Selasa, 29 September 2020

7 Tips Menyikapi Pelanggan di Bisnis Online

 Assalamualaikum Sahabat Smart Mom,  


“Mbk, maskernya sudah dikirim?”
“Mbk, motif yang ready apa saja?”
“Mbk, pesanan saya kapan jadinya?”

Itulah dialogku dengan pelanggan masker tapis setiap harinya. Sejak bisnis masker tapis, aku mulai belajar berkomunikasi dengan pelanggan. Ada yang ingin serba cepat, ada juga yang sangat slow respon saat sudah dibuatkan nota dan tinggal proses pembayaran, hihi...

Rabu, 23 September 2020

Anti Bosan di Rumah Saja, Baca Komik Perempuanmu!

Assalamualaikum Sahabat Smart Mom,
Di era pandemi ini kita diminta untuk tetap banyak di rumah aja. Hal ini untuk menekan penyebaran virus Covid-19. 

Selama di rumah aja, teman-teman melakukan kegiatan apa saja sih? Pasti ada rasa kangen piknik, kumpul kegiatan blogger,  pergi ke mall atau kangen ke pantai. 

Agar tidak bosan kegiatan banyak di rumah saja, aku mau berbagi pengalaman kegiatanku di rumah aja biar enggak bosan.

Sabtu, 19 September 2020

Waspada Bahaya Kosmetik Bermerkuri

Assalamualaikum Sahabat Smart Mom, 

“Wih, cantiknya!” 
“Makin cantik aja, sih!” 
“Makin putih aja, ya!” 

Ayo, siapa sih enggak senang dipuji seperti di atas? Ya, setiap perempuan ingin sekali tampil cantik. Mempesona dan ‘menyihir’ siapa yang melihatnya. Kata cantik menjadi sebuah pujian yang kadang memabukkan! 

Akibat ingin dipuji cantik, banyak perempuan terjebak dengan menghalalkan segala cara agar wajah semakin cantik. Salah satunya menggunakan kosmetik. Memang sih tidak salahnya ingin tampil cantik, apalagi tampil cantik itu fitrah setiap perempuan. 
Bahaya Kosmetik Bermerkuri

Selasa, 15 September 2020

Beli Buku Murah di Toko Online KulakanBuku


toko buku online murah terpercaya

Assalamualaikum Sahabat Smart Mom,

“Mi, buku baru ya?”
“Iya.”
“Mamas baca, ya!”
Tentu aku senang sekali Mas Faris memilih bacaan yang aku belikan. Apalagi bacaannya tentan motivasi menghapal Al-Quran.

Sesungguhnya buku ini bakal jadi teman menghalau rasa bosanku karena banyak di rumah aja hihi... jadilah aku stok banyak bacaan. Sudah kangen jalan-jalan ke toko buku. Membuka lembaran buku baru atau mengulas buku yang baru saja dibeli.

Rabu, 09 September 2020

Optimalkan Imunitas Anak Kelahiran Caesar dengan Mikrobiota Sehat


Assalamualaikum Sahabat Smart Mom,

Optimalkan Imunitas Anak Kelahiran Caesar dengan Mikrobiota Sehat. Saat kehamilan anak pertama, proses melahirkanku nyaris secara ceasar. Hal ini karena janinku mengalami sungsang bokong murni. Ilmuku mengenai persalinan ceasar saat itu masih sedikit sekali. Rasa takut, cemas, sedih menghantuiku. Walau akhirnya anak pertamaku akhirnya persalinan normal,  sejak itu aku  mencari banyak informasi mengenai persalinan ceasar.

Aku beruntung karena diajak ikut webinar “Optimalkan Imunitas Anak Kelahiran Caesar dengan Mikrobiota Sehat” oleh @nutriclub_id , dengan narasumber DR. dr. Ali Sungkar, Prof. Dr. Moh. Juffrie, SpA(K), PhD hingga Cynthia Lamusu selaku mama yang melakukan persalinan secara caesar pada tanggal 27 Agustus 2020.


Selasa, 08 September 2020

7 Makanan Khas Daerah Lampung

Assalamualaikum sahabat Smart mom,

Ada yang pernah ke Lampung? Kalau teman-teman belum pernah ke Lampung, pasti sudah pernah mencicipi beberapa makanan khas daerah Lampung ini. Tapi, jika belum pernah, maka aku mau ceritakan tentang makanan khas daerah Lampung. Oiya, sebenarnya aku bukan asli Lampung. Aku kelahiran Jambi dan dibesarkan di Bengkulu. Sejak menikah tahun 2005, aku ikut suami tinggal di Lampung. Saat ini tinggal di kota Bandar Lampung.

Nah, sejak itu aku mulai mengenal makanan khas daerah Lampung. Aku sendiri tidak kesulitan dalam penyesuaiannya. Apalagi makanannnya sudah sering aku temui dengan citra rasa yang hampir sama. 

Penasaran kan apa saja makanan khas daerah Lampung? Yuk, aku kenalkan! 

Sabtu, 05 September 2020

Menjaga Kesehatan dan Gizi Optimal di Masa Pandemi Covid-19 Bersama GGF

Sumber Foto IG @greatgiantfoods

Assalamualaikum Sahabat Smart Mom, 

Kondisi new normal saat ini membawa kebiasaan baru bagi kita semua. Masyarakat dihimbau untuk mempersiapkan diri sebelum keluar rumah. Persiapan itu adalah memakai masker, membawa hand sanitaizer, jaga jarak dan hindari keramaian. 

Beruntung aku mengikuti webinar yang diadakan Great Giant Foods (GGF) Selasa, 11 Agustus 2020 dengan tema GGF Turut Menjaga kesehatan dengan gizi Optimal di Masa Pandemi Covid 19. Webinar ini menambah wawasanku mengenai menjaga kesehatan di era pandemi ini.


Menurut Reihana, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, kebiasaan baru ini memerlukan kedisiplinan dan kemandirian semua orang. Apalagi dalam 2 minggu terakhir berdasarkan angka reproduksi efektif (RT), berfluktasi antara 0,27 s.d 2,03 belum stabil, pandemi ini belum dapat dikendalikan, sehingga kita perlu terus waspada.

Situasi pandemi Covid-19 di Provinsi Lampung masih berlangsung hingga saat ini. 

Sampai tanggal 18 Agustus 2020 ada 316 dengan : 

- Jumlah kasus sembuh : 227 971, 84%) 
- Jumlah kasus dirawat/ isolasi : 76 (24, 05%) 
- Jumlah kasus meninggal : 13 (4,11%) 

Melihat kondisi di atas, maka sebagai warga Lampung, aku perlu meningkatkan waspadaan. Mengingat  Lampung dekat dengan ibu kota. 

Provinsi Lampung sendiri memiliki tantangan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini karena : 

1. Diapit oleh wilayah dengan kasus tinggi (DKI, Banten, Sumatera Selatan) 
2. Pintu gerbang Sumatera 
3. Mobilitas yang tinggi : dunia kerja,wisata 
4. Adanya kelompok yang belum melaksanakan protokoler kesehatan 

Pola Konsumsi Masyarakat Sebelum Pandemi Covid-10 Berdasarkan Survey Diet Total 2014 

Perlu diketahui berdasarkan survei, pola gaya hidup masyarakat jarang melakukan aktivitas fisik, jarang mengkonsumsi buah dan sayur, merokok, mengkonsumsi gorengan, lemak, minuman bersoda sehingga menyebabkan gangguan obesitas, pencernaan, stroke, kanker paruh (bagi yang merokok), dll. 

Reihana juga mengatakan Indonesia tahun 2014 kelompok mengkonsumsi Serelia dan Olahannya terbanyak adalah beras, olahan beras, terigu, mie jagung dan lainnya. Pola konsumsi ini sendiri perlu diatur sehingga tidak terjadi stunting, obesitas, underweight atau wasting. 

Untuk itu, Reihana menghimbau masyarakat untuk makan makanan yang bergizi. Gizi seimbang ini sangat berperan penting dalam menjaga kondisi tubuh untuk tetap sehat. Gizi seimbang ini harus seimbang dalam mengkonsumsi karbohidrat, protein dan lainnya. Gaya hidup sehat ini memerlukan dukungan orang tua, agar anak terbiasa makan sehat dan olahraga teratur. 

Ada 4 Pilar gizi seimbang : 

1. Mengkonsumsi pangan yang beraneka ragam 
2. Membiasakan perilaku hidup sehat 
3. Melakukan aktivitas fisik 
4. Mempertahankan dan memantau Berat Badan Normal. 

Lakukan pola hidup sehat di era adaptasi kebiasaan baru dengan taat prokotoler kesehatan (memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan). Selain itu melakukan gerakan hidup sehat dengan melakukan kegiatan berikut : 

1. Melakukan kegiatan fisik 
2. Mengkonsumsi sayur dan buah 

Dampak Pandemi terhadap Gaya Hidup Kesehatan dan Konsumsi Masyarakat : 


1. Menurunnya daya beli masyarakat. 
2. Menurunnya konsumsi masyarakat 
3. Meningkatnya pembeliaan makanan siap saji sehingga konsumsi sayuran berkurang.
4. Hanya memilih makanan yang disukai bukan makanan yang sehat 
5. Menyediakan makanan ringan, makanan kemasan sehingga berpotensi meningkatkan berat badan.
6. Sering berada di rumah menyebabkan kurang minum airi putih. 

Aduh, aku sendiri mengalami. Selama di rumah saja berat badanku bertambah banyak. Gerak jadi malas sehingga potensi untuk lemas, lesu dan mudah mengantuk. Awalnya, aku menganggap, "Ah, wajar sih. Kan di rumah saja!" Namun, lama-kelamaan aku jadi mudah lelah dan aktivitasku mulai terganggu.

Soalnya, di era pandemi ini kita perlu menjaga keseimbangan gizi dengan melakukan adaptasi kebiasaan baru. Tak hanya mengenai makanan, tapi juga istirahat yang cukup. Jika dulu aku sering sekali begadang, saat pandemi aku menjaga agar tidur cukup.  Kebiasaan menunda sarapan juga aku hentikan. Aku ingin hidup lebih sehat. Namun, sayangnya sulit sekali menghindari kenaikan berat badan hehe...

Penerapan Gizi Seimbang di Era Adaptasi Kebiasaan Baru : 

1. Biasakan sarapan pagi sebelum memulai hari. 
2. Membuat makanan dan cemilan sehat di rumah. 
3. Belajar makan baik dan sesuai kebutuhan. 
4. Bawa bekal serta alat makan sendiri dari rumah. 
5. Minum air putih minimal 8 gelas sehari. 
6. Tidur cukup. 

Nah, dari keenam di atas, aku menerapkan makanan dan cemilan sehat kepada anak-anakku. Aku menyiapkan sayuran dan buahan yang mengandung vitamin untuk meningkat imunitas tubuh anak. Adapun makanan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh adalah :

Makanan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh : 

1. Vitamin A 
Berguna untuk membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan sebagai pelindung terhadap berbagai infeksi 

2. Vitamin C berfungsi untuk merangsang pembentukan antibodi 
3. Vitamin E berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh dan menetralkan radikal bebas. 
4. Zinc yang berfungsi untuk membantu sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik menyembuhkan luka 


Mau Pilih Buah Terbaik dan Aman Untuk Keluarga? 


Sejak pandemi Covid-19, konsumsi masyakarat terhadap buah meningkat. Jika dulu mungkin beli hanya buah 1 bulan sekali, sekarang meningkat 1 minggu sekali, bahkan ada yang stok buah setiap hari. Tapi, bagaimana sih memilih buah yang aman dikonsumsi? 



PT Great Giant Foods (GGF)  satu-satunya pemegang sertifikasi GAP di Indonesia telah terbukti kualitasnya. Sertifikat GAP (Good Angricultural Practies) adalah bukti sudah terjamin keamanan pangannya. Dari higenis produknya, fresh, bebas dari pestisida, dan sudah eksport kualitasnya ke pasar Jepang yang dikenal sangat ketat untuk standar keamanan pangan. 

Kontribusi GGF di Era Pandemi Covid-19 


Masa pandemi ini, membuat orang ingin saling membantu. Tak ketinggalan yang dilakukan oleh GGF. Program yang diberikan ke masyarakat dari Maret-Juni 2020 adalah memberikan bantuan masyarakat berupa 4,3 ton Pisang, 4,1 ton jambu kristal, 3,800 pcs susu segar murni, 220.000 pack APBD, 120 hand was facility, dll. 

Sumber foto koleksi pribadi

PT Segar Sewu Nusantara atau dikenal dengan nama Sunpride di bawah naungan GGF menjadi perusahaan yang tak hanya berbisnis semata, tapi juga peduli dengan gizi masyarakat. Sunpride sendiri perusahaan yang bergerak memproduksi buah-buahan lokal, di antaranya  Pisang Cavendish, jeruk, melon, jambu kristal, nanas honi, pir, pepaya, salak, markisa dan lainnya. Selain buah tersebut ada juga buah mancanegara, seperti buah kiwi sungold, zepri, pear golden, pear honeybelle dan berbagai apel. 

Atas desikasinya GGF dalam memberikan sumbangsih ke masyarakat, maka mendapatkan penghargaan sebagai Peringkat kinerja stunting terbaik Provinsi Lampung dan masih banyak penghargaan laginya. 

Menurut Nanda D Syahpradana, Health Campaign Specialist GGF ini telah melakukan promosi kesehatan jauh sebelum pandemi terjadi. Bahkan sudah ada 200 ruma tangga yang telah diberdayakan di Lampung Tengah.

Contohnya kegiatan pola asuh di mana targetnya wanita usia subur, ibu hamil dan menyusui untuk mampu memberikan gizi dan nutrisi bagi dirinya sendiri dan keluarga. Selain itu anak-anak juga diajarkan cara mencuci tangan yang benar. Kemudian ada program Rumah Pangan Lestari yang mengajak ibu-ibu kelompok tani untuk produktif dan memberdayakan perkarangan rumah tangga. Dengan  menanam tanaman dan sayuran dapat lebih mudah memenuhi  gizi, sehingga menekan data stunting. 


Pada tanggal 10 September 2020 lalu, Sunpride kembali meraih penghargaan Marketeers Omni Brands of the Year 2020 setelah menerima penghargaan sebagai "Buah Bermerk Terbaik"
dari IOB bulan Juli lalu (Sumber IG @
sunprideid)



Pengalaman Makan Buah Sunpride


Sebagai warga Lampung, buah Sunpride bukanlah hal baru lagi bagi kami sekeluarga. Buah Supride muda sekali di dapat. Ada di minimarket dan supermarket. Buahnya terlihat segar. Membuat aku selalu ingin menyiapkan buah-buahan ini untuk keluargaku.

Anak ketigaku senang sekali makan buah pisang, jeruk dan salak. Sebelum pandemi, makan buah bagi kami cukup stok hanya 2 kali saja. Namun, sejak pandemi, makan buah sudah jadi kebutuhan kedua setelah makanan pokok.

Jika keluar kota, aku dan keluarga juga membawa buah Supride sebagai oleh-oleh atau sebagai makanan dalam perjalanan. Buah  Supride yang segar, kaya vitamin dan kaya seratnya menjadi pilihan kami sekeluarga. 

Nah, Sahabat Smart Mom, itulah sekilas ceritaku selama mengikuti webinar yang dilakukan GGF pada Selasa, 11 Agustsus 2020 lalu, semoga bermanfaat. Jika ingin mengetahui produk GGF lebih lanjut silakan cek di IG @greatgiantfoods.