Cerita Ummi Menemani Mas Faris Seminar Proposal: Ada Perjuangan Kecil di Balik Hari Bahagia ❤️
Ada hari-hari tertentu yang rasanya ingin sekali kita abadikan. Bukan karena acaranya mewah atau semuanya berjalan sempurna, tetapi karena ada banyak cerita dan perasaan yang tersimpan di dalamnya.
Salah satunya adalah hari ketika Mas Faris, anak sulungku, menjalani seminar proposal.
Alhamdulillah, akhirnya satu tahap penting dalam perjalanan kuliahnya berhasil dilewati. Sebagai seorang ibu, rasanya campur aduk. Senang, bangga, terharu, sekaligus ikut deg-degan membayangkan bagaimana proses yang sedang dijalaninya.
Mas Faris adalah penerima Beasiswa Tahfidz di IIB Darmajaya Bandar Lampung sejak tahun 2023. Sekarang sudah memasuki semester 7. Tidak terasa, perjalanan kuliahnya sudah sampai di tahap ini.
Ternyata Ummi Juga Punya Cerita di Hari Seminar Proposal
Ada cerita lucu sekaligus melelahkan yang mungkin tidak diketahui Mas Faris selama menjalani seminar proposal kemarin.
Jadi, aku datang ketika Mas Faris ternyata sudah lebih dahulu masuk ke ruangan seminar. Niat awalnya tentu ingin menemani dan memberikan dukungan secara langsung. Namun, karena sudah dimulai, akhirnya aku dan adiknya menunggu di luar ruangan.
Awalnya masih semangat. Dalam pikiranku, tinggal menunggu sampai seminar selesai. Ternyata ada satu tantangan kecil yang harus dihadapi, yaitu menemani adiknya yang masih berusia 2 tahun.
Untuk sampai ke lantai 3, aku harus menggendong adik. Lumayan juga ternyata! Baru naik beberapa lantai, pinggang rasanya sudah mulai protes. Belum lagi adik yang mulai rewel karena mungkin bosan dan ingin jalan-jalan.
Namanya juga anak usia 2 tahun, ya. Duduk diam menunggu bukan perkara mudah. Akhirnya aku memutuskan turun ke bawah saja. Kami mencari suasana lain sambil jajan di kantin.
Sempat muter-muter, adik juga akhirnya tertidur sebentar. Aku pikir bisa istirahat sambil menunggu Mas Faris selesai. Eh, ternyata adik justru bangun lagi ketika Mas Faris sudah selesai seminar. Hehehe.
Begitulah cerita Ummi di balik perjuangan Mas Faris hari itu. Ternyata bukan hanya anak yang sedang berjuang di dalam ruangan, orang tua juga punya perjuangan kecilnya sendiri di luar ruangan. ❤️
Alhamdulillah, Satu Tahap Berhasil Dilewati
Terlepas dari cerita kecil tadi, ada rasa syukur yang jauh lebih besar di hatiku.
Melihat Mas Faris bisa sampai di tahap seminar proposal membuatku teringat perjalanan panjang yang sudah dilaluinya. Kesempatan mendapatkan beasiswa Tahfidz tentu menjadi salah satu hal yang sangat kami syukuri. Semoga kesempatan ini bisa terus dijaga dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Namun, perjalanan kuliah belum selesai. Setelah seminar proposal kemarin, masih ada revisi dari masukan dosen penguji, terutama mengenai variabel penelitian. Setelah itu masih harus melanjutkan penelitian, seminar hasil, menyelesaikan skripsi, hingga akhirnya wisuda.
Sebagai orang tua, tentu ada banyak harapan yang kami titipkan dalam doa. Semoga Allah memberikan kemudahan untuk setiap proses yang akan dilalui Mas Faris.
Semoga revisinya lancar, penelitiannya dimudahkan, diberikan kesehatan dan semangat, serta bisa menyelesaikan kuliahnya dengan hasil terbaik.
Doa Ummi untuk Mas Faris
Nak, mungkin selama perjalanan kuliah ini ada banyak hal yang tidak selalu mudah. Ada waktu untuk lelah, ada proses yang harus diperjuangkan, dan ada tanggung jawab yang harus diselesaikan.
Tapi Ummi dan Abi selalu berharap kamu bisa melewati semuanya dengan baik.
Terima kasih sudah berusaha sejauh ini. Semoga ilmu yang didapatkan menjadi ilmu yang bermanfaat dan kesempatan beasiswa yang diberikan bisa menjadi amanah yang terus kamu jaga.
Terima kasih juga untuk teman-teman, saudara, dan keluarga yang selama ini ikut mendoakan Mas Faris. Doa baik dari kalian menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami.
Sekarang, kami masih menantikan langkah-langkah berikutnya. Semoga tidak lama lagi bisa kembali berbagi cerita bahagia tentang seminar hasil dan, insyaallah, hari wisuda.
Aamiin ya Rabbal Alamin. 🤲❤️
Salam sayang dari Umi, Abi, dan adik-adik untuk Mas Faris.
Kalau teman-teman punya pengalaman menemani anak melewati momen penting dalam hidupnya, boleh banget berbagi cerita. Karena ternyata, perjalanan anak meraih impian bukan hanya tentang perjuangan mereka, tetapi juga tentang doa, kesabaran, dan cerita kecil orang tua yang selalu ada di belakangnya.
Posting Komentar untuk "Menemani Mas Faris Seminar Proposal"
Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^