Rabu, 28 Februari 2018

Rencana Keuangan di Tahun 2018

Assalamualaikum Sahabat Smart Mom

Tahun 2018 sudah memasuki bulan ketiga Artinya sudah lewat 2 bulan dari tahun baru masehi. Nah, sebagai ibu rumah tangga, manajer keuangan keluarga, apakah sahabat Smart Mom sudah  memiliki informasi pengelolaan keuangan di keluarga. Momen tahun baru adalah momen yang tepat untuk melakukan perubahan, termasuk perubahan dalam keuangan keluarga Nah, bagaimana caranya? 



1. Mengevaluasi keuangan pada tahun 2017

Untuk membuat langkah pengelolaan keuangan ada baiknya kita mengavaluasi keuangan di tahun sebelumnya. Contohnya di tahun 2017. Berapa banyak kenaikan dan penuruanan pendapatan atau pengeluaran di tahun sebelumnya.

Contoh :
Tahun 2017 lalu, aku sekeluarga lagi banyak pengeluaran karena suamiku lagi menempuh S2 di Unand, lalu biaya wisuda dan keberangkatan kami sekeluarga ke Padang. Alhamdulillah tahun 2017 lalu, pendapatanku sebagai blogger sangat membantu ekonomi keluarga. 

Nah, Moms, bisa mencatat pengeluaran dan pendapatan, bisa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya apakah mendapatkan sisa? Kalau blogger mungkin bisa memisahkan nomer rekening keluarga dengan nomer rekening penghasilan dari blogger, sehingga memudahkan pencatatan.

Alangkah baiknya suami istri membicarakan hal ini, sehingga sehingga keluarga memahami langkah ke depan. Dulu, aku memahami suamiku kuliah, pendapatan dari beasiswa untuk kehidupan kami sangat pas-pasan bahkan pernah harus gali lubang, tutup lubang. Alhamdulillah akhirnya badai telah berlalu hehe...

2017
Contoh :
Pemasukan setahun : 65.000.000
Pengeluaran setahun : 60.000.000
Sisa       :   5.000.000

2. Membuat Daftar Mimpi dan Tujuan

Mimpi kan enggak bayar Mom, jadi jangan takut deh buat bermimpi. Apalagi banyak orang sukses bermula dari mimpi. Tentu saja diikuti dengan kerja nyata. Misal, mau jadi blogger yang profesional, langkah apa yang telah dilakukan?  Materi apa saja yang telah dikuasai? Aplikasi apa saja penunjang kerja blogger . Nah, mimpi suami dan istri perlu dibicarakan.

Contoh :
Mimpi Abi
1. Punya tabungan haji
2. Membeli sapi
3. Mempunyai ruang tamu yang layak
4. Membeli mobil

Mimpi Ummi :
1. Punya tabungan haji
2. Membuat rumah blogger
3. Taman baca
4. Anak bisa baca usia 4 tahun

Nah, mimpi suami dan istri perlu didiskusikan agar menjadi sebuah energi bersama. Jangan sampai mimpi-mimpi tidak terlaksana karena salah paham saja, tidak ada komunikasi yang jelas, duuuh....sedihkan?

Foto milik www.rurohma.com

3. Membuat alokasi pengeluaran bulanan dan tahunan.

Tahun ini Mas Faris mau masuk Pondoh Darul Hidayah, sedangkan Abang Fatih mau masuk SDIT Permata Bunda 1. Kalau dicek alokasi dananya cukup besar. Saat itu 4 bulan  yang lalu, aku dan suami sudah rapat besar eh rapat berdua. Duduk bersama, sambil bawa kertas, pena dan kalkulator hehehe... sayang dulu belum punya kalkulator casio, kalau pakai kalkulator ini pasti lebih enak yang mengkalkulasi dana hehe... untuk penyiapkan dana kebutuhan anak sekolah emang perlu banget hati-hati. Butuh ekstra keras untuk bilang No, pada pengeluaran dadakan, huhu...padahal aku tuh yang hobi jajan hiks...



Nah ini baru contoh alokasi yang bulanan, kelak mau ramadhan, Idul Fitri, mudik dan lainnya masih sangat dibutuhkan biaya yang banyak loh. Biar Sahabat Mom tidak kesulitan mengalokasinya, butuh banget deh kalkulator buat sahabat menjadi manajer keluarga loh. Kalau aku suka yang simple dan ukuran agak besar, contohnya merk casio ini. Apalagi sedang ada diskon dengan kode Casio ini dengan pilihan warna kece banget, Colorful Calculator.

Foto milik www.rurohma.com


Pilihan warnanya cukup banyak dengan design yang elegan. Nah, sahabat Smart Mom, silakan berhitung dan mengelola keluangan keluarga ya dengan CASIO My Style dong tentunya!

14 komentar:

  1. sepakat umi,, memang harus ada rencana keuangan,, selama ini aku mah masih mengalir apa adanya,, hanya terpaku dengan rumus 30%untuk pengeluaran rutin 20% untuk tabungan dan 50% kebutuhan hingga satu bulan dari penghasilan bulanan,, semoga di tahun ini bisa lebih baik dan bijak dalam merencanakan keuangan

    BalasHapus
  2. duhh baca postingan ini jadi ngaca, situasi keuangan masih blum stabil dan kudu buru2 bikin rencana keuangan di tahun ini, biar ekonomi stabil, hihihi. makasih artikelnya ya mbaa..

    BalasHapus
  3. he he, untuk penghasilan tidak tetap, agak sulit buat perencanaan detail

    BalasHapus
  4. Sama, akujuga suka menyusun mimpi2 bgtu biar jelas apa aja yang mesti kita tuju

    BalasHapus
  5. Aku adanya penghitungan kasar ngga detil mba hehe

    BalasHapus
  6. Wah saya masih perlu belajar banget nih mengatur keuangan keluarga. Jarang banget mencatat pengeluaran dan membuat anggaran-anggaran. Padahal hal tersebut penting banget ya

    BalasHapus
  7. Aku masih harus belajar banyak mbak. Seringnya setiap kali punya uang, malah dihabiskan untuk jalan-jalan..

    BalasHapus
  8. Aku sih biasanya selalu mencatat semua pengeluaran harian mbak. Tapi udah sebulan bolong. Mesti digiatkan lagi dan harus membuat rencana pengeluaran tahunan, mumpung tahun baru belum terlalu lama berlalu.

    BalasHapus
  9. Wah detail banget perencanaannya mbak. Boleh nih dicontek untuk buat perencanaan hidup hehe

    BalasHapus
  10. mengatur uang, duh aku kekna orang yang ga bisa diatur dah kao soal uang

    BalasHapus
  11. kalo udah berkeluarga penting banget ya Mbak mengelola keuangan dengan baik.. hehe
    soalnya kalo masih single gini, keuangan rada2 berantakan.. hihi

    BalasHapus
  12. Waaahhh... jadi merasa kesentil nih. Selama mulai berkeluarga belum pernah buat perencanaan keuangan seperti ini. Terima kasih untuk infonyaaa...

    BalasHapus
  13. Ini asyiiik.... cocok buat bacaannya calon *eh belum ada tapi

    BalasHapus
  14. Perlu banget ya mba perencanaan keuangan kalo nggak bakal bocor deh banyak banget keinginan

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^