Assalamu'alaikum Sahabat
Apakah teman-teman masih rutin ngeblog? Jujur sejak 2 tahun terakhir aku udah nggak terlalu aktif ngeblog. Awalnya, mau fokus dengan kehamilan ke-4. Maklum kehamilan ini jusiaku sudah di atas 40 tahun. Jadi, banyak sekali kendala yang aku alami. Mulai secara fisik, psikologis, finansial dan lainnya. Jadilah, semangat ngeblogku menguap entah ke mana hahah...
Lalu, masa melahirkan dan menyusui dimulai. Mau buka laptop malas banget karena laptop udah loading lama banget, keyboard bermasalah, sampai akhirnya udahlah fokus ke bayi aja. Lama-lama, job sepi dan aku kembali dihadapi dengan kenyataan, "Oh, apakah ini saatnya aku pensiun dari blogger?"
Apakah Pensiun dari Blogger Itu Nyata?
Ini yang aku tanyakan pada diri sendiri saat menanti notifikasi email. Entah ajakan kerjasama atau notif invoice. Nyatanya, nggak ada! Mana hormon usai melahirkan bikin aku mudah sedih. Capek ngurus bayi, capek ngurus rumah, ditambah nggak isi rekening terus berkurang. Sampe aku bilang ke suami, "Ntar kalau ngasih uang belanja, transfer aja,ya! Biar aku merasa dapat duit dari job!" Hehe... walau nyata jarang ditransfer karena terhalang "beda bank" hahah... mana kartu ATM suami aku pegang.
Nah, kalau soal ide menulis jangan ditanya. Banyak banget nggak kurang-kurang deh, tapi semangat untuk berkarya semakin lemah karena udah capek ngurus bayi hahah...
Namun, sekarang Syakira sudah 16 bulan. Sudah belajar jalan. Sudah mau makan dan sudah banyak kepintaran membuat aku sudah bisa berbagi waktu untuk kegiatan medsos.
Tentu saja ini bikin mood aku balik lagi. Rencana mau pensiun jadi blogger nggak jadi. Emang sih, job dari blog sudah sedikit sekali. Tapi, cinta menulis membawaku kembali. Artikel sepi pengunjung atau tidak bodo amatlah! Ada banyak kisah yang ingin aku sampaikan.
Blogger Menghadapi Era AI
Di era AI merajai medsos dan banyak profesi menjadi teralihkan. Content writing jadi agak tersingkirkan. Ya... mau nggak mau kita mesti mengikuti zaman, beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Penggunaan AUI bisa saja membantu pekerjaanku sebagai blogger. Mulai dari mencari ide hingga membantu mencari referensi tulisan.
Namun, AI juga dapat menjadi "musuh" orang sudah jarang search di Google buat cari info. Orang beralih tanya ke Chat GPT atau ke video singkat, seperti TikTok dan YouTube Short. Tapi, sebagai berkarya di dunia digital, aku sendiri berteman akrab dengan AI. Tidak menjadikan musuh walau job menurun hahah...
Intinya, blogger harus memanfaatkan AI, bukan memusuhi AI sehingga berhenti berkarya. Untuk itu diakhir Januari 2026 ini aku akan membuka lembaran baru. Kembali ngeblog dan berkarya di dunia digital. Dunia yang membawaku mencintai dunia blogger, sehingga sempat menjadi profesi dan ladang cuan. Bismillah tahun 2026 lebih produktif dan lebih menghasilkan cuan. Yuk, semangat ngeblog lagi!

Posting Komentar untuk "Apakah Pensiun dari Blogger Itu Nyata?"
Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^