Jumat, 03 Juni 2011

FLP Probolinggo punya Lomba Menulis

FLP Probolinggo Raya mengadakan Lomba Menulis Cerpen 2011 dalam rangka memeriahkan Launching FLP Probolinggo Raya yang Insya Allah akan diselenggarakan bulan Juli 2011.

Lomba Menulis Cerpen 2011 ini digelar dengan tujuan menjaring potensi menulis masyarakat Probolinggo dan sekitarnya, sekaligus untuk mengenalkan FLP Probolinggo Raya pada khalayak, sebagai wadah para penulis di Probolinggo.

Tema Lomba Menulis Cerpen 2011 “Bahagia dengan Cinta”

Syarat-syarat :

  1. Peserta adalah Warga Negara Indonesia, tidak dibatasi usia.
  2. Tema Cerpen “Bahagia dengan Cinta”. Cinta yang dimaksud tidak terbatas pada cinta antara lawan jenis, tapi bisa mencakup cinta kepada Sang Pencipta, orang tua, saudara, sahabat, hewan peliharaan atau lingkungan.
  3. Cerpen yang ditulis harus bersetting lokasi wisata atau lokasi bersejarah yang ada di kota/kabupaten Probolinggo.
  4. Cerpen ditulis dalam Bahasa Indonesia yang sesuai dengan EYD. Penggunaan bahasa daerah atau gaul diperbolehkan dalam dialog.
  5. Syarat Teknis :
  • Cerpen dibuat dalam format doc atau txt, huruf Times New Roman 12, spasi 1 ½, margin standard, jumlah halaman 7- 12 halaman.
  • Di akhir cerpen disertakan biodata penulis meliputi : nama lengkap, TTL, alamat lengkap, alamat email dan facebook, no telepon / handphone, nomer rekening (kalau bisa BCA), dan foto diri yang paling keren.
  • Kirim cerpen ke : flp.proling@gmail.com cc adewfatim@gmail.com
  • Subject email : Lomba Menulis Cerpen FLP Probolinggo Raya
  • Cerpen tidak dicantumkan di badan email, tapi di-attachment email.
  • Naskah diterima paling lambat 1 Juli 2011 jam 23.00 WIB

Pemenang

Akan diambil tiga pemenang yang akan mendapatkan hadiah sebagai berikut :

Juara I mendapat uang tunai Rp. 500.000,- dan sertifikat

Juara II mendapat uang tunai Rp. 400.000,- dan sertifikat

Juara III mendapat uang tunai Rp. 300.000,- dan sertifikat

Ketiga pemenang akan diundang di acara Launching FLP Probolinggo Raya untuk penerimaan hadiah ( panitia tidak menanggung biaya akomodasi pemenang )


Kartini Dulu dan Kartini Sekarang


Oleh: Naqiyyah Syam

Sejak zaman aku SD, peringatan hari Kartini selalu ramai. Baik lomba berbusana ala Kartini, lomba memasak, sampai lomba artikel tentang Kartini.

Begitu besar sosok Kartini sebagai pahlawan emansipasi perempuan di ranah publik mulai tertanam di hatiku sejak kecil. Tapi,benarkah hanya Kartini saja menjadi pahlawan perempuan?

Bagiku, perempuan-perempuan yang telah berjasa bagi keluarga dan sekitarnya layak menjadi pahlawan. Walau beda peran di ranah masing-masing. Ada yang berperan aktif di ranah domistik, ada yang berperan di ranah politik, tapi masih banyak pula perempuan yang belum memahami perannya sendiri alias’buta informasi’ mau dibawa kemana peran perempuan di masa globalisasi ini? Sungguh, diperlukan ilmu untuk mencerahkan perempuan yang berada dalam zona ini.

Di zaman globalisasi ini, di mana dunia informasi terbuka lebar, baik dari facebook, blog, twitter, website dan lainnya, telah menjadi jalan agar peran perempuan semakin luas. Apalagi, sebagai seorang muslimah, peran ini harus disambut dengan gembira sebagai ladang amal.

Syaikh Yusuf Qardhawi dalam bukunya Fiqhul Aulawiyaat atau skala prioritas gerakan Islam jilid satu, ‘Bunga-bunga’ itu tidak tumbuh mekar selain karena laki-laki ingin selalu memaksakan kemauannya, juga karena akhwat muslimahnya yang tidak mau atau memiliki keberanian untuk melepaskan diri dari keterikatan tersebut.

Menurut Sitaresmi S Soekanto dalam makalahnya Kemana Muslimah Melangkah? seharusnya para muslimah turut ambil bagian untuk mengharumkan jalan perjuangan yang suci ini. Muslimah harus mulai berani memikirkan dan mengambil alih permasalahan-permasalahan. Muslimah mulai berfikir dan membuka lahan-lahan dakwah dan amal serta menangkis dengan tegas suara-suara sumbang wanita-wanita feminis yang diselipkan ke dalam aqidah umat, nilai-nilai dan syariat-syariat Islam.

Terkadang, masih ada muslimah yang belum mempunyai kepercayaan diri untuk berkiprah lebih luas. Kita bisa bercermin dalam kisah muslimah di zaman Nabi yang begitu semangat dan percaya diri. Kisah-kisah mereka terukir dalam sejarah diawal perkembangan Islam. Ketika Khansa mempersembahkan semua putranya sebagai syuhada di jalan Allah dan bersedih karena tak memiliki lagi putra yang akan dipersembahkannya di jalan Allah.

Ada juga kisah Ummu Sulaim dan abu Thalhaa, agar suaminya tak gundah dan menunda keberangkatannya untuk jihad di jalan Allah, Ummu Sulaim yang hamil tua pun ikut ke medan jihad. Lain lagi kisah dari Asma binti Abu Bakar yang sedang mengandung Abdullah bin Zubeir. Di saat hamil tua itu ia berjihad membantu proses hijrah yang sangat luar biasa beratnya. Zubeir bin Awwam sang suami ikut mendukung dan tidak protes, “Ah Asma, kamu tidak realistis, hamil tua seperti ini ikut dalam misi yang sangat berbahaya.”

Subhanallah, kisah-kisah Kartini (perjuangan perempuan) di atas telah membuka pikiran kita, bahwa peran perempuan telah melengkapi perjuangan kaum laki-laki untuk kemaslahatan umat. Lalu, patutlah jiwa perjuangan Kartini kita contoh dan kita teladani.

Begitulah yang kini aku jalani. Perjuangan menjadi guru di sebuah Kabupaten Lampung Timur. Menjadi guru kelas dengan beban mengajar 24 jam, sungguh menyita waktu bersama keluarga. Jika saja, tak pandai mengatur peran sebagai seorang istri, ibu dan seorang guru, tentu akan menjadi timpang.

Beruntunglah aku bertemu dengan internet. Aku juga berkenalan dengan facebook, blog, email, maupun website yang membantuku mempersiapkan media pembelajaran. Setiap hari informasi terus berkembang, aku terus mencari metode agar anak didikku semakin termotivasi untuk menjadi orang berjiwa besar. Bermental kuat, cerdas, dan berakhlak mulia.

Bersyukur XL telah memfasiltasi untuk berkembangnya perempuan-perempuan Indonesia agar melek informasi. Jangkauan XL yang luas member kesmepatan besar agar perempuan banyak mendapatkan informasi. Kini, ingin info resep masakan, tinggal klik di Goole, maka akan banyak info yang keluar. Apalagi tentang cara pengasuhan anak, cukup ikut group ibu-ibu rumah tangga, maka ibu-ibu belajar bersosialisasi dan mendapat ilmu tanpa harus keluar rumah meninggalkan anak-anaknya. Jika guru ingin membuat RPP, Silabus dan Media pembelajaran, cukup klik Goole dan akan menemukan ratusan bahkan ribuan informasi. Maka, patutlah kita mensyukuri hidup di zaman globalisasi ini, perempuan semakin cerdas tanpa harus biaya mahal.

Lampung Timur, 21 April 2011

PENTING UNTUK DIBACA PARA ORTU, CALON ORTU & PARA GURU

Hasil Seminar tanggal 30 Oktober 2010 di Kemang village, Jakarta

By Elly Risman, M.Psi (Yayasan Kita & Buah Hati)

Di share dari teman yang ikut seminar di Jakarta. Panjang tapi sangat menarik buat orang tua agar aware

Seminar dibuka dengan layar presentasi yang menayangkan contoh sms anak sekarang, dengan huruf biasa tapi dibuat secara ALAY, tapi dibuat sedemikian rupa, sehingga kami, seluruh orang tua yang ada di ruangan seminar, tidak ada yang bisa membaca sms apakah itu?Apa maksud sms tsb?

Alaaahh…sms alay kan bisa dibaca. meski bikin mata dan otak kerja keras dulu buat tau maksudnya?

NO! Totally, ga ada satupun yang bisa baca sms tsb.

Dan, Taaaraa…..ternyata selain dengan huruf alay, sms tsb, dibacanya harus dengan posisi HP terbalik (bagian atas HP menjadi bagian bawah)! Can u imagine thattt????

DAN isinya adalah:

” Hi, sayang, aku kangen nih. Udah lama kita GA ML, Yuk, mumpung bonyok lagi pergi, yuk kita ketemuan…dsb .” (sori saya agak lupa persisnya namun isinya kurang lebih spt itu – ML= Making Love=berhub SEX)

Seisi ruangan seminar lgs heboh.

Note dr pembicara: SMS sayang2an anak sekarang udah bukan i love u/I miss u, tapi udah soal LAMA GA ML…

Demmm…Ihikksss dari awal seminar, mata saya udah melotot lebaarr!

2. Anak2 kita hidup di era digital. Banyak media elektronik & cetak yang diakses anak, banyak yang mengandung unsur pornografi: Games, Internet, HP, TV, VCD, Komik, Majalah dll

3. Yang pertama dibahas adalah GAMES. Games diabad 21, berdasar penelitian, gambar lebih realistis, pemain bisa memilih karakter apa saja, yang tidak ada di dunia nyata, ketrampilan lebih kompleks dan kecekatan yg lebih tinggi—> Kepuasan dan kecanduan lebih besar.

4. Jenis Games lebih beraneka macam: Aksi, adventure, strategi, Role playing.

Note dari pembicara:

SUPER HATI2 dengan GAMES anak-anak anda!

a. Ada games yang bergenre awal action, isinya adalah tembak2an dsb, namun ternyata jika, anak kita udah sampai level akhir, bonus di akhir levelnya adalah ML dengan pelacur jalanan…?????

b. Ada games yang berjenis role playing, dan naudzubillahimindzalik, ceritanya adalah tentang bagaimana “memperkosa paling asyik???????

Jadi tinggal pilih cerita yang melatarbelakangi , kemudian tinggal pilih perempuan model apa yg mau “dipilih”, modelnya ga pake baju sama sekali, dan tinggal pilih bagian tubuh mana yang mau dipegang pertama kali dst. Cursor berbentuk tangan, yg digerakkan oleh anak2-anak kitaa….——>Seisi ruangan seminar lgs heboh lagiii….Gumaman Astagfirrullah bertebarann di ruangan….:(

5. Pikir baik2 jika anda ingin membelikan games atau anak anak anda beli games sendiri/ meminjam games dari teman! Dan hati-hati , jika didepan sekolah anak2 ada warnet! Jenis Games yang ada, murah dan gampang didapat, jenisnya sudah diluar perkiraan kita, orang tua!

Note: suami saya, yg orang IT dan doyan maen games pun, terkejut bukan kepalang, pas tau soal jenis games ini!!:(

6. Internet. Situs Porno bertebaran di dunia maya. Dan, jangan salah, pembuatnya juga anak-anak kita juga! Bahkann…Untuk mendapatkan uang, mereka menjual video sex mereka sendiri!–> Pas seminar kami ditunjukkan ribuan video sex yg gampang diperoleh lewat internet.

Note dari pembicara:

a. Siapa bilang ML harus telanjang dan harus di tempat tidur/hotel ? –>> kami ditunjukkan sekilas video ABG berseragam SMP, sedang ML ditangga dan berpakaian lengkap!

b. Hamil?siapa takkut!–> Bisa Aborsi !

7. HP.

Hoho…Video2 sex tersebar melalui HP. Kapasitas HP yang besar, memungkinkan sang pemilik memiliki file2 berukuran besar seperti video dan gambar porno. Anak anda CLEAN?–>Bisa jadi dia dapat kiriman gambar/video dari temennya!

Kasus : (yg pernah ditangani Ibu Elly) Ada seorang Ibu, yg datang ke beliau, shock karena menemukan gambar Vagina-seseorang di BBnya, yg ternyata setelah ditelusuri adalah kepunyaan temen sekolah (wanita) anaknya yang lelaki (yang suka minjem BB beliau!)…:(

8. Televisi. Program TV yang masih pantas diikuti, bisa dihitung dengan 1 tangan. Lainnya adalah program pembodohan, hantu, kekerasan dan pornografi. Sinetron, telenovela, sinetron2 Jepang/korea , film dsb. Jangan salah, Iklan pun juga menyesatkan.Ayoo jangan anggap enteng sinteron/filim2 korea/jepang!Lama2 anak anda terbrainwash, terbiasa dengan kekerasan, sex bebas!

9. KOMIK. Ya, komik memang bergambar kartun. Tapi soal cerita, ga kalah dengan novel porno lainnya. Bahkan lebih mengerikan karena didukung dengan gambar. Gambar sampul depan, mungkin tidak menyiratkan 1 kepornoan pun, tapi didalamnya, kita orang tua harus tau bahwa ceritanya ujung2nya tentang sex bebas.

Notes: Dari, survey yang telah dilakukan pembicara, salah satu judul games, komik, dvd yang masuk dalam kategori “BaHAYA” adalah NAR***…semuanya yg berbau NAR***, hati2!! WATCH OUT!!!!

APA TUJUANNYA? APA YANG MEREKA INGINKAN TERHADAP ANAK-ANAK KITA

1.Yang mereka inginkan, anak dan remaja kita memiliki MENTAL MODEL PORNO = perpustakaan porno, yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja.

2.Kerusakan otak permanen —> yang hasil akhir yang diinginkan adalah–>INCEST!!!

3.Sasaran tembak utama: Anak2 kita yg belum baligh. Jika sudah mengalami 33-36 ejakulasi–> pecandu pornografi –>PASAR MASA DEPAN!!!

PROSES KECANDUAN DAN AKIBATNYA:

1. Didalam otak ada bagian yang disebut PRE FRONTAL CORTEX (PFC). PFC, tempat dibuatnya moral, nilai2, bertanggung jawab untuk: perencanaan masa depan, organisasi, pengaturan emosi, control diri, konsekuensi, pengambilan keputusan. PFC–> Matang diusia 25 thn.

2. Sekali anak mencoba “kenikmatan” semu–>Dopamin ( ket: suatu hormon yang dihasilkan oleh hipotalamus) diproduksi –> Anak merasa senang–> Kemudian timbul rasa bersalah.

3. Saat anak merasa senang tsb (kebanjiran Dopamin), maka yang akan terganggu adalah: Analisa, penilaian, pemahaman, pengambilan keputusan, Makna hubungan, Hati Nurani—> Spiritualitas /Iman akan terkikis–> ANAK TUMBANG–> Mental Model Porno—>INCEST!!!!

4. Bagian otak yang rusak karena Narkoba: 3 bagian saja, tapi oleh Pornografi/SEX: 5 bagian otak yang rusak!

5. Industri yang terlibat Pornografi: Entertainment, Pornografi, Perfilman, Majalah Porno, Musik, Jaringan TV Kabel, Pembuat dan pemasar Video Games dll

SIAPKAH KITA SEBAGAI ORTU?

1. Kesalahan Budaya.

Yang mengasuh anak: IBU!! Ayah mencari Nafkah, bila perlu baru lapor Ayah!! SALAH BESAR!—> REVOLUSI PENGASUHAN!! ………… (Nyambung dengan artikel pak Gendi, Where’s All The Father Gone?Kemana

Para Ayah?…Indonesia , A Fatherless Country???) Lihat fenomena Anak2 Jack Mania?–> Kemana AYAHmu nakkk?Kemana ibumu naak????

Note: Bukan main saya bersyukurnya saya, pas bagian ini. Syukur Alhamdullillah, saya berhasil “memaksa” suami saya untuk ikut seminar ini.

2. Kelalaian kita sebagai ortu:

Orang Tua Kurang:

1. Mempunyai waktu dengan anak.

Are u a weekend parent? Anak di ikutkan les sana-sini. Pertanyaan orang tua ke anak hanya tentang les mu gimana nak? Nilaimu berapa nak? Kamu ga bolos kan?Kamu biasa ngerjain ujian kan hari ini?—> Anak2 menjadi anak yg BLASTED (Boring–>Lazzy–> Stress!)

2. Mengajarkan agama & penerapannya?

—> Eksport! Merasa cukup menyekolahkan anak2 di sekolah berbasis agama. Anak disuruh les ngaji/agama. Penerapan? NOL BESAR!!!…. Menyuruh anak sholat tepat waktu, ortu? Bolong2 sholatnya? Ortu berbaju tertutup, anaknya maen ke mall hanya memakai rok mini/tanktop? Anak disuruh les ngaji? Ortunya ngaji aja ga bisa!!!! dsb..dsbb..

3. Target pengasuhan:

UMUM, kurang teguh pada prinsip—> hanyut dalam TREND. Temen anak di sekolah pada punya IPOD, Anak buru2 dibelikan—> malu dibilang ga trendy? Malu anak punyanya HP jadul yg cuma bisa sms/telp?–> dibelikan BB palg mutakhir…

4. Tanggap Teknologi & Gagap Teknologi (Gaptek)

Ortu bisanya memfasilitasi, tapi nol besar dengan pengetahuan mengenai perangkat yg dibelikan buat anak-anaknya. Buktinya: baca sms alay aja ga bisa!…gimana mo ngawasin anak?

Note dr pembicara: Jadi orangtua, harus “GAUL” dan PINTER !!! siapa biang jadi orangtua itu gampang?

5. Memberikan anak perangkat teknologi, tidak tahu akibat negatifnya, tanpa penjelasan dan tanpa persyaratan.

Note dr pembicara:

Orang Tua sekarang adalah Generasi ORTU yang ABAI…Generasi ORTU

PINGSAN!! Yang penting anak sekolah,les, diam di rumah didepan Komputer, Games, HP, Televisi —> Yakin, Anak anda AMAN????

6. Berkomunikasi yang baik dan benar : tidak memahami perasaan anak & remaja.

TIPS

Membuat Anak Tangguh di Era Digital:

1. Hadirkan Allah/Tuhan didalam diri anak. Ajarkan untuk selalu ingat Allah, taat kepadaNYA dari kecil. Hindari: Jangan sampai kamu hamil ya, Bikin malu keluarga! Bapak / Ibu malu!!!—> Salah Besar. Ajarkan bahwa, dimanapun dia berada, Allah tau apa yang dia perbuat!

2. Perbaiki pola pengasuhan/parenting. Libatkan kedua-belah pihak. Jangan jadi ortu yang abai bin pin

3. Validasi anak : penerimaan, pengakuan dan Pujian Jangan jadikan anak anda, anak yang BLASTED! Boringg –> Lazzy –> Stressed!!

4. Mandiri & Bertanggung jawab kepada ALLAH, diri sendiri, keluarga & masyarakat.

5. Memberikan fasilitas pada anak harus dengan landasan dan persyaratan agama yang jelas

6. Mempunyai MODEL yang baik dan benar

KOMIK

• Cek bacaan anak

• Baca dulu sebelum membeli

• Secara Berkala periksa meja belajar/lemari/kolong tempat tidur . Notes: JANGAN SAMPAI KETAHUAN ANAK!!

• Kenalkan anak pada berbagai jenis bacaan

• Diskusikan bacaan dengan anak

GAMES

• Perhatikan letak computer/media video games di rumah

• Perhatikan jarak antara mata anak/ruang cukup pencahayaan , layar tidak terlalu terang

• Pilihkan meja & kursi yang ergonomis

• Buat kesepakatan dengan anak tentang:

o Berapa dalam seminggu

o Kapan waktu yang tepat

o Games apa yg boleh dimainkan

o Sanksi apa yang diberlakukan , jika melanggar

• Dampingi anak dalam membeli games dan cek selalu rating Games dalam kemasan games.

Banyak video games ber-rating AO (Adult Only) atau M (mature) yang dibajak dengan rating ESRB (Entertainment Software Rating Board, sebuah lembaga pemberi rating untuk games hiburan) diubah menjadi Teen, seperti GTA San Andreas, Mass Effect, Gta IV dsb.

Notes:

Marak video game kekerasan yang menampilkan secara gamblang adegan seksual di tengah-tengah video gamenya seperti GTA: San Andreas dan Mass Effect. GTA: San Andreas mendapatkan kecaman keras dari banyak kalangan dunia seperti Jack Thompson dan Hillary Clinton, sehingga memaksa produsennya mengganti rating ESRBnya menjadi AO (awalnya M (Mature)). Hal ini mengakibatkan profitnya turun hingga $28.8 juta.

Pada tanggal 20 Oktober 2003, Aaron Hamel dan Kimberly Bede menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh 2 remaja, William dan Josh Buckner, karena keduanya terinspirasi setelah memainkan GTA:III. Akibat kejadian tersebut Aaron meninggal dunia, sedangkan Kimberley mengalami luka parah.

TV

• Atur jam menonton TV

o No TV dibawah 2 thun

o 5-7 tahun paling lama menonton TV: 2 jam/hari

• Kenalkan dan diskusikan ttg program TV yang baik dan buruk

• Perhatikan jarak menonton

INTERNET

• Perhatikan letak computer : tidak menghadap dinding

• Lakukan filterisasi terhadap situs porno (pasang alat pemblokir situs porno)

• Buat Kesepakatan tentang waktu bermain internet

• Secara berkala, cek situs apa saja yang telah dibuka anak di computer

IKHTIAR TERAKHIR

1. Perbanyak mendengarkan perasaan. GUNAKAN 2 TELINGA lebih sering daripada satu MULUT

2. Orang tua harus TTS = TEGAS, TEGAR, SABAR

3. Meningkatkan diri dengan berbagai macam pengetahuan (Seminar, pelatihan, buku parenting dan agama)

4. Setelah semua upaya —> DOA

Jujur, pas pada saat mengikuti seminar tsb, beberapa kali, saya menitik-kan airmata – mbrebes mili. Betapa saya merinding hebat dan pengen segera pulang memeluk anak-anak saya..

Semoga saya bukan salah satu orangtua yg pingsan ituu… Semoga anak2 saya (kita), menjadi anak2 yang sholeh dan selalu dilindungi oleh Yang Maha Kuasa

Amin…aminn..Ya robbal alamin…

Mohon maaf jika kurang berkenan…

Mendongeng yuk !!!

Saat masih kecil dulu, selain dibiasakan untuk membaca dan menulis saya juga dibiasakan untuk mendengarkan dongeng. Baik sebelum waktu tidur juga diwaktu-waktu senggang ibu saya saat ia tak terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Hal ini sangat efektif untuk menjaga kualitas waktu-waktu bersama, antara saya dan ibu yang adalah seorang wanita karier.

Kebiasaan ini pada akhirnya menular pada saya dan anak-anak. Bagi saya, kegiatan mendongeng adalah sarana bermain, berkreasi sekaligus belajar untuk anak-anak. Saat mereka ‘ngambek’ atau sedang merasa kesal karena suatu hal, maka mendongeng merupakan jembatan yang paling mudah untuk mengembalikan emosi mereka serta untuk menanamkan hal-hal positif yang berkaitan dengan perasaan kesal tadi.

Ahad kemarin, saya mengikuti sebuah pelatihan mendongeng yang diselenggarakan oleh penerbit besar GIP (Gema Insani Press) dalam rangka miladnya yang ke 25 tahun. Pelatihan mendongeng ini merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan “ Gema insani Expo “ yang berlangsung tanggal 1 mei- 30 juni 2011. Selain pelatihan mendongeng ada juga diskon buku 30-70% dan beberapa workshop tentang motivasi.

Kembali tentang mendongeng, hari itu sebuah auditorium kecil yang berada di kantor GIP disulap menjadi tempat untuk pelatihan mendongeng. Yang menjadi pembicara atau pengisi materi adalah kak Isti dari humaira kidz. Beliau adalah seorang pendongeng Islami yang sudah cukup malang melintang di dunia mendongeng sejak 1997. Acara pelatihan ini dimulai tepat pukul 9 dan berakhir menjelang waktu dzuhur setempat. Peserta yang hadir terdiri dari berbagai macam latar belakang. Ada ibu rumah tangga beserta anak-anaknya, praktisi dubber/pengisi suara, dan yang paling mendominasi adalah guru-guru TK ataupun TPA.

Berikut akan saya ulas secara singkat dan padat seni dalam mendongeng menurut pengalaman kak Isti:

Manfaat Mendongeng :

- Bagi anak :

  1. menyerap ketauladanan
  2. menyerap informasi
  3. melatih Daya tangkap dan Daya konsentrasi
  4. mengembangkan fantasi dan imajinasi

- Bagi Guru / Orang tua :

  1. mengajarkan tanpa menggurui
  2. transfer ilmu dan hikmah
  3. menciptakan suasana akrab antara murid dan guru / orang tua dan anak
  4. memperkaya wawasan dan estetika terhadap seni
  5. mengurangi stress dan rasa jenuh

Tahapan usia anak menerima dongeng :

  1. 0-4 thn : anak menyukai dongeng yang menyeramkan seperti dongeng tantang anak nakal tersesat di hutan rimba, orang jahat yang akhirnya bertaubat, hantu raksasa yang menyeramkan yang ternyata hanya khayalan, dsb.
  2. 4-8 thn : anak-anak menyukai dongeng jenaka, tokoh-tokoh hero dan kisah tentang kecerdikan.
  3. 8- 12 thn : anak-anak menyukai dongeng petualangan fantastis rasional.

Variasi Presentasi Bercerita :

  1. bercerita dengan film atau vcd : pendongeng mendampingi anak dalam menonton film/vcd sambil mendongeng sesuai dengan adegan yang di saksikan oleh anak.
  2. bercerita dengan gambar atau komik (story reading)
  3. bercerita langsung dengan mimic wajah
  4. bercerita dengan satu boneka di tangan
  5. bercerita dengan hijab dan boneka

MENYUSUN CERITA

Cerita yang tidak boleh di ceritakan ke anak-anak:

  • Tahayul, Bid’ah, Kufarat
  • Mistik, Horor, Sihir
  • Kekerasan, Sadisme, Vandalisme
  • Pornografi
  • Rasisme, Hinaan, Hujatan

Alur cerita yang disarankan :

  • Do’a dan Adab Harian
  • Anak Sholeh dan Perilakunya
  • Penaklukan Syetan oleh Kesholihan
  • Akhlak Mulia, Ibadah Mahdoh dan ghoiru Mahdoh
  • Kisah Nabi dan Sahabat
  • Pengenalan Syurga dan Keindahannya (cari sumber shohih)
  • Cerita tentang Anak Sholih di alam kubur
  • Petualangan ilmuwan Islam seperti : Ibnu Batutah, Ibnu Sinna, Al Khawarizmi

Merunut Cerita

  1. Mengapa – teknik alisis, contoh ; di suatu sore si fulan sedang menangis. Mengapa si Fulan menangis? Karena ia sedang kesakitan. Mengapa fulan kesakitan? Karena giginya bolong. Mengapa giginya bolong? Karena fulan sering makan permen dan jarang menggosok giginya. Mengapa fulan jarang menggosok giginya? Karena fulan malas. Dst….
  2. Lalu – teknik pronosis, contoh ; sepulang dari sekolah si fulan menghitung lagi uang hasil tabungannya selama seminggu. Lalu ia berencana untuk ke toko buku membeli buku petualangan. Lalu di tengah jalan ia bertemu dengan seorang nenek tua yang renta. Lalu nenek itu meminta uang padanya untuk makan karena sudah seminggu ia belum makan. Lalu fulan merasa iba padanya. Lalu ia berfikir untuk memberikan saja uang tabungannya kepada si nenek, dst…

(durasi cerita cukup 5-10 menit)

SEBELUM BERCERITA LAKUKAN:

  • Latihan mimic : gembira, senang, sedih, marah, malu, takut, kaget,dll
  • Latihan gerakan : tangan mengangkat ke atas, tangan mengucek mata,dll
  • Latihan suara : suara anak kecil, suara orang dewasa, singa, bebek, kuda, ayam, monyet, kambing, kucing, mobil pemadam kebakaran,dll
  • Mengubah lagu : contoh lagu potong bebek angsa yg di ubah liriknya

Potong bebek angsa, bacalah basmallah, fakir miskin minta, berilah sedekah, potong bebeknya, baca basmallah, bismillahirohmanirrohim, amin.

  • Menguasai teknik menenangkan anak : a) komitmen sebelum bercerita, mis : bikin perjanjian selama bercerita tidak ada yg boleh maju ke depan,dll. b) tepuk-tepukan (di tengah cerita. c) yel-yel. d) nyayian
  • Menguasai teknik membuka cerita : dengan lagu, pernyataan kesiapan, ledakan;teriakan;tangisan;adzan, memperkenalkan tokoh, dll
  • Menutup cerita agar berkesan : deklamasi yang relevan, do’a yang relevan, surat pendek yang relevan, lagu yang relevan, puisi yang relevan, pembagian hadiah bagi yang bisa menjawab

Tips untuk kisah nabi dan sahabat :

  1. cari sumber yang shohih
  2. bila ingin menggunakan gambar sebagai alat Bantu, tidak boleh menggambar sang nabi, khususnya Rasulullah SAW

Tips dongeng sebelum tidur :

  1. bercerita tentang anak da orang di sekelilingnya yang perlu diambil hikmah atau dihindari keburukannya
  2. berikan alas an logis mengapa ada hal-hal yang dilarang
  3. sugestikan hal-hal positif ketika anak memasuki gelombang alpha (5-10 menit sebelum terlelap tidur)

Key Notes :

  1. mendongenglah dengan hati dan jadikan ini sebagai sarana untuk berdakwah
  2. didiklah anak dengan tulus dan ikhlas
  3. jadikan hari-hari bersama anak-anak adalah hari-hari yang menyenangkan antara kita guru/orang tua sebagai pendidik dan bagi anak-anak sebagai peserta didik kita
  4. jam terbanglah ayang akan membuat kita semakin lihai bercerita
  5. guru atau orang tua yang pandai bercerita akan menjadi orang yang dicintai oleh anak-anak didiknya.

SELAMAT MENDONGENG……

Untuk info lebih lanjut hub langsung kak Isti di :

021 (922 666 03) atau 0813 1111 4344

Catatan saya : dengan adanya pelatihan mendongeng tersebut, saya jadi lebih tahu arah mendongeng yang baik untuk menumbuhkan akhlakul karimah pada anak-anak saya. Karena mendongeng adalah sarana bermain, bersilaturahmi, dan berekreasi yang sangat menyenangkan antara saya dan anak-anak…. Mendongeng yuk!!!


By : Galuh Kencono Wulan