Senin, 23 Januari 2017

Teman Curhat

Assalamualaikum Sahabat Smart Mom,

Punya teman curhat? Ya, setiap orang mungkin butuh curhat ya. Apalagi perempuan, konon kebutuhan berbicara nya banyak. Dan laki-laki, lebih banyak berpikir dengan logika. Jarang sih laki-laki mau jadi teman curhatan. Kalau pun ada, komunikasi yang intenslah menjadikan laki-laki dan perempuan menyatu jadi sahabat curhat, terutama pasangan suami istri. Ya iyalah, masa sama suami atau istri enggak pernah curhat?

Lalu, saat hati gundah gulana, curhat dengan siapa yang paling enak ya? Pernah aku alami, saat Ibuku meninggal dunia, aku mengalami depresi. Ya, sakit, sedih hingga tujuan hidup terbang bagai angin. Aku mencoba terapi dengan pijatan tapi tidak berhasil. Nah, setelah menikah, saat hati resah soal pekerjaan, tetangga, ekonomi atau anak sakit, siapa yang paling enak jadi teman curhat? Inilah urutan teman curhat paling enak menurutku :

1. Allah
Ya, sebagai makluk yang lemah, ada kalanya kita memerlukan kekuatan besar menghadapi ujian yang bertubi-tubi. Kadang ke psikolog juga tidak berhasil. Curhat yang terbaik adalah pada Allah. Akui saja kesalahan yang pernah terjadi. Lakukan taubat nasuha. Perbanyak ibadah sholat sunah, tilawah dan dzikir.

2. Suami atau Ibu
Bagi yang sudah menikah, curhat dengan suami sangat cocok. Tapi, emang dari sononya laki-laki kurang peka dengan bahasa kalbu, haha... Jadi ajarin dulu suami mengenal pribadimu sampai dia tahu bagaimana menyikapi istrinya. kalau nangis itu butuh dipeluk atau butuh duit? Hahah...  Ya enggaklah maksudnya emang ini tidak serta merta menjadikan suami paling mengerti dirimu.

Buat yang belum menikah, curhat dengan ibu paling enak deh. Kalau sudah menikah, kadang jadi bumerang. Apalagi curhat tentang suami atau anak-anak. Bisa-bisa dimarahi. Misal, kamu curhat ke ini kalau sedang hamil sedangkan anakmu baru 9 bulan. Istilah orang kesundulan. Ibumu bisa saja mendukung, tapi siap-siap juga kalau malah menyalahkanmu dan bilang, "Itu anakmu kasih sufor aja!" nah, loh siapkan hati dan mental.

3. Saudara
Curhat dengan kakak atau adik paling seru kalau emang sejak kecil dekat. Jadi tahu pribadi masing-masig dan gaya komunikasinya. Aku sendiri alhamdulillah punya 4 kakak perempuan yang kompak. Kami saling tukar kabar setiap hari di group BBM. Bisa tukar foto, cerita apa saja dan saling mendukung kegiatan yang kami lakukan saat ini.

4. Sahabat
Curhat dengan orang lain emang sangat berhati-hati. Apalagi belum pernah mengalami jalan bareng dengan dia, belum tahu tingkah asli ya.  Tapi. Aku sendiri alhamdulillah ada teman di group WA yang asyik saling mendukung. Aku kenal beberapa personalnya sejak dulu. Jadi beberapa kondisi aku cerita ke mereka, tapi tidak semua lagi. Apalagi jika dalam group yang tidak seide. Mending japri aja dengan personal dibanding curhat di group yang tidak semua isi kepala sama.

5. Psikolog
Nah, jika emang sulit sekali menyelesaikan masalah sebaiknya emang perlu orang lain yang lebih paham. Datangi psikolog yang punya nilai agama yang kuat. Aku rekomendasikan deh psikolog yang keren Mbk Sinta Yudisia. Beliau seorang Ketua FLP dan juga psikolog yang handal. Telah menangani berbagai masalah kejiwaan. Soal pemahaman juga bagus. Apalagi baca buku keren beliau mengenai psikologi pengantin terbitan Indiva, bagus deh.

Itulah 5 teman curhat yang aku rekomendasikan, semoga sahabat Smart Mom sukses dalam menjalani hari-hari yang penuh berkah, Aamiin.

Beyond C Antiaging Drink


Assalamualaikum sahabat Smart Mom, 

Beyond C Antiaging Drink. Istilah “anti aging” sudah tidak asing di telinga kita.Masyarakat awam mengenal anti aging hanya seputar kecantikan dan perawatan kulit saja. Padahal “anti aging” dapat diartikan “anti penuaan”.Anti penuaan bukan hanya pada kecantikan wajah dan kulit saja. Melainkan perlunya anti aging bagi sel-sel dalam tubuh kita.


Tubuh kita terbentuk dari sel-sel yang berjumlah triliun-an. Pada usia muda kecepatan regenerasi dan perbaikan dari sel-sel masih cepat dan efisien. Bertambahnya usia akan membuat perbaikan sel berkurang dan kemampuan membentuk sel baru juga berkurang. Sehingga banyak sel-sel yang rusak atau mati. Hal inilah yang disebut proses penuaan.

Jumat, 20 Januari 2017

Tips Merawat Anak Sakit Saat LDM (Long Distance Marriage)



Tips Merawat Anak Sakit Saat LDM (Long Distance Marriage). Merawat anak sakit saat suami sedang di luar kota sunggu butuh perjuangan. Apalagi baru saja 2 hari suami berangkat ke Padang, Fatih luka dan harus mendapat 5 jahitan. Awalnya sempat ada penolakan dalam diriku, “Ya Allah, kuatkan, sabarkan diriku!” ya aku pun merasakan menahan sesak di dada. Menangis sendirian. Lalu, apakah berarti aku menyerah? Yup, menangis sebentar saja. Menumpahkan sesak di dada. Ibu mana yang tak sedih melihat anaknya sakit? Bahkan, kadang ibu rela tidak tidur demi menjaga anaknya yang sedang demam.

Kisah Seru Berbagi Tugas dengan Suami


Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

Sebenarnya kemarin adalah jadwal post ngobrol bareng duo Ummi  antara aku dan Oci Ym. Tapi, aku beneran lupa, hihi... padahal ingat sih itu Hari Kamis, tapi jadwal sempat terlewati, duduh... emang udah tuir ini atau manajemenku belum rapi? Terasa banget sejak semingguan ini aku lebih mudah capek dan banyak lupa :)

Btw, hari ini aku mau ngajak ngobrol soal berbagi tugas dengan suami. Suatu hari aku bertemu dengan teman-teman admin Tapis Blogger. Salah satu ada yang bertanya, "Aisyah mana?" nah, iya anak-anak selalu bareng aku. Jarang banget anak-anak ditinggal di rumah karena kami enggak pakai jasa pengasuh atau ART. Ya, kadang-kadang, anak-anak aku tinggalkan bareng suamiku. 

Kamis, 19 Januari 2017

Mengajarkan Anak Adab Menginap di Rumah Saudara


Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

Mengajarkan Anak Adab Menginap di Rumah Saudara. Masa liburan telah usai, tapi aku mau cerita nih pengalaman anak-anakku menginap di rumah saudara. Biasanya kami menginap karena Lebaran. Tapi, pernah juga kami menginap karena mau tes sekolah. Oh ya, menginap di rumah saudara membawa 3 anak itu rempong deh. Bawaannya pun segudang, hiiks...

Saat itu Februari, kami menginap di rumah kakak ipar di Bandar Lampung. Maklum kala itu kami masih tinggal di Padang dan rumah biru masih disewakan. Jadilah kami menginap di rumah kakak.  Saat baru sampai, kami menempati 1 kamar yang cukup luas. Ada juga tambahan kasur untuk tidur di lantai. Malam pertama, Aisyah rewel, Fatih juga rewel. Awalnya aku juga bingung sebabnya apa. Kecapekan, lapar atau apa? Kuingat-ingat Aisyah mungkin resah karena pakai diaper. Tapi, kalau dilepas entar ngompol dong? Mau bolak-balik ke Kamar mandi, lumayan jauh ke belakang. Sedangkan saat di Padang Aisyah sudah biasa pipis ke kamar mandi.  Sedangkan aku lupa bawa perlak!  Untuk anaknya yang baru training toilet, perlu banget bawa perlak nginap di rumah saudara, hihi...

Senin, 16 Januari 2017

Cerita Fatih : Merawat Luka Jahitan di Jempol Kaki



Assalamualaikum sahabat Smart Mom, 

Beberapa hari ini aku sibuk sekali di dunia nyata. Sampai-sampai sulit sekali mau nulis. Tapi, kalau enggak nulis, aku bisa stres sendiri, hiks... menulis adalah terapiku setelah seharian berjibaku dengan domestik. Jadi, malam ini mau curhat aja deh :)

Seperti yang aku tulis sebelumnya. Anak keduaku luka di jempol kakinya kena gir rantai sepeda. Luka itu harus dijahit dan kena 5 jahitan. Masa perawatan luka jahitan tak semudah teori yang didapatkan. "Jangan basah, jangan kotor!" yes, simple banget deh! Nyatanya, sulit sekali melakukannya. Fatih lasaknya. Hari pertama bisa aja diam tiduran di depan TV. Aku bisa sambil ngasuh Aisyah dan beberes. Besoknya masih kalem saja. Hari ketiga sudah mulai keluar rumah dan malah loncat-loncat. Duuh, histeris deh ngelihat Fatih yang "sok lincah". 


Kamis, 12 Januari 2017

Pilih Jadi Ibu Rumah Tangga Tangguh atau Cengeng?


Assalamualaikum sahabat Smart Mom, mulai Kamis ini aku dan Oci akan ngobrol bareng tema pernikahan, seputar rumah tangga, anak dan tetek bengek deh ibu rumah tangga.

Cerita Oci ada di sini ya! 



Kenalan sedikit ya Oci Y.M bernama lengkap Oci Yonita Marhari. Kelahiran 9 Maret 1986. Penulis kelahiran dan berdomisili di Pekanbaru, Provinsi Riau. Ibu 2 anak ini, keren banget deh. Sudah banyak menulis buku solo dan duet. Beliau sudah S2 lulusan Magister Manajemen UMJ. Memilih resign dan menekuni dunia kepenulisan dan bisnis. Saat ini Oci juga merambah ke dunia blogger. Kece badai kan? Aku pernah berduet di buku Dosa-dosa Istri kepada Suami Yang Diremehkan Wanita. Maka, saat Oci ngajak duet lagi, aku pun menyambutnya dengan konsep duet ngeblog aja,hihi...maka terciptalah Ngobrol Bareng Duo Ummi.