Senin, 20 April 2020

Apa Itu Covid-19?

apa itu covid-19?


Assalamualaikum Sahabat Smart Mom, 

Beberapa waktu lalu aku mengikuti Kulwapp mengenai Covid-19 yang diadakan Forum Lingkar Pena (FLP) dengan pematerinya dr. Ainul Nismala. Nah, sebelum kita kenal Covid-19, kita lebih mengenal Virus Corona. Apa itu ya? Kok jadi Covid-19?


Menurut dr. Ainul Nismala, Coronavirus ini adalah jenis virus yang menyebabkan penyakit mulai dai gejala ringan sampai berat. Nah, ada 2 jenis Coronavirus yang dapat menyebabkan penyakit yang menyebabkan gejala berat, yaitu :

1. Middle East Respiratory Syndrome (MERS)
2. Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). 

Nah, dari kedua jenis itu mengapa menjadi Covid-19? Baiklah aku akan bahas ya, Moms!

Asal Usul Covid-19

Corona virus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus penyebab Covid-19 ini dinamakan Sars-CoV-2. Virus corona ditularkan dari hewan.



Bedasarkan hasil penelitian menyebutkan bahwa SARS ditransmisikan dari kucing luwak (civet cats) ke manusia dan MERS dari unta ke manusia. Nah, hewan yang menjadi sumber penularan Covid-19 sampai saat ini belum diketahui.



Masih menurut dr Nirmala Nismala, Virus corona umumnya menginfeksi orang dewasa atau anak-anak yang usianya lebih tua, menyebabkan flu biasa. Beberapa turunannya dapat menyebabkan diare pada orang dewasa. Virus-virus ini sebagian besar ditularkan melalui percikan (droplet), dan juga dapat menyebar melalui rute penularan kotoran dan mulut (fecal-oral). Insiden infeksi virus corona lazim terjadi di musim dingin dan musim semi. Masa inkubasi untuk virus corona biasanya 3 sampai 7 hari. 2019-nCoV adalah virus corona yang mengalami mutasi antigenik. 

Masa inkubasi 

Virus adalah sesingkatnya 1 hari tetapi umumnya dianggap tidak lebih dari 14 hari. Tetapi  perlu dicatat bahwa beberapa kasus yang dilaporkan memiliki masa inkubasi hingga 24 hari.

Tanda dan Gejala Umum Infeksi COVID-19

Antara lain gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk dan sesak napas. Pada kasus COVID-19 yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian. Tanda-tanda dan gejala klinis yang dilaporkan pada sebagian besar kasus adalah demam, dengan beberapa kasus mengalami kesulitan bernapas, dan hasil rontgen menunjukkan infiltrat pneumonia luas di kedua paru.

Berdasarkan Bukti Ilmiah, COVID-19 Dapat Menular Dari Manusia Ke Manusia Melalui :

Kontak erat dan droplet, tidak melalui udara. Orang yang paling berisiko tertular penyakit ini adalah orang yang kontak erat dengan pasien COVID-19 termasuk yang merawat pasien COVID-19. Rekomendasi standar untuk mencegah penyebaran infeksi adalah melalui cuci tangan secara teratur, menerapkan etika batuk dan bersin, menghindari kontak secara langsung dengan ternak dan hewan liar serta menghindari kontak dekat dengan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan bersin.

cegah covid-19


Langkah-Langkah Pencegahan yang Paling Efektif Di Masyarakat Meliputi: 

1. Melakukan kebersihan tangan menggunakan hand sanitizer jika tangan tidak terlihat kotor 
2. Atau cuci tangan dengan sabun jika tangan terlihat kotor; 
3. Menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut; 
4. Terapkan etika batuk atau bersin dengan menutup hidung dan mulut dengan lengan atas 
5. Bagian dalam atau tisu, lalu buanglah tisu ke tempat sampah; 
6. Pakailah masker medis jika memiliki gejala pernapasan dan melakukan kebersihan tangan 
7. Setelah membuang masker; 
8. Menjaga jarak (minimal 1 m) dari orang yang mengalami gejala gangguan pernapasan.

tetap sehat selama pandemi Covid-19

Untuk itu Moms, disaat pandemi Covid-19 ini lakukan Tips Tetap Sehat Selama pandemi Covid-19 berikut :

1. Di rumah aja.
2. Cuci tangan pakai sabun.
3. Konsumsi makanan sehat.
4. Konsumsi makanan sehat.
5. Aktivitas fisik selama 30 menit.
6. Melakukan hobi.
7. Kelola stress.



di rumah aja saat pandemi covid-19

Nah, Moms, itulah sebagian catatan dari Kulwapp yang disampaikan oleh dr Nismala pada Kulwapp FLP.  Info mengenai Covid-19 akan aku jelaskan ditulisan berikutnya.

Catatan : infografis para pemenang lomba foster edukasi Covid-19 FLP.

10 komentar:

  1. Cegah covid-19 dengan covid. Wah istilahnya bikin penasaran. Ijin menyimpan infografisnya ya mbak, bagus ini buat kampanye melawan covid-19

    BalasHapus
  2. Pikiran positif harus disertai tindakan positif supaya covid-19 ini bisa bener2 kita kalahkan.
    Btw,itu poin 4 dan 5 Langkah Pencegahan mestinya jadi satu poin deh Yuk :)

    BalasHapus
  3. Serem ya covid 19 ini, juga penyakit yang berasal dari hewan
    Karena si hewannya segar bugar, kita/manusia yang terinfeksi jadi sakit

    BalasHapus
  4. Apaaa, jadi SARS mulanya dari kucing luwak? Aku sungguh baru tahu mbak. Yang COVID-19 ini masih misteri ya dan semoga lekas berlalu. Terima kasih karena ku jadi tahu tanda-tanda atau gejala awal seseorang terkena pandemi ini. Juga tips agar terhindarnya. Itu tapi maaf, yang bagian konsumsi makanan sehat memang sengaja ditulis 2 kali kah mba? Sekarang kalau batuk atau bersin kadang berasa dosa banget deh padahal lagi musim cuaca tak menentu jadinya flu :))

    BalasHapus
  5. Mencegah lebih baik daripada mengobati ya mbak. Perkuat sistem imun dalam tubuh agar bisa 'berjuang' melawan virus dari dalam.

    BalasHapus
  6. Yang bikin ngeri ini karena sampai hari ini virus flu pun belum ada obatnya. Dan penyebarannya ini lho yang bikin was2. Semoga kita diberikan kesehatan dan selalu menjaga diri ya, amin

    BalasHapus
  7. Walaupun keadaan sudah mengerikan seperti sekarang, tetap saja ada orang-orang yang nggak peduli. pakai masker kain sudah diwajibkan, di sini kalau nggak pake bisa diomelin. Tapi, tetap saja ada yang santai keluar tanpa masker yang akhirya ditegur juga sama Pak RW langsung...hihi. Semoga pandemi ini segera berlalu ya mbak. Sedih tahun ini sampai nggak bisa mudik..

    BalasHapus
  8. Mbak, bener ga sih kalau baru-baru ini ditemukan gejala baru dari orang yang terkena virus ini? Aku cuma baca segelintir kemarin. Anyway, aku rada sedih karena di lokasi aku tinggal, kesadaran masyarakatnya sangat rendah. Jalanan selalu ramai, apalagi pas ramadan, duh smpe berjejalan.

    BalasHapus
  9. Dimasa pandemi sekarang, kita mesti banget tau apa itu corona. Biar tau pula apa yang mesti kita lakukan agar tidak tertular. Semoga aja virus ini segera berlalu. Aamiin

    BalasHapus
  10. Covid ini seperti gak ada padahal nyata banget adanya. Yuk tetap jaga jarak dan di rumah aja biar rantai penyebarannya putus.

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^