Sabtu, 18 Juli 2020

Pengalaman Berbagi Makanan di Era New Normal


Assalamualaikum Sahabat Smart Mom,

Beberapa hari yang lalu aku melihat warung langgananku sepi. Sejak pandemi Covid-19 ini pelanggan merosot tajam. Dulu, warungnya ramai dengan anak kos di sekitar warung. Para pekerja juga banyak sarapan di warungnya. Kini sepi dan aku merasakan omsetnya menurun tajam. Padahal, dibanding warung sayur matang, warungnya paling murah dan enak. Bayangkan, sayuran matang seporsi bisa beli dengan tiga ribu rupiah saja. Wih, murahkan?

Tapi, aku juga sedih mendengarkan ada tunanetra di sekitar rumahku yang kesulitan mencari pekerjaan. Rata-rata mereka berprofesi sebagai tukang pijat. Ya, sejak pandemi ini mereka berhenti total. Orang-orang takut menerima pijatan. Tidak ada lagi pemasukan. Nah, aku dan teman-teman pengajianku berinisiatif memberikan bantuan sayuran.