Sabtu, 31 Oktober 2015

Pengalamanku ke Gramedia Tiga Kota (Lampung, Bengkulu dan Padang)

Bedah Buku di Gramedia Lampung
Siang itu aku bersama temanku naik ke lantai 2 Gramedia Lampung. Kami akan mengajukan kerjasama kegiatan bedah buku. Keringat dingin membasahi tubuhku. Ini pengalaman pertama kali berurusan dengan Gramedia. Jantungku berdegup lebih kencang.

"Silakan ke ruangan pojok itu ya, Bu," seorang SPG cantik menunjukkan sebuah ruangan.

Aku bersama temanku mengetuk pintu itu. Tak disangka, kami disambut dengan senyuman dan sapa bersahabat. Kami menemui manajer pemasaran Gramedia Lampung. Kala itu dipimpin oleh Mbk Ira.  Singkat cerita, aku ceritakan niat kedatangan kami dan menunjukan proposal yang telah kami siapkan.
"Kami pelajari dulu ya, nanti kami kabari," begitu kata Mbk Ira. Aku bernapas lega. Setidaknya, niat kami untuk bekerjasama dengan Gramedia tidak ditolak.

Seminggu kemudian, aku ditelp. Proposal kami di-acc. Pihak Gramedia menyambut kerjasama bedah buku dan akan menjadikan sponsor. Saat itu rasanya aku ingin terbang melayang. Hatiku berbunga-bunga. Wow, bayangkan, Gramedia Lampung toko buku terbesar di kotaku itu mau menyediakan tempat, hadiah dan banner untuk bedah bukuku. It's amazing!