yang bertanya kenapa aku pakai tagline Smart Mom? Enggak sesuai dengan bayangan dia tentang Smart Mom seperti di Majalah Parenting. Aduh, susah juga kalau mau menyesuaikan dengan isi kepala orang lain ya? 

Lalu, saat buka IG, aku menemukan akun Baper positif. Bagus juga nih akun ya mengajak orang Baper yang proporsional. Walau badan dan hati lagi Baper Maksimal tetap harus melihat kondisi di sekitar, hehe...


Aku ini lagi menata hati, jangan sampai Baper kelamaan. Membuat hati makin kusam, kebaikan sulit dilakukan jika hati kusam. Perbanyak istighfar dan ibadah sunah. Lalu biasanya kalau Baper kambuh curhat dengan teman yang dekat, keluarga, suami atau diam aja curhat ke Allah. Aku mencoba itu, bagaimana dengan kamu, pernah enggak mengalami Baper? Share dong!

Minggu, 19 Maret 2017

Mencari Sepatu dan Kamera Impian Dengan 1 Klik Saja Bersama Aplikasi Priceza

Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

Suatu hari saat menjemput Fatih pulang sekolah, Abang melirik sepatuku dan berkata, “Ummi, belilah sepatu Mi!” eeeh, tumben si Abang komentar. “Wah, iya ya Bang, bagusnya warna apa ya Bang? Hitam aja kali ya, Bang,” jawabku. “Merah aja, Mi!” kata Fatih lagi. “Kok merah sih, Bang?” ujarku penasaran. “Iya, Mi, kayak sepatu Upin dan Ipin!” seru Fatih.

Tuing! Sepatu merah? Emang sih sejak Aisyah lahir, aku udah mulai mau pakai warna merah dan pink. Dulunya aku lebih banyak baju warna biru aja. Entahlah efek punya anak cewek atau mulai lebih suka gaya anak muda, aku sekarang mulai macam-macam warna, hahaha...


Cuek banget ya penampilanku? *Tutupmuka*

Sabtu, 18 Maret 2017

Bukan Istri Sempurna



Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

[Curhat] Sudah lama nih enggak curhat di blog. Eh, murni curhatan loh hihi... beberapa bulan terakhir ini bagi yang sering mampir pasti tahu blog aku ini jarang diisi, hiiks... sudah mulai jarang postingan lagi. Kalau dulu bisa sehari sekali atau paling telat 2-3 hari sekali. Sekarang, ada loh seminggu sekali aja, parah bangets dah! Sampai DA meluncur bebas huhuhu....

Sebenarnya aku memang lagi menjaga kualitas waktuku bersama keluarga. Kan selama ini aku LDR dengan suami. Saat ini suami lagi di Lampung, aku ingin nikmati aja momen dari hari ke hari tanpa banyak pegang laptop hehe... iya, suamiku suka cemburu kalau aku kebanyakan depan laptop, eh depan hp juga sih haha...

Jumat, 17 Maret 2017

Serba-serbi Pendidikan Seksual Pada Anak Sejak Dini



Assalamualaikum sahabat Smart Mom, apakabar? Udah lama nih enggak ngobrol dengan Duo Ummi, maaf ya rada keteteran dengan jadwal hihi... jadilah aku baru setor tulisan duet ama Oci Ym. Rencana mau ganti jadwal nih enggak seminggu sekali, tapi dua minggu sekali. Nah, tulisan Oci Ym dapat dibaca di sini ya :  Sex Education Pada Anak

Saat mengantar bekal Faris beberapa hari yang lalu, Mas Faris  cerita, kalau baru saja mengikuti MRT (Menuju Remaja Tangguh).

Faris : “Ummi, tadi ada MRT di kelas.”
Ummi : “Diajarkan mandi wajib?”
Faris : “Iya,” mengangguk.
Ummi : “Faris sudah pernah mimpi?” tanyaku penasaran.
Faris : “Belum,”
Ummi : “Kalau Mamas mimpi, harus cerita ke Ummi atau Abi ya, nak.”
Faris :”Iya, tadi bu guru tanya-tanya,”
Ummi : “Tanya  apa saja?”
Faris :  “Tadi bu guru tanya, apa ada yang disukai. Mamas jawab ada, tapi sudah enggak lagi.”

Rabu, 15 Maret 2017

Al Quran Adalah Pusaran Kehidupan : Sejauh Mana Kita Berteman Dengan Al Quran?

Assalamualaikum, sahabat Smart Mom, semoga selalu sehat ya. Aku mau share hasil acara Tasqif di Masjid Al Muhajirin, Bandar Lampung, Sabtu 11 Maret 207 lalu.  Semoga catatan ini bermanfaat ya!

Foto by : beautiful-al-quran

Tips Memilih Sofa Untuk Ruangan Minimalis



Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

Saat aku menikah dan pindah rumah ke Lampung, aku disuruh membawa sofa. Kebetulan pindahan barang dari Bengkulu ke Lampung Timur membawa truk besar, sebuah truk ekpedisi.  Barang yang masuk juga bisa banyak, termasuk tempat tidur, kulkas, lemari, hingga sofa.  Sayangnya saat anak sulung kami usia menjelang 1 tahun, sudah belajar merambat dan sering naik-naik sofa. Bahkan sering jatuh terguling karena ingin menaik sofa. Sejak itu, suami melarang punya sofa dulu kalau anak-anak masih kecil. Jadi, saat kami pindah ke Way Jepara (masih Lampung Timur) dan akhirnya ke Bandar Lampung, sofa itu tidak dibawa. Jadilah rumah kami sampai saat ini belum punya sofa, hihi...

Ruang tamu kami memang tidak terlalu besar, bahkan sengaja disekat agar lebih rapi. Apalagi kami beberapa kali sering pindah rumah, sehingga sofa belum menjadi prioritas. Saat pindah ke Padang, rumah kami malah enggak punya kursi. Semua kursi ditinggal di Lampung. Tapi, sejak hamil 9 bulan, suami membelikan 1 kursi biru yang cukup kuat untuk tempat dudukku. Kursi itu menemaniku mandi, mencuci piring, sholat hingga teman mengetik hehe...


Beragam alasan mengapa orang belum tertarik untuk membeli sofa, selain karena ruangan rumah yang sempit, adat kebiasaan yang sering duduk ngemper alias gelar tikar hingga budget yang belum sesuai. Apalagi kalau melihat harga sofa yang wow banget bagi keluarga kecil sepertiku, rasanya bikin mikir deh! Beli sofa jadi urutan kesekian! 

Nah, saat berselancar ke dunia maya, aku menemukan sofa murah harga 1 jt. Ini harga sofa sesuai dengan budget dan ruangan di rumah kami. Aku akhirnya mulai berpikir untuk merapikan ruang tamu dengan membeli sofa. Ada perasaan enggak enak hati kalau tamu datang meliha rumah yang belum ada kursi memadai. Untuk itu, sebelum membeli sofa, aku mempersiapkan beberapa hal sebagai berikut :

1. Pilih Sofa Sesuai Ukuran Ruangan
Ruangan yang minimalis dapat diberi sofa dengan tata letak yang pas. Pilihlah sudut ruangan yang cocok dipasang sofa, lalu siapkan meja kecil di samping sofa. Misalnya buku, majalah, atau tempat cemilan.  Untuk ruang tamu, pilihlah sofa yang berbentuk persegi empat dan susun berbentuk “L” sehingga ruangan terkesan tidak sumpek. 

2. Pilih Bentuk Sofa
Pilih sofa yang tidak terlalu besar dan memakan tempat. Lebih cocok kalau sofanya bisa mempunyai beberapa fungsi. Misalnya dapat diadikan tempat tidur, hehe... Sofa yang digunakan untuk ruang tamu akan berebeda untuk ruang keluarga. Untuk ruang keluarga, pilihlah sofa yang lebih nyaman dan mampu menimbulkan suasana akrab antar anggota keluarga.

3. Pilih Corak Sofa
Tak kalah pentingnya dengan ukuran dan bentuk. Corak juga akan mempengaruhi keindahan dari sofa di dalam ruangan rumah. Pilih corak yang kalem dan sesuai cat ruangan. Tentu akan kurang pas jika terlalu menonjol. Namun, jika untuk ruangan keluarga, sofa yang bercorak warna-warni akan menimbulkan kesan ruangan yang santai dan nyaman.

4. Pilih Bahan Sofa 
Bahan sofa beraneka ragam, pilihlah sesuai dengan kemampuan budget keluarga dan gaya hidup. Contohnya, sofa dengan bahan kulit atau vinil cocok untuk yang memilihi anak kecil, apalagi anak-anak suka menumpahkan sesuatu ke sofa. Bahan kulit atau vinil lebih mudah untuk dibersihkan.

5. Tentukan Fungsi Sofa
Ini tak kalah penting saat memilih membeli sofa. Apa tujuan membeli sofa? Untuk bersantai? atau untuk menjamu tamu? Sofa yang digunakan untuk ruangan tamu akan berbeda untuk ruangan keluarga. Namun, pilihan tergantung pilihan Anda, apalagi sofa murah harga 1 jt sekarang sudah banyak loh! 


Demikianlah Tips Memilih Sofa Untuk Ruangan Minimalis ala aku yang akan aku terapkan jika kelak aku membeli sofa. Kebetulan ada harga murah, jadi pengennya segera berbelanja buat sofa ruang tamu. Bagaimana dengan sahabat Smart Mom? Share dong!

Rabu, 08 Maret 2017

Merayakan Sehari Bersama Tapis Lampung di Tapis Evolution

Merayakan Sehari Bersama Tapis Lampung di Tapis Evolution. Assalamualaikum sahabat Smart Mom, hari ini aku mau cerita mengenai acara jalan-jalan di Tapis Evolution tanggal 25 dan 26 Februari 2017 lalu.



Siang itu aku berangkat menuju Lapangan Gubernuran dengan ditemani gerimis. Sampai di sana aku hanya menemui Bang Rangga (@infobdl) bersama istrinya Mbk Nana. Kami langsung jepret-jepret penari yang sedang tampil di panggung. Alhamdulillah saat mereka tampil, gerimis sudah berhenti. Aku terpesona dengan tarian yang sangat dinamis. Apalagi merekela mengenakan tapis. Tema lomba tari juga tentang tapis. Wah, benar-benar bagai di dunia pertapisan, hehe...

Minggu, 05 Maret 2017

Cara Asyik Mengajak Anak Bermain, Ikuti Tantangan #30HariMain



Bermain adalah hal yang menyenangkan bagi anak-anak. Apalagi jika bermain tanpa “beban” . Anak-anak benar-benar menikmati bermain bersama Ayah dan Bunda atau teman-temannya. Sejak anak-anak belum lahir, aku sudah menyiapkan berbagai permainan, walau masih menggunakan bahan seadanya saja. Saat mengandung anak pertama, aku sudah menyiap mainan yang berbunyi. Misal bebek-bebekan yang dipencet berbunyi. Ada juga aku siapkan bola, kerincingan hingga boneka.