AKTIVITASKU

Kamis, 21 Februari 2019

Tips Mudik Naik Bus Bersama Balita

Bertemu sahabatku Rita Fitria saat mudik ke Bengkulu

Assaamualaikum Sahabat Smart Mom,

Rasanya sudah kangen banget aku mau ke Bengkulu. Tahun berapa ya terakhir ke Bengkulu? Sampai lupa aku  terakhir mudik. Perjalanan mudik selalu membuatku exicted, walau rempong abus bawa anak balita.  Pernah juga mudik naik Padang ke Bengkulu atau dari Lampung ke Bengkulu naik bus persiapannya luar biasa. Walau sibuk dengan persiapan A-Z, aku tetap happy dan anak-anak enjoy. Aku juga nyaman memilih naik mudik naik bus setelah membaca info dari Liputan 6 ini.

Sebelum memilih mudik naik bus, sebaiknya ketahui dulu plus dan minus mudik naik bus, apalagi membawa balita. Yuk, pelajari dulu!

Plus Mudik Naik Bus
1. Harga tiket naik bus bervariasi, tergantung dengan kelas yang akan dipilih. Moms, terdapat banyak pilihan untuk naik bus. Apalagi kalau ingin hemat. Maklum aku kalau mudik ke Bengkulu dari Lampung harus ke Jakarta dulu. Lumayan banget biaya mudik naik pesawat ya? 

2. Jangan kuatir takut kehabusan tiket karena armada bus cukup banyak. Tiket naik bus tidak cepat abus, berbeda jika mudik naik kereta. Harus pesan jauh hari. Namun, saranku sebaiknya pesan juga jelang seminggu dari mudik, biasanya jika bawa balita lebih nyaman di nomer bangku agak depan atau tengah.
3. Jangkauan lebih luas. Nah, apalagi kalau tujuan mudiknya tidak terjangkau bila naik kereta atau naik pesawat.
4. Beragam kelas termasuk fasilitas dan jumlah kursi. Jadi, Moms dapat mengecek dulu apakah nyaman dengan fasilitas tersebut, misal ada bantal, selimut, WC dan lainnya. Untuk membawa balita, sebaiknya memilih bus travel yang dapat di pesan di https://www.traveloka.com/tiket-bus-travel/xtrans.



Minus Mudik Naik Bus

1. Saat mudik, lewat jalan darat sering sekali mengalami kemacetan. Pernah perkiraan mudik sampai dalam 1 hari semalam, ternyata terjadi macet, tanah longsor atau kejadian tak terduga lainnya. Untuk itu, Moms perlu antisipasi jangan terlalu dekat dengan Hari Raya Idul Fitri jika ingin takbiran bersama keluarga. Perlu mengantisipasi untuk kemacetan tak terduga ini.

2. Antisipasi kerewelan anak dengan membawa persiapan yang cukup. Siapkan tas khusus untuk diluar perlengkapan anak-anak, termasuk baju ganti, diapers, minyak telon dan sebagainya. Persiapkan mental Ayah dan Bunda sebelum mudik naik busa. Anak-anak mudah bosan. Pengalaman mudik naik busa dengan 3 anakku, mereka kadang bosan terus menerus duduk, untuk itu sebelum berangkat diajak cerita indahnya perjalanan mudik naik bus. 

Setelah melihat plus dan minus mudik naik bus di atas, maka Ayah dan Bunda dapat menentukan pilihan. 

Sampai di Bengkulu, alhamdulillah sehat.
Nah, berikut tips aman dan nyaman naik bus bersama balita :
1. Pilih kelas yang nyaman agar tidak berdesakan. Jauh hari pesanlah bus jurusan pulang ke kampung halaman.
2. Persiapan fisik anak. Hindari mudik naik busa ketika anak dalam keadaan sakit. Anak jadi gampang rewel dan menangis. Untuk itu, jaga fisik anak.
2. Makan dahulu sebeum berangkat agar anak tidak rewel. Bawa juga bekal selama perjalanan cemilan kesukaan anak. Untuk yang sudah besar, busa membawa buah-buahan.
3. Bawa diaper, minyak kayu putih, mainan, baju ganti, buku, dll dalam tas terpisah. Khusus untuk mengantisipasi ketika diperlukan. Terutama jika anak mudah muntah.
4. Pilih jadwal bus malam. Hal ini memudahkan anak tidur dan menghindari anak rewel selama perjalanan.

Mengenalkan apa itu mudik sebelum berangkat mudik agar anak nyaman.

Oiya Moms, sebelum perjalanan mudik dimulai kenalkan apa itu mudik pada anak, mengapa harus mudik? Mudik nanti mau ketemu siapa saja? Ini dapat dilakukan dengan mengenalkan foto anggota keluarga. Pengalamanku, sekitar 2 minggu sebelum mudik, aku mengenalkan foto-foto keponakan dan kakakku kepada anak-anak, kepada anak-anak yang sudah besar, tentu mudah mengingat. Namun, untuk balita minimal tidak kaget kalau nanti akan bertemu dengan orang asing (belum pernah bertemu).

Oiya Moms, sebelum mudik hal penting lainnya adalah packing. Ajak anak mengumpulkan pakaian, mainan atau alat mandi masing-masing. Jika ada koper per anak untuk merapikan barang sendiri. Anak-anak balita dapat melihat kakak-kakaknya menyiapkan perlengkapan mudik dengan gembira. 

Nah, Moms, itulah pengalamanku mempersiapkan mudik naik bus bersama balita. Yakinlah, mudik bersama balita itu menyenangkan asal dipersiapkan dengan cermat. Terutama mempersiapkan mood anak. Anak akan nyaman dan tenang jika orang tuanya juga tenang, tidak stres dan enjoy. Positif thinking aja ya Ayah dan Bunda!

20 komentar:

  1. Sava dulu ah tipsnya, kdng aku kalau mudik memang lebih enak naik bus. Tahun ini ada rencana bawa ank, jadi pas banget neh infonya mbak.

    BalasHapus
  2. Udah lama ini ga naik bus sama anak2, apalagi sekarang harga tiket pesawat mahal. banyak bus yang bergeliat lagi, moga harganya juga bersahabat ya mak.

    BalasHapus
  3. aku belum kepikiran mudik naik bus, macetnya ampun ... trus kebayang anakku bosen. Nanti nunggu agak gedean barulah coba road trip naik bus.

    BalasHapus
  4. perjalanan dengna si ekcil buth persiapan ya mbak, aku ingat sewaktu abwa ankku pertama pulang kampung dianya maah jadi sakit gara-gara lelah di perjalanan. Walhasils ewaktu balik ke rumah dianya sakit

    BalasHapus
  5. Bagus nih tipsnya. Anak-anak sering rewel kalo diajak naik bus..

    BalasHapus
  6. Jadi ingat pulkam juga kalau naik bus, pas turun depan rumah nenek. Tapi bawa balita memang kenyamanan dan keamanan segala galanya ya

    BalasHapus
  7. ini nih, udah lama banget ga mudik naik bus. Mesti banget di set kondisi yg nyaman ya

    BalasHapus
  8. Aku belum pernah naik bus bareng Zalwa.
    Seru kali ya kalo jalan2 sm Zalwa naik Bus
    Aku save ahh
    Thankyou mba

    BalasHapus
  9. wah aku nggak bisa bayangin nih gimana rasanya kalau harus mudik naik bus..karena aku sendiri mual dan mabuk darat kalo naik bus

    BalasHapus
  10. Wah kayaknya seru yaa naek bus.. aku dlu pernah sm ibu jaman aku tk naek bus

    BalasHapus
  11. Wah pengen jg nh mudik pke bus kayanya lebih seruu5

    BalasHapus
  12. Rempong itu pasti...apalagi sama balita.
    Tapi yang pasti, jadi pengalaman tak terlupakan.

    Pingin juga naik bisa yang rada jauhan.
    Kami paling jauh baru Bandung-BSD.
    Hahha~

    BalasHapus
  13. Bawa bayi emang tantangan banget yak.. banyak printilannya demi kenyamanan di jalan..

    BalasHapus
  14. Aku pernah naik bis dari Bandung-Jakarta. Pertengahan jalan si kecil bobo pulas karena nenen terus terus.

    BalasHapus
  15. Harga bus lebih terjangkau daripada pesawat dan bus2 skg banyak fasilitasnya bagus banget

    BalasHapus
  16. Makasih tipsnya mbak. Aku blm pernah naik bus sama balita hehe. Lbh prefer naik kereta api soalnya :D
    Kalau rumahku dan rumah ortu jaraknya deket mungkin jg prefer bus :D

    BalasHapus
  17. Jadi kepengen jalan-jalan nih barang keponakan apalagi sekarang harga tiket pesawat mahal ya, jadi pilihannya kembali ke bus ya

    BalasHapus
  18. Kalau naek bus harus siap dengan kemacetan yg akan dihadapi ya mba, mega yang sih kalau bawa anak kecil tp kelas bus kurang nyaman. Memang itu jadi salah satu pertimbangan

    BalasHapus
  19. Mudik naik apapun, selalu waspada dan perlu persiapan yang matang, dan selalu jaga kesehatan

    BalasHapus
  20. dengan mudik naik bus, ada resiko2 yang wajib di ketahui seperti ada tidaknya toilet, berarti harus pandai nih jika bawa balita apalagi jaraknya yang jauh

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^