Selasa, 21 April 2020

Dampak Covid-19 Terhadap Kehidupan Sehari-hari




Assalamualaikum Sahabat Smart Mom,

Covid-19 memberi dampak yang meluas sekali bagi kehidupan sehari-hari, termasuk aku sebagai ibu rumah tangga. Sejak pandemi Covid-19 anak-anak libur sekolah dan mulailah cerita mengenai aku menemani anak-anak belajar di rumah.

Pekan pertama, rasanya  stres melanda. Aku terbiasa sepi kalau pagi, tiba-tiba semua berkumpul dan tidak boleh keluar rumah. Anak-anak protes dong, "Kenapa tidak boleh ke warung?" atau "Ih, Corona bikin Aisyah enggak boleh main aja!" sedih melihat mereka murung tidak boleh keluar rumah, tapi demi keselamatan, aku terus memberikan pengertian.

Pekan pertama aku harus beradaptasi dengan semua tugas sekolah anak-anak. Tugas Aisyah yang masih TK A saja lebih padat dibanding tugas sekolah Abang Fatih yang duduk di kelas 2 SD. Pekan 1 masih galau, Mas Faris belum pulang dari pondok. Pihak pondok memutuskan lockdown. Di sini bikin aku makin sedih memikirkan Mas Faris yang masak dan nyuci sendiri karena beberapa pengurus di pondok sudah diliburkan.

Nah, pekan pertama tugas sekolah menumpuk, keinginan menulis di blog menggebu-ngebu tapi tenaga sudah terkuras menemani anak-anak belajar. Ooh... segitu sibukkah? Ya, bagiku sibuk sekali tugas domestik lebih banyak aku kerjakan sendiri karena suami masih berangkat ke kantor.

Pekan kedua, Mas Faris pulang dari pondok. Aku sudah beradaptasi. Aku sudah mulai rapi memanajemen waktu. Kapan anak-anak belajar, tugas domestik dan lainnya. Namun, tetap aku sulit berbagi waktu ngeblog sesuai ideal yang aku inginkan haha... isi blog banyak curhatan saja. 

Pekan ketiga, aku sudah berdamai dengan kenyataan. Lebih fokus dengan keluarga ternyata membuatku lebih nyaman. Anak-anak aku pantau dari mengaji, sholat dhuha hingga pelajarannya. Target ngeblog sehari satu tulisan dengan standar SEO sudah mulai aku kesampingkan. Padahal ini T30 di Kelas Bunda Cekatan Ibu Profesional yang aku ikuti. 

Akhirnya sekarang aku lebih enjoy dan lebih menikmati. Dampak Covid-19 ini sangat meluas bagi ibu rumah tangga sepertiku. Ibu dituntut untuk menjadi guru menemani anak-anak belajar. Selain itu, mengatur keuangan keluarga harus berhemat. Pendapatan sangat menurun, sedangkan anak-anak perlu nutrisi yang bagus menunjang kesehatan mereka. 

Namun, aku bersyukur walau kami harus berhemat, masih ada orang di bawah kami yang jauh lebih kesulitan. Saat aku menemani suami memberikan bantuan kepada beberapa tetangga kami dari Yayasan Daarul Hikmah, mereka sangat bersyukur mendapatkan bantuan sembako.

Dampak Covid-19 lainnya bagi kami sekeluarga adalah membengkaknya pengeluaran kuota. Anak-anak belajar daring dan suami juga WFH. Untuk itu mulai berpikir memasang Indihome atau Wifi di rumah. Namun, paket murah sudah tidak ada, hiks... 

Nah, itulah dampak Covid-19 bagi kehidupan kami sehari-hari. Bagaimana ceritamu? Share dong!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^