Jumat, 21 Desember 2018

7 Permainan Seru Untuk Tumbuh Kembang Anak Usia 3 Tahun



Assalamualaikum Sahabat Mom,


Memiliki anak yang tumbuh sehat dan tumbuh sesuai dengan usianya adalah anugerah. Aku sempat terheran-heran melihat kemajuan pertumbuhan Aisyah yang sangat pesat. Hari demi hari aku menemukan hal baru yang unik. Aku harus lebih peka dalam menstimulasi tumbuh kembangnya.

Di usia 3 tahun pertama, memasuki fase golden age, di mana banyak melakukan aktivitas yang mengembangkan kemampuan motorik kasar dan maotorik halusnya. Nah, di sinilah peran orang tua untuk memaksimalkan fase perkembangan ini dengan memberikan stimulus. Aku mengamati Aisyah sangat baik dengan kemampuan yang dimilikinya. Pembendaharaan katanya semakin banyak, gesit dalam menendang bola, dapat minum dengan gelas sendiri dan sosialisasi dengan teman sebayanya baik.

Aku pun mencoba menstimulasi Aisyah dengan berbagai permainan. Beberapa contoh permainan edukatif untuk anak usia 3 tahun adalah :

1.   Bermain Lego

Saat Aisyah usia 3 tahun, lego adalah permainan yang paling disukainya. Bermain lego dapat membantu anak dalam berimajinasi. Aisyah pernah membuat rumah-rumahan bonekanya dari lego, dinosaurus, menara, dan lainnya. Bermain lego dapat mengenalkan warna, ukuran, bentuk dan hitungan pada anak dengan cara yang menyenangan. Bermain lego mengaja anak berlatih koordinasi tangan, mata dan kemampuan motorik halus.



2.   Bermain Topi Raja

Aisyah aku ajak membuat topi dari daun nangka. Kebetulan di dekat rumahku ada  tetangga yang memiliki Pohon Nangka. Aku pung minta izin untuk memetiknya. Kami membuat topi dari daun nangka dengan cara daunnya dilipat menjadi dua, lalu digabungkan dengan daun lainnya dengan disematkan lidi atau tusuk gigi. Setelah cukup ukuran kepala Aisyah, aku mengunci sematan terakhir. Alhamdulillah topinya jadi menjadi topi Princess Aisyah hehe...



3.   Melihat Sapi

Saat liburan, suami pernah mengajak kami sekeluarga bermain di kantor BPP Lampung. Kami melihat kandang sapi. Anak-anak belajar memberikan makan sapi. Aisyah pun tak kalah untuk mendekati sapi dan memberikan rumput. Aisyah terlihat berani dan menyukai memberi sapi makan.



4.   Melihat Bayangan

Diusia 3 tahun, Aisyah cukup kritis dan senang bertanya. Saat  pulang sekolah dari mengantar bekal Abang Fatih, kami berjalan kaki, Aisyah penasaran dengan bayangannya sendiri. Apalagi saat itu menjelang Pukul 12.00 WIB. Bayangan hampir sama tinggi dengan tinggi sebenarnya. Aku pun menjelaskan mengenai bayangan dengan hal sederhana. Bayangan akan akan berbeda-beda disaat pagi, siang atau sore dengan penjelasan bahasa anak-anak.



 5.   Menggambar

Umumnya anak-anak usia 12-18 tahun sudah mampu mencoret-coret di kertas. Lalu meningkat diusia 18-24 bulan, anak-anak akan mampu menggambar garis vertikal, lingkaran hingga seperti benang kusut. Alhamdulillah diusia 3 tahun Aisyah sudah dapat membuat benang kusut hehe..



Namun, jika anak mengalami keterlambatan dalam membuat benang kusut ini dapat dilatih dengan kegiatan berikut :

1.   Menggambar dengan jari-jari tangan (Figer Paint). Aku jadi teringat saat mendirikan PAUD, kami mengajak anak-anak di desa kami belajar membuat garis, lengkungan dengan jari. Caranya dapat menyiapkan cat perwarna makanan di dalam wadah dan ajak anak mencelupkan jarinya ke warna yang disiapkan. Mulailah untuk menggambar.

2.   Bermain beras, pasir, kacang-kacangan atau bahan mentah lainnya.

Ajak anak membuat huruf dari bahan tersebut. Permainan ini juga membantu konsentrasi anak loh, Moms!


6.   Bermain Sepeda Roda Tiga

Sepeda adalah permainan yang paling disukai anak-anak. Umumnya, anak usia 3 tahun akan menunjukkan minatnya bermain sepeda roda tiga. Gerakan motorik kasarnya akan berkembang pesat melalu berlatih mengayuh, koordinasi tangan, kaki dan keseimbangan juga terus dilatih agar anak bisa bermain sepeda roda tiga.


 7.   Baca Buku

Sejak dalam kandungan, anak-anak aku kenalkan dengan buku. Semakin besar, aku melatih pengalaman membaca yang menyenangkan. Aku tidak memiliki target anak wajib bisa baca usia sekian, tapi aku lebih mengutamakan pengalaman membaca yang menyenangkan. Untuk itu aku menyiapkan buku-buku anak untuk dibaca anak usia 3 tahun. Yap. Tentu bukan membaca sendiri ya, tapi dibacakan dan Aisyah bisa membolak-balik buku dengan menyenangkan.




Boromon Cookies Cemilan Anak Balita

Perkembangan Aisyah di atas cukup menggembirakanku. Kami sangat bersyukur Aisyah tumbuh sehat. Di usia 3 tahun energinya juga sangat besar. Kami perlu mengalihkannya dengan permainan yang banyak bergeraknya.


Usia bermain, tentu perut terasa lapar sedangkan jam makan siang belum waktunya. Maka, aku dikenalkan teman cemilan sehat untuk anak Balita bernama Monde Boromo Cookies.

Makanan selingan Monde Boromon Cookies ini terbuat dari tepung kentang, bebas gluten, madu dan minyak ikan. Nah, penasaran aku pesan deh di Monde Mart.



Monde Boromon Cookies ini cocok untuk anak usia Balita dengan nomer BPOM RI MD 860809120063. Memiliki logo halal dan diproduksi oleh PT Monde Makhota Biskuit Jakarta.

Nah, kalau Moms kelahiran tahun 80-an pasti kenal banget dengan produk Monde kan? Kalau di kampung suamiku, saat lebaran Biskuit Monde ini primadona loh. Terkenal sejak dulu biskuitnya renyah dan lembut.

Untuk itu, aku tidak ragu lagi memberikan Aisyah cemilan dari Monde Boromon Cookies. Apalagi, Monde Boromon Cookies dapat membantu melatih motorik, gluten free, mengandung sari pati kentang, madu dan DHA.



Monde Boromon Cookies ini berbentuk bulat-bulat kecil  sehingga mudah digenggam anak. Terdiri dari bungkusan kecil-kecil dari kotak seukura 120 gr. Tak perlu kuatir anak tersedak karena ukuran Monde Boromon Cookies ini kecil-kecil. Monde Boromon Cookies ini mudah meleleh kalau sudah masuk mulut atau bersentuhan dengan air liur. Monde Boromon Cookies  cemilan untuk melatih motorik yang ada di lidah dan mulut bayi. Hal ini akan membantu anak untuk mengeksplorasi rasa, bentuk, tekstur serta kemampuan untuk makan.

Aisyah saat mencicipinya langsung bilang, “Mi manis ya!” rasanya emang sedikit manis dan langsung meleleh dilidah. Sedangkan saat Abang Fatih mencoba, malah minta izin membawa untuk dibagikan ke teman-temannya.

Nah, sahabat Smart Mom, itulah cerita pengalamanku menstimulasi perkembangan Aisyah diusia 3 tahun, semoga bermanfaat. Selamat mencoba!

16 komentar:

  1. Seru banget Aisyah mainnya hihihi... Tuh kaaaaaan dimana2 Monde terkenal enak emang. Kalau Gaza lagi ngemil Monde boromon aku suka ikutan nyuil kwkwkw

    BalasHapus
  2. Permainannya asyik, bisa dicoba di rumah bun. Terima kasih sharenya :)

    BalasHapus
  3. yang paling sulit kyknya permainan Baca Buku nih.. klu gk mut susah bener..

    BalasHapus
  4. kebanyakan anak2 suka nih klu main Lego

    BalasHapus
  5. Seru ya mba kalau bisa meluangkan waktu untuk bermain bersama anak, semua bisa melatih motorik anak ya

    BalasHapus
  6. Cookiesnya emang enak, anakku juga suka. Meleh di lidah, aku juga suka sih.

    BalasHapus
  7. Aisyaaaahhh cantik pintar shalihaaat
    Tante juga mau dong biskuitnya :D
    Kindly visit my blog https://bukanbocahbiasa(dot)com

    BalasHapus
  8. aku paling senang liat anak anak kalau udah asyik sama Lego kita sebagai orang tua jadi ikut asyik juga hahaha Nah kalau pulkam sapi sapi ada di kandang nenek kakeknya deh

    BalasHapus
  9. Seru tuh bagian melihat sapi. Di deket rumahku yg ada kambing hehe.Melihat bayangan itu emang bagus sih, bisa buat melatih motorik jg buat belajar jam/ waktu.

    BalasHapus
  10. Main lego, bayangan dan naik sepeda juga aktivitas bermain yang sering dilakukan Fara. Seru yaaa

    BalasHapus
  11. Jadi ibu harus kreatif ya kak.. btw itu cemilannya enak lho anak-anak suka banget.

    BalasHapus
  12. Monde boromon cookies ini memang jadi pilihan para ibu ya sebagai cemilan untuk anak anaknya

    BalasHapus
  13. Monde ngetop sejak dulu. Alhamdulillah ya sekarang ada biskuit untuk balitanya.

    BalasHapus
  14. lucu ya daun nangka bisa jadi mahkota ala princess.. anak jadi banyak belajar ya dari kegiatan2 simple namun sangat bermanfaat untuk perkembangan motoriknya :)

    BalasHapus
  15. wah mbak..maksh nih ide2 permainanya..buat mahkota dari daun gini jadi inget dulu masa TK. kayaknya seru kalau dipraktikan lagi barang anak..

    BalasHapus
  16. Saya kok jadi penasaran ya pengin mencicipi snek Boromon ini seperti apa. hehe

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^