Kamis, 27 Juni 2019

Ketika Aisyah Belajar Puasa


Assalamualaikum Sahabat Smart Mom, semoga sehat ya! Aku mau cerita pengalaman Aisyah belajar puasa. Usia Aisyah tahun ini masih 4,5 tahun. Sebenarnya belum ada rencana menerapkan Aisyah belajar puasa, biarlah mengenalkan saja dulu. Tapi, saat mengambil baju seragam TK, Aisyah mendapatkan kertas amalan Ramadhan. Wah, calon anak TK A sudah diajarkan berpuasa nih! Okelah, jadi ketakutan aku ingin mengajarkan Aisyah berpuasa karena masih usia dini, tidak terbukti ya? Aku pun mencoba.



Tentu saja, belajar puasa alaku akan berbeda dengan orang lain. Bahkan bisa saja tiap anak akan berbeda dampaknya saat diterapkan. Saat Faris dulu, belajar puasa saat TK A dan itu penuh drama haha..., "Umi, aku kayak mau mati!" katanya. Aduh, itu juga hanya 1 hari yang bertahan sampai maghrib, selebihnya ada beberapa hari yang setengah hari. Lainnya ya paling berapa jam buka, terus nyambung puasa lagi haha... Lain lagi, anak tetanggaku. Masih usia TK A, sudah puasa sampai magrib. Tapi, ternyata sahurnya saat dia bangun. Ya, kalau bangun pukul 07.00 WIB ya makan sahur jam segitu. Kalau sudah dilihat tidak kuat, buka puasa selanjutnya lanjut lagi sampai maghrib. Nah, ini bisa juga kan diterapkan untuk mengenalkan anak-anak berpuasa.

Baca Juga : Bagaimana Mengajarkan Anak Puasa?

Sesungguhnya, berpuasa itu perlu menyenangkan untuk anak-anak. Dikenalkan kalau berpuasa itu perintah Allah dan apa saja manfaatnya untuk manusia. Anak-anak pasti akan mengeluh, lapar, haus dan lainnya, tapi itulah seninya mengajarkan anak-anak berpuasa. Tidak ada hukum Allah yang menyusahkan manusia. Hanya saja, kita tidak menemukan tips jitunya saja. Lalu, bagaimana berpuasa ala Aisyah? 

Ya, seperti metode ibu lainnya, aku masih mengajarkan atau mengenalkan ini saatnya Bulan Ramadhan, pernak-pernih Ramadhan, mengajak sholat terawih ke masjid, tilawah, sedekah, beli takjil, bukber dan lainnya. Latihan puasa? Saat Aisyah diajak sahur, disampaikan nanti enggak makan dulu, lalu dicoba selama 3 jam baru makan dan minum. Kemudian, ngerem Aisyah jajan, jika sebelum Bulan Puasa Aisyah sering dibelikan cemilan. Saat Ramadhan ngerem dulu karena Abang Fatih juga lagi puasa hehe...

Baca Juga : Mengajarkan Anak Untuk Birrul Walidain

Selama menunggu 3 jam itu, Aisyah diajak sibuk. Ya, ajak main lego, baca buku, bermain apa saja namun jangan yang menguras energi. Kasihan kalau kecapekan atau kehausan. Pernah juga sudah sahur, Aisyah tidur lagi dan bangun kesiangan haha... kuanggap ajalah itu latihan berpuasa karena sudah makan duluan (di jam sahur). 

Artinya, belajar berpuasa usia 4,5 tahun ini, Aisyah masih mengenal saja. Belum sampai setegah hari atau malah sampai maghrib. Namun, sebagai orang tua, aku sudah mencoba mengenalkan berpuasa sesuai kemampuannya. Nah, 

Itulah pengaalamanku mengajarkan Aisyah berpuasa di Bulan Ramadhan, apakah ada yang mengajarkan anaknya berpuasa? Cerita dong!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menghindari spam. Mohon juga follow blog, Google +, twitter: @Naqiyyah_Syam dan IG saya : @naqiyyahsyam. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin indah ^__^