Senin, 24 April 2017

Catatan Milad Pernikahan ke-12 : Keluarga Kami Unik!


Assalamualaikum sahabat Smart Mom,

Catatan Milad Pernikahan ke-12 : Keluarga Kami Unik! Adalah hari bersejarah dalam hidup aku dan suami pada tanggal 24 April. Tepatnya 24 April 2005 lalu, kami melangsungkan pernikahan. Tak terasa waktu berjalan hingga 12 tahun di 24 April 2017 ini kami bersatu.

Awal pernikahan kami telah merasakan pahit getirnya berumah tangga. Ada banyak hambatan, mungkin sebagian rumah tangga lain merasakannya. Dari ekonomi, kesehatan hingga komunikasi.

Ya, kami bagai dua individu yang meraba-raba akan di bawah ke mana kapal pernikahan ini? Menuju dermaga cinta tanpa GPS xixi... okelah kita tahu ada pedoman Al-qur’an dan hadits ya, hanya kadang gimana mengaplikasikan dalam kehidupan nyata? Apalagi berbeda suku dan budaya, wiih kami berdua sempat adu argumen.

Perjalanan waktulah yang mendewasakan kami berdua. Kami memiliki kemauan untuk belajar dan memperbaiki diri. Aku sendiri haus ilmu parenting dan dunia emak-emak. Dari yang dulu miskin pengalaman di dapur, kini mulai bergerak di dapur. Pelan-pelan merapikan impian.

“Saat ini Ummi saja yang duluan maju, Abi mendukung,” ujar suami suau hari. Aku sampaikan impianku untuk bergerak di Tapis Blogger dan dunia literasi di Lampung. Suami mendukung penuh dengan syarat anak-anak tidak terlantar. Bagi kami, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Maka, kami saling mendukung jika hal yang dikerjakan bermanfaat.



Nah, kemarin aku ikut Workshop Family Strategic Planning yang dibimbing langsung oleh Bu Septi Peni Wulandani dan Pak Dodik Mariyanto pendiri Institut Ibu Profesional (IIP).


Aku dan suami walau sedang LDM, kami saling tular pikiran di WA, Video Call setiap hari. Untuk Workshop Family Strategic Planning aku meminta pendapat suami yang PR-nya harus dikerjakan bersama-sama.

Bahkan sebelum sesi workshop, peserta dimasukkan dalam group khusus dan diberikan games.

"Apakah seluruh anggota keluarga kita disatukan oleh tujuan bersama, tatanilai yang diyakini semua, komunikasi dan interaksi yang membuahkan saling mengerti, tahu peran, posisi dan tugasnya, saling memberikan dukungan dan bantuan, gembira bersama bergerak menggapai impian?"

Salah satu pertanyaan dari Bu Septi ini menjadi renungan tersendiri. Apakah selama ini kami telah bergerak bersama? Atau masih seperti kerumunan burung saja? Yang menjadikan rumah sebagai sangkar?

Games lainnya, peserta diminta mengenalkan keluarganya, apa keunikan keluarga masing-masing. Maka di Catatan Milad Pernikahan ke-12 : Keluarga Kami Unik! Ini izinkan aku mengenalkan anggota keluarga kami ya!

Perkenalkan saya Naqiyyah Syam, kelahiran 1980. Kami keluarga cinta baca dan menulis. Belajar menapak kehidupan dari nol. Menikah sebelum saya wisuda dan suami 1 bulan setelah wisuda. Jatuh bangun membangun ekonomi keluarga walau begitu tetap bergerak sesuai kemampuan kami.





Anak kami saat ini 3 orang dan semuanya sangat aktif. Anak pertama tulisannya sudah pernah terbit di media nasional, namanya Faris (11 tahun). Mas Faris suka membaca buku, suka yang mengotak-atik laptop, gemar berkumpul dengan teman-temannya, bahkan menjadi inti dalam sebuah kelompok permainannya.

Anak kedua Fatih sangat kinestetik tapi penyayang. Perhatiannya kadang bikin Umminya berbunga-bunga. Fatih suka menggambar, suka berceloteh apasaja, kemarin bercerita belajar berbagi dengan temannya. Fatih senang dengan ikan, di rumah sering memelihara ikan cupang.

Faris dan Fatih pakai topi adat Lampung :)

Aisyah Fahira Ahmad


Anak ketiga Aisyah (2,5 th), lebih aktif dari masa kecil kakaknya. Lebih berani dan senang bermain di luar. Senang dengan buku dan bermain air. Aisyah sangat ceria dan energik. Jika pintu terbuka, Aisyah pasti berlari kencang.



Suami saat ini sedang mengerjakan tesis di Unand, suami kelahiran 77, suka menulis di opini di media, sedangkan saya senang berorganisasi dan bergerak, sehingga mengurusi dunia kepenulisan. Kami punya mimpi membangun desa Lampung Timur dan membuat Sekolah Menulis di Lampung. Kelebihan atau kekurangan, kami berdua sama-sama keras, ego dan susah mengalah, hahah.... namun perlahan memperbaiki komunikasi.

Nah sahabat Smart Mom, itulah Catatan Milad Pernikahan ke-12 : Keluarga Kami Unik! Semoga ke depan kami semakin lebih baik lagi dalam mengarungi bahtera rumah tangga ini. Mohon doanya ya!

Keluarga kami yang unik!

15 komentar:

  1. aku hilang fokus lihat foto pernikahanmu..bagusss. itu dilukis ya?

    BalasHapus
  2. Barokaallah ya, mb..langgeng terus ya, samara

    BalasHapus
  3. Barakallah ya Mbak dan keluarga. Semoga terus langgeng dan jadi keluarga yang samara.

    BalasHapus
  4. barakallah mbak, semoga selalu diliputi kasih sayang Allah rumah tangganya,
    berat ya mbak LDM gitu, aku juga ngerasain lagi hamil gini
    apalagi mbak naqiy dengan 3 anak,
    semoga sehat selalu mbak untuk mendampingi si kecil

    BalasHapus
  5. Waduh tuaan saya setahun ternyata :D

    Semoga langgeng dan anak-anak menjadi pribadi-pribadi yang soleh serta solehah.

    BalasHapus
  6. Mba Naqiyyah ikut IIP Lampung kah?

    Seru yaa, mba..acara bareng Bu Septi dan Pak Dodik.
    Rasanya kalo abis dateng ke acara IIP itu recharge semangat lagi...untuk menjadi lebih baik.


    Karena baik saja gak cukup.
    Kita harus ISTIMEWA.

    Selamat 12 tahun pernikahan, mba.
    Semoga makin penuh berkah dan kebahagiaan.
    Aamiin

    BalasHapus
  7. Kaya mbak ade...terpesona aama foto pernikahan di atas.cantik kali lah mbak
    Barakallah ya semoga samara selalu

    BalasHapus
  8. Barakallah yaa mbak. Saya jadi terharu baca ceritanya. :') Apalah saya ini yang baru hampir 2 tahun menikah. semoga keluarga mbak selalu dicurahkan kasih sayang.

    BalasHapus
  9. Tsaah... Barokallah. Cuit cuit..

    BalasHapus
  10. perjalanan penuh warna yaaa mba..semoga selalu lancar, penuh cinta hingga nanti

    BalasHapus
  11. Gak terasa ya sudah 12 tahun :D
    Barakallahu ya mbak, moga bahagia selalu.

    BalasHapus
  12. Ultah pernikahanku 20 April.. Hampir bersamaan ya waktunya? Btw, semoga menjadi keluarga sakinah ya Mba.. Bahagia sampai akhir hayat bersama keluarga..

    BalasHapus
  13. barakallahu mba naqy, semoga langgeng sampai surgaNya

    BalasHapus
  14. lihat cerita mbak naqi jadi makin ingin berumah tangga hehe... barakallah mbak naqi

    BalasHapus
  15. barakallah yuk.. btw pictnya editan danang y? ;*

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^