Pengalamanku, Nyaris Jual Blog

Assalamu'alaikum Sahabat Smart Mom, 

Beberapa waktu yang lalu, aku hampir saja menjual blogku seharga 6 juta. Yap, blogku ada 2 yang ini dan satunya kubuatkan untuk anakku Aisyah di www.jalanjalanaisyah.net. Awalnya, aku sudah berniat melepaskan blogku. Maklum lagi BU alias butuh duit. Aku sudah siap melepaskan adsense yang ada di blogku, walau belum pernah cair, masih senilai 800 ribu. Berat? Yes, berat banget karena banyak sekali kenangan di blog itu. Lalu, kenapa nggak jadi? Begini ceritanya...

Pengalamanku, Nyaris Jual Blog


Jadi, aku sholat istikaharah selama 3 hari. Rasanya aku udah mantap. Tapi, di sisi lain, hatiku berbisik, "Serius tidak menyesal? Coba tanya ke para ahlinya dulu!" Nah, di sinilah aku mulai resah.

Karena 2 blog aku ini ada dalam 1 email, di mana blogspot itu terkait satu sama lain. Bisa saja aku berikan 1 blogku dan masukan 1 email lain untuk editor, tapi tetap terkait ke blog utama. Sedangkan email aku ini juga terkait dengan youtube. Duh, ribet banget kan menjelaskan ya?

Jadi, kalau aku menjual 1 blog, artinya tugas aku bertambah ribet. Harus mengeluarkan emailku, adsenseku harus kuberitahukan, plus lainnya. Intinya aku pusing hahaha...

Di mana aku ini gaptek yang nggak paham soal adsense. Kalau mau dijual harusnya 1 blog, 1 email dan adsense nggak ganggu blog lain. Atau dijual semua blog dan adsense. Tentu ini mustahil, aku sayang banget dengan blogku.

Tidak bisa dipungkiri, saat ini blog kurang menghasilkan cuan. Job sepi dan sempat kesulitan memperpanjang blog. Tapi, ujian ini semoga segera berlalu ya. Jujur, kangen masa kejayaan blog. Zaman di mana bisa membantu ekonomi keluarga dengan menulis artikel di blog. Kini, ngeblog buat diary digital aja. Masih belum bisa melepaskan. Walau udah jarang menulis.

Bukan tidak semangat lagi menulis di blog, tapi kegiatan di dunia nyata banyak menyita waktu. Aku kini punya bayi lagi usia 21 bulan. Kehidupanku berubah sejak dia lahir. Aktivitas di dunia nyata sangat menyita waktu dan alhamdulillah menjelang Syakira 2 tahun, aku sudah bisa mengatasi rasa penat dan lelahku. Masih bisa membuat konten dan seskali ngisi blog. Doakan kelak makin rajin, ya!

Back to to cerita soal jual blog, blogku ini siapkan ini untuk dokumentasi keluargaku. Catatan perkembangan anak-anakku dan juga kegiatanku sebagai IRT dan kepenulisan. Jadi, aku masih mempertahankan blog ini. Entah kelak aku siap melepaskan atau aku kembali menjadi blog gratisan.

So, apakah Moms ingin tetap menulis di blog? Yuk, share di kolom komentar.

Posting Komentar untuk "Pengalamanku, Nyaris Jual Blog"