Assalamu'alaikum Sahabat Smart Mom,
Tak terasa waktu kian cepat. Anak-anakku sudah mulai besar. Anak sulungku tahun ini sudah KKN, anak kedua sudah kelas 3 SMP, anak ketiga kelas 6 SD dan bungsuku 2 tahun.
Menjadi ibu empat anak itu cukup melelahkan. Tak hanya tenaga, tapi juga pikiran. Apalagi menemani anak-anak belajar. Mungkin, dua anak sudah lepas dari masa pengewasan belajar setiap malam. Tapi dua anak lainnya masih dalam pengawasanku penuh.
Tahun ini Aisyah anak ketigaku akan melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah Dasar (SD). Ini pengalaman pertamaku. Jika kakaknya dulu bernama Ujian Nasional (UN), sedangkan sekarang bernama TKA. Dulu untuk UN diuji 3 pelajaran, yakni Matematika, Bahasa Indonesia dan IPA, sedangkan di TKA tingkat SD ada 2 pelajaran, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika.
Jujur, sebagai seorang ibu usia 46 tahun, pelajaran SD saat ini berat. Tapi, sejak nonton Clash of Champions (COC), semangatku mendampingi anak belajar semakin kuat. Untungnya, sekolah Aisyah menyiapkan les TKA setiap hari Senin dan Rabu setiap pulang sekolah. Beban ini menjadi lebih berkurang, tapi aku tetap menyiapkan mental, fisik dan makanan sehat untuk Aisyah.
Berhubung sudah kelas 6 dan mau TKA, Aisyah mulai dibatasi bermain gadget. Sedangkan Aisyah lagi senangnya menggambar dan inspirasinya itu melihat youtube video gambar orang lain. Aisyah belajar menggambar secara otodidak. Awalnya ia melihat temannya yang jago gambar di sekolah, akhirnya ia belajar sendiri dan mulai terlihat hasilnya.
Tapi, terlalu lama melihat video di youtube juga membuat mata Aisyah terasa gatal, panas dan berair. Pernah saat bangun tidur mengeluh matanya sakit dan gatal sekali. Akhirnya aku minta izin ke gurunya untuk tidak sekolah. Selama izin tidak sekolah, aku merawat mata Aisyah yang lelah itu dengan mengompres dan memintanya istirahat dari menatap layar HP.
Ya, aku sendiri pernah mengalami mata perih, panas, merah, dan terasa sangat gatal. Aku sudah berpikir jelek, "Gimana kalau retina aku rusak?" atau "Apa aku perlu operasi mata?" sebelumnya mataku terbentur pintu mobil cukup keras. Berminggu-minggu aku tahan sakitnya, sampai akhirnya aku cek ke dokter mata, ternyata mataku hanya kering! Oh, ternyata begini rasanya mengalami gejala mata kering.
Ternyata karena benturan pintu mobil itu dan aku paksa tetap melihat gadget, mataku jadi perih dan kering. Untunglah akhirnya mataku sembuh. Pengalaman berharga ini membuatku tidak menyepelekan kesehatan mata lagi. Terutama jika mata Sepet, Perih dan Lelah!
Mata Kering (Dry Eye Syndrome)
Sindrom mata kering adalah kondisi ketika mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup dari air mata. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di mata, bahkan bisa merusak lapisan bening di bola mata yang berakibat pada gangguan penglihatan.
Mata kering dapat dicegah dengan memberikan #InstoDryEyes. Keunggulan Insto Dry Eyes ini dapat mengatasi :
1. Membantu mengatasi mata kering
2. Meredakan iritasi akibat kurangnya produksi air mata
3. Dapat menjadi pelumas mata palsu.
Insto Dry Eyes mengandung bahan aktif hydroxypropyl methylcellulose. Setelah rutin digunakan, terasa efek sebagai pelumas mata, sehingga bisa meredakan keluhan akibat mata kering, seperti rasa gatal atau sensasi mengganjal di mata.
Cara pakainya juga mudah sekali cukup 1–2 tetes di tiap mata, 3 kali sehari. Sejak itu, aku jadi #BebasMataKering dan nggak mau lagi deh aku menyepelekan mata Sepet, Perih dan Lelah!
Mata kering ini emang jadi ancaman yang kerap luput dari perhatian. Bahkan dari 10 ada 4 orang mengalami mata kering, tapi tanpa mereka sadari dan menganggu produktivitas dan kualitas hidup orang.
Nah, aku nggak mau ini terjadi pada anakku. Anakku sedang mempersiapkan diri untuk TKA dan juga senang menggambar. Aku ingin mata anakku sehat dan #MataSePeLeJanganSepelein jadi aturan di rumahku.
Selain Aisyah, tentu saja aku juga membekali diri dengan selalu membawa Insto Dry Eyes ke dalam tasku. Apalagi disaat aku mengisi pelatihan kepenulisan. Terlalu di depan layar laptop dan hp membuat mataku cepat kering. Aktivitas terganggu jika mata cepat perih, gatal dan lelah. Untuk itu aku nggak lupa untuk tetesin insto dry eyes.
Nah, Moms ada yang pernah mengalami gejala mata kering? Jangan disepelekan, ya!
Sumber Bacaan :
https://www.halodoc.com/kesehatan/insto?srsltid=AfmBOoq3oqCOj4FmNTYBJ6rXP-fVaW-d0TlYnAtwhZadY92v4ro1Tr_5
https://www.halodoc.com/artikel/insto-aman-untuk-anak-pahami-usia-dan-cara-pakainya?srsltid=AfmBOoonKPrJ9MNw23cl0X9K2pLpcSgZHjur29NNH43aNVu6UyAqvJeZ
https://jateng.idntimes.com/news/jawa-tengah/epidemi-senyap-mata-kering-4-dari-10-orang-terjangkit-tanpa-sadar-00-2m8jx-bm9fd8
https://iniriau.com/detail/50456/mata-kering-ternyata-dialami-hampir-3-dari-10-orang-indonesia
.png)

.png)

Posting Komentar untuk "Jangan Sepelekan Mata Kering, Cegah dengan Insto Dry Eyes Saat Mendampingi Anak Menghadapi TKA"
Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^