Jumat, 26 Februari 2021

Review Buku : Sukses Mendidik Anak ala Homeschooling

Judul : Sukses Mendidik Anak ala Homeschooling

Penulis : Kusumastuti

Penerbit : Bhuana Ilmu Populer

Cetakan : I

Jumlah Halaman : 362

Assalamualaikum Sahabat Smart Mom,

Memiliki anak yang sehat dan cerdas adalah impian setiap orang tua. Dari memilih sekolah yang bermutu sampai melengkapi fasilitas belajar di rumah saja. Jika dulu orang tua sudah cukup “tenang” menitipkan anak-aanak belajar di sekolah sampai sore, bahkan ditambah dengan les ini dan itu, kini saat pandemi, mau  tidak mau orang tua harus bertindak sebagai guru.

Sukses Mendidik Anak ala Homeschooling

Ya, orang tua harus belajar menyesuaikan diri.  Orang tua dituntut untuk bertidak cepat dalam mengimbangi kesiapan anak. Baik kesiapan menerima kondisi pandemi (di rumah saja) sampai kebiasaan belajar yang emnerapkan Pendidikan Jarak jauh (PJJ) atau Belajar dari Rumah (BDR).

Anakku yang duduk di TK B sejak pandemi melakukan PJJ. Senin-Kamis ada kelas zoom selama 1-1,5 jam. Orang tua mendampingi, tapi terkadang juga diminta berpartisipasi. Apalagi menjelang masuk SD, Aisyah melakukan latihan observasi dengan mengerjakan tugas-tugas dengan arahan gurunya.

Tak jarang, ada tugas dari sekolah melakukan aktivitas seperti membuat karet gelang, menanam kangkung, bermain bola dan lain sebagainya. Awalnya aku pikir, “Wow, anak TK banyak banget PR-nya ya?” tapi, ternyata itulah kegiatan yang mampu membantu mengembangkan kemampuan sensoris dan motorik anak, loh!

Beruntung aku bertemu dengan buku Sukses Mendidik Anak ala Homeschooling karya Kusumastuti terbitan Bhuna Ilmu Populer (BIP). Buku ini membantuku memilih aktivitas seru untuk Aisyah selama masa pandemi ini.

Keunggulan Buku Sukses Mendidik Anak ala Homeschooling

Buku ini memiliki 185 pilihan aktivitas seru untuk anak di bawah 7 tahun. Kegiatannya sangat bervariasi dan diceritakan dengan kalimat yang mudah dimengerti. Beberapa kegiatan memang sudah pernah diajarkan di sekolah, tapi banyak juga yang belum pernah aku coba, wiiih... jadi tak sabar mau mempraktiknya!

Beberapa kegiatan yang sangat aku sukai untuk anakku di dalam buku ini adalah :

1. Mari ke Sekolah

Kita tentu tidak akan menjadi seorang ahi dalam satu hari, demikian juga anak. Biarkan anak belajar dalam temponya sendiri, meskipun berhari-hari dan berkali-kali mencoba (Hal 2).

2. Buku Harian

Anak bisa diminta untuk memperhatikan, kapan biasanya ia merasa sedih, marah, kesal. Jika polanya berulang, mungkin ada sesuatu yang memicu emosi anak, sehingga ia selalu merasa sedih, marah, kesal di waktu dan situasi yang sama (Hal 11).

Sukses Mendidik Anak ala Homeschooling


3. Hening

Ajak anak tanpa gadget dengan melakukan kegiatan hening selama 5-10 menit dengan melakukan kegiatan menghirup udara segar (Hal 35).

4. Mengenali Tipe Belajar

Anak diajak belajar mengenal diri, sehingga tahu apa yang harus dilakukan ke depannya. 

5. Mengenali Keluarga

Di sini perang orang tua sangat penting ketika anak-anak sudah terlalu lama bermain gadget. “Stop main gadget!” sebaiknya sampaikan dengan komunikasi yang jelas dan detail, “Saya mau kamu berhenti main gadget, karena ini sudah tiga jam kamu main terus tanpa henti. Tidak bagus buat matamu. Juga tidak sehat duduk terus. Ayo kita masak bersama (Hal 49).

6. Mengenal Bentuk

Kegiatan ini paling aku sukai karena sangat membantu untuk persiapan observasi Aisyah masuk SD. Kegiatan ini mengajak anak mengenal bentuk geometris dengan memperhatikan beragam bentuk yang ada di sekitarnya (Hal 156).

7. Gigi

Info mengenai gigi ini sangat diperlukan bagi orang tua. Gigi yang sehat menjadi investasi masa depan anak. Di sini diinformasikan mengenai gigi seri, gigi taring, gigi geraham sampai cara menggosok gigi yang benar (Hal 256).

Masih banyak lagi keunggulan buku ini. Apalagi hadir di era pandemi disaat orang tua mendadak menjadi guru bagi anak-anaknya. Sukses tidaknya PJJ dan BDR sangat tergantung pada peran orang tua. 

Buku ini menjadi alternatif orang tua dalam menciptakan kegiatan menyenangkan di rumah. Buku ini dikemas dengan berbagai kegiatan yang mudah diaplikasikan. Jika orang tua bekerja, kegiatann dapat didelegasikan oleh pengasuh anak di rumah. 

Buku nonfiksi berjumlah 362 halaman ini dapat teman-teman dapati di IG bipgramedia atau langsung hubungi penulisnya IG @utiauthor

Selamat membaca!

Sukses Mendidik Anak ala Homeschooling


Kuis! 

Temen-teman ingin memiliki buku Sukses Mendidik Anak ala Homeschooling? Yuk, ikuti kuisnya!Satu orang yang beruntung dengan alamat pengiriman Indonesia! Cantumkan akun Instagrammu ya!

Syarat : Follow akun Instagram 

1. Naqiyyah Syam 

2. utiauthor

3. BIP 

Pertanyaan : Apakah kamu ingin buku ini?

Tulis jawaban di kolom komentar  artikel di blog ini dari tanggal 26 Februari-5 Maret 2021. Pengumuman tanggal 7 Maret 2021 pukul 21.00 WIB. Keputusan tidak dapat diganggugugat!

Contoh : 

Ya, aku mau! 

IG @naqiyyahsyam

Semoga kamu beruntung!

14 komentar:

  1. Ya, Aku Mauuuuuu🤩🤩🤩,,
    Done Follow bunda Naqiyyah Syam, Uti Author dan BIP

    Bismillah Semoga Berkah 🌱🌱🌱
    Ig @cheysara_airin

    BalasHapus
  2. Aku juga mau mbak naqy.😍. Done mbak. Ini Ig ku @annasusan.khair

    BalasHapus
  3. Ya, aki mau!

    Done follow semuanya. Semoga rezeki. Aamiin

    Ig: @rika_altair

    BalasHapus
  4. iya .... Aku mau dong masyaallah
    done follow Naqiyyah syam. Utiauthor dan BIP yess ... ig @ade_syerni

    BalasHapus
  5. mau banget, mbak
    Ig : @ayanapunya

    BalasHapus
  6. Mau banget, Mbak.
    Agar menambah ilmu untuk mendampungi Duo Hanania
    @duniabukururin

    BalasHapus
  7. mau banget. kepingin belajar tentang home schooling. sebelum beneran ngurus anak nanti pas nikah hehe
    ig: @molzania

    BalasHapus
  8. Sangat pingin amat MAU sekali bukunya bagus bgt untuk anak, done persyaratannya.. semoga rejeki hehe ig:@jamilazkiyarik

    BalasHapus
  9. pasti asik nih bukunya. BDR ini juga "memaksa" saya untuk mempelajari ttg HS. Dan ternyata membukakan banyak hal.

    BalasHapus
  10. Subhanallah, teasernya bikin mupeng. Memang sebagai orang tua yang WFH + menemani anak SFH suka habis akal mau 'diapain' lagi nih anak, sementara waktunya masih panjang.

    Saya dan istri juga tertarik dengan konsep homeschooling setelah beberapa waktu lalu, ikut sebuah event online dan cukup surprise dengan kosa kata yang keluar dari mulut anak-anak peserta event tersebut.

    I mean, mereka tampak berasal dari keluarga yang cukup berada dan educated, tapi how come, kosa kata mereka bisa seperti itu.

    Jadi ngeri sih ngebayangin Fabio berada di lingkungan seperti itu, yang sudah susah2 kami ajari sopan santun, lalu pulang2 datang dengan kosa kata yang...huff.

    Dari situ kepikiran, gimana kalau Fabio homeschooling aja. Tapi, no idea, gimana eksekusinya.

    That's why, saya mau banget sama buku ini dengan harapan bisa memberi inspirasi dan informasi yang kami perlukan untuk meng-homeschooling-kan Fabio.

    IG : @simpleprima

    Last but not least, thanks for sharing this valuable information mbak. Doa terbaik untukmu & keluarga.

    BalasHapus
  11. Mau banget.....
    Done semua ya Mbak

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^