Minggu, 26 Maret 2017

IHGMA Chapter Lampung Ajak Demo Chef on The Road dan Masyarakat Makan Gratis

 IHGMA Chapter Lampung 

 Assalamualaikum sahabat Smart Mom, 

Met weekend ya. Bagi yang mau liburan, bisa dong memilih Lampung sebagai tempat liburannya. Apalagi sekarang banyak hotel dengan harga menginap murah loh bahkan 70%! Aiih, kece kan nginap di hotel dengan harga murah? Aku tahu info ini saat menghadiri acara  IHGMA di Novotel, 16 Maret 2017 yang lalu.

Pagi itu aku bersama Mbk Fitri sudah janjian untuk ke berangkat bareng ke Novotel. Wah, enggak nyangka juga Mbk Fifi emang bisa ngebut juga. Biasanya takut loh kalau aku bawa motor kecepaan, hihi... sampai di Novotel sudah ada Bang Rangga (@infobdl)  Bang Adian (Jejamo.com) dan Bang Yopie (kelilinglampung_).

Jumat, 24 Maret 2017

Baper


[Curhat] Assalamualaikum sahabat Smart Mom,  hari ini aku mau curhat deh maklumlah emak-emak yang di rumah aja butuh teman curhat hehe... Aku itu orangnya sensitif, jadi mudah banget tersinggung, mudah banget tuh tersentuh, nggak biasa kalau dapat omongan orang yang tajam, tapi aku kalau nggak suka juga sulit untuk menyimpan. Ekpresiku pasti kelihatan. Repot kan ya kenal orang kayak aku ini? Aku harus belajar menata hati, kata orang itu namanya Baper alias bawa perasaan.

Istilah Baper ini sering kami pakai waktu aku masih aktif di grup Be a Writer. Di grup BaW yang WA itu kami sering Baper kalau ada teman yang tulisannya dimuat. Biasanya ada aja temen yang komentar begini, "Baper deh, tulisanku belum dimuat-muat,"  tak lama dari itu biasanya karyanya ada yang dimuat.  Jadi, kami sering godain kalau itu Baper membawa berkah.

Nah sekarang ini adalah istilah baper yang lain, seperti Mbak Fitri Restiana menggunakan hastag Baper Proporsional apa sih Baper Proporsional itu? Apa cuma guru aja yang tersertifikasi jadi guru profesional ada juga Ibu-ibu Profesional, eits, jangan salah.... Baper profesional dan proporsional bukan profesional jadi harus di bedakan Baper  itu proporsional, heheh , ya Baper boleh kan sifat manusiawi ya, tapi jangan terlalu dibawa perasaan, xixiix...susah juga ya menjelaskannya. Pokoknya jangan ampe depresi lah yak!

Apakah aku pernah Baper? Pernah loh. Contohnya, ada seorang teman yang bertanya kenapa aku pakai tagline Smart Mom? Enggak sesuai dengan bayangan dia tentang Smart Mom seperti di Majalah Parenting. Aduh, susah juga kalau mau menyesuaikan dengan isi kepala orang lain ya? 

Lalu, saat buka IG, aku menemukan akun Baper positif. Bagus juga nih akun ya mengajak orang Baper yang proporsional. Walau badan dan hati lagi Baper Maksimal tetap harus melihat kondisi di sekitar, hehe...


Aku ini lagi menata hati, jangan sampai Baper kelamaan. Membuat hati makin kusam, kebaikan sulit dilakukan jika hati kusam. Perbanyak istighfar dan ibadah sunah. Lalu biasanya kalau Baper kambuh curhat dengan teman yang dekat, keluarga, suami atau diam aja curhat ke Allah. Aku mencoba itu, bagaimana dengan kamu, pernah enggak mengalami Baper? Share dong!

Minggu, 19 Maret 2017

Mencari Sepatu dan Kamera Impian Dengan 1 Klik Saja Bersama Aplikasi Priceza

Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

Suatu hari saat menjemput Fatih pulang sekolah, Abang melirik sepatuku dan berkata, “Ummi, belilah sepatu Mi!” eeeh, tumben si Abang komentar. “Wah, iya ya Bang, bagusnya warna apa ya Bang? Hitam aja kali ya, Bang,” jawabku. “Merah aja, Mi!” kata Fatih lagi. “Kok merah sih, Bang?” ujarku penasaran. “Iya, Mi, kayak sepatu Upin dan Ipin!” seru Fatih.

Tuing! Sepatu merah? Emang sih sejak Aisyah lahir, aku udah mulai mau pakai warna merah dan pink. Dulunya aku lebih banyak baju warna biru aja. Entahlah efek punya anak cewek atau mulai lebih suka gaya anak muda, aku sekarang mulai macam-macam warna, hahaha...


Cuek banget ya penampilanku? *Tutupmuka*

Sabtu, 18 Maret 2017

Bukan Istri Sempurna



Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

[Curhat] Sudah lama nih enggak curhat di blog. Eh, murni curhatan loh hihi... beberapa bulan terakhir ini bagi yang sering mampir pasti tahu blog aku ini jarang diisi, hiiks... sudah mulai jarang postingan lagi. Kalau dulu bisa sehari sekali atau paling telat 2-3 hari sekali. Sekarang, ada loh seminggu sekali aja, parah bangets dah! Sampai DA meluncur bebas huhuhu....

Sebenarnya aku memang lagi menjaga kualitas waktuku bersama keluarga. Kan selama ini aku LDR dengan suami. Saat ini suami lagi di Lampung, aku ingin nikmati aja momen dari hari ke hari tanpa banyak pegang laptop hehe... iya, suamiku suka cemburu kalau aku kebanyakan depan laptop, eh depan hp juga sih haha...

Jumat, 17 Maret 2017

Serba-serbi Pendidikan Seksual Pada Anak Sejak Dini



Assalamualaikum sahabat Smart Mom, apakabar? Udah lama nih enggak ngobrol dengan Duo Ummi, maaf ya rada keteteran dengan jadwal hihi... jadilah aku baru setor tulisan duet ama Oci Ym. Rencana mau ganti jadwal nih enggak seminggu sekali, tapi dua minggu sekali. Nah, tulisan Oci Ym dapat dibaca di sini ya :  Sex Education Pada Anak

Saat mengantar bekal Faris beberapa hari yang lalu, Mas Faris  cerita, kalau baru saja mengikuti MRT (Menuju Remaja Tangguh).

Faris : “Ummi, tadi ada MRT di kelas.”
Ummi : “Diajarkan mandi wajib?”
Faris : “Iya,” mengangguk.
Ummi : “Faris sudah pernah mimpi?” tanyaku penasaran.
Faris : “Belum,”
Ummi : “Kalau Mamas mimpi, harus cerita ke Ummi atau Abi ya, nak.”
Faris :”Iya, tadi bu guru tanya-tanya,”
Ummi : “Tanya  apa saja?”
Faris :  “Tadi bu guru tanya, apa ada yang disukai. Mamas jawab ada, tapi sudah enggak lagi.”

Rabu, 15 Maret 2017

Al Quran Adalah Pusaran Kehidupan : Sejauh Mana Kita Berteman Dengan Al Quran?

Assalamualaikum, sahabat Smart Mom, semoga selalu sehat ya. Aku mau share hasil acara Tasqif di Masjid Al Muhajirin, Bandar Lampung, Sabtu 11 Maret 207 lalu.  Semoga catatan ini bermanfaat ya!

Foto by : beautiful-al-quran

Tips Memilih Sofa Untuk Ruangan Minimalis



Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

Saat aku menikah dan pindah rumah ke Lampung, aku disuruh membawa sofa. Kebetulan pindahan barang dari Bengkulu ke Lampung Timur membawa truk besar, sebuah truk ekpedisi.  Barang yang masuk juga bisa banyak, termasuk tempat tidur, kulkas, lemari, hingga sofa.  Sayangnya saat anak sulung kami usia menjelang 1 tahun, sudah belajar merambat dan sering naik-naik sofa. Bahkan sering jatuh terguling karena ingin menaik sofa. Sejak itu, suami melarang punya sofa dulu kalau anak-anak masih kecil. Jadi, saat kami pindah ke Way Jepara (masih Lampung Timur) dan akhirnya ke Bandar Lampung, sofa itu tidak dibawa. Jadilah rumah kami sampai saat ini belum punya sofa, hihi...

Ruang tamu kami memang tidak terlalu besar, bahkan sengaja disekat agar lebih rapi. Apalagi kami beberapa kali sering pindah rumah, sehingga sofa belum menjadi prioritas. Saat pindah ke Padang, rumah kami malah enggak punya kursi. Semua kursi ditinggal di Lampung. Tapi, sejak hamil 9 bulan, suami membelikan 1 kursi biru yang cukup kuat untuk tempat dudukku. Kursi itu menemaniku mandi, mencuci piring, sholat hingga teman mengetik hehe...


Beragam alasan mengapa orang belum tertarik untuk membeli sofa, selain karena ruangan rumah yang sempit, adat kebiasaan yang sering duduk ngemper alias gelar tikar hingga budget yang belum sesuai. Apalagi kalau melihat harga sofa yang wow banget bagi keluarga kecil sepertiku, rasanya bikin mikir deh! Beli sofa jadi urutan kesekian! 

Nah, saat berselancar ke dunia maya, aku menemukan sofa murah harga 1 jt. Ini harga sofa sesuai dengan budget dan ruangan di rumah kami. Aku akhirnya mulai berpikir untuk merapikan ruang tamu dengan membeli sofa. Ada perasaan enggak enak hati kalau tamu datang meliha rumah yang belum ada kursi memadai. Untuk itu, sebelum membeli sofa, aku mempersiapkan beberapa hal sebagai berikut :

1. Pilih Sofa Sesuai Ukuran Ruangan
Ruangan yang minimalis dapat diberi sofa dengan tata letak yang pas. Pilihlah sudut ruangan yang cocok dipasang sofa, lalu siapkan meja kecil di samping sofa. Misalnya buku, majalah, atau tempat cemilan.  Untuk ruang tamu, pilihlah sofa yang berbentuk persegi empat dan susun berbentuk “L” sehingga ruangan terkesan tidak sumpek. 

2. Pilih Bentuk Sofa
Pilih sofa yang tidak terlalu besar dan memakan tempat. Lebih cocok kalau sofanya bisa mempunyai beberapa fungsi. Misalnya dapat diadikan tempat tidur, hehe... Sofa yang digunakan untuk ruang tamu akan berebeda untuk ruang keluarga. Untuk ruang keluarga, pilihlah sofa yang lebih nyaman dan mampu menimbulkan suasana akrab antar anggota keluarga.

3. Pilih Corak Sofa
Tak kalah pentingnya dengan ukuran dan bentuk. Corak juga akan mempengaruhi keindahan dari sofa di dalam ruangan rumah. Pilih corak yang kalem dan sesuai cat ruangan. Tentu akan kurang pas jika terlalu menonjol. Namun, jika untuk ruangan keluarga, sofa yang bercorak warna-warni akan menimbulkan kesan ruangan yang santai dan nyaman.

4. Pilih Bahan Sofa 
Bahan sofa beraneka ragam, pilihlah sesuai dengan kemampuan budget keluarga dan gaya hidup. Contohnya, sofa dengan bahan kulit atau vinil cocok untuk yang memilihi anak kecil, apalagi anak-anak suka menumpahkan sesuatu ke sofa. Bahan kulit atau vinil lebih mudah untuk dibersihkan.

5. Tentukan Fungsi Sofa
Ini tak kalah penting saat memilih membeli sofa. Apa tujuan membeli sofa? Untuk bersantai? atau untuk menjamu tamu? Sofa yang digunakan untuk ruangan tamu akan berbeda untuk ruangan keluarga. Namun, pilihan tergantung pilihan Anda, apalagi sofa murah harga 1 jt sekarang sudah banyak loh! 


Demikianlah Tips Memilih Sofa Untuk Ruangan Minimalis ala aku yang akan aku terapkan jika kelak aku membeli sofa. Kebetulan ada harga murah, jadi pengennya segera berbelanja buat sofa ruang tamu. Bagaimana dengan sahabat Smart Mom? Share dong!