Rabu, 07 November 2018

Berniat Beli Mainan Untuk Anak? Ini Tips dan Triknya Agar Tak Salah Pilih





Assalamuaalaikum Sahabat Smart Mom, 

Saat ini Aisyah usianya 4 tahun. Lagi senang bermain peran. Banyak sekali mainan masakan di rumah. Kalau diajak ke pasar, pasti deh minta beli mainan. Nah, terkadang orang tua bingung memberikan aturan membeli dan memberikan mainan kepada anak. Minimnya pengetahuan dan pengalaman membuat kita seringkali salah membeli mainan. Tidak hanya salah dalam memilih mainan yang tepat dan dibutuhkan oleh anak melainkan, kita juga sering salah dalam memilih ukuran dan kualitas mainan.

Dulu, aku pun mengalaminya. Apa dibelikan mainan enggak ya? Dikasih mainan yang bagaimana? Nah, Jika Mom adalah orang tua baru yang berniat untuk menambah koleksi mainan anak-anak di rumah, Mom perlu tahu beberapa tips dan trik memilih mainan yang tepat bagi anak. Begitu juga dengan Mom yang berniat membeli mainan untuk dihadiahkan kepada keluarga atau teman di saat mereka ulang tahun misalnya, Mom pun bisa mengikuti beberapa mainan anak agar tak salah pilih berikut ini.

Tips beli mainan untuk anak : 

1. Lihat usia anak yang akan diberikan mainan. 

Moms, anak-anak usia dini atau yang masih balita sebaiknya diberikan mainan yang tidak terlalu kecil. Misalnya mainan-mainan yang bisa dibongkar pasang dan parts-nya berukuran kecil. Soalnya Mom, mainan berukuran kecil berpotensi menyebabkan anak tersedak. Karena anak kecil, tanpa sadar terbiasa memasukkan apapun ke dalam mulut mereka. Tahukan anak-anak punya fase memasukan sesuatu ke dalam mulutnya. Cek aja saat membeli mainan pasti ada info ukuran dan keterangannya usia berapa mainan tersebut . Jika pada mainan tersebut tertera keterangan “choking hazard,” sebaiknya jangan hadiahkan mainan tersebut kepada anak kecil yang berusia di bawah 3 atau 4 tahun. 

aisyah fahira

2. Pilih Bahan yang sesuai untuk anak. 

Mom, dalam memilih mainan yang aman untuk anak tidak hanya dilihat dari ukurannya saja. Melainkan juga dilihat dari bahan pembuatannya. Ada banyak mainan yang terbuat dari bahan-bahan plastik yang tergolong tidak aman dan dapat menyebabkan kanker. Contohnya, mainan-mainan berkualitas rendah yang terbuat dari bahan-bahan plastik murahan umumnya sangat berbahaya. 

Aduh, ngerikan kalau anak-anak kita kena dampak dari bahan mainannya. Untuk anak, biasakanlah membeli mainan berkualitas tinggi walaupun harganya agak sedikit lebih mahal. Selain itu, perhatikan juga cat yang digunakan. Perlu diketahui ya Moms, cat yang mudah mengelupas juga bisa berpotensi menyebabkan kanker di kemudian hari. 


Kok cat bisa berpotensi kanker? Nah, Mom, ketahuilah kalau cat pada mainan bisa menempel di tangan anak kemudian masuk ke dalam tubuh saat mereka makan dan lupa cuci tangan. Atau bisa juga, cat yang mengandung bahan kimia berbahaya tersebut masuk ke dalam tubuh anak karena mereka suka memasukkan mainan dan benda apapun ke dalam mulut lalu menghisap-hisapnya. Selain memperhatikan bahan pembuatan mainan. Mom juga harus memperhatikan bentuk mainan tersebut. 

Moms, cek lagi bentuk mainan yang akan dibeli. Urungkan niat memberli mainan yang bentuknya tajam dan runcing. Terlebih jika yang akan Mom berikan mainan adalah anak berusia di bawah 5 tahun.

3.Kenali minat anak sebelum memberikan mereka mainan.

Ketiga anakku memiliku kecendrungan berbeda dalam memilih mainan. Mas Faris dulu sukanya beli mobilan. Kalau Abang Fatih sukanya beli tobot, sedangkan Aisyah lebih sering minta beli mainan masak-masakan. Nah, Mom, sebelum menambah koleksi mainan anak, biasakan melihat minat mereka terlebih dahulu. Lalu cobalah mencari mainan yang cocok untuk mereka. Tentunya, sesuai dengan minat atau hobi serta bakat yang menonjol. Caranya bagaimana? Amati dulu anak-anak lebih sering bermain apa. Biasanya juga berpengaruh dari totontonan, bacaan atau lingkungan. Kalau sudah mengetahi minat anak akan berguna, mainan tidak hanya sekedar permainan belaka melainkan bisa juga bermanfaat untuk melatih skill mereka yang akan sangat berguna di masa yang akan datang.

4. Tips memilih mainan berdasarkan gender 

Gender  itu apa hayo? Ingat-ingat lagi ya, kalau gender ini sebenarnya bukan jenis kelamin. Jadi, tak perlu juga kita mengkotak-kotakkan mainan. Tapi, mainan ini harus sesuai dengan fitrah anak ya Moms! Hendaknya mainan selain berguna untuk menghibur dan melatih imajinasi anak, mainan juga bisa dimanfaatkan untuk memperkuat karakter mereka. Jadi, untuk anak cowok sebaiknya berikan mereka mainan-mainan yang terkesan "laki." Sebaliknya, anak cewek harus diberikan mainan-mainan yang feminim, jangan sebaliknya. Karena kebiasaan mereka di masa kecil bisa terbawa hingga dewasa dan membentuk karakter mereka. Namun, tidak masalah sesekali anak perempuan bermain mobilan dan anak laki-laki mainan masak-masak loh! 



5. Tempat beli mainan berkualitas yang murah dan lengkap. 

Di Lampung tempat mainan murah di mana ya? Harga mainan yang miring di mana ya? Itu sudah aku catat, Moms! Dari pengalaman tiga anak, aku mulai mengumpulkan info toko mainan yang murah hehe... Namun, membeli mainan anak di pasar atau toko online ada kelebihan dan kekurangan. Jika dahulu aku terbiasa membelikan anak-anak mainan di pasar, tapi saat ini tidak 

lagi. Abang Fatih kalau diajak ke pasar sering kali menangis minta mainan tertentu. Bahkan setelah mereka berjanji (sejak dari rumah) untuk tidak membeli dan mencari mainan yang lain. Selain karena 

alasan tersebut, membeli mainan di pasar yang kita anggap murah kadang-kadang tidak sepenuhnya benar. Karena berbagai alasan tersebut, aku kemudian beralih ke toko online. Salah satu toko online favorit yang sering saya kunjungi adalah Bukalapak. Di Bukalapak ada banyak pilihan mainan menarik yang berkualitas tinggi dan berbagai benda hobi serta koleksi lainnya. Menurutku ini adalah alternatif paling tepat sebagai tempat membelikan mainan untuk anak. 

Nah Moms, itulah setidaknya ada 4 alasan utama mengapa aku lebih suka membeli mainan secara online di Bukalapak, di antaranya adalah: 

1. Koleksi mainan di Bukalapak sangat lengkap 
2. Harganya, saya rasa jauh lebih murah dibandingkan dengan 
membeli di pasar. Apalagi jika kita mau mencari promo dan diskon 
serta membeli pada saat ada pesta diskon. Contohnya, ketika 
harbolnas 
3. Kita bisa hemat waktu dan tenaga 
4. Anak-anak tidak lagi sering menangis hanya karena menginginkan mainan tertentu di pasar. Karena dengan membeli secara online, kita hanya perlu berdiskusi dengan anak dan memberikan mereka contoh mainan apa yang mereka inginkan. Setelah sepakat, kita tinggal membelinya dari toko online 

Yuk, Moms kita bijak membelikan mainan pada anak. Agar mainan menjadi manfaat bagi anak!

1 komentar:

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^