Sabtu, 02 Juni 2018

Review Film 5 Penjuru Masjid dan Nobar yang Seru Abis!

Review Film 5 Penjuru Masjid dan Nobar Cawagub Lampung Ustad Ahmad Jajuli
Nobar Film 5 Penjuru Masjid (5 PM)


Assalamualaikum Sahabat Smart Mom,

Met weekend ya, aku mau cerita tentang nobar dan review film 5 PM nih Sebelumnya, izinkan aku bertanya, "Pernahkah mengalami hal yang sangat menyentuh atau membuat kamu jatuh cinta pada masjid?" Loh kenapa mendadak bertanya begini? Soalnya, Film 5 PM ini mengangkat tagline, “Dia yang Hatinya Terpaut pada Masjid.” 

Aku pernah mengalaminya! Saat itu ada dua hal yang membuat aku merasa terpanggil untuk jatuh cinta pada masjid. 

Di depan Masjid Darul Ulum, Universitas Bengkulu

Pengalaman pertama, 

Saat pertama aku hijrah Atau meninggalkan masa jahiliyah, saat aku semester 1 akhir tahun 1998. Aku membuat pilihan yang sulit tapi sangat membahagiakan hatiku yaitu hijrah menggunakan jilbab dan baju muslimah. Aku aktif di masjid Darul Ulum Universitas Bengkulu di masjid ini aku jadi pribadi yang selalu haus ilmu agama Islam dari belajar Tahsin Tahfidz hingga organisasi. 

Pengalaman kedua, 

Jatuh cinta pada masjid mengingatkan aku juga Pada momen yang sangat penting dalam hidupku yaitu menikah. Kami menikah pada tanggal 24 April 2005 di Masjid Syuhada Dusun Besar Bengkulu. Nah, tentu saja menjadi kenangan tersendiri di masjid ini loh. 

 Zikri Daulay pemain Film 5 Penjuru Masjid
Bersama Zikri Daulay pemain Film 5 Penjuru Masjid

Nobar Film 5 Penjuru Masjid Bersama Ustadz Ahmad Jajuli 


Kali ini aku juga pengen menceritakan tentang pengalaman aku nonton Film 5 PM. Aku bersama teman teman Tapis Blogger dan FLP Bandar Lampung ikut nonton bareng yang diadakan oleh PKS Muda Lampung atau (GK). Kami mendapat masing-masing 5 tiket gratis nonton film ini. 

Siang itu, aku janjian dengan teman-teman Tapis Blogger dan jug FLP Bandar Lampung untuk menunggu di Transmart untuk bagi-bagi tiket. Aku bersyukur suami acc aku nonton sendirin. Awalnya mau mengajak Faris, tapi kuatir heboh kalau bawa anak, jadilah aku sendirian aja. 

Tapis Blogger Nobar Film 5 Penjuru Masjid di Lampung
Duduk dekat yang muda-muda jaid berasa muda lagi :)

Sampai di bioskop XXI Transmart Lampung, aku disambut panitia PKS Muda Lampung yang ramah. Aku diantar sampai ke pintu lift dan disambut lagi saat pintu terbuka. Asli, berasa istimewa deh perlakuan panitia ini. Salut deh, panitianya super keren. 

Sampai di pintu bioskop, panitia menyampaikan kalau nanti akan datang Ustadz Ahmad Jajuli Cawagub Paslon No 4 dan juga salah satu pemain dari Film 5 PM, Zukri Daulay. Waduh, jadi ikutan penasaran nih. Kabarnya pemain Film 5 PM ini adalah pemain yang belum booming. Menawarkan idola baru para kaum hawa. Wajah-wajah baru yang belum terlalu sering di layar lebar. 

Tak lama menunggu, satu per satu teman-teman mulai datang. Kami mencari kursi agar duduk berdekatan. Senangnya kalu Nobar begini, bisa jadi ajang silaturahmi, jika setiap hari bisa ketawa di WAG, eh bisa lihat senyum asli teman-teman hehe... 

Kemudian, rombongan Cawagub Lampung Ustad Ahmad Jajuli datang dengan salah satu pemain. Penonton jadi heboh deh. Menurut Ustad Ahmad Jajuli, “Kemarin saya bertemu dengan ribuan Jamaah Taklim. Guru besar Jamaah Tabligh berpesan, Kalau kehidupan seorang berputar memakmurkan masjid, dia tidak akan disusahkan dan dia pasti akan diurus oleh Tuhannya.” Ustadz Ahmad Jajuli juga mengajak penonton untuk rilis your emotion. Setelah keluar dari gedung bioskop akan semakin bersemangat. 

Ahmad Jajuli Nobar Film 5 Penjuru Masjid di Lampung
Ustadz Ahmad Jajuli (kiri) Cawagub Lampung No 4

Menurut Ustadz Ahmad Jajuli Film 5 Penjuru Masjid ini, “Kita mendapatkan sejenis perjalanan spritual, tapi dikemas dengan bentuk santai dan pop. Kedua, bintang-bintangnya anak muda mereka mencocokkan apa yang disebutkan dengan spesifikasi umur. Jika belajar dengan orang tua itu sudah biasa, tapi belajar dengan anak muda itu luar biasa. Dengan bintang yang seusia, ini kecerdasan dalam memilih tema dan spesifikasi film dengan anak muda. 

Kemudian, film ini kaya dengan journey atau perjalanan baik spiritual maupun perjalanan fisik. Kita tidak perlu perjalanan ke daerah tapi dengan nonton film ini kita bisa journey ke berbagai tempat dan disampaikan dalam Film 5 Penjuru Masjid (5 PM),” Ujar Ustadz Ahmad Jajuli yang didampingi oleh pemain 5 PM, Zukri Daulay.



Review Film 5 Penjuru Masjid


Film 5 PM ini menceritakan pemuda-pemuda yang terpaut hatinya dengan masjid. Beberapa pemuda ini memiliki berbagai cerita ataupun latar belakang pengalaman yang unik mengapa akhirnya mereka jatuh cinta dengan masjid. 

Adalah Bewok yang ketahuan mencuri. Bewok terpaksa mencuri untuk biaya menikah. Bewok ternyata diam-diam menyukai gadis berhijab idola di kamung tersebut. Ada juga Abian yang pengen nonton konser musik dengan harga tiket konser selangit. Lalu, mendapat tantangan dari Ayahnya, kalau dia rajin sholat ke masjid baru dapat tiket dari Ayahnya. Lalu, dengan berbagai cara dia mencoba untuk tidak ngantuk ketika salat di masjid dan pada akhirnya dia jatuh cinta pada masjid itu sendiri. 

Selanjutnya ada juga cerita seorang pemuda yang terlalu mengejar duniawi salah satunya beasiswa suatu hari dia terburu-buru untuk mempersiapkan beasiswanya, tes wawancara deh dia tidak sengaja menabrak seorang bapak yang akan ke masjid dan ternyata bapak itu adalah Profesor dia tersadar bahwa apa yang kita inginkan Allah dan Allah mentakdirkan belum tentu sama. 

Tiket  Film 5 Penjuru Masjid

Beberapa catatan usai nonton Film 5 Penjuru Masjid : 


1. Film ini kental dengan nuasa Islami. Asli ceritanya mengalir dengan iringan musik yang pas. Mengajak penonton meresapi hikmah dari kisah para tokoh. Tidak ada adegan percintan yang menonjol, semua terlihat kocak dan bikin baper hahah... 

2. Alur cerita agak lamban. Ini membuat konflik jadi kurang greget, namun dapat tertutupi dengan dialog yang tercipta antar tokoh sangat natural dan sering terjadi di dunia nyata, sehingga penonton terhibur. Dari awal sampai akhir sangat menikmati gaya Bewok mengorek cerita masa lalu para 5 PM ini. 

3. Para pemain Film 5 PM adalah wajah baru dari perfilman Indonesia. Hal ini menciptakan para idola baru dari kaum hawa. Wajah segar pemain Film 5 PM ini bagai ajang pencarian bakat baru pemain film, walau ada beberapa yang sudah menjadi selebgram sebagai pasangan suami istri baik di film dan dunia nyata. Pemain ini menjadi daya tarik tersendiri. Menurutku actingnya lumayan, walah ada yang masih sedikit kaku hehe... 

4. Film ini didukung oleh Forum Lingkar Pena (FLP) Organisasi Kepenulisan terbesar di Indonesia. Film 5 PM penuh renungan yang membuat kita banyak berpikir, seberapa banyak hati kita tertaut di masjid? Benarkah sudah benar-benar memakmurkan masjid? Kalau dengan adzan apakah segera sholat?

5. Film 5 PM kurang mengeksplor latar belakang 5 pemuda yang saling tertaut hatinya ke masjid. Menurutku pejalanan ke Aceh itu kalau porsinya agak panjang bakal seru banget. Saat adegan ke Aceh ini sungguh keren, aku sempat terpana dengan lokalitas Aceh yang aduhai memanjakan mata deh! Sayang, sedikit sekali mengekplor lokalitas atau setting ya? Ya, iyalah kan pemainnya banyak di sekitaran masjid hehe... 

Nobar Film 5 Penjuru Masjid di Lampung
Blogger dan anggota FLP Nobar Film 5 Penjuru Masjid

Terlepas dari beberapa masukan dari aku di atas, Film 5 PM ini cocok untuk pilihan ngabuburit selama Bulan Ramadhan ini. Jadi kalau skala 0-10, maka Film 5 PM ini aku kasih angka 8,5 hehe... film yang murni mengajak penonton untuk tergugah dalam mencintai keislaman tanpa menonjolkan acting salah satu pemain, tidak ada adegan sentuhan yang bukan mahrom (pemain yang menikah sudah suami-istri), hal ini membut Film 5 PM ini menjadi istimewa karena menjaga nilai-nilai keislamannya. 

Nah, sahabat Smart Mom, ada rencana nonton Film 5 PM? Atau sudah pernah nonton? Share dong pengalamannya di kolom komen!


Nobar Film 5 Penjuru Masjid
Nobar cantik yang membuat bahagia, makasih ya panitia

9 komentar:

  1. Semoga anak muda semakin mencintai masjid. Menjadikan bumi Allah sebagai basecamp untuk kemajuan Islam dan bangsa Indonesia.

    Amin.

    BalasHapus
  2. Masjid mempunyai momen indah pada setiap hamba. Banyak kenangan di masjid. Contohnya sewaktu taraweh. Film ini cocok buat ngabuburit bareng

    BalasHapus
  3. alhamdulillah asyik banget bisa nobar mbaaa. Dan filmnya bagus yah

    BalasHapus
  4. Baru tau ada film ini. Makasih infonya, Mbak.

    BalasHapus
  5. Wah seru ya mbk..tabikpun salam knal mbk naqiyyah..smoga sehat salalu, ditunggu cerita selanjutnya 👍👍👍

    BalasHapus
  6. Wah, saya udah lihat juga trailer-nya. Nyesek se-nyesek-nyeseknya. Baru lihat trailer aja udah ditampar begitu, Bun. Kalau udah nonton film, mungkin saya bakal nangis di tempat karena keadaan tokoh-tokohnya sangat dekat dan riil di kehidupan kita.

    BalasHapus
  7. Emang kurang greget ya mba kalau alurnya lambat. Tertarik nonton setelah lihat trailer-nya

    BalasHapus
  8. Aku udh lihat filmny, Bagus. Mengajak para pemuda untuk lebih mencintai mesjid , kadang miris mesjid hanya diisi oleh para orgtua, anak2ny malah sibuk entah dmn. Ahh Rizki ganteng bgt, suka lihatnya, kmrin pas aku nobar cast ny lngkap mba .Semoga fimnya disukai bnyak orang

    BalasHapus
  9. Aku jarang nonton di bioskop wkwk, tapi klo filmnya bebar-benar bagus jadi pengen juga

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^