Minggu, 16 Agustus 2020

Hamil di Saat Pandemi Covid-19? Lakukan 7 Hal ini!

Assalamualaikum Sahabat Smart Mom,

Hamil di Saat Pandemi Covid-19? Lakukan 7 Hal ini! Beberapa hari yang lalu sahabatku melahirkan anak kembar di saat pandemi Covid-19 ini. Masya Allah, kami yang mendengarkan ceritanya sangat surprise.  Apalagi mendengar pengalamannya untuk membatasi diri keluar rumah sejak pandemi Covid-19 ini. Bahkan suaminya yang biasanya sholat 5 waktu di masjid, turun membatasi diri saat masjid lockdown beberapa waktu lalu.

Hamil di Saat Pandemi Covid-19? 

Lakukan 7 Hal ini!




Kehamilan saat pandemi Covid-19 ini membutuhkan banyak persiapan dan ilmu. Selain keluhan yang mendasar khas ibu hamil, saat pandemi ibu hamil harus tetap memenuhi asupan gizi. 

Nah, apa yang harus dilakukan ibu hamil saat pandemi ini? Cukup lakukan 7 hal penting untuk ibu hamil berikut ini :

1. Rajin Cuci Tangan

Seperti pada umumnya, kita disarankan untuk rajin mencuci tangan. Ibu hamil juga disarankan rajin mencuci tangan pada air yang mengalir. Jika harus keluar rumah, siapkan hand sanitaizer dengan ukuran kecil sehingga mudah dibawa ke mana saja.

2. Memilih Olahraga yang tepat. 

Saat pandemi disarankan untuk rajin berjemur atau kena sinar matahari. Ibu hamil juga dapat melakukan gerakan senam atau olahraga yang tidak berdampak negatif bagi janin. jangan abaikan alarm tubuh jika sudah terasa kelelahan. Untuk memilih olahrga yang tepat, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter. 

3. Memilih Vitamin Kehamilan

Saat hamil membutuhkan vitamin seperti asam polat, zat besi, penambah nafsu makan dan obat penekan rasa mual. Ibu hamil juga memerlukan suplemen kalsium, vitamin E, vitamin D dan lainnya. Untuk itu, ibu hamil dapat memilih makanan yang seimbang.

4. Nutrisi Makanan Ibu Hamil

Saat hamil bukan berarti porsi makan menjadi dua kali lipat, tapi saat hamil membutuhkan nutrisi yang harus ditingkatkan. Cek kebutuhan kalori, protein dan vitamin selama kehamilan. Perbanyak makan buah dan sayuran ya, Moms! 

5. Gunakan Masker

Saat keluar rumah, ibu hamil harus gunakan masker. Gunakan masker dengan tepat. Pakai masker yang menutupi dagu. Gunakan masker kain maksimal 4 jam diganti. 

6. Hindari Kerumunan

Dimasa pandemi ini, hindari kerumunan jika tidak penting. Untuk  konsultasi dengan dokter kandungan, usahakan pilih tempat prtaktik yang menerima pendaftaran via telp/online, sehingga ibu hamil tidak perlu lama mengantri. Namun, jika kondisi mendesak, ibu hamil dapat ke puskesmes terdekat. 

7. Hindari Kontak Langsung/Salaman atau Pelukan 

Masih risiko tinggi  untuk bertemu dengan orang banyak. Hindari bersalaman atau cipika/cipiki. Ibu hamil sangat rentan tertular oleh Mers. Bahaya mers pada ibu hamil.

Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) adalah penyakit yang terjadi karena serangan virus korona. Virus ini menyerang pernapasan. Walau belum diketahui penyebabnya, penularannya sering diduga berasal dari unta. Sering juga disebut flu unta. 

Gejala awalnya mirip dengan flu biasa, demam, sakit kepala, nyeri sendi dan sakit tenggorokan dan lainnya. Namun setelah 2-14 hari akan mengalami muntah, diare, sesak napas setelah kontak langsung dengan orang terinfeksi flu unta.

Untuk itu ibu hamil mesti waspada. Apabila terkena serangan virus MERS mengakibatkan kecacatan pada janin. Serangan MERS juga mengakibatkan ibu dan janin terancam nyawa. Untuk itu terus berhati-hati. Jika mengalami gejala flu yang parah dan dicurigai sebagai MERS segera cek ke dokter atau pelajari dulu gejalanya di Halodoc. Kamu dapat konsultasi dengan dokter dan membaca artikel kesehatan di Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

31 komentar:

  1. Ini tuh semenjak pandemi juga banyak teman-temanku yang hamil, Covid-19 juga membawa berkah tersendiri ya mak. Kebetulan teman-temanku pada ke RSIA khusus dan sesuai protokol juga.

    BalasHapus
  2. Ibu hamil harus lebih waspada & menjaga kesehatan lagi di banding orang sehat lainnya ya mbak, supaya aman si ibu & janinnnya juga

    BalasHapus
  3. Emang kudu lebih waspada ya kak buat bumil saat pandemi gini. Jadi pengin peluk semua bumil2. Semoga setrong.

    BalasHapus
  4. Bumil harus lebih waspada dan hati2.
    ga perlu sampe parno.
    tapi wajib jaga kesehatan ya

    BalasHapus
  5. Memang hrs waspada banget ya untuk ibu hamil di masa pandemi seperti ini, protokol kesehatannya harus double 2x lipat dibanding orang biasa ya.

    BalasHapus
  6. nah aku sempet nih telat PMS 2 minggu lebih, sempet GR hamil eh gak lama malah dapet hehhe.. tapi aku salut sama para bumil dan busui di masa pandemi ini

    BalasHapus
  7. Ibu hamil memang harus waspada dua kali lipat di masa pandemi ini ya mbak.
    Aku pernah dengar soal penyakit Mers ini dan memang bahaya banget. Untungnya sekarang ada aplikasi kesehatan kayak Halodoc ini ya, bisa lebih tenang. Walau di rumah aja, tetap bisa update info seputar kesehatan

    BalasHapus
  8. aku batal program hamil gara2 pandemi. ngeri aja, dasar cemen! tapi drpd selama hamil stres gaje kan ya

    BalasHapus
  9. MERS Cov ini kakaknya Covid-19 ya, Mbak? Emang sih bumil tuh rentan banget, jadi harus ekstra hati-hati supaya ibu dan janinnya sehat.

    BalasHapus
  10. Wah emang sedikit ekstra hati hati ya mbak, jika hamil di masa pandemi seperti ini..
    Yg penting tetap jaga protokol kesehatan ya

    BalasHapus
  11. sebagai "tim yang gak hamil-hamil padahal udah usaha" ngerasa banget nih kalo udah hamil pasti aku akan lebih menjaga baik-baik selama kehamilan, apalagi pas selama pandemi seperti ini. selain covid dan mers banyak banget penyakit lain yang harus diwaspadai juga huhuhu puyeng padahal hamil aja belom

    BalasHapus
  12. Bener bngt pastinya rada khawatir y mba tapi asalkan nutrisi terpenuhi trs menjaga bener2 protokol kesehatan InsyaAllah aman2 aja y

    BalasHapus
  13. Pas awal pandemi keponakanku juga positif hamil, Mbak. Dia antara senang tapi juga takut karena si covid. Alhamdulillah so far berjalan lancar karena dia juga menjalankan protokol kesehatan dengan baik serta WFH. Semoga dilancarkan terus sampai persalinan.

    BalasHapus
  14. Karena sedang hamil, harus sangat disiplin terhadap diri sendiri agar selalu sehat dan semoga dilindungi Allah.
    Halodoc memberi informasi yang baik dan benar untuk penggunanya.

    BalasHapus
  15. my sister in law is expecting and we have been asking her and my brother, her hubby, to be extremely careful

    BalasHapus
  16. Di masa pandemi gini memang riskan ya kalau sedang hamil. Harus dijaga dengan baik kehamilan dan kesehatannya. Tetap harus menjaga protokol kesehatan ya ...

    BalasHapus
  17. Yang paling beresiko nih ntar pas proses kelahiran kayaknya ya mba. Mau ndak mau kan harus berhadapan dengan beberapa perawat dan dokter. Semoga saja semua mengikuti protokol kesehatan agar keselamatan ibu dan bayi terjaga.

    BalasHapus
  18. Istri adiku juga hamil Bun, hampir melahirkan. Perjuangan banget hamil masa pandemi, ya Allah semoga ibu di seluruh dunia di mudahkan ketika melahirkan, sehat debay dan sehat ibunya. Aaamiin.

    BalasHapus
  19. wah sedang mengalami, memang jd ekstra lebih waspada, apalagi saat cek up ke RS, harus selalu jaga jarak aman, membawa hand sanitaser, dan masker ga boleh lepas.

    BalasHapus
  20. Waktu awal-awal pandemi, banyak yg berseloroh gini : WFH mengakibatkan corona negatif, tapi istri positif (hamil maksudnya :D)
    Dan ternyata selorohan ini banyak yg kejadian juga, termasuk teman2 saya mengalaminya, alhamdulillah salah satu berkah pandemi sepertinya.
    Yg penting tetap jaga kesehatan ya para bumil di manapun berada

    BalasHapus
  21. Temenku hamil pas pandemi covid-19 terus kalau ke RS buat kontrol kayak takut gitu Mbak. Emang harus disiplin tinggi ya buat ibu hamil, soalnya covid-19 bisa nempel ke siapa aja. Untung ada Halodoc yang sangat membantu jadi bisa konsul online ke dokter kandungan

    BalasHapus
  22. Bibiku pengen hamil, tapi belum dikasih oleh Allah.

    Nanti kalau hamil, saya kasih nih tulisan...

    BalasHapus
  23. Hamil di kala pandemi kudu extra hati2 ya bun, orang-orang di sekitar kudu saling menjaga :)

    BalasHapus
  24. Memang susah kalau lagi pandemi ini ya Mbak, kalau ada ibu hamil, mau konsul ke SpOG di rumah sakit pun jadi susah karena RS sekarang tidak disarankan untuk dikunjungi

    BalasHapus
  25. Satu cerita dari rumah sakit yang kudengar langsung dari nakes.

    Ada ibu hamil datang ke UGD dalam keadaan garurat harus segera melahirkan. APD yang terbatas membuat perawat dan nakes tidak menggunakan APD seperti di ruangan ygbkhusus menangani Covid19. Setelah persalinan baru rapid tes, si ibu ternyata reaktif, bayinya juga... Si dedek bayi akhirnya meninggal dunia beberapa jam kemudian.

    Emang penuh risiko kehamilan dan melahirkan di masa pandemi ini. Maka patuhilan protokol kesehatan yg sudah ditetapkan

    BalasHapus
  26. Suplemen buat namabah nafsu makan apa ya yg bagus Mba? Agak mengkhawatirkan sih sebenarnya hamil di masa pandemi seperti ini. Mau check up juga mesti waspada dan hati-hati. Palagi masih ada balita yang maunya nempel terus sama ibunya...

    BalasHapus

  27. wow, these great tips. I want to tell a friend who is pregnant, ah. thank you

    BalasHapus
  28. Duh ngeri ya kondisi pandemi ini buat bumil, moga Allah selalu melindungi. Flu bitung unta mirip mirip gejala Covid 19 ya

    BalasHapus
  29. Makasih untuk sharing wawasan mengenai kehamilan di masa pandemi, harus benar-benar dijaga kesehatan dan printilannya ya.

    BalasHapus
  30. Iya ya resikonya lebih tinggi untuk orang sakit dan ibu hamil ya di pandemi ini, harus lebih waspada..

    BalasHapus
  31. Saya mau promil, kata dokter kandungan jangan dulu karena masih tinggi covid. Apalagi Evi yg autoimun. makasoh tipsnya mba Naqy

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^